Komite Pewarta Independen (KoPI) Tekankan Edukasi UMKM soal Risiko Steples di Makanan

Lampung — Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP-KoPI) sukses menggelar KoPI Discussion yang mengangkat topik penting: “Bahaya Penggunaan Steples pada Makanan”, di Aula Kampus Universitas Tulang Bawang (UTB), Bandar Lampung, Sabtu (3/5).

Diskusi ini menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintahan, lembaga profesi, hingga organisasi konsumen, antara lain Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung Ahmad Saifullah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung dr. Josi Harnos, Ketua DPRD Provinsi Lampung yang diwakili oleh Wakil Komisi I DPRD Lampung Ade Utami, serta Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung Ahmad Subadra.

Foto: Dok. KoPI

Acara yang dimoderatori oleh Herman Batin Mangku ini berlangsung dinamis, terutama pada sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta, yang terdiri dari para penggiat UMKM dan mahasiswa UTB. Fokus utama diskusi adalah mencari solusi terhadap praktik penggunaan steples dalam pengemasan makanan oleh pelaku usaha kecil, yang dinilai membahayakan konsumen.

Dalam pemaparannya, dr. Josi Harnos menjelaskan bahwa steples berbahan besi baja dapat menyebabkan cedera serius jika tertelan secara tidak sengaja. “Risikonya bukan hanya melukai mulut atau tenggorokan, tapi juga berpotensi merusak organ dalam,” ujarnya.

Foto: Dok. KoPI
Foto: Dok. KoPI

Sementara itu, Ketua YLKI Lampung, Ahmad Subadra, menekankan pentingnya aspek perlindungan konsumen. “Keamanan pangan adalah hak dasar konsumen. Penggunaan steples sangat bertentangan dengan prinsip tersebut,” katanya.

Ahmad Saifullah dari Diskominfotik Provinsi Lampung menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini dan berjanji akan menyampaikan hasil diskusi kepada Gubernur Lampung sebagai bahan pertimbangan untuk kebijakan ke depan. “Kami juga akan mendorong pelaku UMKM beralih ke metode pengemasan yang lebih aman, seperti sealer,” tuturnya.

Menyambung hal tersebut, Wakil Komisi I DPRD Lampung, Ade Utami, menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur secara khusus larangan penggunaan steples pada makanan.

Foto: Dok. KoPI
Foto: Dok. KoPI

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI), Jeffry Noviansyah, dalam sambutannya menyatakan harapannya agar Provinsi Lampung dapat menjadi pionir dalam memberikan edukasi dan membuat kebijakan yang melarang penggunaan steples pada makanan, khususnya di kalangan UMKM.

“Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga tentang membentuk budaya sadar pangan yang aman,” ujarnya.

Di akhir acara, seluruh jajaran panitia KoPI Discussion menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. *

Silaturahmi dan Halal Bihalal di Lamban Gedung Kuning, Ike Edwin Ajak Komite Pewarta Independen (KoPI) Diskusi Budaya dan Sejarah Lampung

LAMPUNG – Mantan Kapolda Lampung, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., yang akrab disapa Dang Ike, mengundang beberapa perwakilan dari Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) untuk berdiskusi sekaligus melakukan silahturahmi dalam acara halal bihalal dan makan malam bersama di kediamannya yang bernuansa budaya, Lamban Gedung Kuning (LGK), yang terletak di Jalan Pangeran Suhaimi, Sukarame, Kota Bandar Lampung, pada Senin, 7 April 2025.

Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus DPP KoPI, di antaranya Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) Jeffry Noviansyah, Sekretaris Jenderal Bambang SP, Bendahara Ida Rahayuningsih, Humas Sugiarto, serta Iffah Yulianti Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Kehadiran DPP KoPI di kediaman Dang Ike tidak hanya melakukan silaturahmi, tetapi juga membahas sejumlah topik penting yang menyangkut perkembangan sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

Diskusi yang digelar dalam suasana santai namun penuh makna ini menyentuh berbagai topik hangat yang menjadi perhatian publik, termasuk peran media dalam memperkenalkan budaya lokal, pengembangan sumber daya manusia, serta isu-isu terkini yang dihadapi oleh masyarakat Lampung. Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah pengangkatan Irjen Pol (Purn) Ike Edwin sebagai Dewan Pembina Komite Pewarta Independen, mengingat peran pentingnya dalam masyarakat, baik sebagai tokoh adat Lampung maupun sebagai mantan pemimpin yang memiliki segudang pengalaman di bidang kepolisian.

Dalam kesempatan yang penuh makna tersebut, Dang Ike juga berbagi pengetahuan tentang benda-benda sejarah yang ada di Lamban Gedung Kuning, yang merupakan rumah budaya dengan koleksi warisan sejarah Lampung. Ia dengan antusias mengajak perwakilan DPP KoPI dan Ormas Gerakan Rakyat (GR) yang juga turut hadir untuk mengenal lebih dekat berbagai artefak yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, yang mencerminkan perjalanan panjang masyarakat Lampung. Benda-benda tersebut tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga sebagai warisan yang harus dijaga dan dilestarikan agar generasi mendatang dapat memahaminya.

Acara ini berlangsung dengan suasana akrab, penuh kehangatan, dan membangun komunikasi yang baik antara anggota DPP KoPI dan tokoh-tokoh Lampung, termasuk Dang Ike yang juga dikenal sebagai seorang tokoh adat yang aktif dalam pelestarian budaya Lampung. Diskusi yang dibangun dalam suasana kekeluargaan ini juga menjadi wadah bagi pertukaran ide serta harapan terhadap kemajuan Lampung di masa depan.

Tidak hanya berfokus pada masalah sosial dan budaya, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama antara media dan masyarakat dalam menciptakan pemberdayaan yang lebih luas.

Pertemuan ini juga menunjukkan pentingnya dialog antara berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, media, dan pengurus organisasi seperti DPP KoPI, untuk bersama-sama membangun dan memajukan Lampung melalui pendekatan budaya, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta dalam diskusi ini akan mempererat hubungan antar masyarakat dan turut berkontribusi dalam menciptakan Lampung yang lebih baik. (Jef)

Komite Pewarta Independen (KoPI) Gelar Buka Puasa Bersama untuk Pererat Silaturahmi Persaudaraan di Bulan Ramadan

Lampung – Dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) mengadakan acara buka puasa bersama di D’Obong Kitchen pada Jumat, 14 Maret 2025.

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI), Jeffry Noviansyah menjelaskan, bahwa acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat hubungan persaudaraan antar sesama pewarta yang tergabung di KoPI.

“Kami ingin menjadikan Ramadan sebagai waktu yang penuh makna, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar anggota. Acara ini juga menjadi tempat untuk berdiskusi mengenai perkembangan dunia jurnalistik dan agenda KoPI kedepan,” ujar Jeffry yang didampingi Sekretaris, Bambang SP.

Melalui kegiatan ini, KoPI berharap dapat terus menjaga solidaritas dan meningkatkan semangat profesionalisme di kalangan pewarta independen.

“Acara ini juga menjadi bukti bahwa kebersamaan dan silaturahmi adalah nilai yang selalu dijaga dalam komunitas jurnalis yang tergabung di KoPI,” tambahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh pengurus dan anggota KoPI yang merayakan kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. (*)

Komite Pewarta Independen (KoPI) Ucapkan Selamat kepada Eva Dwiana – Deddy Amarullah yang Unggul dalam Penghitungan Sementara Pilkada 2024

Bandar Lampung, (KoPI) — Komite Pewarta Independen (KoPI) mengucapkan selamat kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung nomor urut 02, Eva Dwiana – Deddy Amarullah, yang unggul dalam penghitungan sementara Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. Keunggulan ini mereka raih atas pasangan calon nomor urut 01, Reihana – Aryodhia, berdasarkan hasil survei dari beberapa lembaga survei pada Rabu, [27/11/24].

Menurut hasil sementara yang dirilis oleh lembaga-lembaga survei terkemuka, pasangan Eva – Deddy menunjukkan perolehan suara yang signifikan, sementara pasangan Reihana – Aryodhia berada di posisi kedua. Keunggulan sementara ini memperlihatkan dukungan luas dari masyarakat Bandar Lampung terhadap visi dan misi yang ditawarkan oleh pasangan calon nomor urut 02.

Ketua Komite Pewarta Independen (KoPI), Jeffry Noviansyah, memberikan apresiasi kepada pasangan Eva Dwiana – Deddy Amarullah atas pencapaian ini.

“Kami (KoPI) mengucapkan selamat kepada Bunda Eva dan Pak Deddy atas keunggulan sementara yang diperoleh. Ini adalah hasil yang membanggakan dan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap program-program yang mereka tawarkan,” kata Jeffry.

Jeffry juga mengingatkan agar seluruh proses pilkada ini tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Meskipun pasangan Eva – Deddy unggul sementara, ia menekankan bahwa penghitungan resmi oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) masih akan menentukan hasil akhir. Oleh karena itu, Komite Pewarta Independen mengimbau agar semua pihak, termasuk calon dan pendukungnya, tetap menjaga suasana yang damai, aman, dan kondusif.

