Dewan Pertanyakan Surat izin Tambang Batu di Lampung Utara

IMG_20160412_135741

[highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight]

Kotabumi | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara mengundang instansi terkait atas telah beroperasinya perusahaan tambang batu di Desa Oganjaya, Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara.

Hearing dengan Dinas ini, dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Lampung Utara, Guntur Laksana, bersama anggota Komisi I DPRD setempat, Madri Daud, Yunizar, Heri syarifudin, Hj. Elliyana, dan Yapril, acara berlangsung diruang rapat Komisi I DPRD Lampung Utara, Selasa 12/4/16.

Hadir dalam hearing itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Asmidi Ismail, Kepala Perizinan dan Penanaman Modal, Sri Mulyana dan Duta, Kabid Pertambangan BLH, Dedi Nurman, Camat Abung pekurun, Hairul Saleh, Kades Oganjaya Juanda, dan perwakilan dari Bapeda, Adrians.

Dalam pembahasan perizinan tersebut Ketua Komisi I DPRD Lampung Utara, Guntur Laksana meminta instansi terkait menjelaskan jalur perizinan yang sudah dinyatakan pihak perusahaan sudah memiliki izin.

Menurut Kabid Pertambangan BLH, Dedi Nurman yang mengatakan pihak perusahaan memang pernah memiliki izin, namun perusahaan tersebut belum berjalan.

“Izin mereka itu dikeluarkan pada rabu, 17 Oktober 2011,” ujarnya.

Sementara itu, menurut pernyataan Kepala Perizinan dan Penanaman Modal, Sri Mulyana mengatakan pihaknya juga sudah pernah mengeluarkan surat izinnya, namun belum diperpanjang oleh pihak perusahaan CV. Sumber Bumi Utama.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan perwakilan dari Bapeda, dan Kadispenda Asmidi Ismail, pihaknya belum pernah menerima PAD dari perusahaan tersebut.

| Faisol L7.

Terkait |

| Baca Juga

Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi

Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial

Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka

Lalu Lintas | Bola | Sport

 

| Berita Pilihan

Update BNPB: Korban Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumatera Barat Capai 1.157 Jiwa

Update BNPB: Korban Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumatera Barat Capai 1.157 Jiwa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mengalami peningkatan. Hingga Kamis…

0 comments

Vila di Pecatu Terbakar Saat Malam Tahun Baru, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

Bali – Sebuah vila di Jalan Tegal Sari Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, dilalap api saat perayaan malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12) dini hari.…

0 comments
Tim SAR Temukan Satu Korban WN Spanyol KM Putri Sakinah di Pulau Serai Labuan Bajo

Tim SAR Temukan Satu Korban WN Spanyol KM Putri Sakinah di Pulau Serai Labuan Bajo

Labuan Bajo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten…

0 comments
Kemendikdasmen Berikan Santunan kepada Korban Tertabrak Mobil MBG di SDN Kalibaru 01

Kemendikdasmen Berikan Santunan kepada Korban Tertabrak Mobil MBG di SDN Kalibaru 01

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan santunan kepada para korban insiden mobil pengangkut MBG yang menabrak area SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot…

0 comments
Nasabah Klaim Dijebak PT Best Profit Futures, Kerugian Capai Rp500 Juta, Aksi Ormas TAMPIL Warnai Upaya Mediasi

Nasabah Klaim Dijebak PT Best Profit Futures, Kerugian Capai Rp500 Juta, Aksi Ormas TAMPIL Warnai Upaya Mediasi

Bandar Lampung — Seorang nasabah bernama Ficky Rohman Saputra melayangkan pengaduan terhadap perusahaan pialang berjangka PT Best Profit Futures (BPF) Cabang Lampung. Ficky mengaku mengalami kerugian hingga Rp500 juta dalam kegiatan…

0 comments

Tulis Komentar Anda