Lompat ke konten
Selamat Membaca Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Buka Program Lampung Berhaji, Dorong Literasi Keuangan Syariah

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Buka Program Lampung Berhaji, Dorong Literasi Keuangan Syariah

LAMPUNG – Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Jihan Nurlela, membuka kegiatan Lampung Berhaji yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung, di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).

Program tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mempermudah masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini melalui berbagai fasilitas tabungan haji.

Pemprov Lampung Apresiasi Peran BSI

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dinilai menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar BSI yang senantiasa berkomitmen dalam pengembangan akses inklusi keuangan syariah di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai program BSI seperti pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga layanan tabungan haji telah membantu menjawab kebutuhan masyarakat.

Minat Haji Tinggi, Waktu Tunggu Puluhan Tahun

Jihan juga menyoroti tingginya minat masyarakat Lampung untuk menunaikan ibadah haji. Hal tersebut terlihat dari panjangnya daftar tunggu keberangkatan yang di sejumlah daerah telah mencapai puluhan tahun.

Ia berharap program seperti Lampung Berhaji dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk mempersiapkan biaya perjalanan ibadah haji secara bertahap sejak dini.

“Perjalanan menuju Baitullah dimulai dari niat, diperkuat dengan ikhtiar, dan diwujudkan melalui perencanaan yang baik,” kata Jihan.

BSI Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini

Sementara itu, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Region 3 Palembang, Ari Yusnairi Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BSI mendorong masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.

Menurutnya, secara nasional jumlah daftar tunggu calon jemaah haji di Indonesia telah mencapai sekitar 5,4 juta orang, dengan rata-rata waktu tunggu sekitar 26 tahun di berbagai daerah.

Karena itu, BSI menghadirkan layanan tabungan haji sebagai sarana bagi masyarakat untuk mulai menyiapkan biaya ibadah tersebut secara bertahap.

“BSI tidak hanya menjadi sahabat finansial, tetapi juga sahabat spiritual bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah, termasuk haji dan umrah,” ujarnya.

Tausiyah dan Penyerahan BSI Hasanah Card

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis BSI Hasanah Card dari Ari Yusnairi Muslim kepada Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Acara yang dihadiri ratusan peserta tersebut turut diisi dengan tausiyah agama oleh Dery Sulaiman serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah, program Lampung Berhaji diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan ibadah haji secara lebih terstruktur sekaligus memperluas literasi keuangan syariah di Lampung.

Dengan perencanaan yang baik, semakin banyak masyarakat Lampung diharapkan dapat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerah. [Y]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *