Komisi II DPR-RI Soroti Banyaknya Kekurangan Fasilitas Di Pesawaran
[su_animate][su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]
Gedongtataan | Kurangnya beberapa fasilitas pelayanan publik seperti peralatan perekaman e-KTP dan fasilitas kesehatan menjadi sorotan Anggota Komisi II DPR RI saat kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Rabu (12/10/2016).
“Kunjungan kita ini ke tiga Provinsi, salah satunya Lampung ini dengan tujuan menangkap hal-hal yang masih kurang saat ini dan akan dibahas dianggaran kita. Memang target kami dalam pemilu 2018 mendatang, semua sudah memiliki E-KTP. Makanya dari sekarang kita terus mengejar pembuatan e-KTP, dan targetnya 2017 selesai,” ujar Ketua rombongan Anggota Komisi II DPR RI, Al Muzamil Yusuf saat dikonfirmasi di sela-sela kunjungan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pesawaran.
Termasuk, lanjutnya, kekurangan sarana dan prasarana penunjang dalam pelayanan perekaman e-KTP yang sudah disampaikan oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.

“Bapak Bupati tadi sudah menyampaikan, ada beberapa sarana pendukung yang sudah rusak dan ada yang perlu diupgrade. Hal ini sudah kita bicarakan dengan Mendagri, tetapi memang persoalanya adalah anggaran yang ada saat ini, karena ada beberapa pemotongan anggaran, sehingga harus ada penyesuaian,”ucap Al Muzamil Yusuf.
Ditanya, upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Pesawaran ? Muzamil mengakui, Pesawaran mendapat perhatian khusus. Dimana, tidak hanya pelayanan kesehatan tetapi beberapa fasilitas kantor untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih menyewa rumah warga.
“Dan tadi juga sudah disampaikan Bapak Zulkifli yang juga mantan Bupati Lampung Selatan (sebelum pemekaran) sudah menjelaskan termasuk kendala-kendala di Kabupaten Pesawaran, termasuk ada sekitar 17 satuan kerja yang masih menyewa,” tuturnya.
Sementara, Zulkifli Anwar, anggota DPR RI yang juga orang tua Bupati Pesawaran menyampaikan, bahwa orang tua Al Muzamil merupakan salah satu tokoh yang turut berpengaruh dalam pemekaran Kabupaten Pesawaran
” Ayahanda pak Muzamil yakni pak Yusuf Gaiz yang “Ngotot” untuk pemekaran kabupaten ini (Pesawaran,red). Dan dia (Al Muzamil) turut bertanggungjawab memperbaiki Pesawaran, dan ayah pak Muzamil termasuk salah satu tokoh yang berpengaruh terhadap pemekaran Pesawaran,”ujar Zulkifli Anwar.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengakui, di usia Pesawaran yang memasuki 9 tahun, masih banyak hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi, baik dibidang infrastruktur maupun pelayanan publik.
“Untuk itu kita harus berbenah, berbenah dan terus berbenah kearah yang lebih baik lagi kedepannya. Kalau hari ini kita masih banyak kekurangan, kita jangan hanya diam dan fasif. Kita harus lebih masif dan ekstra kerja keras,” tegas Dendi Ramadhona.
(Hendri)
[su_button]Berita lainnya :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts][/su_posts]