Jakarta | Beberapa waktu lalu di Kodya Metro, Lampung terjadi kekerasan terhadap Polantas, saat razia rutin di kota tersebut. Pelaku/pengendara yang tidak menggunakan helm saat berkendara ditegur seorang Polantas yang bertugas. Namun, tidak terima dengan teguran tersebut, lalu pelaku mengambil sebilah golok yang disembunyikan di jok motornya, dan langsung menyerang ke petugas Polantas. Pelaku akhirnya dapat diringkus oleh jajaran Polres Kota Metro, dan dari peristiwa ini tidak ada korban luka.
Baca: DITEGUR KARENA MELANGGAR, PENGENDARA MOTOR MARAH BACOK POLISI
Tak hanya di Kota Metro, kekerasan juga terjadi di Jakarta. Pengendara motor bernama Yudha S diamankan jajaran Polres Jakarta Selatan akibat melakukan pemukulan terhadap anggota Satlantas Polres Jaksel. Yudha diamankan setelah melakukan pemukulan terhadap Aiptu Muchammad Nasro hingga babak belur saat operasi Patuh Jaya di Jalan Dharmawangsa Raya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/5).
Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengungkapkan, saat ini Yudha berada di tahanan Polres Jakarta Selatan dan tengah diperiksa lebih lanjut. Atas perbuatannya itu, Yudha terancam hukuman 3 tahun penjara.
“Dia dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara,” kata Kompol Purwanta di kantornya, Jakarta Senin (23/5).
Dia menuturkan, Aiptu M Nasro mengalami luka robek pada bagian tangannya akibat dipukul menggunakan kunci motor pelaku. Akibatnya luka robek di tangan korban harus di jahit. Meski demikian, saat ini korban telah menjalani aktivitasnya kembali karena luka tersebut sudah berangsur baik.
“Korban sudah mulai bertugas lagi karena memang dibutuhkan dalam kesatuannya untuk menertibkan lalu lintas,” jelas Kompol Purwanta.
Sebelumnya, kejadian bermula saat operasi patuh jaya yang dilakukan Polantas Polres Jakarta Selatan. Saat itu, Yudha datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo bernopol B 3832 EBA dari arah Kebayoran Baru. Pelaku diberhentikan oleh Aiptu Much Nasro dan ditanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan. Bukannya menyerahkan surat, dia malah mengamuk. Sembari berkata kasar, dia lantas memberikan bogem mentah kepada wajah Nasro.
| Ed. Je | merdekacom
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
Ketua Harian SMSI Lampung Minta Semua Komponen Kawal Pelaksanaan Pilkada 2024
BANDAR LAMPUNG – Ketua harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung Fajar Arifin meminta kepada seluruh komponen anak bangsa di provinsi Lampung untuk mengawal pelaksanaan Pilkada yang bakal dihelat…
SMPN 2 Pesawaran Adakan Pesantren Kilat
TELUK PANDAN | SMPN 2 Pesawaran mengadakan kegiatan pesantren kilat (sanlat) selama bulan Ramadhan. Kegiatan pesantren kilat yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 7 dan kelas 8 tersebut diadakan di lingkungan sekolah…
Dugaan Pemotongan Upah Buruh TKBM Pelabuhan Panjang Kini Proses Di Polda Lampung
banyuwulu.com – Bandar LampungTuntutan Buruh TKBM Pelabuhan Panjang (Nurdin dkk) terkait adanya dugaan pemotongan upah yang dilakukan oleh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) Pelabuhan Panjang bersama Supervisi (Koordinator KRK/Anemer) kini sedang…
KSKP Bakauheni Berhasil Gagalkan Penyelundupan Organ Tubuh Hewan Yang Dilindungi
LAMPUNG7COM | Kerja tangkas, KSKP Bakauheni berhasil gagalkan dan ungkap kasus penyelundupan organ atau bagian tubuh hewan yang dilindungi, burung yang dilindungi dan daging celeng dalam jumlah besar dalam kurun…
