Lapak Kupas Singkong Di Register 38 Gunung Balak Diduga Ilegal

Dugaan Hukum Lampung Timur

LAMPUNG7COM | Dinas Perizinan Lampung Timur menyatakan bahwa lapak kupas singkong milik Komang Wulan di kawasan Hutan Lindung Register 38 Gunung Balak ilegal alias belum memiliki izin usaha.

Demikian di sampaikan Kasi Pengawasan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Lampung Timur, Ashari usai turun ke lokasi menindak lanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan lapak singkong di kawasan tersebut, Rabu (17/15/2021)

“Setelah kami konfirmasi langsung dengan pemilik usaha, memang benar lapak singkong milik Komang ini, selama beroprasi di wilayah Kecamatan Bandar Sribhawono tidak memiliki izin usaha,” ujar Ashari di dampingi Kabid Pengaduan dan Penanaman Modal di lokasi lapak.

Menurutnya, izin usaha bisa di urus tapi harus ada izin atau surat keterangan dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. “Jadi, di legalkan dulu ke Dinas Kehutanan Provinsi, baru kami berani mengeluar kan ijin usahanya,” jelas Ashari.

Terkait izin usaha yang pernah di tunjukkan ke dirinya, kata Ashari, merupakan surat lama dari kehutanan untuk usaha di register 38 wilayah Kecamatan Sekampung Udik, dan tidak bisa di pakai untuk izin usaha di Kecamatan Bandar Sribhawono karena beda di lokasi.

“Untuk itu, BKP ini akan kami laporkan ke pihak Kecamatan Bandar Sribawono sekaligus kami juga jelaskan cara dan bagai mana menindak lanjuti permasalahan ini. Karena pihak kecamatan dan Satpol PP lah yang berhak menutup perusahaan tersebut”, tandasnya.

Di jelaskan Ashari, sebuah perusahaan tidak boleh beroperasi sebelum memiliki izin resmi. “Jadj, selama perizinan masih dalam proses, perusahaan belum boleh beroperasi sampai proses pengurus surat surat selesai dan memiliki legalitas yang jelas,” terangnya.

“Apa lagi tempat usaha seperti milik Komang ini. Hal ini sebenarnya bukan wewenang kabupaten, karna berada di kawasan hutan lindung. Jika belum memiliki izin usaha, tentu tidak boleh buka. Ini wilayah dan wewenang kehutanan provinsi,” Adji Wiguna

Ketika Lampung7com meminta konfirmasi kepada Kepala Bidang I Dinas Kehutanan Provinsi Lampung “Sinta” Terkait Perizinan Usaha Lapak Kupas Singkong tersebut Melalui telepon seluler nya.

“Kami tidak pernah mengeluarkan izin jika itu berada di hutan kawasan, karena yang berwenang mengeluarkan izin adalah kementerian kehutanan langsung” ucap Sinta.

Tak hanya sampai di situ, Lampung7com mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Zulkhoidir, melalui pesan singkat WhatsAppnya.

“betul utk perijinan dikeluarkan oleh kementerian LHK” jelas Zulkhoidir.

Terkait mengenai laporan adanya Lapak Kupas Singkong yang berada di kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur yang berada di hutan kawasan, Zulkhoidir mengatakan.

“laporan terkait lapak singkong sudah ada dan sedang ditindaklanjuti, mohon sabar” tutupnya. | Pnr

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda