Harga Daging Sapi Dan Ayam Petelur Naik Rp.10 ribu di Pasar Hanura
[espro-slider id=20388]
[su_animate type=”flash” duration=”6″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Teluk Pandan | Menghadapi H-2 Hari Raya Idul Fitri 1437 H harga daging sapi dan ayam petelur di Pasar Hanura, Teluk Pandan, Pesawaran mengalami kenaikan Rp.10 ribu. Sementara untuk ayam potong harga masih stabil Rp. 23 ribu perkilonya. Hal ini terlihat pada, Senin (04/07).
Safri, salah seorang pedagang yang setiap tahun menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Ia selalu berjualan daging sapi di pasar rakyat ini. Untuk tahun ini menurutnya, harga daging sapi yang sebelumnya hanya Rp. 120 ribu, saat ini mengalami kenaikan Rp. 10 ribu menjadi Rp. 130 ribu.
“Sebelum puasa harga daging Rp. 120 ribu, tapi lebaran kurang dua hari ini, kami menjual daging sapi Rp. 130 ribu. Jadi cuman naik Rp. 10 ribu. Tapi di jam dua siang ini, kami lelang dengan harga Rp. 120 ribu, sebab sudah siang dan kami persiapan untuk motong sapi lagi nanti malam,” ungkap Safri.
Sementara, Tanto pengusaha ayam potong yang juga warga Desa Hanura mengatakan, untuk harga ayam potong tahun ini masih stabil dengan harga Rp. 23 ribu perkilonya. Dan masih sama dengan harga menjelang puasa dan hari puasa.
“Untuk tahun ini harga ayam potong masih stabil Rp. 23 ribu. Namun, peminat warga untuk beli ayam potong cukup meningkat. Tahun, ini saya ayam potong saya terjual sekitar 1.500 ekor, di bandingkan tahun lalu, banyakkan lebaran sekarang,” ujar Tanto.
Lain lagi dengan, Mustari (35) warga Desa Sukajaya Lempasing, Teluk Pandan menurutnya, untuk tahun ini harga ayam petelur mengalami kenaikan sama dengan harga daging sapi, yakni Rp. 10 ribu.
Ia juga menjelaskan, untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1437 H, ia sudah menjual sekitar 90 ekor ayam petelur dalam waktu 2 hari.
“Lebaran tahun lalu harga ayam ini, Rp. 40 ribu dan sekarang Rp. 50 ribu,” tutur penjual ayam petelur yang sudah 4 tahun ini.
Untuk tahun ini, ia memesan ayan petelur 100 ekor di Kelurahan Kota Karang, Teluk Betung, Bandar Lampung. Dari 100 ekor ayam yang ia beli dari salah seorang pengusaha itu, pukul 14.00 WIB hanya tersisa 10 ekor.
“Saya beli dengan bos kemarin pagi 100 ekor, alhamdulilah tinggal 10 ekor lagi, ” pungkasnya.
Dari pantauan di lapangan Lampung7news, di pasar rakyat ini hanya ada 2 orang yang menjual daging sapi dan sekitar 5 orang menjual ayam petelur. Sementara, untuk ayam potong hanya ada di 2 orang di lapak dalam pasar. Selebihnya masyarakat lebih banyak memilih membeli langsung kepada pengusaha ayam potong yang tak jauh dari Pasar Desa Hanura.
[su_button icon=”icon: send-o”]BERITA LAINNYA :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”262,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]