Dilain sisi, Sekretaris Komite Pewarta Independen, Bambang SP mengatakan, “Keberhasilan dalam penghitungan sementara ini tentu saja harus diikuti dengan kerja keras untuk menjaga integritas dan kesuksesan Pilkada secara keseluruhan. KoPI berharap seluruh proses berjalan transparan dan menghormati hak suara setiap warga Bandar Lampung,” ucapnya.

Komite Pewarta Independen juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung jalannya demokrasi yang sehat dan berintegritas, serta menantikan keputusan resmi dari KPU yang akan mengumumkan hasil akhir Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Bandar Lampung. [*]

Komite Pewarta Independen (KoPI) Lampung Siap Awasi Proses Pilkada Serentak 2024 di Lampung

Bandar LampungKomite Pewarta Independen (KoPI) Lampung, sebuah organisasi yang terdiri dari para jurnalis di Provinsi Lampung, menyatakan komitmennya untuk turut mengawasi jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 di Lampung. KoPI menilai pengawasan yang dilakukan oleh media sangat penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses demokrasi.

KoPI, yang selama ini aktif dalam memberikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat, akan mengerahkan para pengurus dan anggotanya untuk memantau pelaksanaan Pilkada di seluruh wilayah di Lampung. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh proses berlangsung dengan adil, tidak ada praktik kecurangan, serta untuk memberi ruang bagi masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tidak berpihak.

“Sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam penyebaran informasi, KoPI Lampung berkomitmen untuk membantu mengawasi Pilkada Serentak 2024. Kami ingin memastikan proses demokrasi ini berjalan dengan baik, transparan, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat,” ujar Humas KoPI Lampung, Sugiarto, di Sekretariat KoPI [Mako], Minggu [24/11/24].

KoPI Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada. Selain itu, mereka akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggara Pilkada dan lembaga pemantau independen lainnya, untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebagai organisasi yang berfokus pada pemberitaan yang benar dan tepat, kami meneruskan penyampaian Ketua KoPI Lampung, Jeffry Noviansyah, berharap dapat turut menyuarakan suara masyarakat. Kami akan mengawal semua tahapan Pilkada, mulai dari sosialisasi, pencalonan, kampanye, hingga pemungutan suara. Semua proses harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tambah Sugiarto.

Dengan komitmen tersebut, KoPI Lampung berharap proses Pilkada Serentak di Provinsi Lampung tahun 2024 akan berlangsung dengan transparansi, partisipasi aktif dari masyarakat, dan tanpa adanya praktik-praktik yang merugikan demokrasi. [*]

Komite Pewarta Independen (KoPI) Siap Bangun Organisasi yang Solid dan Terus Berinovasi

LAMPUNG – Komite Pewarta Independen (KoPI) terus bergerak maju untuk memperkuat organisasi dan menciptakan dampak positif bagi dunia jurnalistik. Di bawah kepemimpinan Jeffry Noviansyah, Komite Pewarta Independen memiliki visi besar untuk menjadi organisasi yang semakin solid dan relevan dengan perkembangan zaman. Salah satu langkah strategis yang akan menggodok dan melakukan pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang bertujuan untuk memperluas jaringan serta memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan anggota yang tersebar di berbagai daerah.

Jeffry Noviansyah mengungkapkan, bahwa soliditas dalam organisasi merupakan pondasi utama untuk mewujudkan cita-cita besar KoPI.

“Ke depan, KoPI harus lebih dari sekadar wadah bagi pewarta independen, tetapi juga menjadi organisasi yang memberikan dampak positif bagi pengembangan dunia jurnalistik di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota KoPI merasa terhubung, teredukasi, dan diberdayakan,” ujar Jeffry yang didampingi seluruh Pengurus dan Anggota. Senin [18/11/24]

Salah satu langkah penting yang tengah dipersiapkan oleh Komite Pewarta Independen adalah pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Dengan adanya DPD, Komite Pewarta Independen diharapkan dapat lebih mudah dalam mengkoordinasikan kegiatan di berbagai wilayah dan memberikan ruang yang lebih luas bagi pewarta di daerah untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

“Pembentukan DPD akan membuat KoPI semakin dekat dengan anggotanya di daerah, serta mempermudah distribusi informasi dan kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas organisasi secara keseluruhan,” kata Jeffry.

Selain itu, KoPI juga bertekad untuk terus berinovasi dan melahirkan ide-ide baru dalam menjalankan misi organisasi. Jeffry menegaskan bahwa KoPI tidak akan berhenti beradaptasi dengan perkembangan dunia media dan teknologi yang terus berubah.

