Wali Kota Bandar Lampung Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025 di halaman Polresta Bandar Lampung pada Kamis, 20 Maret 2025. Apel ini diikuti oleh petugas gabungan dari berbagai instansi, termasuk unsur TNI-Polri, Denpom, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD, Basarnas, Dinkes, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam apel tersebut, Wali Kota membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan pentingnya kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) dalam operasi pengamanan mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H. Operasi Ketupat 2025 bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan sinergi antara berbagai pihak terkait.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang. Angka ini berpotensi meningkat, mengingat pada tahun sebelumnya jumlah realisasi pemudik melebihi hasil survei awal.

Selain itu, beberapa kebijakan pemerintah juga mendorong kelancaran mudik, seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta perpanjangan masa libur sekolah. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 5-7 April 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait akan menerapkan berbagai strategi, termasuk pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, serta pengaturan transportasi penyeberangan laut. Beberapa strategi lalu lintas yang akan diterapkan mencakup sistem ganjil-genap, contra flow, dan one-way system, yang akan diberlakukan berdasarkan analisis pantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real-time.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2025. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan serta selamat merayakan Idul Fitri 1446 H kepada seluruh umat Islam.

Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Eva Dwiana memberikan hadiah sepeda dan paket umrah kepada beberapa personel yang hadir dalam apel gelar pasukan.

Bupati Lampung Selatan Terapkan Pembayaran Gaji Otomatis Setiap Tanggal 1

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) meluncurkan gebrakan baru dengan memastikan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dilakukan secara otomatis setiap tanggal 1, meskipun jatuh pada hari libur atau tanggal merah.

Terobosan ini diumumkan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Lampung Selatan, Wahidin Amin, yang menambahkan bahwa kebijakan ini mulai diterapkan pada 1 April 2025 mendatang. “Ini adalah inovasi dari Bapak Bupati Lampung Selatan, dengan harapan ASN dan PPPK tetap menerima gaji tepat waktu setiap tanggal 1 setiap bulannya,” ujarnya.

Sementara itu, pada Rabu (19/3/2024), Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), juga menyerahkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara simbolis kepada perwakilan ASN di Aula Rajabasa, Kantor Bupati. Pembayaran THR ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab dalam memberikan perhatian kepada ASN, Anggota DPRD, serta PPPK di Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Egi menjelaskan bahwa anggaran untuk pembayaran THR bersumber dari APBD Tahun 2025, yang totalnya mencapai Rp38.107.212.780. Anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 6.698 penerima, yang terdiri dari 2 pejabat negara, 50 anggota DPRD, 6.017 PNS, dan 629 PPPK. “Ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi kepada pejabat negara, anggota DPRD, PNS, dan PPPK melalui APBD Tahun Anggaran 2025,” kata Bupati Egi.

Selain pembayaran THR, Bupati Egi juga mengumumkan adanya kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS dan PPPK, yang tahun ini naik menjadi 75 persen dari nilai tahun sebelumnya yang hanya 50 persen. “Doakan, tahun depan bisa mencapai 100 persen. Saya tingkatkan hak bapak/ibu semua, tapi saya juga tuntut kinerja yang lebih baik,” tegas Bupati Egi.

Bupati berharap pemberian THR dan kenaikan TPP ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat kerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung Selatan. “Saya berharap pemberian THR ini menjadi semangat bagi ASN untuk meningkatkan kinerja. Mari terus bekerja dengan kolaborasi dan kekompakan dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” pesan Bupati Egi.

Eva Dwiana Kembali Pimpin KONI Bandar Lampung Secara Aklamasi

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali terpilih sebagai Ketua Umum KONI Bandar Lampung untuk periode 2025—2029 secara aklamasi.

Dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Bandar Lampung yang berlangsung di Hotel G Syariah, Rabu (19/3/2025), tidak ada calon lain yang mendaftar sebagai kandidat ketua umum. Sebanyak 35 cabang olahraga (cabor) pemilik suara sepakat mendukung kembali Eva Dwiana untuk melanjutkan kepemimpinannya di KONI Bandar Lampung selama empat tahun ke depan.

Ketua Panitia Pelaksana Musorkot, Abdul Malik, menyatakan bahwa tidak ada satu pun kandidat yang mengajukan diri, sehingga forum secara bulat menyetujui penunjukan kembali Eva Dwiana sebagai Ketua KONI Bandar Lampung.

“Seluruh perwakilan cabor sepakat secara aklamasi menunjuk kembali Bunda Eva untuk memimpin KONI Bandar Lampung,” ujar Abdul Malik.

Eva Dwiana: Ini Amanah, Akan Saya Jalankan Sebaik Mungkin
Menanggapi kepercayaan tersebut, Eva Dwiana mengaku awalnya tidak berniat mencalonkan diri kembali. Namun, karena dukungan penuh dari seluruh cabang olahraga, ia akhirnya menerima amanah tersebut.

