LAMPUNG7COM – Bali | Pada ajang spektakuler 11th Bali International Choir Festival yang diselenggarakan di Bali 25-28 Juli 2022, Betik Youth Singers dan Betik Children’s Choir asal Lampung tampil gemilang dengan program lomba pilihan Virtual Category.

Sebanyak 28 Negara berpartisipasi pada program acara yang diselenggarakan oleh Bandung Choral Society, dengan rangkaian acara yaitu: Choir Competition, Choir Clinic, Charity Concert, Friendship Concert, Choir Exchange and Collaboration, Choir Championship, Special Performance, Workshop, Meet the Jury, Grand Prix of Championship.

Acara yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Bali tersebut, 2 Grup Paduan Suara Betik Lampung asuhan Betik Music Studio (BM-Studio) menoreh prestasi dengan total sebanyak 2 Gold Medal. Betik Youth Singers mendapatkan Gold Medal dengan Final Score 84,65. Sedangkan Betik Children’s Choir mendapatkan Gold Medal dengan Final Score 82,30.

Adapun Juri yang terlibat pada acara tersebut yakni, Susana Saw (Malaysia), Daud Kosasih (Indonesia), Mark Anthony Carpio (Philippines), Kittiporn Tantrarungroj (Thailand), Lorenzo Donati (Italy), Andreas Sugeng (Indonesia), Soundarie D. Dodrigo (Sri Lanka), Dr. Maria E. Meligopoulou (Greece), Hee Churl Kim (South Korea), Jonathan Velasco (Philippines), dan Dr. Cameron F. Labarr (USA).

Betik menoreh keberhasilannya meraih prestasi emas pada acara Internasional di usianya yang dibilang masih cukup muda.

Diketahui, Paduan Suara Betik Youth Singers dan Betik Children’s Choir asuhan Betik Music Studio (BM-Studio) yang merupakan program Yayasan Betik Sasana Budaya Indonesia (BSBI) dengan rutin melakukan pembinaan dan pelatihan musik kepada masyarakat Lampung sejak 25 April 2020 di Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) – PKOR Wayhalim, Bandar Lampung, Indonesia.

Komentar penilaian juri sangat positif, terlihat mereka sangat menikmati karya Betik dan kagum dengan potensi para penyanyi atas kemampuan teknik vokal yang dimiliki.

Rayza Aldira selaku konduktor paduan suara Betik Youth Singers dan Betik Children’s Choir mengungkapkan, “Program kedepan, Betik ingin mengepakkan sayap lebih luas dengan merangkul calon penyanyi-penyanyi berbakat di Lampung dan berkomitmen untuk membina dengan baik agar tercipta program-program kedepan dengan tujuan dapat mengikuti jenjang kompetisi yang semakin prestige serta menciptakan industri pertunjukan yang bermutu,” ucap Rayza.

“Kami tengah berupaya mempersiapkan diri untuk memenuhi undangan dari penyelenggara kompetisi paduan suara internasional lainnya yang mana undangan tersebut telah kami terima sejak tahun 2021 lalu,” sambungnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tommyanto Kandisaputra selaku Artistic Director BICF sekaligus President of Bandung Choral Society kepada Rayza Aldira pada saat malam Gala Dinner dan Closing Ceremony di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, 28 Juli 2022 serta disaksikan oleh Komjen. Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose selaku Patron of BICF and Chairman of the National Narcotics Agency of Indonesia, Pejabat Bali, Para Juri, para undangan serta seluruh pemenang pada kategori lainnya. | red

Tulis Komentar Anda