Unila Selenggarakan Ujian Simanila Mandiri 2025

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Ujian Simanila Mandiri hari pertama untuk empat jalur, yakni Simanila…

Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…

Mahasiswa IIB Darmajaya Raih Hibah Nasional PPK Ormawa 2025

BANDAR LAMPUNG – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menorehkan prestasi nasional. Sebanyak 15 mahasiswa…

Prodi S-1 Pendidikan Fisika Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…

Rektor Terima Audiensi Bupati Lampung Timur, Bahas Kerja Sama Strategis Pengembangan SDM

LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi…

FKIP Unila Gandeng NPDL Australia untuk Riset Kompetensi Global Guru Indonesia

Lampung — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) resmi menjalin kerja sama riset internasional dengan New Pedagogies for Deep Learning (NPDL) Australia dalam upaya memperkuat kompetensi global guru di Indonesia.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui proyek riset bertajuk “Investigating the Indonesian Teachers’ Global Competencies Profiles”, yang menjadi bagian dari program hibah riset internasional FKIP Unila tahun 2025. Proyek ini dipimpin oleh Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. (Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unila) bersama Dr. Chika Rahayu, dan menggandeng Max Drummy dari NPDL Australia sebagai mitra riset global.

Penelitian difokuskan pada pemetaan kompetensi global guru Indonesia berdasarkan kerangka Six Global Competencies milik NPDL, meliputi karakter, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, pemikiran kritis, dan kewarganegaraan global. Hasilnya diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan pelatihan guru yang lebih relevan dengan tantangan pendidikan global.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi FKIP sebagai pusat unggulan pendidikan internasional.

“Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong internasionalisasi riset dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan abad ke-21 di Indonesia,” ujar Albet.

Sementara itu, Yanuar Dwi Prastyo menilai kemitraan dengan NPDL memperkaya metodologi dan perspektif riset, sekaligus membuka peluang pertukaran praktik terbaik di tingkat global.

Penelitian ini akan berlangsung sepanjang tahun 2025 menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, termasuk survei, wawancara, dan analisis dokumen terhadap guru-guru di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, FKIP Unila diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam memperkuat kompetensi guru yang adaptif, kontekstual, dan berdaya saing global.

Unila Gelar Press Conference SMMPTN-Barat 2025

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) mengadakan sesi press conference hasil Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri…

Rektor Unila Hadiri Jalan Sehat HUT ke-343 Kota Bandar Lampung

LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN., Eng, bersama…

FKIP Unila Gelar Pelatihan Kepramukaan III, Tekankan Pembentukan Karakter Mahasiswa Baru

Lampung — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung kembali menyelenggarakan Pelatihan Singkat Kepramukaan III bagi mahasiswa angkatan 2024. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di Aula A FKIP Unila dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi FKIP, menjangkau 1.784 peserta dari 19 program studi.

Pelatihan ini bertujuan menguatkan persatuan dan kekeluargaan dalam lingkungan Gerakan Pramuka FKIP, serta menjadi ajang edukatif yang aplikatif dan menyenangkan bagi mahasiswa baru. Kegiatan juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan mempererat silaturahmi.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., beserta jajaran wakil dekan dan Gugus Depan Racana Unila. Hadir pula Joni Widodo dari Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP menyampaikan bahwa kepramukaan merupakan pendidikan nonformal yang sangat strategis dalam pembentukan karakter calon guru. “Mahasiswa tak hanya belajar kepemimpinan dan disiplin, tapi juga gotong royong dan tanggung jawab sosial,” ujar Albet.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Eng. Suripto, menambahkan bahwa Gerakan Pramuka memegang peran penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan. Ia mengapresiasi pelatihan ini sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh—spiritual, emosional, sosial, jasmani, dan rohani.

Sesi pelatihan menghadirkan materi bertajuk “Kapita Selekta Pendidikan Kepramukaan: Menjadi Guru Hebat Melalui Kepramukaan dan Deep Learning” oleh Joni Widodo. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama diskusi berlangsung.

Melalui kegiatan ini, FKIP Unila berharap dapat menginspirasi program pembinaan karakter lainnya, sekaligus memperkuat integrasi pendidikan formal dan nonformal demi mencetak lulusan yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pendidik profesional.

LPMPP Gelar Sosialisasi Program Magang Berdampak bagi Mahasiswa

LAMPUNG – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi program magang…

Pengumuman Hari ini, Penerimaan Murid Baru SMAN 3 Metro Lancar dan Sukses

Metro | Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)/Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 sedang berlangsung di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Lampung untuk jenjang SMA dan SMK. SPMB/PPDB SMA/SMK Lampung 2025 juga akan segera mengumumkan serentak hasil seleksi untuk sejumlah jalur pada Rabu, 25 Juni 2025.

Tak terkecuali SMA Negeri 3 Metro yang juga mengumumkan hasil seleksi secara serentak meliputi domisili, afirmasi, prestasi non-akademik, mutasi, serta mutasi anak guru.

Sedangkan, hasil seleksi jalur prestasi tes kemampuan akademik (SMA unggul) sudah diumumkan lebih dulu, yakni pada 14 Juni 2025.

Dikatakan kepala sekolah SMA Negeri 3 Metro Ibnu Budi Cahyana bahwa pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 3 berjalan dengan lancar dan sukses

“Walaupun ada beberapa kendala, tetapi secara garis besarnya sukses, kami laksanakan sudah sesuai dengan juknis dan arahan dari pimpinan, dalam hal ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Lampung,”ujar Ibnu Budi, di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2025).

Dirinya juga menyampaikan pesan dari Pak Kadis, agar semua kepala sekolah tegak lurus dengan aturan mulai dari Permendikbud no.3 th.2025 serta mempedomani juknis SPMB Dinas pendidikan dan kebudayaan lampung.

“Beliau juga mengajak agar kedepannya, melaksanakan sosialisasi secara masif agar masyarakat lebih memahami bahwa kalau mau masuk sekolah itu sekarang sistem nya sudah berubah. Tidak hanya mengandalkan jarak tetapi mengutamakan nilai,”ujar Ibnu Budi.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengumuman seleksi SPMB/PPDB SMA/SMK Lampung 2025 kali ini menjadi tahapan penting yang mesti diikuti peserta dan orang tua/wali.

“Setelah pengumuman itu, peserta yang dinyatakan lolos bisa segera menyiapkan diri untuk melakukan daftar ulang,”imbuh Ibnu Budi.

Pengumuman SPMB/PPDB SMA/SMK Provinsi Lampung 2025 dapat dicek secara online selama 24 jam pada Rabu, 25 Juni 2025. Calon murid maupun orang tua/wali, bisa mengunjungi laman SPMB Lampung 2025.

Kemudian siapkan data diri yang diperlukan, seperti nomor induk siswa nasional (NISN) hingga nomor peserta.

Lebih lanjut dijelaskan Ibnu Budi Cahyana, untuk Kota Metro ada 2 Sekolah yang masuk kategori SMA Unggul di Propinsi Lampung, yakni SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 1 Metro.

“Penerimaan Jalur Prestasi SMA Unggul ditentukan berdasarkan penggabungan nilai dari tiga komponen utama sebagaimana dijelaskan dalam juknis SPMB 2025, yaitu (1) Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan bobot 60%, (2) Nilai Rapor semester 1 s.d 5 dengan bobot 25%, dan (3) Piagam/sertifikat prestasi akademik dan non akademik dengan bobot 15%,” ucap Ibnu Budi.

Terkait Wilayah rayon domisili SMAN 3 Metro meliputi 6 kecamatan, yaitu kecamatan Metro Utara, Metro Pusat, Punggur, Trimurjo, Kotagajah dan Pekalongan, termasuk adanya perubahan saat pengumuman.

“SMA Negeri 3 Metro, untuk Tahun Pelajaran 2025/2026, menerima Murid sebanyak 324, dengan rincian dari jalur prestasi sebanyak 114 Murid , jalur domisili yang awalnya kuota sebanyak 97 Murid menjadi naik sebanyak 136 Murid, sisanya sebanyak 74 murid terdiri dari jalur afirmasi sebanyak 67 murid, Jalur Mutasi sebanyak 3 Murid dan jalur anak guru 4 murid,” ucap Ibnu Budi Cahyana.

Ditambahkannya, ada hal yang berbeda untuk jalur domisili, yaitu adanya penambahan kuota sebanyak 39 murid dikarenakan tidak terpenuhinya kuota jalur afirmasi, mutasi dan anak guru, sehingganya dilimpahkan ke kuota jalur Domisili.

“Jika pendaftar jalur Afirmasi, mutasi, dan anak guru, tidak terpenuhi kuotanya, maka sisa kuatanya dilimpahkan ke jalur domisili ,” pungkas Ibnu Budi Cahyana. | (Arif).

Luthfiyya Resmi Dilantik sebagai Gubernur BEM FISIP UNISAB, Siap Dorong Kemajuan Universitas

Lampung – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (UNISAB) resmi melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP untuk masa bakti 2025–2026. Prosesi pelantikan digelar secara khidmat di ruang 1 dan 2 FISIP UNISAB, Selasa (24/6/2025), menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan organisasi kemahasiswaan tersebut.

Luthfiyya Shoubuha Zarfa Cendanie, yang akrab disapa Pia, resmi menjabat sebagai Gubernur BEM FISIP UNISAB. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk memajukan kualitas sumber daya mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan minat dan bakat.

“Saya ingin fokus pada penguatan kapasitas mahasiswa dan mempererat sinergi antar lembaga kemahasiswaan di lingkungan UNISAB. Kami akan bekerja secara transparan dan bertanggung jawab untuk membawa kemajuan nyata bagi fakultas dan universitas,” ujar Pia.

Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan UNISAB membutuhkan kolaborasi dan kekompakan seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Tanpa kerja sama, visi besar untuk membesarkan nama kampus ini tidak akan tercapai. Kami ingin membawa UNISAB bersaing, minimal di tingkat provinsi, baik dari sisi kualitas SDM maupun prestasi lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pia menyatakan akan mendukung penuh agenda-program strategis yang telah dirancang oleh pihak rektorat.

“Kami siap mendukung dan menjalankan program-program unggulan universitas, agar mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNISAB, Dr. Raja Agung Kesuma ARC, SH., MH., yang hadir mewakili Rektor Dr. Sodirin, SE., MM., menegaskan pentingnya regenerasi dalam organisasi kemahasiswaan.

“Pelantikan ini menjadi tonggak penting untuk memastikan keberlanjutan dan kemajuan organisasi. Kami berharap kepengurusan BEM FISIP dapat bekerja sama dengan fakultas lain dalam membangun nama besar UNISAB,” ujarnya.

Dekan FISIP UNISAB, Eka Ubaya Taruna Rauf, S.Sos., M.Si., turut memberikan ucapan selamat dan harapan kepada pengurus baru.

“Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat menghadirkan semangat baru, membawa perubahan positif, dan menjalin kolaborasi aktif dengan seluruh elemen civitas akademika,” tegasnya.

Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran dekanat, dosen pembina, alumni, serta mahasiswa FISIP UNISAB. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme menyongsong kepemimpinan baru yang diharapkan membawa FISIP UNISAB ke arah yang lebih gemilang menuju generasi Indonesia Emas.

FKIP Unila Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi S-1 Pendidikan PPKn

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan asesmen lapangan akreditasi Program Studi S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan berlangsung di Kampus Pusat FKIP Unila sebagai bagian dari evaluasi untuk memastikan kesesuaian program studi dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Asesmen ini dihadiri oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas, termasuk para wakil rektor, dekan, ketua lembaga, kepala unit, serta dosen dan tenaga kependidikan.

Dua asesor dari LAMDIK, yakni Dr. A. Rosyid Al Atok, M.Pd., M.H. (Universitas Negeri Malang) dan Dr. Mariatul Kiptiah, M.Pd. (Universitas Lambung Mangkurat), melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek akademik, tata kelola, serta mutu layanan pendidikan di prodi tersebut.

Rektor Unila menekankan bahwa asesmen ini merupakan momentum reflektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
“Asesmen ini bukan sekadar administratif, tetapi juga ajang introspeksi dan penguatan mutu institusi secara menyeluruh,” ujar Lusmeilia.

Proses asesmen mencakup peninjauan dokumen, wawancara dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta observasi langsung terhadap fasilitas penunjang seperti ruang kelas dan laboratorium.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim akreditasi dan berharap Prodi S-1 PPKn dapat meraih predikat akreditasi Unggul sebagai wujud komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berkarakter.

Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, menandai kesungguhan FKIP Unila dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.

UPA LUK Gelar Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi bagi Mahasiswa

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Uji Kompetensi dan LSP‑P1, menyelenggarakan…

Formandibula FKIP Unila Sukses Gelar BIOFEST 2025, Perkuat Citra Pendidikan Biologi di Kancah Nasional

Lampung – Forum Mahasiswa Pendidikan Biologi (Formandibula) FKIP Universitas Lampung sukses menyelenggarakan Biology Festival (BIOFEST) 2025, yang menghadirkan rangkaian lomba akademik dan non-akademik tingkat SMA/MA se-Lampung dan nasional. Kegiatan berlangsung di Aula K FKIP Unila, dengan partisipasi aktif dari puluhan peserta serta dukungan penuh sivitas akademika.

Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, BIOFEST merupakan program rutin dari Divisi Minat dan Bakat Formandibula yang bertujuan menjadi wadah pengembangan potensi pelajar dan mahasiswa di bidang biologi. Tahun ini, BIOFEST mempertandingkan empat kategori lomba: Olimpiade Biologi, Lomba Esai, Poster Digital, dan Storytelling. Total peserta mencapai 80 orang, terdiri dari siswa SMA/MA, mahasiswa, dan peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak sekadar ajang kompetisi, BIOFEST juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unila kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, Formandibula berupaya mendorong eksistensi dan daya tarik program studi, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dan institusi.

“BIOFEST bukan hanya tentang lomba, tapi juga tentang membangun ruang kolaboratif dan kreatif bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang biologi dan pendidikan,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Dengan semangat inovatif dan kolaboratif, BIOFEST 2025 diharapkan terus menjadi agenda unggulan tahunan yang menjembatani hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya kecintaan generasi muda terhadap ilmu biologi dan dunia pendidikan.

Sekum KONI Metro Prihatin Juknis SPMB SMA Tahun 2025 Diskriminasi Terhadap Anak Prestasi Olahraga

Metro | SPMB SMA di Kota Metro memunculkan beragam keluhan dan polemik di tengah masyarakat berkaitan dengan penerimaan murid di Sekolah Unggul dimana sertifikat prestasi olahraga yang terkesan tidak berguna.

Hal tersebut juga memunculkan indikasi dugaan diskriminasi terhadap SPMB Yang memprioritaskan ranking pararel, karena untuk bisa mengikuti test pada Sekolah Unggul salah satunya syarat murid harus masuk dalam perangkingan paralel di SMP tempat murid sekolah.

Seperti yang diungkapkan sekretaris KONI Kota Metro Arif Budi Sulistyo, mewakili ketua KONI Ampian Bustami, bahwa melihat fenomena tersebut, KONI sebagai wadah atlet Olahraga merasa prihatin karena anak-anak atlet prestasi nggak bisa sekolah di sekolah Unggul.

“Di Juknis disebutkan, untuk calon murid yang bisa mendaftar dan ikut test pada sekolah Unggul harus masuk dalam perangkingan paralel pada sekolah asalnya, artinya itu merupakan password untuk bisa daftar ke sekolah unggul,” ucap Arif, di Kantor KONI Kota Metro, Jumat (20/6/2025).

Lebih lanjut, Arif menjelaskan diketahui untuk di Kota Metro ada 2 sekolah Unggul yakni SMAN 1 dan SMAN 3, dan untuk bisa sekolah di SMA Unggul harus mengikuti Test terlebih dahulu.

“Gimana mau ikut test, untuk daftar aja, sudah gugur dipersyaratan karena nggak masuk dalam rangking paralel,”ujar Arif.

Menurutnya, untuk anak-anak murid yang memiliki prestasi olahraga, sangat tidak mungkin mereka memiliki prestasi akademik, sehingganya anak prestasi olahraga merasa kecewa dengan proses SPMB tahun ini.

“Kemarin sebelum pembukaan pendaftaran SPMB, ada orangtua wali calon murid dan anaknya yang punya prestasi dari Cabor Yudo datang kesini kantor Koni, mereka sangat kecewa nggak bisa masuk ke sekolah unggul karena terganjal persyaratan dalam juknis, padahal prestasinya sudah sampai nasional, kita jadi prihatin lihatnya,”ungkap Arif.

“Harusnya juknisnya terpisah, artinya tetep dilakukan test masuk sekolah unggul, tapi tidak juga disatukan dengan anak prestasi akademik, ya mereka disatukan dengan sesama anak prestasi olahraga, sehingga adil, tidak seperti sekarang ini. Jujur, kami sangat prihatin dengan proses SPMB SMA tahun ini, karena anak-anak kami yang punya prestasi olahraga tidak bisa sekolah di sekolah unggul,”imbuh Arif.

Harapannya, untuk tahun depan ada perubahan Juknis yang bisa mengakomodir anak-anak atlet prestasi, sehingga mereka dapat juga masuk ke sekolah unggul.

“Kami sangat berharap kepada Dinas Pendidikan provinsi Lampung, untuk SPMB tahun depan Juknisnya bisa ada perubahan, sehingga anak-anak atlet prestasi tidak merasa Diskriminasi,”pungkas Arif. | (Gun).

Kepala Disdikbud Lampung Tanggapi Polemik Jalur Domisili di SPMB 2025

Lampung — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang baru menjabat, Thomas Americo, angkat bicara menanggapi kekhawatiran dan protes dari calon wali murid terkait kebijakan terbaru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, khususnya pada jalur domisili.

Kebijakan baru ini menuai keluhan lantaran mengubah prioritas seleksi jalur domisili dari jarak tempat tinggal ke sekolah menjadi berdasarkan nilai rapor akademik. Perubahan ini dianggap memunculkan ketidakadilan, terutama di kasus seperti SMAN 2 Bandar Lampung, di mana calon siswa yang tinggal hanya 50 meter dari sekolah justru tidak lolos, sementara yang berjarak hingga 2 kilometer diterima.

“Kami memahami perubahan ini menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan orang tua. Dulu, kedekatan tempat tinggal menjadi pertimbangan utama. Kini, itu menjadi faktor sekunder,” jelas Thomas Amirico dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025), melalui sambungan telepon.

Thomas menjelaskan, perubahan tersebut merupakan hasil penyesuaian kebijakan nasional melalui Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025, di mana sistem PPDB diganti menjadi SPMB. Dalam jalur domisili jenjang SMA, nilai akademik menjadi prioritas utama. Jika terdapat nilai yang sama, maka faktor jarak, usia, dan waktu pendaftaran menjadi penentu berikutnya.

“Kami tidak menutup mata. Keluhan masyarakat akan kami sampaikan langsung kepada Kementerian Pendidikan untuk evaluasi lebih lanjut,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa sistem seleksi jalur domisili kini menggunakan komponen nilai rapor SMP/MTs sederajat dari semester 1–5, ditambah indeks sekolah, dengan bobot 60% nilai rapor dan 40% indeks sekolah. Kebijakan ini hanya berlaku untuk jenjang SMA. Untuk SMK, sistem lama yang memprioritaskan jarak dengan kuota 15% tetap diterapkan.

75 Siswa dari 15 Kabupaten/Kota Ditetapkan sebagai Peserta Sekolah Rakyat Lampung

Lampung – Sebanyak 75 siswa dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai peserta didik…

Link dan Jadwal Daftar Ulang SPMB 2025, Wajib untuk Calon Siswa Baru

JAKARTA – Link daftar ulang SPMB 2025 menjadi salah satu informasi penting yang dinantikan calon peserta…

Disdikbud Lampung Imbau Guru SMP Jaga Objektivitas Penilaian Rapor

Lampung — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengimbau para guru Sekolah Menengah…