“Sebetulnya saya tidak mendaftarkan diri untuk pemilihan ini. Namun, seluruh cabor meminta saya untuk kembali memimpin, insyaallah amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin,” kata Eva Dwiana.

Ia berharap, di periode kepemimpinannya yang baru, semua pihak terus bersinergi demi kemajuan olahraga di Bandar Lampung.

“Bandar Lampung sudah menjadi barometer pembinaan olahraga di Lampung. Semua cabor harus terus meningkatkan prestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional hingga internasional,” tambahnya.

Dukungan KONI Lampung: Bandar Lampung Berprestasi dan Punya GOR Siger
Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung yang diwakili oleh AKBP (Purn) AM Harahap menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI Bandar Lampung periode 2020—2024 atas upaya mereka dalam pembinaan cabang olahraga dan atlet.

Ia juga menyoroti keberhasilan Bandar Lampung yang secara konsisten menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta pencapaian lainnya, termasuk keberadaan GOR Siger yang menjadi fasilitas pendukung penting bagi para atlet.

“Apa yang telah dilakukan KONI Bandar Lampung sangat mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Lampung. Dengan adanya GOR Siger, tentu ini menjadi fasilitas yang akan semakin mendukung pengembangan atlet ke depan,” ujarnya.

Dengan terpilihnya kembali Eva Dwiana, diharapkan prestasi olahraga di Bandar Lampung semakin meningkat dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di level nasional hingga internasional.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Tahap III di 20 Kecamatan

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali menggelar Operasi Pasar Murah Tahap III yang dilaksanakan secara serentak di 20 kecamatan. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ratusan warga yang hadir untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Pemkot telah menyelenggarakan pasar murah dalam tiga tahap guna memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Hari ini adalah operasi pasar murah yang ketiga selama Ramadhan. Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujar Eva Dwiana pada Rabu, 19 Maret 2025.

Menurutnya, kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga sembako. Dengan adanya pasar murah ini, masyarakat dapat berbelanja dengan harga yang lebih bersahabat dibandingkan di pasaran.

“Operasi pasar murah Ramadhan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mereka bisa mendapatkan sembako dengan harga terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Salah satu warga yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rosmiati, warga Kelurahan Bumiwaras, Kecamatan Bumiwaras, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Terima kasih kepada Bunda Eva yang telah menggelar pasar murah. Dengan adanya program ini, kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar biasa,” ungkap Rosmiati.

Pemkot Bandar Lampung terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat melalui akun Instagram resmi Kominfo Bandar Lampung.

Toko Obat Irian 2 di Korpri, Toko Obat yang Mempunyai Izin Lengkap dan Terpercaya Sejak Tahun 1957 Silam

BANDAR LAMPUNG – Toko obat irian 2, merupakan toko obat legendaris yang terkenal sejak era tahun 1957 silam di Bandar Lampung.

Toko Obat Irian 2 di Korpri Merupakan Toko Obat Penerus Tunggal yang Meneruskan Toko Obat Irian Terdahulu nya yg Berada Di teluk Betung.

Menariknya, praktek medis yang diterapkan di toko obat irian 2 Korpri itu menggunakan Racikan Rempah Herbal China Dan media urat nadi.

Pada saat itu, toko irian dijalankan oleh Sinshe Apiu yang kini diteruskan oleh putra kandungnya yakni, Sinshe Asiong atau yang dikenal dengan William Luhendo.

Adapun lokasi toko obat Irian 2 berada di Jalur Dua Korpri atau tepatnya di jalan RyaCudu, Sukarame, Bandar Lampung.

Sinshe Asiong adalah owner toko Obat irian 2 Lampung yang juga putra dari Sinshe Apiu menjelaskan sejarah singkat perjalanan tokonya.

“Toko obat irian ini telah dijalankan oleh papa saya sejak tahun 1957 dan pada tahun 2008 seluruh metode pengobatan hingga meracik obat itu diturunkan ke saya hingga saat ini,” kata, William Luhendo.

Terkait racikan obat yang digunakan menurutnya ramuan asli yang berasal dari tiongkok menggunakan rempah-rempah pilihan kualitas Terbaik.

Ia juga mengatakan obat diracik oleh ia bersama istrinya Silvie Kim.

“Selain obat racikan kami juga menyediakan jamu serta obat kemasan Kotak,” ujarnya.

Silvie Kim mengatakan obat-obat yang diracik semuanya mengunakan bahan herbal dan takaran sesuai dengan penyakit pasien.

“Mayoritas obatnya di import dari tiongkok tapi beberapa juga ada di Indonesia seperti jahe, daun-daunan, rempah-rempah dan kami racik berdasarkan penyakit pasien,” kata Silvie Kim.

