Dendi: PNS Dan Honorer Kurangi Penyakit KUDIS dan ASMA

[espro-slider id=17120]

[highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight]

Pesawaran | Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST meminta kepada seluruh Satuan Kerja agar mengurangi penyakit KUDIS (Kurang Displin) dan ASMA (Asal Masuk Absen). Hal ini di sampaikannya saat mengambil Upacara Bulanan di Halaman Pemkab setempat, Senin (18/04). Upacara bulanan ini di hadiri oleh semua Kasatker, PNS dan tenaga honorer. Beliau juga menegaskan, jika saja para PNS ataupun tenaga honorer tidak suka dan tidak kuat silahkan mundur ataupun pindah dari lingkup Kabupaten Pesawaran ini.

“Kedisiplinan ini adalah tanggungjawab kita bersama, terutama Kasatker, tolong tunjukkan seluruh kerjanya. Saya tekankan, agar memberikan tugas atau beban kepada stafnya, supaya dapat memperoleh capaian-capaian. Serta, jangan biarkan para staf hanya duduk-duduk dan ngobrol saja. Berikan kewajiban bagi mereka,” ujar Dendi mengingatkan para Kasatker.

Dendi juga menambahkan, walaupun ia bukan TNI ataupun Polri, namun ia harus menegakkan kedisiplinan dan kesigapan. Karena kita semua harus menyadari, bahwa kita mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap kemajuan Bumi Andan Jejama ini, pungkasnya.

Selain itu beliau juga mengingatkan, bahwa pelayanan terhadap masyarakat masih rendah dan harus di tingkatkan. Sebab, ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja di lantik.

“Harapan besar dan beban inilah yang ada di pundak kami berdua Pak Wakil Bupati untuk kemajuan Kabupaten ini,” tandas Dendi.

Dan ia berharap, agar setiap kantor dijaga keindahan dan keaslian Pemkab Pesawaran. Dengan cara menjaga kebersihan dan keindahan di Kantornya masing-masing.

Diakhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh PNS dan Honorer yang telah mengikuti upacara bulanan ini. Dan ini adalah upacara bulanan yang ke-2 semenjak ia memimpin Kabupaten Pesawaran Bersama Wakil Bupati Eriawan, SH.

“Alhamdulillah sudah ada peningkatan, tapi kalo dihitung rasionya upacara ini belum sebanding dengan data yang ada. Karena pegawai honorer kita ini ribuan jumlahnya di semua Satker yang ada di lingkup Pemkab Pesawaran ini,” kata Bupati di akhir sambutannya.

| Hendri L7.

| Baca Juga

Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi

Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial

Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka

Lalu Lintas | Bola | Sport

 

| Berita Pilihan

Harga Minyak Dunia Turun di Awal Perdagangan Asia, Pasokan Global Dinilai Masih Melimpah

Harga Minyak Dunia Turun di Awal Perdagangan Asia, Pasokan Global Dinilai Masih Melimpah

Jakarta — Harga minyak mentah dunia melemah pada awal perdagangan Asia, Senin (6/1), di tengah pasokan global yang dinilai masih melimpah, meskipun pasar dibayangi kekhawatiran geopolitik menyusul dinamika politik di…

0 comments

Serangan AS ke Venezuela Berpotensi Guncang Harga Minyak Dunia

Serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela yang disertai klaim penangkapan Presiden Nicolás Maduro diperkirakan akan berdampak terhadap pergerakan harga minyak mentah global. Venezuela merupakan salah satu negara dengan cadangan…

0 comments

AS Gempur Venezuela, Maduro Diklaim Ditangkap, Ketegangan Global Meningkat

Caracas/Washington — Amerika Serikat (AS) kembali menghebohkan dunia internasional setelah melancarkan serangan militer ke Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari. Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah lokasi di ibu kota Caracas…

0 comments
Indonesia Gabung BRICS di Era Prabowo: Antara Politik Bebas Aktif dan Kepentingan Nasional

Indonesia Gabung BRICS di Era Prabowo: Antara Politik Bebas Aktif dan Kepentingan Nasional

Indonesia sejak awal kemerdekaan menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip ini menegaskan posisi Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan atau blok mana pun, sekaligus aktif berkontribusi dalam menciptakan…

0 comments

Saham Pop Mart Anjlok 6,2 Persen, Sentimen Melemah Usai Permintaan Labubu Menurun

Hong Kong – Saham Pop Mart International Group Ltd mencatat penurunan terbesar dalam hampir tiga minggu terakhir setelah laporan media mengungkap melemahnya permintaan reseller terhadap mainan Labubu, yang berdampak negatif…

0 comments

Tulis Komentar Anda