Kegiatan yang menghadirkan ulama nasional Ustadz Abdul Somad ini mengusung tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Pulang”, yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kerinduan untuk kembali pada nilai-nilai keimanan serta kearifan lokal.
Gubernur Mirza Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memadati masjid sejak sore hari menjadi bukti kuatnya semangat religius warga Lampung.
“Masjid Al-Bakrie sudah menjadi ikon dan landmark kebanggaan Bandar Lampung dan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai salah satu destinasi wisata terbesar di Sumatera, Lampung tidak hanya menawarkan panorama pantai, tetapi juga wisata religi. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Bandar Lampung turut singgah untuk beribadah di Masjid Raya Al-Bakrie, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Komitmen Pemprov Lampung Sambut Ramadan 1447 H
Dalam momentum menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan nyaman.
Pemprov Lampung, kata dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Kami ingin menghadirkan Ramadan yang khusyuk, penuh kemajuan dan semangat, sehingga masyarakat Lampung dapat beribadah dengan tenang dan fokus,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi selama bulan suci.
UAS: Syukur, Istiqamah, dan Jaga Persatuan Bangsa
Dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengangkat tema syukur atas nikmat usia, pentingnya istiqamah, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta menjaga persatuan bangsa.
Ia mengajak masyarakat mengisi umur dengan amal ibadah, baik melalui ibadah badan, harta, lisan maupun hati, serta memperkuat dzikir sebagai penenang jiwa.
UAS juga menekankan pentingnya konsistensi dalam kehidupan, mulai dari ibadah pribadi, membina rumah tangga, hingga menjaga keadilan sosial.
Dalam konteks kebangsaan, ia mengingatkan bahwa keberagaman Indonesia dipersatukan oleh nilai-nilai Pancasila dan semangat persaudaraan, sehingga persatuan harus terus dirawat bersama.
Ribuan Jemaah Hadir, Perkuat Karakter Masyarakat
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri ribuan jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Lampung bahkan luar daerah. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya semangat religius sekaligus kebersamaan masyarakat.
Melalui kegiatan Indonesia Berdzikir ini, diharapkan nilai-nilai dzikir, kesabaran, dan persatuan yang disampaikan dapat memperkuat karakter masyarakat serta menjadi energi positif dalam membangun daerah.
Tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Pulang” pun menjadi refleksi bahwa Lampung adalah rumah besar yang menjunjung tinggi warisan nilai keislaman, kebudayaan, dan kebangsaan.

