Aksi Viral, Kaburnya ke Jawa Timur, Pengemudi Pajero Yang Aniaya Sopir Truk

Aksi Viral, Kaburnya ke Jawa Timur, Pengemudi Pajero Yang Aniaya Sopir Truk

Hukum Jakarta Jawa Timur Kriminal Peristiwa Polri

Jakarta | Polisi menangkap pengendara Pajero Sport yang viral diduga menganiaya sopir truk kontainer di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu (26/6) lalu. Diketahui, pelaku sempat ngumpet di wilayah Jawa Timur.

Demikian dikatakan Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi. “(Ditangkap) Di bandara Soekarno-Hatta. Jadi yang bersangkutan kemarin itu kabur ke Jawa Timur. Tepatnya ke arah Trenggalek kan. Dari sana tim kita berangkat ke sana untuk menangkap yang bersangkutan ternyata dia bergerak lagi ke arah Surabaya. Dari Surabaya ke daerah Bandara Juanda,” ucap Nasriadi saat dikonfirmasi, Senin (28/6).

Dikutip dari merdekacom, Nasriadi menyampaikan alasan sementara pelaku melarikan diri, usai aksi penganiayaannya kepada sopir truk kontainer viral di media sosial.

“Pas di Juanda itu kita cek manifes ternyata dia terbang ke Jakarta. Nah tim yang di Jakarta sudah standby di sini. Kadi kita tangkap,” sambung dia.

Sebelumnya, beredar video di Instagram kabarjakarta1, yang memperlihatkan perusakan dan penganiayaan dialami oleh sopir kontainer bernomor polisi B 9791 UIX. Aksi itu dilakukan oleh pengendara Pajero bernomor polisi B 1861 OH, di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (26/6) kemarin.

Berdasarkan informasi akun tersebut, mobil Pajero nge-rem mendadak dan mobil kontainer di belakangnya refleks membunyikan klakson. Tak Terima diklakson, pengendara Pajero yang belum diketahui namanya itu langsung turun, memakai dengan membawa pentungan.

Tak hanya itu, ia pun merusak dan memecahkan kaca terus. Dalam video pun terdengar kalau pelaku diduga dari oknum TNI.

“Woo jangan mentang-mentang tentara,” kata pria dalam video tersebut.

Setelah itu, sang sopir pergi begitu saja meninggalkan sopir kontainer bernama Egi dengan penuh memar di sekujur tubuhnya.

Wakapolres Jakarta Utara, AKBP Nasriadi mengaku telah mengetahui kejadian tersebut. Anggota pun telah mengetahui identitas pelaku.

“Tsk masih di kejar, saya sudah atensi jajaran Reskrim,” katanya kepada media, Minggu (27/6).

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda