DUA JAMBRET BERHASIL RAMPAS TAS MANGSANYA DI JALAN MALAHAYATI
Teluk Betung Selatan | Dua penjambret dengan mengunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah kembali beraksi di Jln. Malahayati, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung tepatnya di depan Toko Sarang Diesel. Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 19.45 Wib. Akibat peristiwa ini korban, Aprilia Yolanda Sari (23), warga Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran mengalami kerugian sekitar Rp.3 juta.
Saat kejadian ia baru saja pulang dari tempat ia berkerja di Jln. Antasari dan hendak pulang ke kediamannya melalui jalan KH. Ahmad Dahlan dan melintas ke Jln. Mayor Salim Batubara dan belok ke kanan masuk ke Jln. Malahayati.
“Saya waktu itu naik motor Honda Beat hitam BE-8937-RL saat itu saya di bonceng Atok. Posisi tas saya selempangin pundak dan posisi tas di belakang. Saya kaget, begitu sampai di depan toko sarang diesel, tiba-tiba tas saya di tarik oleh 2 orang berbadan gemuk pake celana levis pendek dan kaos putih dan bawa motor Vixion warna merah,” ujar Aprilia.
Ia juga menjelaskan, setelah berhasil menjambret tasnya, karena tali tasnya putus. Kedua pelaku langsung memacu sepeda motor ke arah pasar cimeng Teluk Betung. Ia pun, bersama temannya Atok sempat mengejar kedua pelaku hingga sebelum simpang empat gudang garam. Namun, saat itu kedua pelaku sudah tidak nampak dan ia langsung melaporkan peristiwa ini ke Poksekta Teluk Betung Utara.
“Begitu lapor ke Polsek TBU, karena kejadiannya masuk wilayah TBS, saya di suruh ke Polsek TBS. Tapi saya kecewa begitu lapor, kok malah di suruh laporan besok oleh dua polisi yang piket,” ucap Aprilia dengan nada mengeluh.
Ditambahkannya, akibat peristiwa ini ia kehilangan 2 buah handphone merk samsung galaxy grand 2 warna hitam dan Blackberry tipe 9280 warna hitam, dompet yang berisikan ATM (BCA dan Danamon), KTP, SIM, Kartu Kredit CIMB Niaga, buku tabungan yang di keluarkan Bank Danamon atas korban dan STNK sepeda motor honda beat warna hitam Nopol : BE-8937-RL A/n : Andri Yanto.
Sementara, Andri Yanto alias Atok mengatakan, ia menduga kawanan penjambret ini sudah membuntutinya sejak turunan damri (Jl. KH. Ahmad Dahlan). Namun, ia tidak mencurigai dan menduga rekan korban.
“Saya begitu turunan damri sudah liat motor itu membuntuti, tapi saya gak curiga, saya pikir kawannya sari. Yang ngejambret itu dua duanya pake celana pendek levis dan badannya gemuk semua,” pungkas Atok.
[su_button]BERITA LAINNYA :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”43,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]