Program kerja tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan penumpukan sampah rumah tangga di Desa Campang Raya yang berpotensi mencemari lingkungan. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan koordinasi dengan pihak kelurahan, kepala lingkungan, RT, serta masyarakat setempat, ditemukan pengelolaan sampah masih dilakukan secara konvensional dan belum ramah lingkungan.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran udara akibat pembakaran sampah yang menghasilkan asap berlebihan. Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Lampung berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai alternatif pembakaran sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan Roket Stove.
Roket Stove dipilih karena memiliki sistem pembakaran yang lebih efisien, menghasilkan asap yang minim, serta mampu mengurangi dampak polusi udara dibandingkan metode pembakaran sampah pada umumnya. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
Program kerja tersebut diinisiasi oleh kelompok KKN Desa Campang Raya 2 yang terdiri atas Raden Leo Three Pawaka (Ilmu Pemerintahan), Amanda Salsabila (Akuntansi), Dian Sasi Kusuma (Agribisnis), M.Marshall Raghid.D (Bisnis Digital), Lavitsa Azmil Faiza (Ilmu Hukum), Daffa Putra A (Ilmu Pemerintahan), Claris Margareth T (Ilmu Komunikasi), Falah Shalih Ammash (Ilmu Hukum), Dewa Gede Eka Cahya Kumara (Ilmu Hukum), Joy Keren Margaretha (Ilmu Komunikasi), Louise Agustin Oktavia (Farmasi), Fatimatul Zahra (Ilmu Hukum), Irfan Marcellino (Ilmu Komputer).
Serta melibatkan kelompok KKN Desa Campang Raya 1, yaitu Chenji Manda Lubis (Teknik Mesin), A. M. Rama (Teknik Informatika), Callista Nabila Sally (Teknologi Hasil Pertanian), Nur Yasmin Azzahra (Hubungan Internasional), Rakyan Chanda Khairunnisa (Manajemen), Gina Zelyka Finanda (Proteksi Tanaman), Nissa Septae Widia (Agronomi), Bertha Pramuditya Setya Ningtias (Agronomi), Patricia Angelina Emilia Simarmata (Kehutanan), Danya Putri Dw (Ekonomi Pembangunan), Aditya Bayu Kurniawan (Sosiologi), Reka Aldilana Ramadhan (Manajemen), serta Patrik Yoke Ardian (Ekonomi Pembangunan).
Sosialisasi dan pembuatan Roket Stove melibatkan perangkat desa, masyarakat Desa Campang Raya, serta mahasiswa KKN Desa Campang Raya. Seluruh pihak berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahap persiapan hingga peresmian Roket Stove sebagai fasilitas bersama.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN bertindak sebagai narasumber dan fasilitator yang menyampaikan materi secara langsung kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Roket Stove, fungsi dan keunggulannya, jenis sampah yang boleh dan tidak boleh dibakar, bahan bakar yang digunakan, serta tata cara pembersihan setelah proses pembakaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan lokasi dan pembuatan Roket Stove yang dilakukan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN Campang Raya LK 1 dan LK 2 bersama masyarakat sekitar. Proses pembuatan Roket Stove dilaksanakan selama dua hari, dilanjutkan dengan tahap penyempurnaan dan pemasangan papan informasi serta banner sebagai media edukasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan Roket Stove secara langsung di lokasi. Masyarakat diberikan kesempatan untuk melihat dan memahami proses pembakaran sampah minim asap serta manfaat yang dihasilkan dari penggunaan alat tersebut.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Roket Stove memiliki potensi sebagai sarana pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan. Masyarakat memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru mengenai cara mengurangi polusi udara serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Selain kegiatan utama, mahasiswa KKN Universitas Lampung juga melakukan pendampingan, dokumentasi, serta edukasi lanjutan terkait pengelolaan sampah dan pentingnya keberlanjutan penggunaan Roket Stove sebagai fasilitas bersama.
Respon masyarakat terhadap program ini sangat positif. Masyarakat menyambut baik kehadiran Roket Stove dan menunjukkan antusiasme tinggi sejak tahap persiapan hingga peresmian. Dukungan masyarakat terlihat dari keterlibatan aktif dalam proses pembuatan dan pemeliharaan fasilitas tersebut.
Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap Roket Stove yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara optimal, dijaga bersama, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Campang Raya dalam mengurangi penumpukan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