Mengenai proses peracikan Obat Rempah Rempah tersebut menggunakan Timbangan Obat kuno dijelaskannya ada metode khusus untuk meracik nya.

“Jadi konsultasi dan pengecekan kesehatan di Irian 2 itu gratis, saya menimbang dengan cara menghitung dari bahan yg digunakan didalam Resep. lalu masing masing Bahan Baku Herbal ada ukuran Tersendiri dari masing-masing penyakit, dari situlah saya bisa Menentukan Takaran Dosis Obat yg Cocok,” ungkap Sinshe Asiong.

Ia jg mengaku metode pengecekan urat nadi di dapat dari turun temurun dan ada proses belajar secara rutin.

“Prosesnya panjang dan rutin saya merupakan salah satu penerus papa saya, Sinshe Apiu yang terkenal dengan pengobatan melalui urat nadi,” ungkap William Luhendo.

Disinggung terkait pasien seperti apa kepuasan pasien setelah dilakukan pengobatan di toko obat irian 2, William mengatakan memiliki pengalaman dan Kepuasan Tersendiri ketika ia berhasil menyembuhkan pasien.

“Sejauh ini banyak yang sembuh, toko obat irian 2 ini terkenal dengan penyembuhan kanker, batu ginjal, setruk, lambung, patah tulang, sarap kejepit, luka operasi dan kista itu yang paling banyak ditemukan sehari-hari dan rata-rata berhasil sembuh,” tuturnya.

“Seperti kami sediakan obat pengering luka operasi setelah tiga hari diminum pasti kering lukanya, gumpalan darah di kepala kita ada racikan sendiri dan itu bisa melancarkan darah selama satu hari tidak perlu operasi, Termasuk Patah Tulang Akan nyambung dalam Waktu 2 bulan saja,” sambung dia.

Terkait biaya pengobatan menurutnya jika hanya konsultasi itu gratis.

Namun, untuk harga obat dan ramuan relatif.

“Kami sediakan paket untuk satu minggu, hingga Tiga bulan, harga paket satu minggu mulai dari Rp 350 ribu dan ketika prosesnya lama bisa mencapai Rp 10- 15 juta,” kata dia.

Terkait efek samping obat herbal Tradisional china iya memastikan obat herbal tidak ada efek samping dan sangat aman terhadap pasien yang memiliki penyakit bawaan.

“Sejauh ini kita lakukan konsultasi gratis, antar obat gratis, dan pelayanan pesan antar bayar di rumah (Cod).

Ke depan nya saya ingin pengobatan Herbal Traditional china ini menjadi salah satu pilihan terbaik, untuk Berbobat dan menyembuhkan berbagai penyakit Tanpa Efek samping.

Di tahun 2025 ini sy mengajak dan Menerima berbagai Kalangan untuk Kolaborasi dan Bekerja sama dalam Mengembangkan pengobatan Herbal Tradisional China, khusus nya di Kota Bandar Lampung,” Pungkasnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Gema Ramadhan di 20 Kecamatan

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Salah satu agenda utama adalah Gema Ramadhan, yang diselenggarakan di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

Gema Ramadhan tahun ini menghadirkan berbagai perlombaan yang melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menekankan bahwa kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

“Kegiatan ini digelar serentak selama bulan suci Ramadhan. Harapannya, generasi muda di Bandar Lampung memiliki kualitas keagamaan yang semakin baik,” ujar Eva Dwiana, Senin (17/3/2025).

Beragam Perlombaan Keagamaan

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, menjelaskan bahwa Gema Ramadhan 2025 menghadirkan berbagai perlombaan bernuansa Islami.

“Ada lomba Tilawatil Qur’an, hafalan surat, surat pendek, dan lomba azan. Semua ini bertujuan untuk membangun generasi yang lebih religius dan memiliki karakter yang kuat,” jelasnya.

Pemerintah Kota berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat ibadah, serta membawa berkah bagi seluruh masyarakat.

Ketua Bidang Politik dan Demokrasi HMI Cabang Bandar Lampung Soroti Minimnya Variasi Makanan MBG

Presiden Prabowo melalui Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengalokasikan miliaran rupiah untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SD hingga SMA selama bulan Ramadan. Dengan anggaran Rp10.000 per porsi dan total lebih dari Rp2 miliar untuk 30 hari, program ini diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Namun, apakah program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa, atau justru hanya menjadi proyek dengan angka besar tanpa dampak signifikan?

Distribusi makanan dalam program ini mencakup 6.881 siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa menu yang diberikan hanya terdiri dari roti, kurma, dan susu kotak. Jika dibandingkan dengan standar gizi seimbang, komposisi ini masih jauh dari ideal. Program ini pun menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Bidang Politik dan Demokrasi HMI Cabang Bandar Lampung, Rizki Rinanda, yang menyoroti minimnya variasi makanan serta mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran.

