Menjelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Dukung Kebangkitan PT Gandapahala Taraperkasa Lewat Pasokan Listrik 240 kVA

Bandar Lampung – Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) UP3 Tanjungkarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi daerah. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut adalah penyalaan kembali pasokan listrik sebesar 240 kVA untuk PT Gandapahala Taraperkasa, perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu split.

Setelah sempat terhenti akibat proses perizinan, PT Gandapahala Taraperkasa kini siap melanjutkan operasionalnya dan membutuhkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung produksi.

Manager PLN UP3 Tanjungkarang, Presley Silaen, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat transformasi ekonomi inklusif sebagaimana tercantum dalam poin keempat Nawacita Presiden.

“PLN tak hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga mitra strategis yang berperan dalam mendukung keberlanjutan bisnis pelanggan. Kembalinya operasional PT Gandapahala Taraperkasa tentu berdampak positif bagi ekonomi lokal, khususnya dalam menyerap tenaga kerja dan memperkuat rantai pasok industri konstruksi,” ujarnya.

Direktur PT Gandapahala Taraperkasa, Sylvester, mengapresiasi respon cepat dan dukungan PLN.

“Kami berterima kasih atas pelayanan PLN yang sigap. Dengan listrik yang stabil, kami optimistis produksi dapat segera berjalan optimal dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.

PLN berharap langkah ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor industri di Lampung, serta memperkuat iklim investasi. Momen ini juga menegaskan komitmen PLN dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, sejalan dengan semangat Hari Pelanggan Nasional.

Hari Pelanggan Nasional, PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 600 Keluarga Prasejahtera di Lampung

Bandar Lampung – Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menghadirkan “kado istimewa” berupa sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Light Up The Dream (LUTD) yang sejak 2020 telah menjadi wujud nyata kepedulian sosial PLN dalam pemerataan akses energi.

Pada edisi Agustus 2025, LUTD mengusung tema “Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Ribuan rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia merasakan manfaat listrik baru berkat donasi sukarela pegawai PLN. Di Lampung sendiri, sebanyak 600 keluarga telah mendapatkan sambungan listrik gratis selama lima tahun terakhir.

Puncak kegiatan LUTD di Lampung dipimpin langsung General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, melalui penyalaan serentak bersama jajaran Direksi PLN secara virtual. Penyalaan simbolis dilakukan di rumah Ibu Neng Dea Kartika, warga Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, yang kini resmi menikmati listrik PLN.

“Program Light Up The Dream adalah wujud nyata kepedulian insan PLN untuk menghadirkan energi berkeadilan. Kehadiran listrik bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga mendukung pendidikan, aktivitas rumah tangga, hingga kegiatan ekonomi produktif,” ujar Rizky.

Kebahagiaan dirasakan keluarga penerima manfaat. “Alhamdulillah, akhirnya rumah kami terang. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, dan aktivitas sehari-hari lebih mudah. Terima kasih PLN, semoga semakin maju dan terus membantu masyarakat,” ungkap Neng Dea Kartika.

Sejak diluncurkan tahun 2020, program LUTD telah menyalurkan listrik gratis untuk lebih dari 600 keluarga di Lampung dan 37.088 keluarga secara nasional. PLN menegaskan bahwa listrik adalah hak seluruh rakyat Indonesia dan berkomitmen untuk terus memperluas program ini.

Dengan semangat kebersamaan, PLN UID Lampung menghadirkan kado terbaik menjelang Hari Pelanggan Nasional: listrik untuk kehidupan yang lebih baik, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia maju dan sejahtera.

Jelang Kemerdekaan RI PLN UP3 Metro Dukung Kemajuan Industri Lampung Tengah, Sambung Listrik 105 kVA untuk PT Indah Kreasi Eko Andalas

Lampung Tengah – Menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3 Metro) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor industri dengan menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Salah satu langkah nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui penyambungan listrik baru sebesar 105 kVA untuk PT Indah Kreasi Eko Andalas, perusahaan pengolahan kayu yang berlokasi di Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Penyambungan ini menjadi tonggak awal dari kerja sama jangka panjang antara PLN dan pelaku industri strategis di wilayah tersebut. PT Indah Kreasi Eko Andalas juga telah merencanakan penambahan daya hingga 10 Mega Volt Ampere (MVA) pada tahun 2026, sebagai bagian dari ekspansi kapasitas produksinya.

Manager PLN UP3 Metro, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, turun langsung ke lokasi bersama tim untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar dan tepat waktu.

“Sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan bangsa, kami ingin memastikan bahwa sektor industri di Lampung dapat terus tumbuh dengan dukungan energi listrik yang andal. PLN siap menjadi mitra strategis dalam mendukung setiap langkah kemajuan usaha di daerah,” ujar Burhanuddin.

