Dendi Romadhona : Kerja Nyata Untuk Kemajuan Bangsa Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila
[su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]
Gedongtataan | Bupati Pesawaran Dendi Romadhona K, menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke 51 Tahun 2016 di lapangan pemkab setempat, senin (3/10/2016).
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopinda, Ketua dan Wakil TP.PKK Pesawaran, pengurus dan anggota Ketua Dharma Wanita Persatuan, Para Satker, para Kapolsek dan Danramil, Pepabri, LVRI dan undangan.
Dendi Ramadhona K, dalam amanatnya mengatakan, setiap tanggal 1 Oktober kita warga negara selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hal ini dilakukan karena pada tanggal 30 September 51 tahun yang lalu tepatnya tahun 1965 telah terjadi revolusi berdarah yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).
“Saat kejadian itu, telah menelan enam jendral TNI AD dan dua perwira. Tujuan mereka akan merebut pemerintahan yang sah untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme-sosialisme,”ujar Dendi.

Lebih lanjut ditambahkannya, Tuhan berkehendak lain, sehingga revolusi berdarah ini mengalami kegagalan dan Pancasila masih tegak kuat menjadi dasar negara dan sumber hukum bangsa Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dapat dijadikan momentum untuk merenungkan dan mengevaluasi apakah Pancasila masih dimaknai sebagai filosofi sapu lidi terhadap realita prural bangsa Indonesia.
“Seperti Tema kita kali ini yakni Kerja Nyata Untuk Kemajuan Bangsa Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila. Hal ini menjadi kehidupan berbangsa dan bernegara dan juga tidak hanya sebagai kegiatan seremonial semata. Tetapi, bisa menjadi perenungan agar setiap warga negara dapat mengimplementasikan Pancasila. Dalam kehidupan dan bernegara, maka kita harus mempunyai pedoman dengan empat pilar, yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Semboyan Bhineka Tunggal Ika dan Kerangka Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”ucap Bupati muda ini.
Dari keempat pilar itu beserta kandungan nilainya menjadi rujukan dalam pembangunan karakter bangsa Indonesia. Ia juga menjelaskan, Pancasila sebagai Dasar Negara dan karakter bangsa Indonesia dapat ditandai dengan jelas, yakni bangsa dengan karakter Pancasilais.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya dapat dihayati dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia khususnya, masyarakat Pesawaran pada umumnya. Serta menjadi kekuatan untuk menanggulangi rongrongan terhadap Kesatuan Republik Indonesia.
Hendri | L7News
[su_button]Berita lainnya :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts][/su_posts]