“Ini program besar dengan anggaran besar, tapi mengapa menu yang diberikan masih sangat sederhana? Seharusnya siswa mendapatkan makanan yang lebih bergizi,” ujar Rizki.

Benarkah Setiap Porsi Senilai Rp10.000?Evaluasi terhadap harga bahan makanan menunjukkan bahwa dengan harga roti sekitar Rp3.000–Rp5.000, kurma Rp2.000–Rp3.000, dan susu kotak Rp3.000–Rp4.000, total estimasi biaya per porsi berkisar Rp8.000–Rp12.000. Secara matematis, angka ini masih masuk dalam rentang anggaran, tetapi kritik mengenai kurangnya variasi dan kandungan gizi tetap relevan.

“Dengan anggaran Rp10.000, seharusnya siswa bisa mendapatkan menu yang lebih seimbang, seperti tambahan sumber protein (telur, ayam, atau tahu-tempe) serta sayuran dan buah segar. Jangan sampai ada penyimpangan anggaran yang merugikan anak-anak,” tegas Rizki. Ia juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran, terutama dalam proses pengadaan bahan makanan dan distribusinya.

Selain itu, pembangunan 60 dapur umum dengan anggaran Rp54 miliar juga mengundang tanda tanya. Dengan biaya hampir Rp900 juta per dapur, muncul pertanyaan apakah pembangunan dapur dengan anggaran sebesar itu benar-benar diperlukan. Apakah ada kajian mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi penggunaan dana tersebut? Tanpa transparansi dan audit yang jelas, ada potensi anggaran ini disalahgunakan atau dihamburkan untuk proyek yang tidak memiliki urgensi nyata.

Meski program ini berjalan tanpa hambatan, efektivitasnya masih menjadi pertanyaan besar. “Jika program ini hanya dijalankan sebagai formalitas tanpa memperhatikan kebutuhan gizi siswa secara menyeluruh, maka manfaatnya akan sangat minim. Tanpa evaluasi dan transparansi yang lebih baik, MBG berisiko menjadi proyek seremonial yang lebih banyak menguntungkan segelintir pihak dibandingkan memberikan manfaat nyata bagi para siswa,” ujar Rizki.

Ia menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional perlu segera melakukan evaluasi mendalam, mulai dari pemilihan menu, efektivitas penggunaan anggaran, hingga transparansi dalam pembangunan dapur umum. Jika tidak, program ini berisiko menjadi sekadar proyek seremonial yang menghabiskan anggaran tanpa memberikan dampak nyata bagi kesehatan siswa.

KNPI Lampung Dukung Visi “Bersama Lampung Maju, Indonesia Emas”

Bandar Lampung – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, DPD KNPI Provinsi Lampung menggelar acara buka bersama yang turut dihadiri berbagai elemen pemuda, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait pada Minggu, 16 Maret 2025.

Acara yang berlangsung di Aula Gedung Pemuda DPD KNPI Provinsi Lampung ini juga dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim dan tausiyah inspiratif yang disampaikan oleh Ustadzah Nabila Zainuri, M.Pd. CDAI.

KNPI Siap Bersinergi untuk Kemajuan Lampung

Ketua Harian DPD KNPI Provinsi Lampung, Bung Wawansah, menekankan pentingnya momentum Ramadan sebagai refleksi untuk meningkatkan kepedulian dan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

“Momen Ramadan ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pemuda yang bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen KNPI dalam bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Kiyai Mirza dan Wakil Gubernur Mbak Jihan. Menurutnya, kehadiran pemuda dalam kepemimpinan daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“KNPI siap mendukung program-program prioritas pemerintah, khususnya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda, demi mewujudkan Lampung yang lebih maju,” tambahnya.

Dukungan Dispora untuk Pemuda Lampung

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, ST., SE., MM., turut mengapresiasi peran KNPI sebagai wadah kepemudaan yang aktif dan berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi KNPI yang terus berkontribusi dalam memajukan Provinsi Lampung. Semoga ke depan, organisasi ini semakin solid dan memberikan manfaat lebih besar bagi pemuda di daerah ini,” ujar Bung Desca, sapaan akrabnya.

Selain kegiatan buka puasa bersama, acara ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan di antara pemuda se-Lampung. Turut hadir Ketua DPD KNPI Kabupaten/Kota serta Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Provinsi Lampung, yang menunjukkan komitmen kolektif dalam membangun organisasi kepemudaan yang lebih progresif.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, KNPI Lampung optimistis dapat terus berkontribusi dalam pengembangan potensi pemuda dan turut mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju, Indonesia Emas”.

Walikota Bandar Lampung Bersama Kapolresta dan Dandim Bagikan Takjil untuk Warga

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay dan Dandim 0410 Kolonel Arh Tan Kurniawan kompak turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada warga.

Kegiatan berbagi ini berlangsung di dua titik utama, yakni Bundaran Tugu Adipura dan Bundaran Lungsir, Bandar Lampung, pada Minggu (16/3/2025).

Walikota Eva Dwiana menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran TNI-Polri membagikan takjil berupa sirup dan kue kering kepada masyarakat yang melintas di lokasi.

“Total ada sekitar 6000 paket yang kami siapkan. Tadi masih banyak, tapi karena antusiasme masyarakat tinggi, kami akan bagikan lagi besok,” ujar Eva Dwiana.

Ia berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Mohon doa dari semua agar Pemkot terus bisa berkolaborasi dengan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bandar Lampung,” tambahnya.

Eva juga memastikan bahwa selain takjil, Pemkot Bandar Lampung juga akan menyalurkan bantuan lain seperti paket sembako dan beras kepada warga yang membutuhkan.

“Insyallah nanti ada bantuan dari Baznas juga,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang ingin melihat dokumentasi kegiatan ini, dapat mengaksesnya melalui Instagram resmi Kominfo Bandar Lampung.

Dimana Wali Kota?

KOTA Bandarlampung masih sibuk seperti biasa. Orang nomor satu di kota Tapis Berseri ini pastinya sibuk dengan agenda rapat kerja, gunting pita, serta memukul gong peresmian!!

Di kantor Wali Kota, agenda tetap padat. Ada banyak hal besar yang harus diurus, banyak urusan yang tentu saja jauh lebih penting dibandingkan mengurusi dua anak kecil yang akan saya jelaskan lebih jauh kedalam tulisan ini.

Di sudut kota, di rumah kecil yang kini terasa semakin sunyi, Muhamad Rai Qabil Aldriando (15) dan Moezza Raiqamahyra Eduardo (6) duduk termenung. Ramadhan tiba, tapi ayah mereka tak lagi menemani. Sementara, sang ibu telah lama pergi ketika virus mematikan Covid-19 merenggut nyawanya.

Bulan suci yang biasanya penuh kehangatan kini berubah menjadi sepi. Kini, tak ada lagi suara ayah yang lembut membangunkan mereka untuk sahur. Hanya keheningan yang menyelimuti rumah kecil ini.

Tangan yang menggandeng mereka ke masjid untuk tarawih, kebersamaan penuh dengan canda tawa keluarga kecil ini tidak ada lagi.

Saat takbir Idul Fitri berkumandang, rumah kecil itu justru terasa semakin hampa. Tak ada pelukan hangat, tak ada suara tawa, Dua anak yatim piatu ini, kini tinggal bersama sang kakek yang tulus merawat, menemaninya serta membesarkannya.

Ayah mereka, Eduardo (46), telah pergi untuk selama-lamanya. Eduardo tewas mengenaskan, kepalanya tertancap pagar besi Masjid Al Hikmah Jl. Padjadjaran, Jagabaya II, Kecamatan Way Halim pada malam 22 Februari 2025 lalu, saat mengendarai sepeda motor di malam hari sekira pukul 20.00 WIB.

Diduga almarhum menghindari lubang, dan terperosok hingga motornya membentur tembok masjid yang di atasnya terdapat pagar besi.

Namun, apakah tragedi ini cukup penting untuk mendapat perhatian? Sepertinya tidak. Di kota yang sibuk ini, ada hal-hal yang dianggap jauh lebih besar. Bandarlampung bukan kota kecil. Ada urusan yang jauh lebih besar ketimbang nasib dua anak yatim piatu ini.

Di lokasi kejadian, Bapak Nano salah satu marbot Masjid Al Hikmah, masih mengingat betul malam tragis itu.

“Ngeri saya, pas melihat matanya tertancap di pagar besi. Posisi duduk di motor, tapi kepalanya miring,” katanya dengan suara lirih.

Ambulans datang satu jam kemudian. Tapi sayang? Nyawa Eduardo sudah melayang.

Di rumah, Moezza, bocah enam tahun yang belum mengerti bahwa tak akan ada lagi ayah yang membelikannya baju lebaran. Tak akan ada lagi ayah yang mengajaknya menuntun menuju masjid saat gema takbir mulai terdengar.

Sementara itu, Rai yang kini harus tumbuh dewasa lebih cepat hanya bisa diam. Mungkin ia sudah tahu, bahwa harapan-harapan kecil itu kini hanya tinggal mimpi.

Di Mana Wali Kota?

Tentu saja, Wali Kota Bandarlampung, Eva Diana tidak perlu repot-repot memikirkan tragedi kecil ini. Ada banyak hal yang lebih penting, rapat, proyek, acara seremoni, hingga pemotongan pita peresmian, serta sibuk mengurusi persiapan mudik lebaran.

Apa pentingnya dua anak kecil yang menangis di rumah kecilnya? Apa urusannya dengan pemerintah? Mereka toh masih bisa makan.

Barangkali, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menunggu agar kisah ini perlahan tenggelam di tengah derasnya berita baru.

Mereka akan tetap duduk di sudut rumah kecil, merasakan sepi di bulan Ramadhan, tanpa ayah yang selalu menemani.

Dan esok, ketika gema takbir menggema, dua anak ini berharap yang tak pasti, menunggu yang mungkin tak akan pernah datang lagi.

Ditulis Oleh A. Rosid

Komite Pewarta Independen (KoPI) Gelar Buka Puasa Bersama untuk Pererat Silaturahmi Persaudaraan di Bulan Ramadan

Lampung – Dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) mengadakan acara buka puasa bersama di D’Obong Kitchen pada Jumat, 14 Maret 2025.

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI), Jeffry Noviansyah menjelaskan, bahwa acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat hubungan persaudaraan antar sesama pewarta yang tergabung di KoPI.

“Kami ingin menjadikan Ramadan sebagai waktu yang penuh makna, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar anggota. Acara ini juga menjadi tempat untuk berdiskusi mengenai perkembangan dunia jurnalistik dan agenda KoPI kedepan,” ujar Jeffry yang didampingi Sekretaris, Bambang SP.

Melalui kegiatan ini, KoPI berharap dapat terus menjaga solidaritas dan meningkatkan semangat profesionalisme di kalangan pewarta independen.

“Acara ini juga menjadi bukti bahwa kebersamaan dan silaturahmi adalah nilai yang selalu dijaga dalam komunitas jurnalis yang tergabung di KoPI,” tambahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh pengurus dan anggota KoPI yang merayakan kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. (*)

ASN Pemkot Bandar Lampung Dapatkan THR, Gaji ke-14, dan Tukin Penuh pada Senin Besok

Bandar Lampung – Kabar gembira datang untuk pegawai ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Pada Senin, 17 Maret 2025, seluruh Tunjangan Hari Raya (THR), Gaji ke-14, dan Tunjangan Kinerja (Tukin) selama satu bulan akan dibayarkan secara penuh.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, dalam keterangan pers yang diberikan pada Jumat, 14 Maret 2025. Menurut Iwan, perintah untuk mencairkan seluruh tunjangan dan gaji tersebut datang langsung dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Iwan menyampaikan bahwa pencairan THR, Tukin, dan Gaji ke-14 ini merupakan tanda positif bahwa perekonomian kota dan keuangan Pemerintah Kota Bandar Lampung telah membaik. Hal ini memungkinkan pembayaran dilakukan tepat waktu, bahkan melebihi instruksi yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Insha Allah, Insya Allah kita akan bayarkan pada hari Senin,” ujar Iwan dengan penuh keyakinan.

Ia juga mengungkapkan, total anggaran yang disiapkan untuk membayar THR, Tukin, dan Gaji ke-14 ini mencapai sekitar Rp50 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membayar sekitar 8.000 ASN di Bandar Lampung, yang meliputi pegawai, guru SD dan TK, serta tenaga medis.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa membayarkan 100 persen,” tandasnya.

Komite OSIS Nasional Jalin Kerja Sama dengan Rumah Zakat dalam Pengelolaan Dana Zakat, Infaq, dan Sedekah

Bandar Lampung – Pada hari Selasa (11/3/2025), Komite OSIS Nasional yang diwakili oleh Ahmad Wahyu selaku Ketua Umum, bersama Encang Sukirman, Kepala Rumah Zakat Area Jawa Barat, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) untuk menjalin kerja sama.

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mengelola dana zakat, infaq, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Komite OSIS Nasional dan Rumah Zakat dapat mengoptimalkan penghimpunan dan pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah, baik di kalangan anggota OSIS maupun masyarakat luas.

“Semoga melalui kemitraan dengan Rumah Zakat, Komite OSIS Nasional dapat memberikan dampak positif kepada lembaga OSIS di sekolah dan madrasah, serta masyarakat pada umumnya. Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Encang Sukirman, Kepala Rumah Zakat Perwakilan Jawa Barat.

Hal senada juga disampaikan oleh pihak Komite OSIS Nasional, yang berharap kerja sama dengan Rumah Zakat dapat memaksimalkan potensi zakat dan infaq, yang nantinya akan diterapkan dalam program-program untuk mendukung pengembangan pembinaan kesiswaan di sekolah dan madrasah melalui OSIS.

“Kedepannya, kami juga akan mengupayakan pelaksanaan berbagai program kegiatan pemberdayaan masyarakat. Semoga kerja sama antara Rumah Zakat dan Komite OSIS Nasional ini dapat membawa angin segar dalam dunia pendidikan,” tutup Ahmad Wahyu.

Safari Ramadhan 2025: Pemerintah Kota Bandar Lampung Serahkan Hadiah Umrah

Bandar Lampung – Pada acara kali ini, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, didampingi oleh Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., serta Plh Sekda Provinsi Lampung, M. Firsada, mengadakan kegiatan di Masjid Jami Hidayatullah, Jalan Basuki Rahmat, Teluk Betung Selatan, pada Rabu (12/3/2025).

Kapolda Lampung dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kota dan Polresta Bandar Lampung telah menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Semoga suasana yang aman ini bisa terus terjaga sampai akhir Ramadhan,” ujar Kapolda.

Walikota Eva Dwiana menjelaskan bahwa Safari Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara jajaran pemerintah dan masyarakat, serta memberikan kesempatan untuk beribadah dan berdiskusi.

“Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara Pemkot dan masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Eva.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung dan Walikota Bandar Lampung memberikan hadiah umrah kepada beberapa jamaah yang hadir. Kapolda Helmy Santika secara khusus memilih Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk diberangkatkan umrah. Walikota Eva Dwiana juga menyerahkan tiga hadiah umrah kepada warga yang mengikuti Safari Ramadhan.

Walikota Eva mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memanfaatkan momentum Ramadhan ini dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Operasi Pasar Murah Ramadan, Solusi Ekonomi Bagi Warga Bandar Lampung

Bandar Lampung – Ratusan warga kota Bandar Lampung dengan antusias mengikuti operasi pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung serentak di 20 kecamatan dengan tujuan untuk menekan harga sembako menjelang Idul Fitri.

Dewi Trisnawati, salah satu warga Kelurahan Segalamider, menyatakan bahwa pasar murah di Jalan Pubian sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

“Harganya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran, program ini sangat membantu kami, terutama ibu-ibu,” ujar Dewi pada Rabu, 12 Maret 2025.

Senada dengan Dewi, Nurmala, warga Susunan Baru, juga merasakan manfaat dari pasar murah tersebut. Menurutnya, komoditas yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.

“Selisih harganya bisa mencapai Rp4.000. Ini sangat membantu saya,” jelas Nurmala.

Wali Kota Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, sebelumnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Bunda berharap, dengan adanya operasi pasar murah Ramadan ini, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini dan dapat berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Eva Dwiana.

Upaya Cegah Banjir, Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Bangunan di Saluran Air

Bandar Lampung – Satgas Penertiban Bangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berhasil menertibkan puluhan bangunan yang dibangun di atas saluran air maupun sungai. Hal ini disampaikan oleh Antoni Irawan, Ketua Satgas Penertiban Bangunan, pada Selasa, 11 Maret 2025.

“Sampai saat ini, sekitar 18 bangunan telah kami minta untuk dibongkar, dan pemiliknya sudah melakukan pembongkaran tersebut,” ungkap Antoni.

Berbagai jenis bangunan yang melanggar tersebut, lanjutnya, bervariasi, mulai dari tempat parkir kendaraan hingga kamar.

“Jenis pelanggaran berbeda-beda, tetapi intinya mereka membangun di atas saluran air, bahkan ada yang memperkecil saluran air itu sendiri,” tambahnya.

Untuk mengatasi potensi bencana banjir, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga sedang melakukan pemasangan Box Culvert dan normalisasi sungai di enam titik. Pemasangan Box Culvert dilakukan di saluran air Jalan H. Ismail, Kecamatan Rajabasa, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Wayhalim.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menjelaskan bahwa meski musim penghujan telah berlalu, Walikota Bandar Lampung tetap memerintahkan Dinas PU untuk melanjutkan normalisasi sungai dan pemasangan Box Culvert.

“Di Wayhalim, ada dua titik pemasangan Box Culvert. Kami berharap, ketika hujan turun, tidak ada lagi genangan di jalan,” jelas Dedi Sutioso, Selasa, 11 Maret 2025.

Normalisasi sungai dan pemasangan talud dilakukan di aliran sungai yang ada di Kecamatan Kedamaian, Wayhalim, dan Rajabasa. Pembersihan sedimen dilakukan dengan menggunakan alat berat milik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Berdasarkan perintah Ibu Walikota, Bunda Eva, normalisasi sungai terus dilakukan. Pengerjaan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari hulu hingga hilir,” tambah Dedi Sutioso.

Merajut Persaudaraan, Puluhan Mantan dan Karyawan Tribun Hadiri Bukber

BANDAR LAMPUNG – Untuk mempererat kembali tali persaudaraan yang sempat terputus, puluhan mantan karyawan dan karyawan Tribun berkumpul dalam acara buka bersama (Bukber) di kediaman Ferry Kurniawan pada Minggu, 9 Maret 2025.