Apresiasi terhadap pelayanan PLN juga datang dari pihak perusahaan. Manager Umum PT Indah Kreasi Eko Andalas, Hendi, menyampaikan terima kasih atas pelayanan cepat dan responsif yang diberikan oleh PLN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Metro atas pelayanan yang cepat dan responsif. Sebagai pelanggan baru, kami merasa sangat diperhatikan dan optimis untuk menjalin kerja sama jangka panjang. Energi yang andal sangat penting bagi kelangsungan produksi kami, dan kami melihat PLN sebagai mitra strategis untuk mendukung pertumbuhan usaha kami ke depan,” ungkap Hendi.

PLN terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan industri maupun masyarakat umum, dengan prinsip keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan. Hal ini sejalan dengan misi PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan kemandirian energi nasional. Dukungan terhadap sektor industri ini juga menjadi bukti nyata bahwa kemerdekaan tidak hanya diperingati secara simbolik, tetapi juga diimplementasikan melalui karya dan pelayanan terbaik bagi bangsa.

BI Uji Coba Payment ID 17 Agustus, Bisa Lacak Transaksi hingga Pinjol

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) akan memulai uji coba sistem identifikasi transaksi keuangan berbasis Payment ID…

Cek Cara Menghitung Tarif Listrik untuk Golongan R1 Daya 900 VA dan 1300 VA

Jakarta — Tarif listrik merupakan komponen penting dalam pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi pelanggan golongan R1. Golongan ini mencakup mayoritas konsumen rumah tangga dengan daya listrik 900 VA dan 1300 VA. Penting bagi masyarakat untuk memahami cara menghitung tagihan listrik berdasarkan tarif per kilowatt hour (kWh) yang berlaku.

Penetapan Tarif per kWh

Berdasarkan ketetapan terbaru, berikut adalah tarif listrik per kWh untuk masing-masing daya pada golongan R1:

Daya Listrik Golongan Tarif Tarif per kWh
900 VA R1/TR Rp 1.352
1300 VA R1/TR Rp 1.444,70

Tarif ini berlaku untuk pelanggan rumah tangga reguler (TR = tarif rumah tangga) tanpa subsidi khusus.

Cara Menghitung Tarif Listrik

Menghitung tagihan listrik rumah tangga sebenarnya cukup sederhana. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Tagihan Listrik = Pemakaian kWh × Tarif per kWh

Contoh:

  1. Pelanggan R1 900 VA

    • Jika pemakaian listrik per bulan = 100 kWh

    • Maka tagihan listrik = 100 kWh × Rp 1.352 = Rp 135.200

  2. Pelanggan R1 1300 VA

    • Jika pemakaian listrik per bulan = 150 kWh

    • Maka tagihan listrik = 150 kWh × Rp 1.444,70 = Rp 216.705

Mengapa Tarif Berbeda?

Perbedaan tarif untuk masing-masing daya ditentukan berdasarkan kemampuan daya angkut listrik dan segmen pengguna. Daya 900 VA umumnya digunakan oleh rumah tangga kecil-menengah, sementara daya 1300 VA ke atas ditujukan untuk rumah tangga dengan kebutuhan listrik yang lebih besar.

Tips Menghemat Tagihan Listrik

  • Gunakan peralatan listrik hemat energi (berlabel SNI/hemat daya).

  • Cabut peralatan listrik yang tidak digunakan.

  • Gunakan pencahayaan LED yang lebih efisien.

  • Kurangi pemakaian peralatan berdaya tinggi secara bersamaan.

Dengan memahami tarif dan cara menghitungnya, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur penggunaan listrik sehari-hari. Pemerintah juga mendorong kesadaran energi untuk mendukung efisiensi nasional dan keberlanjutan lingkungan.

PLN Pastikan Kelistrikan Stadion Sumpah Pemuda Siap Sambut Liga 1

Lampung — Menjelang peresmian markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Liga 1 di Provinsi Lampung.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan secara menyeluruh, mulai dari jaringan utama, sistem proteksi, hingga cadangan pasokan daya.

“Kami pastikan keandalan pasokan listrik di Stadion Sumpah Pemuda. Seluruh personel dan peralatan akan disiagakan maksimal agar pertandingan berjalan tanpa gangguan,” ujarnya.

PLN juga menerapkan skema pengamanan kelistrikan berlapis, termasuk penyediaan peralatan pendukung seperti:

  • UPS 100 kVA (3 unit) dan 200 kVA (2 unit),

  • Unit Gardu Bergerak (UGB) 630 kVA,

  • Genset Mobile 250 kVA.

