Betik Youth Singers Meraih Medali Emas Pertama di 4th World Virtual Choir Festival

Bandar Lampung Entertainment Penghargaan Seni Budaya Style

LAMPUNG7COM | Betik Youth Singers (BYS) berhasil meraih Emas pada ajang bergengsi 4th World Virtual Choir Festival 2021, yang diselenggarakan secara virtual. Dalam usianya yang masih tergolong muda BYS Mampu menunjukan prestasi yang mengagumkan.

Rayza Aldira (Conductor) menjelaskan pada media atas sukses yang diraih BYS pada 4th World Virtual Choir Festival.

“Alhamdulillah BYS berhasil meraih Emas, cuma dua grup yang berhasil masuk dalam  Mixed Choir Category Voice of Bali mendapat Medali Emas urutan dengan nilai 85.15 sebagai Winner of Category Dan urutan kedua yaitu Betik Youth Singers meraih Medali Emas dengan nilai: 80.70,” ujar Rayza.

“Desember 2021 target kami mampu mencapai nilai 85 keatas. Insha Allah 4 kategori Bila 4 kategori semua emas. Kita bisa melenggang ke berbagai federasi bergensi lainnya: Montreux – Switzerland, Ireland, Interkultur – World Choir Games, Llangollen dan masih banyak lagi,” ujar Rayza optimis.

“Semua kompetisi ini sangat prestisius. Adik-adik harus berlatih keras dan berkarya cerdas agar naik level. Target kami level 4 (Winner of Category) dan bisa mencapai Championship. Pada Friendship Concert, kemarin kita banyak mendapat pujian. Semua ini berkat kerjasama dan dukungan dari Dewan Kesenian Lampung (DKL) yang memberikan ruang dan waktu untuk kami berlatih dengan intensif, sebagai apresiasi kami menampilkan logo DKL dalam setiap penampilan karya baik di konser maupun kompetisi sesuai ketentuan. Terimakasih DKL.” ujar Rayza Aldira.

Betik Youth Singers sudah mulai diperhitungkan di dunia paduan suara Nasional dan Internasional dengan mendapat nilai 80.70 Mixed Choir Category, bertengger pada posisi di urutan 2.

Pada kompetisi dan festival yang akan datang Rayza Aldira menyampaikan sikap optimisnya untuk dapat meraih prestasi terbaiknya.

“Bismillah dengan kerendahan hati kami mohon doa dan supportnya pada Masyarakat Lampung untuk berkompetisi di 10th BICF di bulan Desember mendatang di Bali, dengan harapan dapat mencapai target: Meraih 4 kategori dengan target Emas level 4 Winner of Category,” harapnya optimis.

Prestasi ini menjadi target agar bisa berlenggang ke Federasi menengah keatas prestisius di tingkat Dunia pada event besar, dengan target 2025 bisa berlenggang di Llangollen dan di EGP Federation (European Grand Prix).

Pada media, Rayza mengaku senang bisa berkolaborasi dengan Masyarakat Lampung. Dengan memberdayakan potensi masyarakat jauh lebih bermanfaat dan berprestasi.

Pada moment ini Ketum Dewan Kesenian Lampung (DKL) Prof. Dr. Satria Bangsawan, SE., M. Si.,

“DKL mengapresiasi apa yg sudah diraih oleh  Betik Youth Singers (BYS). Selama setahun lima bulan BYS berlatih di DKL dengan serius, walaupun dengan keterbatasan fasilitas dan bantuan dari kami, hasil yang mereka peroleh menunjukkan bahwa kesungguhan dan soliditas menjadi modal yang paling utama untuk meraih kesuksesan. Selamat dan Sukses untuk BYS” Sambut Prof Satria Bangsawan.

Ketua Program Yayasan Betik Sasana Budaya Indonesia di Lampung Sri Maryani melalui komunikasi telepon menyampaikan doa dan spiritnya,

“Semoga kedepan nya Lampung akan lebih baik lagi, lebih semangat lagi. Jangan cepat puas terus berjuang tetap semangat” pesan Sri Maryani.

Kegiatan Betik Youth Singers Lampung saat ini bertujuan:

  • Mengaktifkan kembali kegiatan kesenian dan budaya masyarakat yang positif agar menjauhkan masyarakat dari narkoba, kekerasan dan lain sebagainya yang berdampak buruk bagi generasi muda
  • Merangsang kegiatan bermusik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
  • Mengangkat nama daerah agar lebih dikenal kearifan lokalnya dan membina masyarakat agar menjadi generasi seniman yang unggul
  • Memunculkan suara-suara emas Lampung untuk kegiatan yang bermanfaat guna “Bakti Budaya Bakti Negeri” dan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk mengharumkan Lampung dengan prestasi lebih berjaya. | red
Silahkan Bagikan:

Komentar Anda