Polisi Sedang Selidiki Info yang Viral Terkait Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Hingga Rp 80 Juta

Bisnis Covid-19 Ekonomi Hukum Kesehatan Kriminal Peristiwa Polri Sosial
Silahkan Bagikan:

LAMPUNG7 | Beredar di media sosial daftar biaya proses pemakaman jenazah COVID-19 senilai Rp 80 Juta.

Pengelola yayasan atau pihak swasta tempat kremasi jenazah tengah disoroti karena memasang biaya tinggi dan diduga mencari keuntungan di tengah suasana pandemi.

Dari daftar biaya yang beredar, tampak biaya peti jenazah Rp 25 Juta, transport Rp 7.500.000, kremasi Rp 45 juta, pemulasaran Rp 2.500.00. Bila ditotalkan mencapai Rp 80 juta.

Daftar biaya itu juga mencantumkan salah satu yayasan yang beralamat di Jakarta Barat. Hal itu mendapat kecaman karena diduga yayasan mencari keuntungan di tengah pandemi.

Terkait hal itu, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, pihaknya sedang mendalami daftar biaya kremasi tersebut.

“Sedang dilidik ya,” kata Ady kepada media, Kamis (22/7).

Beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengimbau untuk setiap pelaku usaha kremasi untuk mentarifkan harga yang wajar dan terjangkau bagi masyarakat.

“Jadi kami minta pihak swasta, pihak yayasan mana pun yang memiliki usaha kremasi supaya membuat tarif harga yang wajar, yang sesuai, yang terjangkau,” ucap Riza, Selasa (20/7).

Menurutnya, di saat pandemi COVID-19 ini semua pihak bisa saling membantu sehingga bisa keluar dari kesulitan. | red

Sumber: kumparan

Silahkan Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.