Pasokan utama listrik stadion bersumber dari dua penyulang Gardu Induk Sukarame, masing-masing dilengkapi Automatic Change Over Switch (ACOS) untuk menghindari pemadaman mendadak.

Untuk kesiapan teknis, PLN menyiagakan 30 personel dengan dukungan 4 mobil operasional dan 2 sepeda motor. Daya listrik untuk lampu penerangan stadion juga telah tersambung sebesar 555 kVA, siap mendukung pertandingan malam hari.

“Ini adalah bentuk komitmen PLN dalam mendukung dunia olahraga nasional dan pelayanan publik di Lampung,” tegas Rizky.

Kesiapan PLN mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN.

“Kami mengapresiasi kesigapan PLN dalam memastikan keandalan listrik, khususnya untuk mendukung pertandingan Bhayangkara FC dan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Dengan dukungan kelistrikan yang solid, Stadion Sumpah Pemuda siap menjadi ikon baru sepak bola Lampung dan menyukseskan penyelenggaraan Liga 1 di Bumi Ruwa Jurai.

PLN UID Lampung Catat Pertumbuhan Penjualan Listrik 7,37 Persen, Raih Peringkat Kedua Nasional

Lampung — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatat pertumbuhan penjualan listrik sebesar 7,37 persen pada Semester I tahun 2025.

Sepanjang periode tersebut, PLN UID Lampung menyalurkan energi listrik sebesar 3.106,50 GWh, meningkat 213,35 GWh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Tak hanya itu, PLN UID Lampung juga sukses melampaui target penjualan Beyond RKAP dengan capaian 102,12 persen. Capaian ini menempatkan Lampung sebagai unit dengan kinerja penjualan tertinggi kedua secara nasional.

Pertumbuhan signifikan ini terutama ditopang oleh peningkatan konsumsi dari berbagai sektor, terutama sektor bisnis dan industri yang masing-masing tumbuh sebesar 11,04 persen dan 10,88 persen. Segmen rumah tangga turut berkontribusi dengan pertumbuhan sebesar 6,23 persen, mencerminkan peningkatan kesejahteraan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengapresiasi sinergi antara PLN, pelanggan, serta pemerintah daerah yang menjadi kunci pencapaian ini.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi dan komitmen bersama dalam menghadirkan listrik yang andal dan layanan yang mudah diakses. Kami terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menciptakan iklim investasi yang sehat,” ujarnya.

PLN juga terus memperkuat transformasi digital, salah satunya melalui aplikasi PLN Mobile yang memberikan kemudahan akses layanan kelistrikan bagi pelanggan rumah tangga hingga sektor industri.

Melalui capaian ini, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung, sekaligus menghadirkan energi yang merdeka, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

BRI Regional Office Bandar Lampung Dukung Penuh Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Bumisari

Lampung Selatan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bumisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran layanan keuangan digital BRILink serta bantuan sarana operasional.

Head Regional Micro Banking BRI Bandar Lampung, Rahmad Budi Sulistia, dalam peresmian KDMP Bumisari menegaskan pentingnya kehadiran koperasi sebagai ujung tombak inklusi keuangan di daerah. Ia menyampaikan bahwa koperasi ini merupakan hasil sinergi sejumlah BUMN yang memiliki tujuan besar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya wadah simpan pinjam, tetapi juga menjadi jembatan layanan perbankan melalui BRILink yang kini hadir di tengah masyarakat. Dengan agen BRILink, warga desa dapat melakukan berbagai transaksi seperti transfer, tarik tunai, dan setoran tanpa harus ke kota,” ujarnya.

Rahmad menjelaskan, ke depan koperasi akan mengembangkan layanan transaksi non-tunai untuk pembelian kebutuhan pokok seperti gas, beras, dan sembako lainnya. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas ekosistem transaksi digital hingga ke pelosok desa.

“Melalui koperasi ini, BRI tidak hanya memberi layanan, tetapi juga edukasi keuangan. Harapan kami, koperasi ini dapat tumbuh mandiri dan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Lebih dari itu, Koperasi Desa Merah Putih juga hadir sebagai solusi konkret dalam membendung praktik pinjaman ilegal dan rentenir yang kerap menjerat warga desa. Kehadiran KDMP diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

BRI juga telah menyiapkan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan skala dan kebutuhan usaha anggota koperasi, mulai dari usaha kecil hingga menengah. Model pembiayaan tersebut dirancang agar tetap menjaga kesehatan dana dan keberlanjutan program.

Sebagai bentuk dukungan nyata, BRI Regional Office Bandar Lampung turut menyerahkan bantuan berupa satu unit kendaraan operasional jenis Grand Max untuk mendukung mobilitas kegiatan KDMP Bumisari.

