KEDIRI | Ditengah aktifitas kerja dan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, Koramil 15/Kandangan mengajak Muslimat NU dan perangkat desa yang berdomisili di sekitar Makoramil Kandangan, untuk berbagi kebersamaan dalam berbuka puasa bersama di Makoramil Kandangan sore ini, senin (27/06/2016).
Pada tausiyah Ramadhannya, H. Solikin ,yang kesehariannya menjadi pegawai KUA Kecamatan Kandangan, menuturkan, kepedulian sesama sangat dibutuhkan masa-masa sekarang, apalagi sikap dan perilaku individualis mulai menjadi trend dan berkembang saat ini. Sepekan lagi, bulan Ramadhan akan usai dan Idul Fitri segera tiba, meningkatkan kesadaran berzakat fitrah jelang Hari Raya, diwajibkan bagi setiap umat untuk menjalankannya, sebagai dasar mengakhiri bulan Ramadhan ini dengan berbagi sukacita atas raihan kemenangan dalam menjalani ibadah puasa, dan kemenangan yang dimaksud, bukan kemenangan atas lawan atau musuh, melainkan pada sifat dan watak negatif yang ada di pikiran dan tindakan manusia itu sendiri.
Danramil Kandangan, Kapten Czi Kustoyo, mengatakan, dengan cara saling berbagi dan saling berkomunikasi, TNI secara persuasif bisa mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus menjadi sarana menjaga jalinan silaturahmi. Disamping itu, kebersamaan yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia adalah saling berbagi satu sama lain, khususnya pada saat bulan Ramadhan ini, karena tradisi turun temurun yang sulit untuk dihapuskan, dan kebersamaan di bulan Ramadhan sangat penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama ,maupun lintas agama.
Usai berbuka puasa bersama, acara dilanjutkan shalat Tarawih bersama yang dipimpin langsung H. Asnawi Ansori (pegawai KUA Kecamatan Kandangan) di Balai Kecamatan kandangan, yang lokasinya bersebelahan dengan Makoramil Kandangan.
| Oleh Pendim 0809 Kediri.
Yok… Ikuti Perjalanan Anggota Satlantas di Kelurahan Karawang Wetan
LAMPUNG7COM—POLRES KARAWANG – Satuan Lalu Lintas Polres Karawang kembali melakukan sosialisasi tata tertib administrasi kendaraan bermotor kepada warga di Kelurahan Karawang Wetan, Karawang Barat, Karawang, Jumat (24/2/2023). Anggota Satlantas Cakep…
Sat Lantas Polres Lebak Pasang Spanduk Ops Keselamatan Maung 2023 Berbahasa Daerah
LAMPUNG7 – Lebak – Sat Lantas Polres Lebak Pasang Spanduk Himbauan Ops Keselamatan Maung 2023 Menggunakan Bahasa Daerah di Beberapa Titik di Wilayah Rangkasbitung yang dilaksanakan pada Sabtu (18/02). Pemasangan…
Bupati Lampung Timur Hadiri Peringatan Kartini Ke-137
Sukadana | Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim membuka kegiatan Lomba kebaya dan Lomba nasi Tumpeng dalam rangka peringatan Hari Kartini Ke-137 di Gedung Pusiban selasa 26/04/2016, kegiatan ini berlangsung meriah.…
Nekat Edarkan Pil Koplo, Pelaku Diciduk Satresnarkoba Polres Serang
LAMPUNG7COM – Serang | DN (23) harus berurusan dengan Polisi. Ia ditangkap pada Kamis (19/11) oleh Satresnarkoba Polres Serang lantaran diduga mengedarkan obat terlarang jenis Tramadol dan Heximer. Dalam penangkapan…
Diduga Curi HP, Seorang ABH di Baradatu Diamankan Polisi
LAMPUNG7COM |Unit Reskrim Polsek Baradatu Polres Way Kanan berhasil meringkus ABH (anak yang berhadap dengan hukum) diduga tindak pidana pencurian di salah satu sekolah menengah kejuruaan di Kecamatan Baradatu Kabupaten…
Mahasiswa FKIP Unila Ikuti Program Ragam Budaya di Makassar
(Unila): Salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lampung (Unila) mempelajari ragam budaya Makassar melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch tiga tahun 2023.
Anisa Siba Azzahra, mahasiswa angkatan 2021, melakukan kegiatan perkuliahan di Universitas Hasanuddin, Makassar, sejak Agustus lalu untuk meningkatkan wawasannya terhadap kehidupan dan budaya di kawasan timur Indonesia itu.
Anisa menuturkan, ia sangat antusias mempelajari budaya dan bahasa Makassar serta memiliki motivasi untuk mengeksplorasi kota tersebut.
Sebagai mahasiswa yang mempelajari sejarah, ia juga mendatangi tempat- tempat baru dan bersejarah yang menambah khazanah ilmu pengetahuannya tentang sejarah kota Makassar.
“Melalui program ini saya jadi tahu berbagai tempat bersejarah di daerah Makassar, belajar memahami bahasa Makassar dan melihat bahwa sistem pembelajaran di sini sangat berbeda dengan yang dilakukan di Lampung. Saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai provinsi dengan tutur kata yang berbeda-beda,” ujarnya.
PMM merupakan program pertukaran mahasiswa antarpulau yang bertujuan untuk menambah wawasan keberagaman budaya di perguruan tinggi lain. Program ini dilakukan selama satu semester dengan angka kredit setara 20 sks.
Selain mengikuti perkuliahan seperti biasa, pada program ini Anisa mendapatkan mata kuliah khusus bernama Modul Nusantara yang berbobot empat sks.
Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa mengenal keberagaman nusantara melalui rangkaian kegiatan yang difokuskan untuk menciptakan pemahaman komprehensif tentang kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial.
Tujuan dari adanya Modul Nusantara ini diharapkan mahasiswa PMM seperti Anisa dapat memahami tentang toleransi dan meningkatkan wawasan kekayaan kebudayaan nusantara yang bersumber dari berbagai golongan, suku, ras, agama, dan kepercayaan.
Anisa dan peserta PMM lainnya mendapat bimbingan dari Dosen Modul Nusantara dan bantuan dari liaison officer (LO) yang ditunjuk dalam pelaksanaan Modul Nusantara. Kegiatan ini terdiri dari 16 aktivitas yang beragam sesuai dengan jenisnya.
Pengalaman berkuliah di Universitas Hasanuddin Makassar membuat Anisa berharap banyak mahasiswa Unila lain tertarik mengikuti program yang sama. Setelah menyelesaikan program dan kembali ke Unila, ia berencana membagikan ilmu yang didapat dari pertukaran mahasiswa ini. [Angelino Vinanti Sonjaya]
The post Mahasiswa FKIP Unila Ikuti Program PMM di Makassar appeared first on Universitas Lampung.
