Tunggal putri China, Chen Yu Fei, sukses meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 setelah menaklukkan wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, pada partai final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1). Chen menang dua gim langsung dengan skor ketat 23-21 dan 21-13.
Gelar ini menjadi yang kedua bagi Chen di ajang Indonesia Masters sepanjang kariernya. Sebelumnya, ia juga keluar sebagai juara pada edisi 2022, yang kala itu diraih dengan mengalahkan tunggal putri Thailand lainnya, Ratchanok Intanon.
Pada gim pertama, Opatniputh tampil dengan strategi menghindari duel cepat di depan net. Pebulu tangkis Thailand tersebut lebih sering melancarkan pukulan panjang dan silang mendekati garis belakang untuk meredam permainan agresif Chen. Strategi itu sempat menyulitkan Chen, meski tak jarang justru berbuah kesalahan bagi Opatniputh sendiri. Chen unggul 11-7 saat interval.

Selepas interval, Opatniputh tetap konsisten dengan pola permainan tersebut dan berhasil memperkecil ketertinggalan dari 14-9 menjadi 14-13. Bahkan, ia mampu memaksa gim pertama berlanjut ke setting setelah menyamakan kedudukan 20-20 dari posisi tertinggal 17-20. Namun, pada poin-poin krusial, pengalaman Chen berbicara. Pebulu tangkis China itu mengunci gim pertama dengan kemenangan 23-21.
Memasuki gim kedua, Chen tampil lebih dominan. Ia kerap memanfaatkan permainan net yang rapi untuk mematikan pergerakan Opatniputh, hingga sempat unggul 9-6. Meski demikian, beberapa kesalahan sendiri membuat Chen kehilangan momentum dan tertinggal tipis 10-11 saat interval.
Usai jeda, Chen kembali menunjukkan konsistensi dan disiplin permainan. Variasi pukulan yang akurat membuat Opatniputh kesulitan mengembangkan permainan. Chen menjauh dengan keunggulan 16-11, sebelum akhirnya memastikan gelar juara lewat kemenangan 21-13.
Dengan hasil ini, Chen Yu Fei menegaskan dominasinya di sektor tunggal putri sekaligus kembali mengukir prestasi manis di hadapan publik Istora Senayan.