Lompat ke konten
Selamat Membaca Korban Hanyut di Batu Putu Belum Ditemukan, Keluarga Gelar Doa Bersama

Korban Hanyut di Batu Putu Belum Ditemukan, Keluarga Gelar Doa Bersama

Bandar Lampung – Hingga Rabu malam (1/4/2026), dua mahasiswi yang hanyut terseret arus di kawasan wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, belum juga ditemukan.

Di tengah harap dan cemas, keluarga korban menggelar doa bersama di taman dekat bendungan wilayah Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar korban segera ditemukan.

Doa dan Harapan Keluarga

Suasana haru menyelimuti doa bersama yang dihadiri keluarga, kerabat, serta warga sekitar. Mereka memanjatkan doa agar kedua korban segera ditemukan dalam kondisi terbaik.

Keluarga berharap proses pencarian yang dilakukan tim gabungan dapat segera membuahkan hasil.

“Harapan kami hanya satu, semoga anak kami segera ditemukan,” ujar salah satu keluarga dengan penuh harap.

Kronologi Singkat Kejadian

Korban Hanyut di Batu Putu Belum Ditemukan, Keluarga Gelar Doa Bersama
Foto: Toni

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu siang (1/4/2026). Berdasarkan informasi dari Polsek Teluk Betung Timur, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB.

Empat mahasiswi datang ke lokasi untuk berwisata. Sekitar pukul 12.00 WIB, hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Setelah hujan reda, korban bersama teman-temannya berfoto di atas batu di aliran sungai. Namun tiba-tiba datang air bandang dari hulu yang langsung menyeret dua korban, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Identitas Korban

Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Sungai Taman Wista Wira Garden, Diduga Terseret Air Bandang

Kedua korban diketahui merupakan mahasiswi Universitas Lampung, yakni:

  • Fatmawati (22), warga Tulang Bawang Barat, mahasiswi Fakultas MIPA

  • Bunga Rosana (22), warga Kota Metro

Pencarian Masih Berlangsung

Korban Hanyut di Batu Putu Belum Ditemukan, Keluarga Gelar Doa Bersama
Foto: Toni

Tim gabungan dari Polresta Bandar Lampung bersama unsur terkait masih terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian difokuskan pada titik-titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban, dengan mempertimbangkan kondisi arus dan cuaca di lokasi.

Harapan di Tengah Duka

Di tengah situasi penuh ketidakpastian, doa dan harapan terus dipanjatkan keluarga dan masyarakat.

Semua berharap kedua mahasiswi tersebut segera ditemukan, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di kawasan wisata. (J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *