Kapolsek TKB Kini Dijabat Kompol Sandy Galih Putra, Mantan Kasatreskrim Polres Tuba

Bandar Lampung Dugaan Hukum Lampung Lembaga Negara Polri

LAMPUNG7COM | Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengambil sikap tegas, dengan mengeluarkan Telegram mutasi Kapolsek Tanjung Karang Barat. Hal itu buntut kasus penyekapan supir ekspedisi oleh Polsek Tanjungkarang Barat.

Dalam surat Telegram Kapolda Lampung nomor ST/29/I/KEP/2022, tertanggal 14 Januari 2022, Kapolsek Tanjungkarang Barat kini dijabat Kompol Sandy Galih Putra, Kanit I Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Lampung, yang juga mantan kasatreskrim Polres Tulangbawang.

Sementara Kompol David Jeckson Sianipar, ditempatkan sebagai Pamen Ditsamapta Polda Lampung dalam rangka evaluasi jabatan.
“Ya kita copot, dan segera kita isi penggantinya agar tidak terjadi kekosongan pimpinan,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Jum’at malam.

Kapolda tak kurang kurang terus mengingatkan agar anggota bertugas profesional, dan mengemban fungsi pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat.
“Kita sudah ingatkan melanggar berarti sangsi, berprestasi maka reward, sebagai motivasi,” kata Hendro.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto, membenarkan hal tersebut, dan menyebutkan saat ini Kapolsek TKB Kompol David Jeckson Sianipar menjalani pemeriksaan di Propam Polda Lampung. “Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polda maupun Propam Polres,” kata Ino.

menurut Ino, jika David terbukti menyalahgunakan wewenang, tidak profesional, dan pelanggaran lainnya akan dilakukan tindakan tegas.
“Intinya akan kita lakukan tindakan tegas jika memang terbukti,” katanya singkat.

Sebelumnya, pasca viral terungkap di media kasus dugaan penahanan tanpa prosedur, Kapolda Lampung bergerak cepat menindak tegas oknum Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar dan oknum Kanit serta beberapa anggota yang terlibat dugaan penyekapan selama 8 hari sopir ekspedisi. Mereka juga langsung di proses Propam Polda Lampung.

“Sesuai intruksi Kapolri, kita tidak akan main-main dan akan menindak tegas anggota yang diduga tidak profesional menjalankan tugas. Kapolsek langsung saya copot, dan mereka di proses Propam Polda Lampung,” kata Hendro, kepada media, Jum’at 14 Januari 2022 siang.

Bahkan kata Hendro, dia juga memerintahkan jajarannya untuk memeriksa oknum si “Bos” yang melibatkan anggota terlibat persoalan tersebut. “Si “Bos” itu juga kita akan periksa,” tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, jika mereka terbukti melakukan kesalahan prosedur dalam penanganan perkara, pasti akan ada tindakan tegas, baik secara internal dan secara pidana umum jika memang melanggar ketentuan pidana lainnya.

“Polri harus melayani masyarakat, dan terus menerapkan Polri yang presisi. Terimakasih atas respon masyarakat yang berani mengadukan ulah tidak profesional anggota kami itu,” Tandas Hendro. | Pnr

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda