Wali Kota Eva Dwiana Buka Lomba Senam Kreasi Tabola Bale, Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan dan Pererat Solidaritas

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, resmi membuka Lomba Senam Kreasi Tabola Bale yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (09/11/2025) di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung serta Wakil Wali Kota Hj. Deddy Amarullah. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya kelompok yang ikut serta, mulai dari kategori pelajar, umum, klub senam, hingga instansi pemerintahan.

Paduan olahraga, seni dan budaya

Wali Kota Eva Dwiana Buka Lomba Senam Kreasi Tabola Bale, Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan dan Pererat Solidaritas

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa senam kreasi merupakan kegiatan positif yang memadukan olahraga dengan unsur seni dan budaya.

“Sehat itu mahal, tapi olahraga itu murah dan menyenangkan,” ujarnya.

Eva Dwiana berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi perlombaan semata, melainkan momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan serta mempererat silaturahmi antar komunitas senam dan masyarakat Kota Bandar Lampung.

“Inilah yang saya sebut solidaritas Kota Bandar Lampung yang terjalin dalam kegiatan positif.”

Junjung tinggi sportivitas

Wali Kota Eva Dwiana Buka Lomba Senam Kreasi Tabola Bale, Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan dan Pererat Solidaritas

Ia juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjunjung sportivitas dan menjaga ketertiban selama mengikuti lomba.

“Saya berharap lomba ini berjalan dengan tertib, sportif, dan meriah. Jadikan kegiatan ini sebagai investasi untuk kesehatan kita di masa depan,” harapnya.

Kegiatan berlangsung meriah dengan tampilan kreasi gerakan yang inovatif dari seluruh peserta, menciptakan suasana penuh semangat sebagai bagian dari perayaan Hari Sumpah Pemuda 2025.

Festival Kreasi GTK 2025: Guru Berkreasi, Pendidikan Lampung Melangkah Maju

Bandar Lampung — Suasana penuh antusiasme memenuhi Gedung Graha Mandala, Jalan Pagar Alam, Kedaton, Sabtu (8/11/2025). Ribuan guru, tenaga kependidikan, dan siswa dari 15 kabupaten/kota se-Lampung hadir dalam Festival Seni dan Kreasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2025. Ajang ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga ruang berekspresi, berbudaya, dan berinovasi.

Festival yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung dan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung ini juga menjadi momentum peresmian Gedung Balai GTK Provinsi Lampung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Eva Dwiana: Pendidikan Kuat, Masa Depan Lampung Hebat

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menekankan bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari kualitas pendidikan.

“Bandar Lampung adalah ibu kota provinsi. Jika pendidikan kita kuat, Insya Allah masa depan Lampung akan lebih hebat,” ujar Eva, disambut tepuk tangan meriah peserta.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, termasuk penyediaan program beasiswa bagi siswa kurang mampu maupun berprestasi, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung.
Eva juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa, serta menempatkan kepala sekolah sebagai pemimpin utama dalam meningkatkan kualitas sekolah.

“Kepala sekolah adalah benteng pertama. Tanpa pemimpin yang kuat, sekolah tidak akan maju,” tegasnya.

Kadis Pendidikan Provinsi Lampung: Guru Harus Merasa Aman dan Dihargai

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mewakili Pj. Gubernur Lampung, menegaskan bahwa guru adalah pilar dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Guru bukan hanya mengajar, tapi menjaga masa depan. Mereka harus merasa aman, dihargai, dan terlindungi,” ujar Thomas.

Ia menyampaikan tiga prinsip dasar dalam memperkuat profesi guru:

  1. Perlindungan dan rasa aman dalam bertugas

  2. Kepastian karier dan pengembangan kompetensi

  3. Lingkungan kerja yang mendukung kualitas pembelajaran

“Memuliakan guru berarti menyiapkan generasi emas Lampung,” tambahnya.

Tarian Nemui Nyimah Sambut Peserta

Festival dibuka dengan penampilan Tari Nemui Nyimah, yang menggambarkan filosofi keramahan dan keterbukaan masyarakat Lampung. Penampilan siswa-siswi ini menjadi simbol bahwa budaya dan pendidikan berjalan selaras dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Inovasi Guru, Harapan Baru Pendidikan

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Festival Kreasi GTK 2025 bukan sekadar panggung seni, melainkan wadah bagi guru untuk berbagi praktik baik, berkolaborasi, dan menghadirkan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini menegaskan:

  • Guru Lampung kreatif dan adaptif

  • Budaya menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa

  • Pemerintah hadir mendukung kemajuan pendidikan

  • Sinergi lintas daerah semakin kuat

Festival ditutup dengan harapan bahwa ruang berkarya seperti ini terus berlanjut dan menjadi pemantik lahirnya inovasi baru.

Dari ruang kelas dan karya para guru inilah masa depan Lampung — bahkan Indonesia — dibangun.

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan Festival Seni dan Kreasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 Se-Provinsi Lampung. Acara berlangsung di Gedung Graha Mandala, Jalan Pagar Alam, Kota Bandar Lampung, Sabtu (8/11/2025).

Festival ini diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, dan siswa berbakat dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, sekaligus menjadi momentum peresmian Balai GTK Provinsi Lampung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Eva Dwiana: Pendidikan Berkualitas Wujudkan Lampung Maju

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Jika pendidikan di Bandar Lampung baik, Insya Allah semuanya akan baik,” ujar Eva.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk penyediaan program beasiswa bagi siswa berprestasi maupun yang kurang mampu.

Eva mengajak seluruh pihak — guru, siswa, dan orang tua — untuk bersinergi dalam membangun generasi yang unggul. “Kepala sekolah adalah garda terdepan dalam menjaga mutu pendidikan. Mari kita bersama memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak Lampung,” tegasnya.

Pemprov Lampung: Guru Harus Aman dan Terlindungi

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Mewakili Pj. Gubernur Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival ini.

“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi ruang bagi guru untuk saling belajar, berkreasi, dan menginspirasi. Guru harus merasa aman, nyaman, dan terlindungi agar dapat fokus mencetak generasi emas Lampung,” ujar Thomas.

Menurutnya, perlindungan profesional, kepastian karier, serta lingkungan sekolah yang kondusif menjadi hal penting untuk mendukung produktivitas guru.

Meriah dengan Tarian Adat Lampung

Acara dibuka dengan penampilan tarian “Nemui Nyimah”, yang menggambarkan filosofi keramahan dan keterbukaan masyarakat Lampung. Penampilan dari siswa-siswi ini mendapat sambutan meriah dari peserta dan tamu undangan.

Mendorong Guru Inovatif dan Kreatif

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Melalui Festival Kreasi GTK 2025, pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi tenaga pendidik sekaligus menginspirasi munculnya inovasi dalam dunia pendidikan.

Festival ini ditujukan untuk:

  • Mendorong guru terus berinovasi

  • Menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik terbaik

  • Meningkatkan kreativitas GTK dalam proses pembelajaran

  • Menyiapkan generasi Lampung yang unggul dan berdaya saing

“Melalui karya dan dedikasi guru, masa depan pendidikan Lampung akan semakin gemilang,” tutup Thomas.

Wali Kota Eva Dwiana Terima Penghargaan dari BPS saat Peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungan dan kontribusinya dalam penguatan penyediaan data statistik dan pemanfaatan data untuk pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diberikan saat peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di Kantor BPS Kota Bandar Lampung, Jumat (7/11/2025).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, disaksikan Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono, dan jajaran tamu undangan.

Apresiasi Kepala BPS Provinsi Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Terima Penghargaan dari BPS saat Peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu

Dalam sambutannya, Kepala BPS Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung yang aktif memanfaatkan data dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan statistik.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang terus bersinergi dengan BPS dalam menghadirkan data berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan,” ujar Ahmadriswan Nasution.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menegaskan pentingnya keberadaan BPS sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Hadirnya BPS sangat membantu pemerintah, terutama dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai dan indikator yang menjadi bagian dari asesmen BPS, hingga ke tingkat RT dan lingkungan,” ujar Eva Dwiana.

Kolaborasi antara pemerintah dan BPS

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Ia mengatakan, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan BPS akan menghasilkan data yang akurat dan berkelanjutan. Data tersebut menjadi dasar penting dalam menyusun program pembangunan serta menyelesaikan persoalan masyarakat secara tepat sasaran.

“Kita harus mengetahui informasi tentang kondisi Kota Bandar Lampung secara jelas. Dengan data yang lengkap, Insyaallah semua masalah bisa kita kerjakan dan kita selesaikan. Harapan kita, Bandar Lampung menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan informasi dari BPS,” tambahnya.

Acara peresmian diakhiri dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST), yang kini siap melayani kebutuhan data masyarakat, akademisi, dan berbagai instansi.

Dengan adanya gedung PST dan penguatan sinergi antara Pemerintah Kota dan BPS, diharapkan pemanfaatan data semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah berbasis informasi yang valid dan terukur.

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, meresmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung, Jumat (7/11/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, serta Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono.

Wali Kota berikan apresiasi

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana memberikan apresiasi atas hadirnya fasilitas pelayanan terintegrasi ini. Ia menilai keberadaan PST akan semakin memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mengakses data statistik yang akurat dan terbaru.

“Hadirnya BPS sangat membantu pemerintah, terutama dalam menyosialisasikan data dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari asesmen BPS, termasuk hingga tingkat RT dan lingkungan,” ujar Eva Dwiana.

Sinergi antara pemerintah daerah dan BPS

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS sangat penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Dengan data yang valid dan diperbarui secara berkala, pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat dan berbasis fakta.

“Kita harus mengetahui kondisi Kota Bandar Lampung secara menyeluruh. Dengan data yang jelas dan terukur, Insyaallah semua permasalahan dapat kita kerjakan dan kita selesaikan. Harapan kita, Bandar Lampung dapat menjadi kota yang terdepan dalam menyelesaikan isu dan permasalahan berdasarkan informasi dari BPS,” tambahnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025 yang digelar di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan dengan tema “Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan.”

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota tidak hanya memimpin jalannya apel, tetapi juga menyapa langsung seluruh peserta upacara yang terdiri dari Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, camat, lurah, serta unsur TNI–Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas se-Kota Bandar Lampung.

Wali Kota beri apresiasi

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Dengan penuh semangat, Wali Kota memberikan apresiasi atas kesiapan seluruh peserta yang hadir. Kehadiran berbagai unsur lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketangguhan kota.

Dalam amanatnya, Eva Dwiana menegaskan bahwa semangat Hari Pahlawan harus menjadi inspirasi untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” tegasnya.

Menyiapkan langkah antisipasi

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Wali Kota juga mengimbau seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ia meminta setiap pemangku kepentingan menyiapkan langkah antisipasi dan memastikan koordinasi tetap berjalan dengan baik.

Apel gabungan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama TNI–Polri dalam upaya membangun kota yang tangguh terhadap bencana. Melalui kerja sama lintas sektor — pemerintah, relawan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat — diharapkan kesiapsiagaan semakin meningkat dan Bandar Lampung siap menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025 di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan”.

Apel gabungan ini diikuti oleh Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta unsur TNI–Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas se-Kota Bandar Lampung.

Semangat Hari Pahlawan

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa semangat Hari Pahlawan tidak hanya diperingati sebagai seremonial belaka, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga kota dan masyarakat.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Meningkatkan kewaspadaan

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ia menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana, kesiagaan personel, serta koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Kegiatan Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan TNI–Polri dalam membangun ketangguhan kota serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, relawan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat mewujudkan kota yang semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi tantangan ke depan.

Serangan Siber Kian Marak, Kementerian Komdigi Gelar Pelatihan Literasi Digital di Bandar Lampung

Bandar Lampung — Ancaman serangan siber di era digital semakin meningkat. Berbagai kasus kebocoran data, penipuan online, peretasan akun, hingga pencurian identitas digital terus bermunculan dan menyasar pengguna internet dari berbagai kalangan. Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) melalui program Pandu Literasi Digital menggelar pelatihan bertema “Melindungi Diri dengan Fitur Keamanan Digital”.

Pelatihan ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih cerdas dan aman dalam menggunakan teknologi digital. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung dan Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia.

Cara mengaktifkan verifikasi dua langkah

Kementerian Komdigi menegaskan bahwa pemahaman keamanan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat perlu mengetahui cara mengaktifkan verifikasi dua langkah, mengenali phishing, mengelola kata sandi yang kuat, serta menjaga jejak digital agar tidak dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya aktif menggunakan teknologi, tetapi juga mampu melindungi diri dari ancaman digital,” ujar perwakilan Program Pandu Literasi Digital dalam keterangannya.

Serangan Siber Kian Marak, Kementerian Komdigi Gelar Pelatihan Literasi Digital di Bandar Lampung

Pelatihan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta cukup melakukan pendaftaran melalui tautan:

s.komdigi.go.id/daftar11347
Kode Akses: LIDIGPPDN2

Mendapatkan sertifikat resmi 4JP

Peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai akan mendapatkan sertifikat resmi 4JP secara gratis dari BPSDM Komdigi.

Melalui program ini, Kementerian Komdigi berharap semakin banyak masyarakat yang melek literasi digital dan lebih siap menghadapi tantangan keamanan siber di era modern.

Wali Kota Eva Dwiana Paparkan Inovasi Daerah Bandar Lampung di Ajang IGA 2025

Jakarta — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memaparkan berbagai program dan inovasi unggulan daerah dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berinovasi dalam pelayanan publik

Dalam forum nasional tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Inovasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memberikan solusi yang cepat, tepat, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota Eva Dwiana Paparkan Inovasi Daerah Bandar Lampung di Ajang IGA 2025

Beberapa inovasi yang dipaparkan meliputi digitalisasi pelayanan publik, program pemberdayaan UMKM berbasis komunitas, serta penguatan ketahanan sosial dan lingkungan perkotaan. Eva Dwiana juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kota yang adaptif dan berdaya saing.

“Kami ingin menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, inovatif, dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kebijakan dan program pemerintah,” tambahnya.

Ajang IGA 2025 menampilkan hasil kerja dan inovasi

Ajang IGA 2025 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk menampilkan hasil kerja dan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.

Melalui partisipasi aktif di ajang ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan langkah nyata menuju kota yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung visi Indonesia Maju.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Upacara Tabur Bunga di Laut, bertempat di Ruang Rapat Inspektorat, Lantai 2 Kantor Wali Kota, Rabu (5/11/2025).

Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Sukarma Wijaya, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta lembaga terkait.

Sukseskan pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah dan memantapkan koordinasi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan di Kota Bandar Lampung agar berjalan khidmat, tertib, dan lancar.

Selain membahas teknis pelaksanaan Upacara Tabur Bunga di Laut, rapat juga membicarakan berbagai rangkaian kegiatan lainnya, seperti ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan acara penghormatan kepada para pejuang bangsa.

Drs. Sukarma Wijaya menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Momentum Hari Pahlawan harus menjadi ajang refleksi untuk memperkuat semangat nasionalisme, rasa persatuan, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Menjadi momen bermakna

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

Dengan sinergi dan kesiapan bersama, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap peringatan Hari Pahlawan 2025 dapat menjadi momen bermakna bagi seluruh masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui karya dan pengabdian nyata bagi bangsa dan daerah.

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

“Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan”

BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Apel Kebangsaan dan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025).

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, dan diikuti oleh Wakil Wali Kota Drs. H. Deddy Amarullah, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, camat, lurah, serta unsur TNI-Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, dan berbagai unsur masyarakat se-Kota Bandar Lampung.

Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa semangat kepahlawanan harus dimaknai sebagai panggilan untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, yang kerap terjadi pada musim hujan.

Apel ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Bandar Lampung untuk menegaskan komitmen dalam membangun ketangguhan kota melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, relawan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan Kota Bandar Lampung semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang, sejalan dengan semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih demi kebaikan bangsa dan negara.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, yang berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Kota Bandar Lampung, pada Selasa (4/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana diwakili oleh Wakil Wali Kota Drs. H. Deddy Amarullah, yang sekaligus membacakan sambutan resmi Wali Kota.

Deddy Amarullah menyampaikan apresiasi

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK RI atas pendampingan dan kolaborasi yang terus terjalin dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui penguatan sistem pengendalian internal, digitalisasi layanan publik dan keuangan daerah, serta peningkatan kapasitas aparatur,” ujar Deddy dalam sambutannya.

Langkah strategis untuk membangun budaya anti-korupsi

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan KPK RI bukan hanya sebatas evaluasi program, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun budaya anti-korupsi di semua lini pemerintahan.

Melalui sinergi berkelanjutan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap implementasi program pencegahan korupsi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang bersih.

Kegiatan rapat ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi, memperbaiki kelemahan sistem, dan memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai prinsip integritas dan akuntabilitas.

Wali Kota Eva Dwiana Minta Warga dan Pengurus Masjid Lebih Waspada Pasca Kasus Pelecehan di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Menyikapi kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan di salah satu masjid di Kota Bandar Lampung, Wali Kota Hj. Eva Dwiana meminta seluruh warga dan pengurus rumah ibadah agar meningkatkan kewaspadaan.

“Soal pencabulan itu sudah kita cek. Mohon maaf, kebetulan anaknya orang tidak mampu, dan pelakunya ternyata orang sekitar situ. Katanya pelaku ini ODGJ, tapi bunda akan cek dulu, benar atau tidak dia memang gangguan jiwa,” ujar Eva Dwiana, Selasa (4/11/2025).

Eva menegaskan, pengurus masjid harus lebih siaga menjaga lingkungan tempat ibadah, terutama pada waktu-waktu sepi. Ia juga menginstruksikan aparat keamanan untuk meningkatkan patroli rutin di wilayah masing-masing.

“Saya minta semua aparat di Kota Bandar Lampung untuk patroli siaga dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kejadian ini harus diberikan efek jera. Orang sedang beribadah saja diganggu, ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Wali Kota mengimbau kepada seluruh warga

Kasus Pelecehan di Masjid, Wali Kota Bandar Lampung Minta Warga Berhati-hati

Selain itu, Wali Kota juga mengimbau seluruh warga, terutama pengurus musala dan marbot masjid, agar aktif memantau situasi sekitar.

“Tolong awasi lingkungan masjid dan musala. Biasanya marbot itu tinggal di belakang musala, jadi bisa langsung memantau. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” katanya.

Eva menambahkan, meski secara umum situasi keamanan di Bandar Lampung tergolong kondusif, namun kewaspadaan tidak boleh menurun.

“Sebenarnya kota kita aman. Bhabinkamtibmas juga rutin keliling setiap hari. Tapi ke depan, bunda akan bicarakan secara khusus soal peningkatan keamanan di lingkungan ibadah,” ujarnya.

Ia pun berharap, kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang.

“Mudah-mudahan hal ini tidak terulang di Bandar Lampung. Masyarakat tidak boleh lengah,” tegasnya.

Fakta Terbaru: Pelaku Sering Menonton Film Dewasa

Kasus Pelecehan di Masjid, Wali Kota Bandar Lampung Minta Warga Berhati-hati

Sementara itu, perkembangan terbaru dari penyidikan mengungkap fakta baru terkait pelaku Thoriq (23), tersangka kasus pelecehan di masjid wilayah Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Telukbetung Selatan, AKP Galih Ramadhan Hariomursid, menjelaskan bahwa pelaku sering menonton konten film biru dari ponsel pribadinya sebelum melakukan aksi bejat tersebut.

“Tersangka Thoriq ini sering menonton dan memiliki film biru di handphonenya. Dari hasil pemeriksaan, tindakan pelecehan itu dilakukan karena pelaku terdorong setelah melihat pemeran dalam video tersebut mengenakan jilbab,” ungkap Galih, Senin (3/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku menyukai korban dan sering memperhatikan aktivitasnya di masjid. Thoriq juga kerap mengikuti kegiatan keagamaan di lokasi tersebut sebelum akhirnya melakukan aksi tidak senonoh.

Polisi telah menahan pelaku dan menjeratnya dengan pasal pencabulan di tempat ibadah, sementara korban kini mendapat pendampingan dari pihak keluarga dan lembaga perlindungan perempuan.

Tak Mau Kecolongan Lagi, Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Langsung Pekerjaan Jembatan

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, turun langsung meninjau progres perbaikan jembatan di Jalan Cendana, Kelurahan Rajabasa, pada Minggu (2/11/2025).
Langkah ini menjadi perhatian publik, mengingat biasanya orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu jarang turun langsung ke lapangan untuk mengecek proyek teknis.

Dalam kunjungannya, Eva menemukan sejumlah hal mendasar di lokasi pekerjaan dan langsung memberikan arahan tegas kepada pihak pelaksana agar perbaikan segera disempurnakan.

“Kita mau hasil yang bagus, bukan kerja dua kali. Bunda nggak mau tahu, besok jembatan ini harus sudah rapi dan kuat. Mau dibongkar atau disiasati bagaimana pun, yang penting hasilnya baik dan aman,” tegasnya, seperti dikutip dari unggahan di akun Instagram resminya, Senin (3/11/2025).

Eva menyoroti teknis pengerjaan

Tak Mau Kecolongan Lagi, Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Langsung Pekerjaan Jembatan

Eva juga menyoroti teknis pengerjaan di lapangan yang menurutnya harus mengikuti aturan konstruksi agar tidak membahayakan masyarakat.

“Tanah liat ini mudah gembur, jadi harus diberi jaring besar di bawahnya supaya tidak amblas. Kepala pondasi juga jangan terlalu makan badan sungai, nanti saat musim hujan air bisa menggerus bagian bawah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pelaksana proyek memprioritaskan perbaikan tanpa mengganggu akses warga.

“Perbaiki bagian yang rusak dulu, tapi pastikan mobil tetap bisa lewat. Jangan sampai warga susah karena perbaikan terlalu lama,” tambah Eva.

Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus meningkatkan pengawasan

Wali Kota menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus meningkatkan pengawasan terhadap setiap proyek pembangunan agar hasilnya kuat, rapi, dan sesuai standar.

“Jangan main-main dengan pekerjaan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Semua harus dilakukan dengan benar,” tegasnya.

Sumber di lingkungan Pemkot Bandar Lampung menyebut, langkah Eva turun langsung meninjau proyek merupakan bentuk antisipasi agar tidak terjadi lagi persoalan pada pekerjaan infrastruktur, seperti yang sempat ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tahun 2024 lalu ada 25 proyek Dinas PU yang bermasalah dan menjadi temuan BPK, dengan kelebihan bayar hampir Rp1,9 miliar. Bunda tidak mau kecolongan lagi hanya karena percaya laporan,” ujar seorang pejabat Pemkot yang enggan disebut namanya, Selasa (4/11/2025).

Ditemukan 21 paket peningkatan jalan dan 4 paket drainase di Dinas PU Bandar Lampung

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Nomor 28B/LHP/XVIII.BLP/05/2025 tanggal 23 Mei 2025, ditemukan 21 paket peningkatan jalan dan 4 paket drainase di Dinas PU Bandar Lampung yang mengalami kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi dengan nilai temuan sebesar Rp1.899.823.960,97.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas PU Bandar Lampung terkait status pengembalian kelebihan pembayaran tersebut.

Proyek Kereta Gantung Rp2,5 Triliun Masih Dibahas, Pemkot Bandar Lampung Optimistis Terwujud

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memastikan bahwa rencana investasi proyek kereta gantung dan sejumlah proyek strategis lainnya dengan total nilai Rp2,5 triliun masih dalam tahap pembahasan bersama pihak investor.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, menyampaikan pihaknya tetap optimistis proyek wisata unggulan tersebut akan terealisasi sesuai rencana.

“Insya Allah jadi, doakan saja,” ujar Dini saat ditemui di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin (3/11/2025).

Namun, Dini menegaskan bahwa ia tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kerja sama investasi tersebut.

“Untuk kapasitas menjawab ini bukan saya. Silakan tanyakan langsung kepada Ibu Wali Kota,” katanya.

Tersenyum dan Enggan Berkomentar

kg

Saat dikonfirmasi mengenai kabar kunjungan perwakilan Pemkot ke China untuk bertemu calon investor, Dini hanya tersenyum dan enggan berkomentar lebih jauh.

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sempat mengungkapkan bahwa proyek kereta gantung ini sepenuhnya akan dibiayai oleh investor asing tanpa menggunakan dana APBD. Proyek tersebut digadang-gadang akan menjadi ikon baru pariwisata Kota Tapis Berseri.

Kereta Gantung Menuju Air Terjun Batu Putu

Proyek Kereta Gantung Rp2,5 Triliun Masih Dibahas, Pemkot Bandar Lampung Optimistis Terwujud

Rencananya, jalur kereta gantung sepanjang 6,9 kilometer akan dibangun dari Rumah Dinas Wali Kota menuju Air Terjun Batu Putu. Proyek ini diharapkan menonjolkan panorama alam Bandar Lampung yang memadukan pemandangan kota, gunung, dan laut.

“Alhamdulillah, investor sangat antusias. Nanti kami akan memaparkan kembali detail proyek ini di Tiongkok karena mereka ingin mengetahui lebih banyak tentang potensi keindahan Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana dalam kesempatan sebelumnya.

Selain jalur utama kereta gantung, investor juga mengusulkan pembangunan hotel, restoran, dan eskalator menuju dasar air terjun sebagai fasilitas pendukung wisata.

Wali Kota Eva Dwiana meyakini, proyek bernilai triliunan rupiah ini akan memberi dampak besar terhadap perekonomian daerah, khususnya di sektor pariwisata dan lapangan kerja.

“Proyek ini bukan hanya untuk mempercantik kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kami mohon doa dan dukungan agar semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Teknis dan Skema Kerja Sama Masih Berlangsung

Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menambahkan bahwa pembahasan teknis dan skema kerja sama dengan pihak investor masih berlangsung.

“Masih dalam tahap penjajakan. Bulan ini kita bahas lebih lanjut, tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Yuhadi, mengaku hingga kini pihak legislatif belum menerima laporan resmi mengenai rencana proyek tersebut.

“Saya belum tahu jadi atau tidak, karena belum ada laporan resmi yang masuk ke kami,” katanya.

Proyek yang direncanakan menempati lahan sekitar dua hektare di kawasan Rumah Dinas Wali Kota ini disebut akan menjadi kereta gantung pertama di Provinsi Lampung, dengan kapasitas 6–7 orang per kabin, menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan wisatawan.

