Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Bandar Lampung – Sejumlah pelajar SMP di Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Lampung pada pekan lalu.

Kegiatan yang diikuti 120 pelajar SMP se-Provinsi Lampung ini menjadi ajang penting dalam upaya revitalisasi bahasa daerah (RBD). Dari kompetisi tersebut, enam pelajar asal Kota Bandar Lampung berhasil membawa pulang penghargaan di berbagai kategori lomba.

Mereka adalah:

  • Permata Putri N. dari SMPN 22 – Juara 2 Menulis Aksara Putri

  • Sabda Sayfush S.P. dari SMPN 2 – Juara Harapan 2 Cerpen Putra

  • Naura Salwa S. dari SMPN 16 – Juara Harapan 2 Cerpen Putri

  • M. Kenzie N. dari SMP Al Kautsar – Juara 2 Komedi Tunggal Putra

  • Raihan Abdullah R. dari SMP Al Kautsar – Juara 3 Pidato Putra

  • Andrea Vietnam Chen – Juara 3 Pidato Putri

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para pelajar tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih dan bangga atas prestasi adik-adik semua. Untuk para pemenang lomba pidato, komedi, dan bernyanyi akan kami tampilkan pada kegiatan numerasi dan literasi bulan November ini,” ujar Eka, Senin (3/11/2025).

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Eka yang juga menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bandar Lampung menegaskan komitmen Pemkot untuk terus mendukung semangat belajar dan berprestasi para pelajar.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh agar pelajar Bandar Lampung semakin semangat belajar dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Sementara itu, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Lampung Kota Bandar Lampung, Heriyadi, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan dan dukungan dari Pemkot Bandar Lampung melalui Disdikbud berjalan baik. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar pelajar SD dan SMP semakin termotivasi mengikuti FTBI, baik di tingkat kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda.

Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bansos Rp365 Juta untuk 69 Warga Terdampak Musibah

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp365 juta kepada 69 warga yang tengah menghadapi musibah. Bantuan ini diberikan secara langsung di Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) lantai 3, pada Senin (3/11/2025).

Dari total penerima, 20 orang merupakan warga yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan, sementara sisanya adalah korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung.

Sambutan Wali Kota Eva Dwiana

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penguat semangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bansos Rp365 Juta untuk 69 Warga Terdampak Musibah

Eva Dwiana juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dan tanggap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Insha Allah bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Bantuan Diberikan Bervariasi

Adapun besaran bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.

“Bagi warga yang sakit kita bantu Rp20 juta, ada juga yang menerima Rp10 juta, Rp15 juta, Rp17 juta, hingga Rp5 juta. Sementara untuk yang terdampak ringan, kita bantu Rp1 juta,” jelas Eva Dwiana.

Penerima Bantuan Terharu

Sementara itu, sejumlah penerima bantuan mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah kota.

“Kami sangat terbantu, ini besar sekali manfaatnya bagi kami,” ujar salah satu penerima bantuan.

Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Pemerintah Kota Bandar Lampung atas kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi warga yang sedang menghadapi musibah.

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali memberangkatkan jamaah program umrah gratis tahap kedua pada Senin (3/11/2025). Sebanyak 200 peserta, yang terdiri dari tokoh agama, guru ngaji, marbot masjid, dan warga berprestasi, dilepas langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di halaman Kantor Pemkot Tapis Berseri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa program umrah gratis merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur Pemkot Bandar Lampung kepada masyarakat.

“Program ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi wujud nyata kepedulian Pemkot kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan, bukan hanya dalam hal kesejahteraan, tetapi juga kebahagiaan batin,” ujar Eva.

Program bermanfaat

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Eva menambahkan, Pemkot Bandar Lampung akan terus berkomitmen menghadirkan program yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Selama ini kita punya banyak program untuk kesejahteraan, namun kali ini juga ada program untuk kebahagiaan hati. Mudah-mudahan perjalanan ini membawa keberkahan bagi semua jamaah dan bagi Kota Bandar Lampung,” imbuhnya.

Wali kota yang akrab disapa Bunda Eva itu juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjadikan ibadah umrah ini sebagai momentum memperkuat keimanan dan akhlak mulia.

“Luruskan niat, jaga akhlakul karimah, dan manfaatkan kesempatan ini untuk berdoa bagi keluarga serta Kota Bandar Lampung agar selalu aman, maju, dan sejahtera,” pesannya.

Total jamaah umrah gratis tahun ini mencapai 530 orang

Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 200 Jamaah Umrah Gratis Tahap Kedua

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menjelaskan bahwa total jamaah umrah gratis tahun ini mencapai 530 orang yang diberangkatkan dalam dua kloter.

“Kloter pertama telah berangkat beberapa waktu lalu sebanyak 300 jamaah, dan hari ini kloter kedua sebanyak 200 jamaah menyusul menuju Tanah Suci,” jelas Jhoni.

Program umrah gratis Pemkot Bandar Lampung ini menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah berkontribusi positif di bidang keagamaan dan sosial, sekaligus wujud komitmen Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin warganya.

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinator Pendidikan Bahasa Mandarin Lampung, pada Minggu (2/11/2025) di Golden Palace, Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, guru pendamping, serta para orang tua atas dedikasi dan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dan dukungan para guru serta orang tua yang telah membimbing mereka. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperluas wawasan generasi muda,” ujar Eva.

Menghadapi tantangan global

Wali Kota berharap penguasaan Bahasa Mandarin dapat menjadi bekal penting bagi para pelajar untuk menghadapi tantangan global dan memperluas kerja sama antarbangsa.

“Dengan menguasai bahasa asing, khususnya Bahasa Mandarin, anak-anak kita akan mampu memperluas wawasan, menjalin komunikasi lintas budaya, dan membangun kerja sama global di berbagai bidang,” katanya.

Apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025

Sementara itu, Ketua Badan Koordinator Pendidikan Bahasa Mandarin Lampung, Steven Cheng, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang selama ini selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan pembelajaran dan lomba Bahasa Mandarin di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Eva Dwiana yang selalu hadir di setiap kegiatan Bahasa Mandarin, meski di tengah kesibukannya. Dukungan beliau sangat berarti bagi perkembangan bahasa dan budaya Mandarin di Lampung,” ungkap Steven.

Mendorong minat belajar masyarakat

Steven juga menjelaskan bahwa perkembangan Bahasa Mandarin di Provinsi Lampung semakin pesat, dan pihaknya terus berupaya menciptakan berbagai kegiatan edukatif untuk mendorong minat belajar masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui lomba ini, kami ingin melatih mental anak-anak agar berani berbicara dan berbahasa Mandarin dengan baik. Harapannya, semakin banyak masyarakat Lampung yang tertarik mempelajari bahasa ini,” tambahnya.

Acara berlangsung meriah dan diikuti oleh pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dengan menampilkan kemampuan pidato, pelafalan, dan ekspresi berbahasa Mandarin yang memukau.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Komisi Informasi Provinsi Lampung dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi 2025

Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima kunjungan visitasi dari Komisi Informasi Provinsi Lampung dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat UPTD PPA Kota Bandar Lampung pada Rabu (16/10/2025).

Visitasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian terhadap implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Sebelumnya, Bidang Komunikasi dan Informasi Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung telah menyelesaikan pengisian kuesioner monev sebagai salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Komisi Informasi Provinsi Lampung dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi 2025

Kedatangan tim Komisi Informasi Provinsi Lampung disambut langsung oleh Wali Kota Eva Dwiana. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komisi Informasi dalam mendorong penguatan transparansi di daerah.

Komitmen Wali Kota Eva

Wali Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Komisi Informasi Provinsi Lampung dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi 2025

Wali Kota Eva menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi adalah bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan akuntabel.

“Pemkot Bandar Lampung akan terus memperbaiki kualitas layanan informasi publik agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Komisi Informasi dalam mewujudkan keterbukaan informasi yang efektif dan berkesinambungan.

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bantuan Pembangunan Instansi Vertikal

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat sinergi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dengan memberikan bantuan pembangunan dan fasilitas operasional bagi instansi vertikal.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan program nasional di daerah.

Plt. Kepala Bapperida Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup pembangunan gedung kantor, penyediaan sarana-prasarana, serta kendaraan operasional, sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Pemkot Bandar Lampung memiliki tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pelayanan pemerintahan di daerah. Instansi vertikal merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang berperan penting dalam menyukseskan program nasional, seperti bidang pendidikan, pelayanan publik, dan pengawasan,” ujar Dini, Senin (29/9/2025).

Dini menegaskan, pemberian bantuan kepada instansi vertikal bukan hal baru. Pemkot secara konsisten mendukung penguatan layanan publik lintas sektor.

“Tahun ini, kami memberikan bantuan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan untuk UIN Raden Intan, pembangunan Kantor Kejati Lampung yang dilakukan bertahap pada 2025–2026, serta Kantor Kodim,’’ jelasnya.

Selain itu, Pemkot juga terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan dan drainase, sesuai kewenangan daerah.

“Pembangunan dilakukan berdasarkan skala prioritas, mengingat jumlah ruas jalan di Kota Bandar Lampung mencapai 407 ruas jalan kota dan 6.604 ruas jalan lingkungan,” tambah Dini.

Ia juga memastikan bahwa seluruh kewajiban pembayaran proyek infrastruktur kepada pihak ketiga tahun 2024 telah diselesaikan pada Mei 2025, sehingga tidak ada tunggakan yang membebani APBD.

“Seluruh hutang infrastruktur sudah tuntas. Ini menunjukkan komitmen Pemkot dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” tutupnya.

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.

Camat Teluk Betung Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa longsor berasal dari kawasan perbukitan di Pesawaran. “Air dan lumpur turun ke ruas jalan hingga menyebabkan jalur tertutup,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menambahkan Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun embung sebagai langkah pencegahan bencana serupa. “Sudah dilakukan penjajakan dan ditemukan beberapa titik lokasi yang memungkinkan,” jelasnya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan Pemkot telah menyalurkan makanan dan air mineral kepada warga terdampak. “Saat ini tim masih membersihkan sisa lumpur sekaligus menyalurkan makanan,” katanya.

Eva menambahkan, selain bantuan logistik, Pemkot juga akan memberikan bantuan uang tunai bagi rumah yang terdampak. “Pendataan sedang dilakukan. Setiap rumah yang terdampak akan menerima bantuan uang tunai,” tegasnya.

Wali Kota Eva Dwiana Lantik 266 PPPK Pemkot Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam prosesi yang berlangsung di Aula Gedung Semergo, Senin (28/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para pegawai yang telah lulus seleksi dan memenuhi seluruh tahapan administrasi dan uji kompetensi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang hari ini resmi dilantik sebagai PPPK,” ucap Wali Kota dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi PPPK bukanlah sesuatu yang instan, melainkan melalui proses panjang dan seleksi yang sangat ketat. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai yang telah diangkat untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan negara.

“Pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara. Tunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan integritas dalam setiap tugas,” tegasnya.

Wali kota juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kedisiplinan kerja. Ia berharap para pegawai, khususnya yang baru dilantik, dapat menjadi teladan baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

“Jangan nodai amanah yang telah diberikan. Jadilah sosok yang membanggakan, bukan hanya bagi institusi, tapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Apresiasi Karya Seni, Wali Kota Bandar Lampung Berangkatkan Seniman Mural ke Tanah Suci

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memberangkatkan tujuh seniman mural dari Komunitas Nusantara…

Pelayanan Gratis dan Responsif, Bandar Lampung Tuai Apresiasi dari Bima Arya

Bandar Lampung — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi atas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandar Lampung saat melakukan kunjungan mendadak (sidak) pada Rabu (28/5).

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menilai pelayanan publik di Kota Bandar Lampung menunjukkan kemajuan signifikan. Ia secara langsung mencoba sistem pelayanan administrasi kependudukan yang tersedia secara daring maupun luring.

“Pelayanannya bagus. Tadi saya mencoba bisa online, bisa juga offline. Jadi masyarakat bisa daftar dan cetak dokumen dari rumah,” ujar Bima Arya di hadapan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Bima Arya juga memberikan pujian atas layanan ambulans gratis 24 jam yang disediakan Pemerintah Kota. Menurutnya, fasilitas ini sangat membantu masyarakat dalam kondisi darurat. “Tadi saya lihat ada ambulans gratis di Tugu Adipura. Itu sangat bermanfaat,” tambahnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Wamendagri ke Kota Tapis Berseri. Ia menyebut bahwa kunjungan tersebut dilakukan secara mendadak dan langsung menuju ke MPP.

“Ini kunjungan yang mengejutkan, Pak Bima langsung ke mal pelayanan. Kami tentu senang karena ini jadi motivasi untuk terus berbenah,” ujar Eva.

Eva juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan gratis. “Semua pelayanan Disdukcapil gratis. Kami akan terus berinovasi agar pelayanan publik di Bandar Lampung semakin baik ke depannya,” tutupnya.

Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Lampung dalam acara yang digelar di Aula Krakatau, Kantor BPK RI Lampung, pada Senin, 26 Mei 2025.

Atas capaian ini, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali meraih predikat WTP. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung serta jajaran Pemerintah Kota. Prestasi ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus terus dijaga. Ia juga menyampaikan bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi Pemkot untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kita terus berupaya. Predikat WTP ini bukan hanya prestasi, tapi juga amanah yang harus dijaga dan dipertahankan,” tegasnya.

Dengan opini WTP ini, Pemkot Bandar Lampung menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap pengelolaan keuangan yang baik dan transparan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Eva Dwiana Hadiri Pertemuan Strategis di Kantor Staf Kepresidenan RI

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), melakukan kunjungan kerja ke Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP) pada Kamis, 22 Mei 2025.

Didampingi Ketua dan pengurus Apeksi, Eva Dwiana bertemu langsung dengan Kepala Staf Kepresidenan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn) A.M. Putranto di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut diawali dengan arahan dari Kepala Staf Kepresidenan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanggapan dari para kepala daerah yang mewakili berbagai asosiasi pemerintahan.

Dalam pertemuan tersebut, Eva menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung kemajuan bangsa.

“Pembangunan nasional tak akan tercapai tanpa sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah,” ujar Eva Dwiana.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat kerja sama, sekaligus membahas berbagai isu strategis dan program prioritas nasional yang tengah berjalan di era Presiden Prabowo Subianto.

“Isu yang dibahas meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelaksanaan program seperti Makan Bergizi Gratis,” tutupnya.

Bandar Lampung Gandeng Investor China Bangun Kereta Gantung Wisata Senilai Rp2,5 Triliun

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggandeng investor asal Tiongkok untuk membangun proyek kereta…

Pemkot Bandar Lampung Gencarkan Edukasi Anti Narkoba Lewat Satgas RETINA

BANDAR LAMPUNGWalikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Remaja Anti Narkoba, Anti Kekerasan, dan Anti Judi Online (RETINA) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung di Bumi Perkemahan Cabang Kota Bandar Lampung, Senin (19/5/2025).

Acara ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan bebas dari pengaruh negatif, seperti narkoba, kekerasan, dan judi online. Pelatihan ini diikuti oleh para pelajar dan perwakilan organisasi kepemudaan sebagai generasi perubahan di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi muda.

“Harapan kita, Kota Bandar Lampung bisa menjadi pacuan untuk anti narkoba, anti kekerasan, dan anti judi online. Kalau kita semua dari anak-anak, remaja, sampai orang tua mendapat sosialisasi dan edukasi, saya yakin Kota Bandar Lampung bisa menjadi kota yang bersih dari pengaruh-pengaruh negatif ini,” ujar Eva.

Walikota juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor di lingkungannya masing-masing dan menularkan semangat positif kepada sesama remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.

Turut hadir mendampingi Walikota dalam kegiatan tersebut yakni Kapolresta Bandar Lampung, Dandim 0410/KBL, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk wadah remaja peduli lingkungan sosial yang bersih, sehat, dan produktif, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan perjudian online.

Lapangan Tembak Indoor Pertama Hadir di Bandar Lampung, Eva Dwiana: Jadi Ikon Baru

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung tugas dan fungsi kepolisian dengan melakukan peletakan batu pertama tahap kedua pembangunan Gedung Satlantas dan Satintelkam Polresta Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Eva Dwiana mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya kembali proses pembangunan yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepolisian di kota ini. Tak hanya itu, ia juga mengumumkan kabar menggembirakan tentang pembangunan lapangan tembak indoor pertama di Bandar Lampung, yang akan menjadi bagian dari fasilitas Polresta.

