LAMPUNG7COM | Satuan lalu lintas Polres Pringsewu membongkar water barrier yang digunakan sebagai pembatas jalan disepanjang jalan lintas barat Sumatera mulai dari pasar Induk Pringsewu hingga Pasar Gadingrejo.

Hal itu dilakukan, lantaran mobilitas kendaraan yang melintas di jalan protokol kota Pringsewu sudah kembali normal.

Berdasarkan pantauan yang dilajukan di jalan lintas barat Sumatera, tepatnya di depan pos lalulintas Pasar Induk Pringsewu, arus lalu lintas sudah lancar dan didominasi kendaraan berplat Lampung.

Jika dua pekan sebelumnya, arus lalu lintas kendaraan padat merayap dengan batas kecepatan maksimal 20-30 km/jam, saat ini sudah berangsur pulih. Para pengguna kendaraan bermotor sudah bisa leluasa menekan pedal gasnya.

Wakapolres Pringsewu Kompol Doni Dunggio, S.IK mengatakan, selama lebih dari dua pekan jalanan Protokol kabupaten Pringsewu dipenuhi mobilitas warga yang melakukan mudik dan balik lebaran, kini ruas jalan nasional, penghubung provinsi Lampung dengan Bengkulu tersebut sudah kembali normal.

“Dengan telah normalnya mobilitas warga tersebut, maka rekayasa lalu lintas berupa pemasangan Wates barrier sebagai pembatas jalan telah dilakukan pembongkaran,”ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK, MIK melalui rilis Humasnya. Selasa (10/5/22) siang

Diungkapkan Wakapolres, selama berlangsungnya operasi ketupat Krakatau 2022, mulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022, secara umum situasi Kamtibmas dalam kondisi aman dan kondusif.

Sementara itu, kecelakaan lalu lintas tercatat hanya terjadi satu kasus atau turun 67 persen dari tahun sebelumnya yakni tiga kasus.

Atas terwujudnya situasi tersebut, kata Wakapolres meneruskan, Polri menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang taat pada aturan lalulintas selama arus mudik dan balik lebaran 2022.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder baik TNI-Polri serta potensi masyarakat lainya yang turut berperan serta dalam mendukung Suksesnya Operasi Ketupat Krakatau 2022,”ungkap Wakapolres

Wakapolres menambahkan, Meskipun operasi ketupat telah berakhir pada (9/5) kemarin, Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mematuhi rambu-rambu dan aturan berlalu lintas.

“Juga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.”tandasnya. | Asep.

Tulis Komentar Anda