Pemkab Tanggamus Tolak Ijin yang Mengundang Kerumunan

Covid-19 Kesehatan Pemerintahan Sosial Tanggamus

Tanggamus | Seiring meningkatnya warga Tanggamus yang terkonfirmasi Covid-19, Bupati Dewi Handajani berharap agar Posko Penanganan Covid-19 di setiap pekon dan kelurahan dioptimalkan. Ini sebagai upaya pengendalian, penyebaran dan penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Bupati melalui Surat Edaran (SE) No 360/2697/44/2021, tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

SE tersebut dikeluarkannya 5 Juli 2021. Yang ditujukan kepada Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal, Kepala.Perangkat Daerah, Camat dan Lurah, Organisasi Keagamaan dan Organisasi Masyarakat se-Kabupaten Tanggamus.

Berdasarkan hal tersebut di atas, dengan mempertimbangkan dan memperhatikan situasi terkini perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanggamus,dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Isi SE itu: Pertama; Menghimbau kepada seluruh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tingkat Pekon dan Kelurahan untuk memantau perkembangan penularan Covid diwilayahnya masing-masing dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah sampai dengan tingkat Rt.

Mendata setiap orang yang masuk ke wilayahnya, dan apabila dicurigai terpapar Covid, wajib melapor kepada Bidan Desa/tenaga kesehatan setempat. Aktif mensosialisasikan PPKM Mikro kepada masyarakat di wilayahnya. Membentuk Tim Pemulasaran Jenazah dan Pemakaman di Tingkat Pekon/Kelurahan.

Kedua: Menutup seluruh tempat wisata di Kabupaten Tanggamus.

Ketiga; Tidak mengizinkan setiap jenis kegiatan yang bersifat mengundang kerumunan dan berpotensi penularan Covid terkecuali kegiatan ditempat yang melayani kebutuhan dasar masyarakat tetap diperbolehkan, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ke Halaman Selanjutnya…

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda