Kasus Sengketa Lahan Antara PTPN 7 Rejosari Dengan LSM Pelita Terus Bergulir

Bandar Lampung BUMN Hukum Lampung Selatan Polri

LAMPUNG7COM | Sengketa Lahan Antara PTPN 7 unit Repa Rejosari Natar Lampung Selatan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelindung Tanah Air ( Pelita) terus bergulir.

Setelah beberapa waktu yang lalu pihak PTPN 7 melaporkan pihak LSM Pelita ke polres Lampung Selatan, yang mana pihak LSM Pelita telah memenuhi panggilan penyidik dari Reskrim Unit Harda Polres Lampung Selatan.

Dan tindak lanjut dari laporan tersebut, pihak unit Harda Polres Lampung Selatan Bersama BPN Lampung Selatan meninjau ke lokasi lahan sengketa tersebut untuk melakukan pengukuran ulang (cek plot) tanah yang menjadi HGU PTPN 7 unit Repa.

Ketika media Lampung7.com meminta konfirmasi tentang perkembangan Laporan tersebut kepada Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Hendra Saputra di ruangan kantor nya, Rabu (13/10/2021), Dia mengatakan :

“Kasus tetap berjalan, dan kemaren anggota kami turun ke lapangan bersama pihak BPN Lampung Selatan dan di hadiri oleh pihak PTPN 7 dan pihak LSM Pelita” kata AKP Hendra.

Namun ketika media mencoba untuk mencari keterangan dari pihak BPN Lampung Selatan yang ikut dalam pengukuran ulang (cek plot) kemaren, dan mendatangi kantor BPN Lampung Selatan Namun tidak ada yang bisa di temui.

“Pak kadis tidak ada, pejabat yang lain pun tidak ada yang masuk, karena kantor sedang direhab” tutur Sawal, Security pada kantor BPN Lam-Sel.

Masih menurut sawal, Kadis maupun pejabat lain di kantor BPN Lampung Selatan jarang ada di tempat, apa lagi kantor masih dalam tahap perehaban.

“Memang bapak jarang ditempat dan yang lain juga, mungkin kumpulnya di Bandar Lampung apa lagi kantor masih direhab begini” ungkap Sawal.

Hingga berita ini dibuat pihak BPN Lampung Selatan belum ada yang bisa dimintai keterangan terkait kasus Sengketa Lahan Antara PTPN 7 unit Repa dengan LSM Pelita. | Pnr

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda