Satresnarkoba Polres Lampung Selatan Menangkap 6 Tersangka Penyelundup Narkoba

Hukum Kriminal Lampung Selatan Narkoba Polri

Lamsel | Satresnarkoba Polres Lampung Selatan, berhasil mengungkap Kasus Penyelundupan Narkoba dalam jumlah barang bukti yang cukup besar dalam kurun waktu 24 hari dibulan juni 2021.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin beserta jajarannya melakukan konferensi pers di halaman Mapolres Lampung Selatan, dalam pengungkapan kasus penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 16 Kg dan Ganja seberat 14 kg, dengan jumlah Tersangka 6 orang salah satunya seorang wanita. Sabtu (3/7/2021)

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin dalam Jumpa pers mengatakan, pengungkapan kasus bermula areal pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, lalu anggota melakukan pemeriksaan kendaraan Bus Sempati Star dengan NopoL BL 7459 AA dari Medan tujuan Jakarta.

Pada saat pemeriksaan terhadap satu buah Paket Kardus, yang mengatasi namakan BANK BRI SYARIAH Berwarna coklat ditemukan 10 paket berisikan Narkotika jenis Sabu.

Dipaket tersebut dituliskan keterangan pengirim inisial H. BRI syariah kota medan, dengan tujuan penerima inisial LS kantor cabang BRI syariah di Palembang sumatra Selatan, pada saat kendaraan sampai diloket bus simpati Star Palembang paket diturunkan dan pada saat sebelum bus berangkat, crew bus simpati star ditelpon seseorang yang mengaku penerima paket, dan menyuruh kembali crew bus membawa paket tersebut menuju terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan dan pengembangan ketujuan paket Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, dan berhasil menangkap Seorang perempuan berinisial DH, yang akan mengambil paket tersebut.

Lanjut perwira menengah itu mengatakan, dari hasil introgasi bahwa DH, disuruh oleh Hb dengan Biaya upah sebesar 15 juta Rupiah, tak berselang Lama anggota melakukan penangkapan HB di parkiran hotel Orange INN Jakarta, lalu tersangka HB ditelpon oleh M yang sekarang (DPO), agar paket Sabu sebesar 10 kg diserahkan kepada tersangka inisial R sebanyak 7 kg dan 3 kg menunggu perintah M (DPO).

Halaman Selanjutnya …

Silahkan Bagikan:

Komentar Anda