“Pemerintah menyediakan lahan, sementara pendanaan sepenuhnya dari pihak investor. Dengan skema bagi hasil yang optimal, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi daya tarik wisata unggulan,” tutup Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan 14 Kafe Tak Berizin di Sekitar PKOR Way Halim

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan 14 lokasi kafe dan warung yang diduga beroperasi tanpa izin serta meresahkan warga di kawasan PKOR Way Halim, Senin (3/11/2025).

Tindak lanjut atas laporan masyarakat

Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki, mengatakan langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas di lokasi tersebut.

“Kami telah melakukan penertiban tempat yang diduga warung atau kafe remang-remang di sekitar PKOR, Kecamatan Way Halim. Penertiban ini berdasarkan aduan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan tempat tersebut,” ujar Nurizki.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembongkaran, pihak Satpol PP telah melakukan monitoring dan pendataan beberapa kali untuk memastikan keberadaan aktivitas yang dinilai tidak sesuai aturan.

“Kami sudah beberapa kali melakukan pengawasan ke lapangan. Setelah mendapat bukti cukup, baru kami lakukan tindakan penertiban,” jelasnya.

Nurizki menegaskan, Satpol PP akan terus melakukan patroli rutin di kawasan PKOR Way Halim agar tidak ada lagi aktivitas serupa yang meresahkan warga.

“Kami berharap tiang-tiang bangunan yang masih berdiri dapat segera dibersihkan oleh pemiliknya, dan tidak ada lagi kafe atau warung remang-remang di sekitar kawasan tersebut,” tegasnya.

Pemkot gandeng aparat TNI-Polri dan perangkat wilayah

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan 14 Kafe Tak Berizin di Sekitar PKOR Way Halim

Dalam pelaksanaan penertiban, Pemkot juga menggandeng aparat TNI-Polri dan perangkat wilayah, seperti Polsek, Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pamong, lurah, hingga linmas setempat.

“Kami berkoordinasi dengan semua pihak agar suasana di sekitar PKOR tetap kondusif. Setelah pembongkaran ini, kami harap camat dan lurah turut mengawasi agar tidak ada aktivitas serupa muncul kembali,” ujar Nurizki.

Pemkot Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat, terutama di kawasan yang menjadi ruang publik seperti PKOR Way Halim.

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Bandar Lampung – Sejumlah pelajar SMP di Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Lampung pada pekan lalu.

Kegiatan yang diikuti 120 pelajar SMP se-Provinsi Lampung ini menjadi ajang penting dalam upaya revitalisasi bahasa daerah (RBD). Dari kompetisi tersebut, enam pelajar asal Kota Bandar Lampung berhasil membawa pulang penghargaan di berbagai kategori lomba.

Mereka adalah:

  • Permata Putri N. dari SMPN 22 – Juara 2 Menulis Aksara Putri

  • Sabda Sayfush S.P. dari SMPN 2 – Juara Harapan 2 Cerpen Putra

  • Naura Salwa S. dari SMPN 16 – Juara Harapan 2 Cerpen Putri

  • M. Kenzie N. dari SMP Al Kautsar – Juara 2 Komedi Tunggal Putra

  • Raihan Abdullah R. dari SMP Al Kautsar – Juara 3 Pidato Putra

  • Andrea Vietnam Chen – Juara 3 Pidato Putri

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para pelajar tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih dan bangga atas prestasi adik-adik semua. Untuk para pemenang lomba pidato, komedi, dan bernyanyi akan kami tampilkan pada kegiatan numerasi dan literasi bulan November ini,” ujar Eka, Senin (3/11/2025).

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Eka yang juga menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bandar Lampung menegaskan komitmen Pemkot untuk terus mendukung semangat belajar dan berprestasi para pelajar.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh agar pelajar Bandar Lampung semakin semangat belajar dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Sementara itu, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Lampung Kota Bandar Lampung, Heriyadi, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan dan dukungan dari Pemkot Bandar Lampung melalui Disdikbud berjalan baik. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar pelajar SD dan SMP semakin termotivasi mengikuti FTBI, baik di tingkat kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda.

Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bansos Rp365 Juta untuk 69 Warga Terdampak Musibah

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp365 juta kepada 69 warga yang tengah menghadapi musibah. Bantuan ini diberikan secara langsung di Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) lantai 3, pada Senin (3/11/2025).

Dari total penerima, 20 orang merupakan warga yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan, sementara sisanya adalah korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung.

Sambutan Wali Kota Eva Dwiana

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penguat semangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bansos Rp365 Juta untuk 69 Warga Terdampak Musibah

Eva Dwiana juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dan tanggap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Insha Allah bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Bantuan Diberikan Bervariasi

Adapun besaran bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.

“Bagi warga yang sakit kita bantu Rp20 juta, ada juga yang menerima Rp10 juta, Rp15 juta, Rp17 juta, hingga Rp5 juta. Sementara untuk yang terdampak ringan, kita bantu Rp1 juta,” jelas Eva Dwiana.

Penerima Bantuan Terharu

Sementara itu, sejumlah penerima bantuan mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah kota.

“Kami sangat terbantu, ini besar sekali manfaatnya bagi kami,” ujar salah satu penerima bantuan.

Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Pemerintah Kota Bandar Lampung atas kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi warga yang sedang menghadapi musibah.

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali memberangkatkan jamaah program umrah gratis tahap kedua pada Senin (3/11/2025). Sebanyak 200 peserta, yang terdiri dari tokoh agama, guru ngaji, marbot masjid, dan warga berprestasi, dilepas langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di halaman Kantor Pemkot Tapis Berseri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa program umrah gratis merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur Pemkot Bandar Lampung kepada masyarakat.

“Program ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi wujud nyata kepedulian Pemkot kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan, bukan hanya dalam hal kesejahteraan, tetapi juga kebahagiaan batin,” ujar Eva.

Program bermanfaat

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Eva menambahkan, Pemkot Bandar Lampung akan terus berkomitmen menghadirkan program yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Selama ini kita punya banyak program untuk kesejahteraan, namun kali ini juga ada program untuk kebahagiaan hati. Mudah-mudahan perjalanan ini membawa keberkahan bagi semua jamaah dan bagi Kota Bandar Lampung,” imbuhnya.

Wali kota yang akrab disapa Bunda Eva itu juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjadikan ibadah umrah ini sebagai momentum memperkuat keimanan dan akhlak mulia.

“Luruskan niat, jaga akhlakul karimah, dan manfaatkan kesempatan ini untuk berdoa bagi keluarga serta Kota Bandar Lampung agar selalu aman, maju, dan sejahtera,” pesannya.

Total jamaah umrah gratis tahun ini mencapai 530 orang

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menjelaskan bahwa total jamaah umrah gratis tahun ini mencapai 530 orang yang diberangkatkan dalam dua kloter.

“Kloter pertama telah berangkat beberapa waktu lalu sebanyak 300 jamaah, dan hari ini kloter kedua sebanyak 200 jamaah menyusul menuju Tanah Suci,” jelas Jhoni.

Program umrah gratis Pemkot Bandar Lampung ini menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah berkontribusi positif di bidang keagamaan dan sosial, sekaligus wujud komitmen Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin warganya.

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinator Pendidikan Bahasa Mandarin Lampung, pada Minggu (2/11/2025) di Golden Palace, Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, guru pendamping, serta para orang tua atas dedikasi dan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dan dukungan para guru serta orang tua yang telah membimbing mereka. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperluas wawasan generasi muda,” ujar Eva.

Menghadapi tantangan global

Wali Kota berharap penguasaan Bahasa Mandarin dapat menjadi bekal penting bagi para pelajar untuk menghadapi tantangan global dan memperluas kerja sama antarbangsa.

“Dengan menguasai bahasa asing, khususnya Bahasa Mandarin, anak-anak kita akan mampu memperluas wawasan, menjalin komunikasi lintas budaya, dan membangun kerja sama global di berbagai bidang,” katanya.

Apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025

Sementara itu, Ketua Badan Koordinator Pendidikan Bahasa Mandarin Lampung, Steven Cheng, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang selama ini selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan pembelajaran dan lomba Bahasa Mandarin di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Eva Dwiana yang selalu hadir di setiap kegiatan Bahasa Mandarin, meski di tengah kesibukannya. Dukungan beliau sangat berarti bagi perkembangan bahasa dan budaya Mandarin di Lampung,” ungkap Steven.

Mendorong minat belajar masyarakat

Steven juga menjelaskan bahwa perkembangan Bahasa Mandarin di Provinsi Lampung semakin pesat, dan pihaknya terus berupaya menciptakan berbagai kegiatan edukatif untuk mendorong minat belajar masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui lomba ini, kami ingin melatih mental anak-anak agar berani berbicara dan berbahasa Mandarin dengan baik. Harapannya, semakin banyak masyarakat Lampung yang tertarik mempelajari bahasa ini,” tambahnya.

Acara berlangsung meriah dan diikuti oleh pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dengan menampilkan kemampuan pidato, pelafalan, dan ekspresi berbahasa Mandarin yang memukau.