Jakarta – Awal 2026, BYD kembali mencuri perhatian dengan masuk ke daftar lima besar merek mobil terlaris pada Januari lalu. Secara mengejutkan, pabrikan asal Tiongkok itu mampu menggeser nama-nama besar seperti Suzuki dan Honda.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler selama Januari mencapai 66.447 unit. Sementara penjualan retail atau penyaluran dari diler ke konsumen tercatat sebanyak 66.936 unit.
Seperti biasa, Toyota masih menjadi pemimpin pasar dengan penjualan wholesales 20.078 unit dan retail 22.066 unit. Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan angka 12.513 unit wholesales dan 11.202 unit retail.
Di peringkat ketiga, Mitsubishi Motors membukukan wholesales 6.898 unit dan retail 6.141 unit. Pada periode yang sama tahun 2025, posisi tersebut sebelumnya ditempati Honda yang kini harus turun ke peringkat kelima.
Honda hanya mencatat distribusi wholesales 4.016 unit dan retail 4.233 unit. Sementara Suzuki juga mengalami penurunan, dengan wholesales 2.783 unit dibanding performa Januari tahun lalu.
Pendatang baru yang mencuri perhatian adalah BYD dengan penjualan wholesales 4.879 unit, sehingga berhasil menembus posisi empat besar. Namun dari sisi retail, penjualannya lebih rendah yakni 2.516 unit dan menempati peringkat ketujuh.
Daftar merek mobil terlaris Januari 2026 (wholesales):
Toyota – 20.078 unit
Daihatsu – 12.513 unit
Mitsubishi Motors – 6.898 unit
BYD – 4.879 unit
Honda – 4.016 unit
Suzuki – 2.783 unit
Mitsubishi Fuso – 2.332 unit
Isuzu – 2.170 unit
Jaecoo – 2.025 unit
Hino – 1.556 unit
Daftar merek mobil terlaris Januari 2026 (retail):
Toyota – 22.066 unit
Daihatsu – 11.202 unit
Mitsubishi Motors – 6.141 unit
Suzuki – 5.501 unit
Honda – 4.233 unit
Mitsubishi Fuso – 2.538 unit
BYD – 2.516 unit
Isuzu – 2.085 unit
Jaecoo – 2.031 unit
Hino – 1.656 unit.
