Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Pesawaran – Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-11, Media Lampung7.com bersama Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) dan para jurnalis Lampung menggelar acara gathering di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/8/2025).

Acara ini juga sekaligus menjadi ajang pembubaran panitia HUT Lampung7.com yang sebelumnya sukses digelar pada 09 Agustus 2025 di Asoka Luxury Hotel. Saat itu, DPP KoPI dan rekan-rekan media Lampung turut berperan besar dalam menyukseskan acara.

Pemimpin Redaksi Lampung7.com yang juga Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jurnalis yang selalu memberikan dukungan.

“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan jurnalis yang telah banyak membantu, baik saat persiapan maupun pelaksanaan acara HUT ke-11 lalu,” ungkapnya.

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Suasana gathering berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan berhadiah, seperti estafet air, lempar bola air dengan sarung, pindah sarung hingga memindahkan air menggunakan cangkir. Kegiatan ini kian mempererat kebersamaan antarjurnalis dan insan media.

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Adapun media yang turut serta dalam gathering ini di antaranya: Transsewu.com, Banyuwulu.com, Jurnalkota.net, Bensorinfo.com, Mitra TV, Wartaonelampung.com, Gariskomando.com, Lihatwarta.id, DialekNews.com, Lampung7.com, MediaRMD.com, Jurai.id, Pelitaekspres.com, dan Deklarasinews.com.

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Pemkab Lampung Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah di 17 Kecamatan

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 17 kecamatan, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Peluncuran GPM diawali melalui zoom meeting bersama Kementerian Pertanian yang diikuti lebih dari 4.663 kecamatan se-Indonesia. Di Lampung Selatan, kegiatan terpusat di Kantor Kecamatan Kalianda, dihadiri Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Dulkahar, jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, serta instansi terkait lainnya.

Usai peluncuran, bazar pangan murah langsung digelar serentak di seluruh titik kecamatan. Pada program ini, Pemkab Lampung Selatan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp11.500 per kilogram atau Rp57.500 per 5 kilogram, lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp62.500 per 5 kilogram.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, GPM merupakan langkah nyata pemerintah dalam menekan gejolak harga pangan, khususnya beras. “Kami ingin memastikan pangan, terutama beras, tetap terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya pelaksanaan program hingga ke tingkat kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Ia menyebut, dalam empat minggu terakhir, gerakan ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di 233 kabupaten/kota.

“Acara ini semata-mata untuk rakyat, agar beras tetap tersedia, terjangkau, dan tidak memberatkan masyarakat,” tegas Tito.

Melalui GPM, Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat semakin mudah memperoleh pangan pokok dengan harga bersahabat sekaligus membantu menekan potensi inflasi di daerah.

Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih penghargaan Stand Terbaik Kategori Inovatif pada penutupan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (30/8/2025).

Mengusung tema “Produk Lokal Menglobal”, stand Lampung Selatan berhasil menarik perhatian pengunjung sekaligus dewan juri. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Bagian Kerja Sama Setdakab Lampung Selatan, Muhammad Ali, mewakili Pemkab.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah Lampung Selatan mendapat penghargaan. Ini kami persembahkan untuk masyarakat dan seluruh tim perangkat daerah. Semoga menjadi motivasi untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Menurut Egi, penghargaan ini mencerminkan kerja sama seluruh jajaran Pemkab dalam mendorong pelayanan publik, pengembangan UMKM, serta promosi potensi daerah.

Dalam AOE 2025, Pemkab Lampung Selatan tidak hanya menampilkan produk UMKM unggulan seperti keripik pisang, tapis, hingga teh daun kelor, tetapi juga mengangkat potensi pariwisata dan budaya lokal sebagai daya tarik investasi serta destinasi unggulan Indonesia.

Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Tembus Pasar Internasional di AOE 2025

Tangerang – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menutup rangkaian kunjungan di Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 dengan menegaskan komitmennya mendorong UMKM dan pariwisata daerah agar semakin berdaya saing, bahkan hingga ke kancah internasional.

Acara yang berlangsung di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, 28–30 Agustus ini mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi pembangunan. Penutupan turut dihadiri Menko Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, yang menekankan pentingnya ekosistem pemberdayaan rakyat melalui UMKM.

Sejalan dengan itu, Bupati Egi memanfaatkan forum AOE 2025 untuk memperkenalkan produk unggulan Lampung Selatan, seperti keripik pisang, wedang jahe, olahan tepung pisang, Kelapa Puan Kalianda, teh daun kelor, tapis, hingga kerajinan lokal. Produk-produk tersebut sukses menarik perhatian pengunjung.

“Expo ini bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang belajar dan jejaring. Saya ingin UMKM Lampung Selatan semakin siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Egi.

Ia menambahkan, Pemkab Lampung Selatan terus memberi pendampingan nyata, mulai dari pelatihan, literasi keuangan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi, pengemasan, serta distribusi UMKM secara berkelanjutan.

Selain UMKM, Egi juga memperkenalkan potensi pariwisata Lampung Selatan yang kaya akan pantai, laut, gunung, hingga budaya lokal. Menurutnya, kombinasi tersebut menjadi modal penting dalam menarik investasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“UMKM dan pariwisata harus tumbuh bersama menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Menekan Inflasi dan Menjaga Ketahanan Pangan, GPM Digelar Serentak Di Lima Kecamatan Kota Metro

Metro | Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di lima kecamatan sebagai bagian dari program nasional untuk menekan inflasi dan menjaga ketahanan pangan. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Samber, Sabtu, (30/08/2025).

Wakil Wali Kota Metro Refieq Adi Pradana mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan akses bahan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan cabai merah, dengan harga yang sangat terjangkau dan stok yang cukup untuk seluruh masyarakat Kota Metro,” ujar Refieq.

Sementara itu, Kepala Bulog Kota Metro, Erman, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut disiapkan beras merek SPHP dengan kualitas medium yang dijual seharga Rp11.400 per kilogram.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk semakin memaksifkan penjualan beras dalam rangka mengendalikan kenaikan harga, menjaga ketersediaan beras, serta menghindari kelangkaan pangan, khususnya beras dan mendukung program Asta Cita dari Pak Prabowo terkait ketahanan pangan.

Berikut rincian harga pokok dalam GPM:
Beras: Rp11.400/kg
Minyak goreng: Rp15.500/kg
Gula pasir: Rp13.000/kg
Telur ayam: Rp26.000/kg
Bawang merah: Rp30.000/kg
Bawang putih: Rp34.000/kg
Cabai rawit dan cabai merah: Rp34.000/kg

“Untuk harganya beras ada di Rp11.400, minyak makan Rp15.500, gula pasir Rp13.000 per kilo, telur ayam Rp26.000 per kilo, bawang merah 30 ribu per kilo, bawang putih 34.000 per kilo, cabe rawit 34.000 per kilo dan cabe merah 34.000 per kilo,” ucap Erman.

Erman juga menegaskan, bahwa kegiatan SPHP akan terus berlangsung hingga akhir tahun, dengan stok beras yang cukup bahkan sangat mencukupi.

Erman menghimbau, kepada masyarakat Kota Metro agar tidak perlu khawatir saat berbelanja, karena ketersediaan beras, khususnya beras medium di Bulog, dipastikan aman.

Kepala bidang ketahanan pangan Vivi Puspitasari mengungkapkan, hari ini ada GPM serentak di 5 Kecamatan se-Kota Metro dan Tonase beras SPHP yang dikeluarkan sekitar 10 ton.

“Seperti yang disampaikan di dalam zoom bahwa gerakan pangan murah ini akan terus dilakukan dalam rangka untuk menjaga kestabilan harga sampai bulan Desember. Dalam waktu dekat, akan diadakan penyaluran beras di Lapangan Banjarsari, tepatnya pada hari Senin, tanggal 1. Akan disalurkan beras TTI (Toko Tani Indonesia), yaitu beras subsidi dari pemerintah dengan harga Rp11.500 per kilogram,” ungkap Vivi.

Lebih lanjut Vivi menjelaskani, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) juga akan menggelar kembali Gerakan Pangan Murah pada hari Jumat, tanggal 12 September, yang juga akan berlangsung di Lapangan Banjarsari.| (Rio).

1.271 Warga Bandar Lampung Terima Bantuan Tunai Rp250 Ribu per Rumah

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025).

Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, atas arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
“Bunda Eva memerintahkan seluruh OPD turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air mineral, serta uang tunai,” jelas Wilson.

Wilson menambahkan, makanan dan minuman telah disalurkan sejak pagi, sementara uang tunai sebesar Rp250 ribu per rumah diberikan kepada 1.271 warga terdampak. Ia juga menyebutkan Pemkot akan menyalurkan bantuan beras pada minggu mendatang.

Salah seorang warga, Warsini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Pemkot.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bunda Eva dan Pemkot Bandar Lampung,” ujarnya.

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.

Camat Teluk Betung Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa longsor berasal dari kawasan perbukitan di Pesawaran. “Air dan lumpur turun ke ruas jalan hingga menyebabkan jalur tertutup,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menambahkan Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun embung sebagai langkah pencegahan bencana serupa. “Sudah dilakukan penjajakan dan ditemukan beberapa titik lokasi yang memungkinkan,” jelasnya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan Pemkot telah menyalurkan makanan dan air mineral kepada warga terdampak. “Saat ini tim masih membersihkan sisa lumpur sekaligus menyalurkan makanan,” katanya.

Eva menambahkan, selain bantuan logistik, Pemkot juga akan memberikan bantuan uang tunai bagi rumah yang terdampak. “Pendataan sedang dilakukan. Setiap rumah yang terdampak akan menerima bantuan uang tunai,” tegasnya.

PLN Gelar Apel Bakti PDKB di Tulang Bawang, Pastikan Listrik Andal Jelang Hari Pelanggan Nasional

Tulang Bawang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Pembukaan Bakti PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) Tahap III Tahun 2025 di Lapangan Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Kegiatan pemeliharaan gabungan oleh tim elite PLN ini digelar sebagai bentuk komitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan dan menjamin layanan berkualitas menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN) pada 4 September 2025.

Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Muhammad Khadafi, menjelaskan Bakti PDKB tahap III dilaksanakan di wilayah kerja PLN UP3 Kotabumi, tepatnya di ULP Menggala dan ULP Mesuji, dengan total 85 titik pekerjaan. Pemeliharaan ini melibatkan Tim PDKB dari UP3 Tanjung Karang, Metro, dan Kotabumi.

“Dari pemeliharaan preventif dan korektif di 85 titik tersebut, diperkirakan mampu menyelamatkan energi tidak tersalur (ENS) sebesar 180.840 kWh,” ujar Khadafi.

Ia menambahkan, selain menjadi solusi pemeliharaan tanpa perlu padam terencana, Tim PDKB juga selalu mengutamakan keselamatan kerja dengan mematuhi SOP yang berlaku.

Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2025, PLN juga menyiapkan Program Kado Listrik Ceria berupa promo dan hadiah menarik, khusus bagi pelanggan aktif aplikasi PLN Mobile.
“Nantikan diskon tambah daya listrik dan berbagai promo lainnya di PLN Mobile,” tutup Khadafi.

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyepakati Rancangan Peraturan…

Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

TANGGAMUS –  Jalan provinsi yang menghubungkan Umbar–Putih Doh di Kabupaten Tanggamus, Lampung, kini mulus setelah bertahun-tahun…