“Inovasi dan ide-ide baru adalah kunci bagi kami untuk tetap relevan dan mampu menghadapi tantangan di masa depan. Kami akan selalu mencari cara untuk memberikan nilai lebih bagi anggota kami dan masyarakat luas melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif,” tambahnya.

Sejak didirikan, KoPI telah menjadi rumah bagi pewarta independen yang mengutamakan integritas, objektivitas, dan kualitas dalam setiap karya jurnalistiknya. Dengan langkah-langkah yang sudah dipersiapkan, diharapkan KoPI dapat terus tumbuh menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi perkembangan dunia media di Indonesia.

Dengan semangat untuk terus berinovasi dan memperkuat solidaritas, Komite Pewarta Independen siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kebebasan pers dan mengembangkan kewartawanan yang berkualitas di tanah air. [*]

Ciptakan Pilkada Damai, Komite Pewarta Independen (KoPI) Imbau Masyarakat Tak Ribut Soal Dukungan

Lampung – Mengingat Pilkada Serentak 2024 hanya tinggal beberapa minggu lagi, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Pewarta Independen (KoPI) akan selalu membantu memberikan imbauan positif kepada terkhusus masyarakat Provinsi Lampung soal fanatisme dukungan, hal tersebut dikatakan Ketua DPP KoPI, Jeffry Noviansyah saat rapat di Sekretariat (Mako) Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung pada Sabtu 28/09/2024.

Dijelaskannya, bahwa seluruh pengurus DPP KoPI akan selalu mendukung dan membantu penyelenggara pemilu 2024 dalam menetralisir masyarakat pemilih.

“Kita selaku DPP KoPI wajib mendukung dan membantu penyelenggara pemilu 2024 guna menetralisir masyarakat, dalam hal ini pemilih, baik secara langsung maupun melalui media sosial,” ucap Jeffry yang juga diamini pengurus lainnya.

Sebab menurutnya, hingga kini dirasa masih banyak di masyarakat yang beda pandangan/dukungan perdebatkan soal kelebihan calon piiihan dan serta sebaliknya.

“Bisa kita lihat, hingga sekarang masih saja banyak di masyarakat yang memperdebatkan kehebatan calonnya serta kelemahan calon lain yang tidak sependapat dengannya. Nah ini lah tugas kita bersama selaku pewarta memberi masukan dan imbauan kepada masyarakat. Politik itu harus kita ikuti dan pelajari, namun jangan sampai kebablasan yang kemudian nantinya bakal merugikan diri sendiri bahkan orang lain,” jelas Jeffry yang juga Pemimpin Redaksi Lampung7.com.

Ditambahkannya lagi, “Berharap kedepannya kita bisa membuka pola pikir masyarakat, agar pesta demokrasi yang kita semua rasakan lima tahunan di negara yang kita cintai ini, tidak selalu gaduh dan jadi ajang permusuhan, karna hidup damai itu lebih indah dan tentram,” ucapnya.

Diketahui bersama, Pilkada adalah agenda demokrasi daerah setiap 5 tahun, layaknya sebuah pesta, maka harus disambut gembira dan bahagia, hadapi dengan penuh senyum, riang gembira dan bangga.

“Mari kita tunjukkan, bangsa Indonesia mampu berdemokrasi secara dewasa, bertanggungjawab dan pada akhirnya tetap bersatu menyongsong Indonesia Emas 2045.” Pungkasnya.

Diketahui, DPP KoPI beranggotakan para pewarta, Jeffry Noviansyah, Marliadi, Ida Rahayuningsih, Febriantina, Bambang SP, Sugiarto, Wahyudi, Jamal, Mulyati, Asmarani, Endrawarti Ningsih, Oktavia Dewi Fatimah, dan Adi, *

Apa Yang Dicari Dalam Berorganisasi? (Opini)

Oleh: Jeffry Noviansyah (Pemimpin Redaksi LAMPUNG7.COM) Dalam pandangan umum, manusia adalah mahluk sosial, mahluk yang tak…

Pengurus dan Anggota DPW SWI Lampung Ngopi Bareng Bersama Tokoh Lampung, Dang Ike Edwin

Bandar Lampung | Tancap gas! dengan penuh keakraban, Dewan Pimpinan Wilayah Sekber Wartawan Indonesia (DPW SWI)…

Terima SK Kepengurusan, Jeffry Noviansyah dan Hersoli Sah Nahkodai DPW SWI Provinsi Lampung

LAMPUNG7COM – Bandar Lampung  | Jeffry Noviansyah, Pemimpin Redaksi Lampung7.com dan Hersoli Rizwan, Pemimpin Redaksi Media…