Dendi: Jangan Ada Pemotongan BOP, Jika Ada Laporkan Ke Saya

[su_animate][su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]
GEDONG TATAAN | Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST mewanti-wanti kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencairan Bantuan Operasional PAUD (BOP) agar tidak melakukan pemotongan dalam bentuk apapun kepada masing-masing penerima. Jika hal itu terbukti, maka jabatan akan menjadi taruhannya dan menyerahkan oknum tersebut kepada pihak yang berwajib.
“Kalau ada yang minta potongan dan minta dana administrasi dengan alasan tanda tangan dan sebagainya, lebih baik jangan diambil dan silahkan datang ke kantor, laporkan kepada saya,” ujar Dendi dengan tegas saat menghadiri acara Gebyar Akbar PAUD dan TK se-Kabupaten Pesawaran dan pencanangan cuci tangan pakai sabun yang laksanakan dihalaman komplek Pemda setempat, Kamis (3/11).
[espro-slider id=23914]
Dendi juga menambahkan, pemberantasan Pungli tersebut merupakan intruksi langsung Presiden Jokowi untuk menindak oknum-oknum yang melakukan hal tersebut. Sebab, lanjutnya dana BOP yang diberikan pemerintah pusat dilakukan untukmenunjang kerja tenaga pendidik PAUD.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, rencananya bupati bersama pihak terkait seperti Bank akan melakukan pengawasan sehingga dana BOP itu tetap sasaran.
“Pencairannya harus dilakukan satu pintu dan serentak. Saya akan turun langsung bersama Bunda PAUD dan Himpaudi untuk mengawasinya,” jelasnya.
Disamping itu, Bupati juga mengapresiasi kegiatan Gebyar Akbar PAUD dan TK se-Kabupaten Pesawaran ini yang direspon dengan antusias oleh masyarakat yang sebelumnya acara itu diperuntukan untuk 1.500 peserta justru dihadiri hingga 2.600 peserta yang mengikuti berbagai kegiatan perlombaan tingkat anak-anak TK dan PAUD.
“Pemerintah daerah punya komitmen akan memprioritaskan kegiaatan-kegiatan PAUD dan tidak akan menganak tirikan jenjang pendidikan non formal itu, karena anak usia dini adalah awal pembentukan karakter anak bangsa kita,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Pesawaran Ny.Nanda Indira Dendi, SE menghimbau agar kegiatan seperti ini tidak hanya sebagai simbol saja, namun harus ikut dibuktikan dengan kerja keras dan kerja nyata untuk pendidikan paud dan tk yang lebih baik lagi. Dan, Dinas Pendidikan selaku instansi yang membidangi tingkat pendidikan non formal ini juga diminta untuk memfasilitasi kegiatan PAUD salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada guru-guru PAUD.
“Saya berpesan kepada bunda paud kecamatan untuk terus mengemban tugas dan fungsinya serta menyerukan PAUD kepada masyarakat, kemudian mengajak masyarakat meningkatkan peran dalam memajukan TK/paud serta guru PAUD merupakan profesi sukarela untuk melakukan pendidikan anak-anak lebih baik,” ungkapnya.
Sedangkan untuk cuci tangan pakai sabun, tambah Nanda, hal itu sangat penting agar terhindar dari berbagai penyakit, sekaligus sebagai langkah awal guna melaksanakan pola hibup bersih dan sehat.
“Ada 5 waktu kritis untuk cuci tangan pakai sabun yakni sebelum makan, menghidangkan makanan, sebelum memberikan makanan kepada bayi/anak, buang air besar/kecil, menceboki anak serta setelah memegang unggas,” tandasnya.
[su_posts posts_per_page=”10″ tax_term=”109,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]
