Lompat ke konten
Selamat Membaca | Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan di Provinsi Lampung Positif | Halaman 2

Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan di Provinsi Lampung Positif

Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan di Provinsi Lampung Positif

 PERKEMBANGAN SEKTOR PERASURANSIAN, PENJAMINAN DAN DANA PENSIUN (PPDP)

  1. ASURANSI

Pendapatan premi asuransi di Provinsi Lampung secara yoy tercatat mengalami penurunan sebesar -36,41% atau turun sebesar Rp237 Miliar, dari kuartal-1 2023 sebesar Rp651 Miliar turun menjadi sebesar RpRp414 Miliar dikuartal-1 2024. Penurunan didorong dari turunnya premi asuransi umum sebesar -46,44% (Rp209 Miliar). Sementara premi asuransi jiwa di Lampung terkontraksi sebesar -13,93% yoy, atau turun sebesar Rp28 Miliar.

 DANA PENSIUN

Dana Pensiun di Provinsi Lampung tercatat mengalami pertumbuhan aset bersih sebesar 4,11% secara year on year (yoy), yaitu meningkat sebesar Rp5,54 Miliar dari sebesar Rp176,90 Miliar di kuartal-2 2023 menjadi sebesar Rp182,33 Miliar pada kuartal-2 2024.

PERKEMBANGAN SEKTOR LEMBAGA PEMBIAYAAN, PERUSAHAAN MODAL VENTURA, LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DAN LEMBAGA JASA KEUANGAN LAINNYA (PVML)

  1. PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

Kuartal-3 2024 nilai outstanding piutang pembiayaan sebesar Rp9,83 Triliun. Secara year on year piutang pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 1,02% atau naik sebesar Rp99 Miliar. Kenaikan didukung pada piutang pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 131,41%% dan investasi berdasarkan prinsip Syariah tumbuh sebesar 71,24%, namun terdapat penurunan terhadap piutang pembiayaan multiguna sebesar 182,60%. Piutang pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi, untuk 3 besar didominasi oleh perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 33,57%, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 10,46%, dan transportasi dan pergudangan sebesar sebesar 7,85%.

  1. PERUSAHAAN MODAL VENTURA

Pembiayaan atau penyertaan modal ventura di Lampung secara year on year (yoy) piutang pembiayaan mengalami penurunan sebesar 8 Miliar atau (2,48%) menjadi sebesar Rp314 Miliar posisi September 2024 dibandingkan posisi tahun sebelumnya posisi Septembr 2023 sebesar Rp322 Miliar. Untuk NPF tercatat mengalami sedikit kenaikan sebesar 1,48% menjadi 8,87% diposisi September 2024.

Laman: 1 2 3 4 5 6
Tag: