Lampung Timur | Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) bermaksud pindah ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum, hal itu setelah diamati para awak media terkait alamat dalam dokumen lelang sebanyak 78 paket Pokja 1, beberapa waktu lalu.
Sementara, sebelumnya pada tahun ini (2016) Pokja dari ULP juga telah melaksanakan lelang melalui LPSE Lamtim dengan alamat dokumen lelang pada Kantor ULP dan bukan pada Kantor PU.
Diduga hal tersebut dilakukan lantaran menghindari persoalan dalam kesalahan Pokja 1 dalam penulisan alamat Pokja dalam dokumen lelang Dinas PU.
Hal itu di sampaikan Amir Faisol Direktur PT. Sukadana Prima Lestari, salah satu rekanan peserta lelang pada senin (2/5). Dikatakannya, selain persoalan kesalahan Pokja dalam menuliskan alamat pada dokumen lelang, Pokja juga diduga terindikasi KKN, lantaran ada celah yang dibuat panitia atau pokja untuk menciptakan pemenang lelang yang penawaranya diyakini rata-rata hanya di bawah 5 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
“Seharusnya, proses lelang dilakukan dengan tidak terindikasi persekongkolan antara rekanan dengan ULP melalui Pokja, artinya lelang seharusnya benar-benar dilaksanakan secara bebas dan terbuka,” terang Amir.
Dugaan adanya konspirasi antar rekanan dan Pokja juga dikuatkan dengan rencana pindahnya kantor ULP ke kantor PU, kata Amir Faisol, karena menurutnya dari hasil informasi yang didapatnya pihak ULP akan berkantor di Dinas PU serta melaksanakan tahapan lelang hingga evaluasi dan pembuktian kualifikasi secara manual, tidak lagi pada kantor ULP, melainkan pada Kantor PU, sementara jelas dalam surat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP) yang menyebutkan kantor pokja dan tahapan lelang manual (evaluasi penawaran dan lain-lain) dilakukan di kantor ULP, yaitu di Jalan Selagai No. 2, sedangkan kantor dinas PU di jalan Buai Anak Tuha komplek perkantoran Pemkab Lamtim.
Feri Irawan Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) mengatakan, alamat Pokja pada ULP, karna ULP bernaung pada Dinas PU.
“Karena ULP itu dalam strukturalnya bernaung juga pada Dinas PU, berhubung Dinas PU ruangannya kurang, maka kantor ULP tidak di PU,” imbuh Feri Irawan.
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Pemkab Lambar ikuti Verifikasi Hybrid KemenPPPA Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2025
LAMBAR – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengikuti kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2025. Verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi tahunan yang diselenggarakan…
Anggota DPRD, Minta Buka Kawat Berduri
LAMPUNG7COM | Ade Utami Ibnu Anggota DPRD Provinsi Lampung mendukung aksi mahasiswa yang dilaksanakan hari ini Rabu (13/4) di Kompleks DPRD Provinsi Lampung. Pada aksi hari ini terlihat Dua lapis…
Descatama Paksi Moeda Terima Penghargaan Salah Satu Tokoh Inspiratif dari LAMPUNG7.COM
LAMPUNG – Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M., menerima penghargaan Spesial Tokoh Inspiratif dari media LAMPUNG7.COM dalam rangka HUT ke-11 media tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung…
Jolly Sanggem: Nisfu Apriana Menunggu Proses Hukum Yang Sedang Berjalan
LAMPUNG7COM | Ketua DPW Partai Perindo Lampung, Jolly Sanggem saat ini sedang menunggu proses hukum, terkait dugaan reses anggota DPRD Bandar lampung Nifsu Apriana yang diduga fiktif. Jolly mengatakan, bahwa…
Mingrum Gumay Audensi dengan LP3KD Provinsi Lampung
LAMPUNG7COM | Ketua DPRD Provinsi Lampung menerima audiensi Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Lampung yang dilaksanakan di Ruang Ketua DPRD Lampung. Kamis (22/09)…
Gercep Tanggapi Aspirasi Saat Reses, Yusnadi Langsung Tinjau Pintu Air 12 di Pasir Sakti
LAMTIM – Selepas menggelar acara reses di Kecamatan Pasir Sakti, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Yusnadi, langsung bergerak meninjau kondisi Pintu Air 12 di Desa Pasir Sakti. Tinjauan…