“Kami berharap kendaraan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung operasional koperasi, bukan untuk kepentingan pribadi. Mohon dijaga dan dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab,” pesan Rahmad.

Dengan sinergi yang kuat antara BRI, koperasi, dan masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi pilar penting dalam memperkuat struktur ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan warga secara mandiri dan berkelanjutan.

PLN Nusantara Power UP Sebalang Bangun Sumur Bor Umum untuk Warga Dusun Sebalang 1

Lampung Selatan — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Sebalang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan membangun sumur bor umum di Dusun Sebalang 1, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.

Program ini menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan air, kehadiran infrastruktur air bersih menjadi krusial dan mendesak.

Serah terima bantuan dilaksanakan secara simbolis pada awal Juli 2025, dihadiri oleh perwakilan manajemen PLN Nusantara Power UP Sebalang, aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Pembangunan sumur ini turut melibatkan koordinasi dengan Pemerintah Desa Tarahan guna menentukan lokasi strategis dan mudah diakses.

Asman Business Support PLN Nusantara Power UP Sebalang, Rizki Setyo Anggoro, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pilar ke-6 tentang akses air bersih dan sanitasi berkelanjutan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola bersama oleh warga demi keberlanjutan jangka panjang,” ujar Rizki.

Kepala Dusun Sebalang 1, Nur’alim, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PLN yang dianggap sangat membantu warga, khususnya saat musim kemarau.

“Sebelumnya, warga harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Kini, dengan adanya sumur bor umum, kebutuhan air dapat terpenuhi lebih mudah dan efisien,” ungkapnya.

Proyek ini dikerjakan oleh mitra pelaksana PT Power Mandiri Nusantara, mencakup pengeboran sesuai standar teknis, pemasangan pompa dan instalasi listrik, tandon air, serta jaringan distribusi. PLN juga mendorong pembentukan kelompok pengelola air di tingkat dusun untuk memastikan operasional dan pemeliharaan fasilitas berjalan berkelanjutan.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian CSR PLN Nusantara Power UP Sebalang tahun 2025, yang berfokus pada empat pilar: pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.

PLN berharap, kehadiran inisiatif ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan memperkuat sinergi antara perusahaan dan komunitas lokal di wilayah operasionalnya.

PLN UID Lampung Hadirkan Inovasi HSSE Command Center, Langkah Merdeka Menuju Zero Accident

Lampung — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan budaya kerja yang aman dan berkelanjutan melalui peluncuran inovasi HSSE Command Center (HSCC). Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengawasan berbasis teknologi untuk mewujudkan target Zero Accident di lingkungan kerja.

HSCC dirancang sebagai pusat pemantauan terpadu yang mengawasi keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP) secara real-time, terutama dalam pelaksanaan tugas oleh tim Pelayanan Teknik di lapangan.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menjelaskan bahwa HSCC bukan hanya sebuah ruang kontrol, tetapi bagian dari perubahan sistem kerja menuju pendekatan yang lebih disiplin dan preventif.

“HSSE Command Center bukan sekadar ruang pemantauan, melainkan sistem kerja baru yang mendorong insan PLN untuk lebih disiplin, waspada, dan bertanggung jawab. Melalui HSCC, kita dapat memastikan pekerjaan teknis di lapangan terlaksana dengan prinsip kerja selamat dan standar tinggi,” tegas Rizky.

Fitur unggulan dari HSCC meliputi pelaporan digital secara real-time, verifikasi penerapan SOP K3 sebelum pekerjaan dimulai, serta notifikasi potensi risiko yang langsung diteruskan ke pengawas terkait. Sistem ini memperkuat pengendalian internal dan memungkinkan pengambilan keputusan cepat jika terjadi kondisi darurat.

Lebih dari sekadar inovasi teknis, kehadiran HSCC mencerminkan pergeseran budaya kerja di tubuh PLN. Aspek HSSE kini diposisikan sebagai nilai dasar perusahaan, bukan hanya kewajiban prosedural.

“Inovasi ini menandai pergeseran dari pola kerja reaktif menjadi preventif. Kami ingin keselamatan menjadi bagian dari kesadaran kolektif, bukan sekadar formalitas,” tambah Rizky.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PLN UID Lampung juga berencana menyempurnakan HSCC melalui integrasi data yang lebih luas, pelatihan berkelanjutan untuk personel lapangan, serta penguatan kolaborasi antar fungsi guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman.

Dengan peluncuran HSSE Command Center, PLN UID Lampung melangkah mantap menuju sistem kelistrikan yang lebih andalan, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan, sejalan dengan semangat Merdeka Menuju Zero Accident.