Lompat ke konten
Selamat Membaca Nanda Lakukan Pembinaan Budaya Cuci Tangan

Nanda Lakukan Pembinaan Budaya Cuci Tangan

[su_animate][su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]

GEDONG TATAAN | Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Ny. Nanda Indira Dendi, SE., melakukan pembinaan budaya cuci tangan menggunakan sabun di sekolah yang dilaksanakan di SDN 30 Bogorejo dan SDN 4 Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (11/10).

[espro-slider id=23379]

Kegiatan pembinaan budaya cuci tangan dengan menggunakan sabun yang dilakukan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Pesawaran tersebut didampingi Ketua Dharma wanita Persatuan, Ny.Tuti Hendarma, Kepala Disdikbud Pesawaran, Sabani, Kadis Kesehatan Harun Tri Joko, Camat Gedong Tataan, M Iqbal, serta jajaran TP PKK Kabupaten Pesawaran.

Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Ny. Nanda Indira Dendi menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam pembinaan TP PKK Kabupaten Pesawaran ke sekolah-sekolah dasar untuk dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, terutama membudayakan cuci tangan dengan menggunakan sabun.

“Cuci tangan pakai sabun merupakan kegiatan yang sangat penting dalam berprilaku hidup bersih dan sehat, karena dapat mencegah berbagai macam penyakit, seperti penyakit diare, typus, cacingan, flu babi, flu burung dan firus baru, yakni firus H1N1,” ujarnya.

Disampaikan, menurut hasil penelitian (Curtis tahun 2011), cuci tangan menggunakan sabun dapat menurunkan angka diare sebesar 47 % dan dapat menurunkan penyakit ISPA dan Flu burung sebesar 50%. Sebab, dengan selalu rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun akan membunuh berbagai kuman penyebab penyakit.

“Mengingat pentingnya cuci tangan pakai sabun untuk terhindar dari penyakit, maka pada kesempatan ini kami rombongan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran datang ke setiap sekolah agar mulai sekarang kita dapat bersama-sama membudayakan pola hidup bersih dan sehat dengan budaya cuci tangan pakai sabun,” ajak Nanda.

Dikatakan, karena pentingnya kegiatan ini, maka Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah mencanangkan hari khusus tentang cuci tangan pakai sabun pada tanggal 15 oktober yang akan diperingati secara bersama-sama dan serentak di seluruh dunia dengan gerakan “Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia”.

Hal ini merupakan bentuk kampanye global yang telah dicanangkan oleh WHO dan bekerjasama dengan organisasi lainnya, baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh seluruh masyarakat. Hal ini juga sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian pada balita dan pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

“Saya berharap, setelah kegiatan ini maka akan terus dibudayakan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas. Dan, mari kita bersama- sama berkomitmen kedepan agar secara rutin dalam beraktifitas dapat melakukan kegiatan cuci tangan pakai sabun sehingga menjadi budaya hidup kita sehari-hari,” tandasnya.

Diketahui, dari beberapa hasil kajian, terdapat 5 waktu kritis yang perlu diperhatikan untuk cuci tangan pakai sabun, yakni sebelum makan, sebelum menghidangkan makanan, sebelum memberi makan kepada bayi atau balita. Selain itu, setelah buang air besar atau buang air kecil, setelah membasuh bayi atau anak, dan setelah memegang unggas atau hewan.

| Hendri L7news

[su_button]Berita lainnya :[/su_button]

[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”253,39,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]