“Alhamdulillah, suatu kebanggaan untuk Kota Bandar Lampung. Polresta akan membangun lapangan tembak indoor pertama yang ada di Bandar Lampung. Ini bisa dijadikan ikon, terutama saat ada lomba tembak. Kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke Pesawaran karena kita sudah punya fasilitasnya di sini. Harapannya pembangunan ini akan berlangsung selama 6 sampai 8 bulan,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota Eva juga menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan lanjutan dari komitmen Pemkot dalam mendukung Polresta Bandar Lampung. Ia menyebut bahwa hampir seluruh infrastruktur Polresta merupakan hasil sinergi yang erat dengan Pemerintah Kota.

“Ini bukan yang pertama kalinya Pemkot membangun untuk Polresta. Semua gedung yang ada adalah bentuk dukungan dari kami. Saya berharap kedua instansi terus saling support dan menjaga silaturahmi. Dengan menjalankan fungsi masing-masing, kita bisa membawa pembangunan dan ketertiban di Kota Bandar Lampung ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Pembangunan tahap ke-2 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan fasilitas kerja anggota kepolisian, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menciptakan kota yang aman, tertib, dan maju.

Genangan Air di Jalan Yos Sudarso, Pemkot Minta BPJN Ambil Peran

Bandar Lampung – Banjir melanda sejumlah titik di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Genangan air setinggi 30 cm membuat jalan terhambat dan arus lalu lintas terganggu pada Selasa (13/05/2025).

Tim reaksi cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyedotan air dengan alat pompa alkon. Namun, hingga air surut, tidak ada satu pun perwakilan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang datang untuk membantu.

“Jalan ini adalah kewenangan Balai. Pemerintah Kota Bandar Lampung selalu meminta agar saluran air di sepanjang jalan ini dibersihkan,” kata Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Selasa (13/05/2025).

Eva menyayangkan kurangnya perhatian dari BPJN Lampung dalam mengatasi bencana banjir di kota ini. Ia menambahkan bahwa hujan deras yang terjadi pada sore hari hanya menyebabkan genangan air di Jalan Yos Sudarso.

“Kolaborasi sangat penting dalam mengurangi dampak bencana banjir. Pemerintah Kota sudah menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya, tetapi kami berharap BPJN dapat lebih aktif bekerja sama,” tambah Eva Dwiana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, juga menegaskan pentingnya kerjasama antara Pemkot dan BPJN Lampung untuk melakukan normalisasi saluran air di wilayah tersebut.

“Saya dan Pak Camat sudah sering meminta bantuan BPJN Lampung, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan yang serius,” ujar Dedi Sutioso.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Pastikan Pembangunan Jalan Tirtayasa Dimulai Tahun Ini

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan bahwa pembangunan Jalan Tirtayasa di Kecamatan Sukabumi akan segera dimulai pada tahun 2025.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan jalan ini telah menjadi salah satu program prioritas pada tahun ini. “Pembangunan Jalan Tirtayasa merupakan program prioritas yang sudah dianggarkan dan akan segera dikerjakan pada tahun ini,” kata Eva Dwiana dalam pernyataannya pada Senin, 5 Mei 2025.

Lebih lanjut, Wali Kota Eva Dwiana menekankan pentingnya pembangunan jalan utama dan jalan lingkungan sebagai prioritas untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Pembangunan jalan ini menjadi salah satu fokus utama kami dalam meningkatkan fasilitas transportasi di Kota Bandar Lampung,” tambahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menyampaikan bahwa proses lelang untuk pengerjaan proyek ini sudah dilakukan. “Panjang jalan Tirtayasa yang akan diperbaiki sekitar 867 meter. Proses tender sedang berlangsung, dan pengerjaan jalan ini dipastikan akan dimulai tahun ini,” jelas Dedi.

Demi memperbaiki kondisi jalan yang sering dilalui oleh truk besar, Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana untuk memperbaiki jalan dengan menggunakan teknik rigid beton. “Pemkot telah mengalokasikan dana sekitar 5 miliar rupiah untuk pengecoran Jalan Tirtayasa,” kata Dedi menutup pembicaraan.

Saluran Air Baru Digarap Pemkot Bandar Lampung di Jalan Bahari Panjang Utara

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mengerjakan proyek pembangunan saluran air baru di kawasan Panjang Utara, Kecamatan Panjang. Pemasangan Box Culvert ini dilakukan di sepanjang Jalan Bahari yang baru-baru ini terkena dampak banjir. Proyek ini direncanakan sepanjang 300 meter.

“Proses pemasangan sudah dimulai. Kami akan membangun saluran air baru dengan menggunakan Box Culvert dan juga membersihkan saluran air yang lama,” ujar Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pada Sabtu (3/5/2025).

Walikota Eva Dwiana berharap, pihak PT. Pelindo dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota untuk mengurangi risiko banjir di Kelurahan Panjang Utara. “Sebelum air mengalir ke laut, salurannya melewati area Pelindo. Saya berharap mereka dapat memperlebar saluran air di area tersebut, minimal dua meter,” tambahnya.

Saat melakukan pemantauan pada Sabtu sore, Walikota Eva sempat merasa kesal karena akses jalan yang biasa digunakan oleh timnya untuk memeriksa saluran air yang sedang dilebarkan oleh Pelindo tertutup.

“Bagaimana kami bisa memeriksa kondisi saluran air kalau akses untuk memantau ditutup? Saya minta kerjasama lebih baik dalam penanganan bencana banjir di sini,” tegas Eva Dwiana.

Dukung Pemkot, Massa Aliansi Serukan Kritik Bijak dan Konstruktif

Bandar Lampung – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Bandar Lampung (AMBL) menggelar aksi damai yang dilanjutkan dengan audiensi bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sukarma Wijaya, pada Rabu (30/4/2025). Aksi dimulai dari Kantor Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung, dan berlanjut ke Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya dalam penanganan banjir. Mereka juga meluruskan isu bahwa aksi unjuk rasa sebelumnya yang mengatasnamakan masyarakat bukanlah representasi dari keseluruhan warga.

Koordinator aksi, Yudi Yudhistira, menegaskan bahwa berbagai langkah konkret telah dilakukan Pemkot dalam merespons bencana banjir, seperti evakuasi warga, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur penunjang seperti tanggul dan sistem drainase.

“Pemkot Bandar Lampung telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan yang nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Ini mencerminkan kepemimpinan yang proaktif dan responsif,” ujar Yudi.

Yudi juga menyayangkan beredarnya informasi negatif di media sosial yang dinilai tidak berdasar dan berpotensi merusak citra pemerintah. Ia mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan berlandaskan fakta.

“Kritik itu penting, tapi harus disampaikan secara objektif dan tidak provokatif. Mari kita jaga ruang publik agar tetap sehat dan beretika,” tambahnya.

AMBL juga memberikan penghargaan atas kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung yang dinilai turun langsung ke lapangan dan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kondisi masyarakat. Menurut mereka, hal tersebut mencerminkan keteladanan dan tanggung jawab seorang pemimpin daerah.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP, serta ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin demi kemajuan kota.

Soal Banjir, Eva Dwiana Siapkan Solusi dan Paparan untuk Massa Aksi

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapan untuk berdialog secara langsung dengan sekelompok warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (25/4/2025).

Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmennya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka dan transparan.

“Setelah acara, Bunda memang berencana menemui masyarakat yang sedang aksi. Awalnya mereka ingin berdialog, tapi setelah mereka berdiskusi internal, rencana pertemuan dibatalkan,” ujar Eva Dwiana saat dikonfirmasi.

Bunda Eva menambahkan bahwa Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan sejumlah langkah konkret terkait penanganan bencana banjir—yang menjadi salah satu isu yang disuarakan dalam aksi tersebut.

“Solusi penanganan banjir sudah Bunda siapkan. Mulai dari normalisasi saluran air, pembangunan embung, penertiban bangunan liar di atas aliran sungai, hingga penghijauan sebagai bentuk upaya jangka panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP, menjelaskan bahwa Wali Kota sempat datang ke kantor untuk menemui massa aksi setelah menyapa warga di Kecamatan Enggal.

“Namun ternyata, massa yang melakukan aksi sebagian besar berasal dari luar Kota Bandar Lampung. Saat Bunda sudah siap menemui, mereka justru membatalkan pertemuan dan membubarkan diri,” terang Rizki.