LAMPUNG7COM – Metro | Pemerintah Kota Metro menggelar webinar penguatan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) bagi pendidik dan tenaga kependidikan Kota Metro di ruang command center bapeda Kota Metro, Rabu, (2/3/2021).

Tampak hadir sekda Kota Metro, kepala bapeda Kota Metro, 4 fasilitator Nasional SRA, kepala Dinas PPPA PP dan KB Kota Metro, dan kepala Kemenag Kota Metro.

Dalam sambutannya sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menyampaikan giat tersebut merupakan webinar SRA dari fasilitator Nasional

“Intinya bagaimana Metro ini bisa mengakomodir semua pelayanan kepada anak. Di Metro semua sekolah harus ramah anak, semua baik Negeri dan swasta,” ujar Bangkit.

Bangkit menyampaikan peserta webinar diikuti seluruh tenaga kependidikan yang ada di Kota Metro

“Agar bisa menerapkan di masing-masing sekolahnya, sehingga sekolah ramah anak di Kota Metro bisa kita wujudkan dan giat ini juga untuk mendukung terwujudnya Kota layak anak di kota Metro,” ucap Bangkit.

Hal yang sama dikatakan kepala Dinas PPPA PP dan KB Kota Metro Prayetno, menurutnya webinar tersebut sebagai pendidikan sekolah ramah anak untuk setiap sekolah yang ada di Kota Metro.

“Harapan kedepan dapat dimplementasikan kepada setiap tenaga kependidikan di Kota Metro,” ucap Prayetno.

Ketua tim gugus KLA di Kota Metro yang juga sebagai kepala bapeda Kota Metro Anang Risgiyanto menuturkan giat tersebut merupakan peningkatan kapasitas guna mewujudkan Kota layak anak.

“Maka salah satu dari 4 pilar untuk 2 Kota layak anak salah satunya adalah pendidikan,” ucap Anang.

Anang juga memaparkan satuan pendidikan sekolah ramah anak menjadi bagian terpenting guna mewujudkan beberapa variabel-variabel yang harus di penuhi untuk meningkatkan kapasitas pendidikan Kota layak anak.

“Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi, hal-hal yang sifatnya fasilitas kita penuhi, terus penerapan bukan hanya menyediakan fasilitas-fasilitas hak anak tapi juga menerapkan hak anak terus kita tingkatkan,” imbuh Anang.

Menanggapi hal tersebut satuan pendidikan sekolah ramah anak dan pendamping KLA Provinsi Lampung Sowiyah menjelaskan giat tersebut merupakan penguatan satuan pendidikan ramah anak sekolah dan madrasah di Kota Metro tindak lanjut dari bimtek dan sosialisasi di tahun-tahun yang lalu bahwa Metro sudah layak dan mampu

“Sekarang kita memampukan satuan pendidikan ramah anak dimana ini adalah keseriusan Kota metro untuk menjadikan Kota Metro betul-betul layak anak,” tandas Sowiyah.

Sowiyah juga mengatakan webinar tersebut membahas di kluster 4 tentang pendidikan dan seni budaya.

“Nah, ini dikemas dalam indikator ke-19 yaitu satuan pendidikan ramah anak, disitu adalah kolaborasi antara sekolah dan madrasah yang di bawah naungan Kemenag dan Kemendikbud. Dan hari ini kita membahas tentang materi-materi konvensi hak anak, hak dasar anak, non diskriminasi, kepentingan terbaik anak, tumbuh kembang, dan partisipasi anak,” ujar Sowiyah.

Ditanbahkan Sowiyah, yang rentan dan sangat-sangat perlu diperhatikan adalah di satuan pendidikan itu adalah anak.

“Yang kedua materi berikutnya adalah implementasi satuan pendidikan ramah anak bagaimana menerapkan 6 jurus yang terdiri dari tujuan dari satuan pendidikan, bagaimana keterkaitan keluarganya dengan sekolah (harus ada sinergi yang baik), bagaimana 3 pilar komunikasi antara orang tua dan peserta didik itu harus da terikatan emosional ada kelekatan emosi antara orang tua, guru pendidik dan peserta didik. yang jelas bagimana pengelolaan terbaik artinya semua kegiatan sekolah itu melibatkan anak dalam pengambilan keputusan,” pungkas Sowiyah. | Aliando.

Tulis Komentar Anda