Lompat ke konten
Selamat Membaca Polresta Bandar Lampung Gelar Latpraops Operasi Ketupat Krakatau 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Polresta Bandar Lampung Gelar Latpraops Operasi Ketupat Krakatau 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

BANDAR LAMPUNG – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Bandar Lampung menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Operasi Ketupat Krakatau 2026 sebagai langkah awal persiapan pengamanan Ramadan dan Lebaran.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung pada Rabu (11/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Alfret Jacob Tilukay.

Latpraops ini juga dihadiri Wakapolresta, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel yang akan terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Persiapan Pengamanan Ramadan dan Lebaran

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa Latpraops merupakan tahapan strategis untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan prosedur dalam pelaksanaan operasi.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk mematangkan kesiapan aparat kepolisian dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

“Latpraops ini bertujuan agar seluruh personel memahami tugas, fungsi, dan prosedur yang akan dijalankan selama Operasi Ketupat Krakatau berlangsung,” ujar Alfret.

Operasi Digelar Selama 13 Hari

Operasi Ketupat Krakatau 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung akan mendirikan 9 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bandar Lampung.

Dari jumlah tersebut:

  • 3 Pos Pelayanan (Posyan) untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan pemudik

  • 6 Pos Pengamanan (Pospam) untuk mengawasi dan mengendalikan situasi keamanan di lokasi yang dinilai rawan

Penempatan pos dilakukan berdasarkan pemetaan kerawanan, khususnya di pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, serta kawasan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Fokus Pengamanan Lalu Lintas dan Tempat Ibadah

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung Agustina Nilawati menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Krakatau memiliki sejumlah sasaran utama.

Di antaranya pengamanan arus lalu lintas saat mudik dan arus balik Lebaran, pengamanan tempat ibadah selama kegiatan keagamaan, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung.

Selain itu, operasi juga bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kejahatan konvensional seperti pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.

“Operasi ini difokuskan pada pengamanan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, mulai dari arus mudik dan balik, kegiatan ibadah, hingga pusat keramaian agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” jelasnya.

Melalui Latpraops ini, Polresta Bandar Lampung berharap seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Krakatau 2026. [J]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *