Kegiatan ini mengusung tema ‘Pelatihan Pemandu Wisata’. Pelatihan ini menghadirkan Drs. Idrus Djeandar Muda dan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung.
Di hadapan sekitar 55 calon pemandu wisata ini Drs. Idrus Djeandar Muda berharap, semua pemandu wisata kelaknya dapat mengerti dan memahami semua peraturan dan tata cara tentang guide. Selain itu ia juga menjelaskan, pemandu wisata harus mampu bagaimana cara menjual objek wisata kepada wisatawan. Agar objek wisata tersebut ramai di kunjungi, baik wisatawan lokal atau mancanegara.
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Harga Minyak Dunia Turun di Awal Perdagangan Asia, Pasokan Global Dinilai Masih Melimpah
Jakarta — Harga minyak mentah dunia melemah pada awal perdagangan Asia, Senin (6/1), di tengah pasokan global yang dinilai masih melimpah, meskipun pasar dibayangi kekhawatiran geopolitik menyusul dinamika politik di…
Serangan AS ke Venezuela Berpotensi Guncang Harga Minyak Dunia
Serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela yang disertai klaim penangkapan Presiden Nicolás Maduro diperkirakan akan berdampak terhadap pergerakan harga minyak mentah global. Venezuela merupakan salah satu negara dengan cadangan…
AS Gempur Venezuela, Maduro Diklaim Ditangkap, Ketegangan Global Meningkat
Caracas/Washington — Amerika Serikat (AS) kembali menghebohkan dunia internasional setelah melancarkan serangan militer ke Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari. Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah lokasi di ibu kota Caracas…
Indonesia Gabung BRICS di Era Prabowo: Antara Politik Bebas Aktif dan Kepentingan Nasional
Indonesia sejak awal kemerdekaan menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip ini menegaskan posisi Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan atau blok mana pun, sekaligus aktif berkontribusi dalam menciptakan…
Saham Pop Mart Anjlok 6,2 Persen, Sentimen Melemah Usai Permintaan Labubu Menurun
Hong Kong – Saham Pop Mart International Group Ltd mencatat penurunan terbesar dalam hampir tiga minggu terakhir setelah laporan media mengungkap melemahnya permintaan reseller terhadap mainan Labubu, yang berdampak negatif…