LAMPUNG7COM | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung bersama dengan Perbankan di Provinsi Lampung melakukan Layanan Penukaran Uang Rupiah Pecahan Kecil Kepada Masyarakat Menjelang Idul Fitri 1443 H” dengan tema “Serambi Rupiah Ramadhan 2022” Sinergi Bank Indonesia dengan Perbankan di Provinsi Lampung yaitu:

1. Bank Pembangunan Daerah Lampung
2. PT. Bank Mandiri (Persero)
3. PT. Bank Negara Indonesia
4. PT. Bank Rakyat Indonesia
5. PT. Bank Syariah Indonesia
6. PT. Bank Tabungan Negara
7. PT. Bank Central Asia Tbk
8. PT. Bank CIMB NIAGA

Kegiatan layanan Penukaran Drive Thru dan Walk Thru & Sosialisasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah serta QRIS” dengan tema “Serambi Rupiah Ramadhan 2022” diadakan di halaman parkir depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan dimulai pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 27 dan 28 April 2022, pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk service excellent perbankan dan merupakan
bagian dari rangkaian kegiatan layanan Penukaran Uang Rupiah Pecahan Kecil
kepada Masyarakat dalam periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.

“Hal ini sejalan dengan fungsi dan peran Bank Indonesia yakni menjaga dan memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat” ungkapnya.

Sebelum melakukan penukaran masyarakat diminta melakukan pemesanan melalui
aplikasi PINTAR dengan alamat https://pintar.bi.go.id/

Penukaran untuk per orang sebesar Rp3,8 juta yang terdiri dari:

Pecahan Rp20.000 = Rp2.000.000 (1 pak)
Pecahan Rp10.000 = Rp1.000.000 (1 pak)
Pecahan Rp 5.000 = Rp 500.000 (1 pak)
Pecahan Rp 2.000 = Rp 200.000 (1 pak)
Pecahan Rp 1.000 = Rp 100.000 (1 pak)
Total Rp3.800.000

Pada kesempatan yang sama, selain dilakukan kegiatan penukaran uang rupiah pecahan kecil, juga dilakukan sosialisasi terkait CBP Rupiah dan QRIS kepada masyarakat yang akan menukarkan uang.

“Kegiatan ini sekaligus dapat menjadi
wadah edukasi kepada masyarakat terkait Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dan mendorong penggunaan QRIS di kalangan masyarakat,”

yang mana di tahun 2022, secara nasional ditargetkan sebanyak 15 juta pengguna baru QRIS, tambah Budiyono dalam sambutannya.

Kegiatan layanan dan sosialisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah akses
masyarakat untuk mendapatkan uang rupiah dengan kualitas yang baik, pecahan
yang sesuai, dan nominal yang cukup juga sekaligus menambah pemahaman
masyarakat terkait alat pembayaran yang sah di Indonesia yakni Rupiah yang harus
dikenali, dirawat, dan dijaga serta semakin memperluas pemahaman masyarakat
mengenai QRIS. | red

Tulis Komentar Anda