Komunikasi Dua Arah, PWI Kota Metro Gelar Layanan Aspirasi Masyarakat

Bandar Lampung Lampung Pemerintahan Pers

LAMPUNG7COM | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro menggelar kegiatan Layanan Aspirasi Masyarakat (LAM) Kota Metro di Capit Urang, Keluruhan Purwoasri, Metro Utara Sabtu (27/11/2021)

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Partisipasi Masyarakat Mewujudkan Metro Ceria Lampung Berjaya Melalui Aspirasi Publik”, yang diharapkan dapat menjadi corong harapan warga Kota Metro.

Ketua PWI Kota Metro Rino Panduwinata menuturkan, pola komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat harus tersusun melalui sebuah sistem. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir gesekan akibat perbedaan pemahaman atas informasi yang masuk di masyarkat.

“Terbukanya ruang informasi tersebut juga berimplikasi pada transparansi pemerintah dalam membuat kebijakan. Sementara, sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah, baik dalam bentuk pengawasan pelaksana kebijakan, maupun laporan masyarakat terhadap suatu pelanggaran bisa disampaikan melalui layanan pengaduan,” kata Rino saat wawancara di sela kegiatan LAM.

Rino menjelaskan, dengan program LAM tersebut, masyarakat dapat menyampaikan keluhan dan memberi kritik dan saran dari sisi pelayanan dan kebijakan.

“Berbagai pelayanan publik memang kerap kali dirasa masih memiliki kekurangan, bahkan sampai gagal fungsi. Namun, satu sisi masyarakat kerap kali terbentur akses sehingga pesan dan saran tidak sampai. Dengan program ini, diharapkan bisa menjadi sarana mediator bagi warga dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah perihal pelayanan dan kebijakan melalui sistem pengaduan demi terciptanya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT,” kata Rino.

Dalam kesempatan sama, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, masyarakat harus ambil peran dalam setiap pembangunan di Kota Metro.

“Hal itu menjadi sebuah keharusan agar setiap kebijakan dan pembangunan di Kota Metro sesuai dengan kebutuhan masyarakat, maka harus dikawal,” tutur Wahdi.

Selain itu, lanjut Wahdi, masyarakat juga harus diberdayakan, bisa dimulai dari program LAM.

“Warga harus mulai peka terhadap lingkungan. Silahkan berikan kritik dan saran, misal seperti persoalan sampah yang baru-baru ini. Terlebih dalam layanan, pendidikan, kesehatan dan pembangunan insfraatruktur,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, RT, RW, berbagai organisasi dan masyarakat. | (Aliando).

Komentar Anda