Acara yang berlangsung santai dan penuh kehangatan ini menjadi ajang untuk saling berbagi informasi mengenai kondisi dan posisi masing-masing saat ini.

Ferry Kurniawan, salah satu inisiator acara Bukber, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah beberapa kali dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga dan mempererat hubungan antara mantan karyawan Tribun (Mantri) dan karyawan yang masih aktif.

“Walaupun kita terpisah secara fisik dan beberapa di antara kita tidak bertemu selama bertahun-tahun, ikatan persaudaraan dan kekeluargaan tetap terjaga. Salah satu cara untuk merawat hubungan tersebut adalah melalui acara Bukber ini. Kita seperti keluarga besar yang terpisah oleh waktu dan tempat, namun hubungan pertemanan dan persaudaraan tetap terjaga secara psikologis,” ujarnya.

Ferry juga menambahkan bahwa meskipun kini memiliki pekerjaan dan tempat yang berbeda, mereka tetap bersaudara dalam Ikatan Mantan Tribun (Mantri). Oleh karena itu, acara seperti Bukber, halal bihalal, reuni, atau temu kangen harus terus dilakukan, meskipun hanya sebagian yang hadir.

“Harapannya, tahun-tahun mendatang kita bisa mengajak rekan-rekan yang belum bergabung untuk tetap menjaga silaturahmi bersama,” tambahnya.

Di kesempatan tersebut, sejumlah mantan karyawan dan karyawan Tribun juga berbagi cerita tentang pengalaman-pengalaman unik dan menarik selama bekerja di Harian Pagi Tribun Lampung, baik yang berkaitan langsung dengan pekerjaan maupun pengalaman pribadi lainnya.

Satgas Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Rumah dan Kandang Ayam di Atas Saluran Air

Bandar Lampung — Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Bangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung menemukan sejumlah rumah dan kandang ayam yang dibangun di atas saluran air, yang menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah kota. Penertiban ini dimulai sejak Senin (3/3/2025) di lima kecamatan di Bandar Lampung.

Ketua Satgas Penertiban Bangunan, Antoni, mengatakan bahwa hasil penyisiran di lapangan menunjukkan ada tujuh pelanggaran terkait bangunan yang mengganggu aliran drainase.

“Setiap hari, sesuai dengan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami berkeliling menyusuri sungai. Hasilnya, kami menemukan tujuh pelanggaran, berupa rumah dan kandang ayam yang dibangun di atas aliran drainase,” ungkap Antoni pada Jumat (7/3/2025).

Antoni menegaskan bahwa bangunan yang berdiri di atas saluran air harus segera dibongkar agar aliran air kembali lancar dan risiko banjir dapat dikurangi.

“Bangunan yang berada di atas drainase kami minta untuk dibongkar, nanti camat dan lurah setempat akan mengawasi proses ini,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Wayhalim, Darwono, menjelaskan bahwa Satgas mengedepankan pendekatan persuasif dalam penertiban ini dengan memberikan imbauan dan edukasi kepada warga.

“Di Jalan Panorama 1 kemarin, ada bangunan yang melanggar. Keesokan harinya, bangunan tersebut telah dibongkar langsung oleh pemiliknya,” kata Darwono.

Darwono menegaskan bahwa edukasi mengenai bahaya membangun di atas saluran air menjadi kunci keberhasilan penertiban ini.

“Kami melakukan edukasi tentang bahaya membangun di atas sungai dan pendekatan yang baik agar masyarakat mau membongkar bangunannya,” tutup Darwono.

Dengan langkah ini, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat mengurangi penyempitan saluran air dan menekan potensi banjir di masa depan.

Satgas Penertiban Bandar Lampung Bongkar Bangunan di Atas Drainase untuk Cegah Banjir

Bandar Lampung — Satgas Penertiban Bangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung menemukan sejumlah rumah yang dibangun di atas saluran air. Satgas yang dibentuk langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, pada Senin (3/3/2025), telah memulai penertiban di lima kecamatan di Kota Bandar Lampung.

“Setiap hari, sesuai dengan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami berkeliling menyusuri sungai. Hasilnya, kami menemukan tujuh pelanggaran, berupa rumah dan kandang ayam yang dibangun di atas aliran drainase,” ungkap Antoni, Ketua Satgas Penertiban Bangunan, pada Jumat (7/3/2025).

Antoni menambahkan bahwa salah satu penyebab utama banjir di Bandar Lampung adalah penyempitan sungai atau drainase akibat bangunan yang berdiri di atasnya.

“Bangunan yang berada di atas drainase kami minta untuk dibongkar, nanti camat dan lurah setempat akan mengawasi proses ini,” tambah Antoni.

Sementara itu, Camat Wayhalim, Darwono, menjelaskan bahwa dalam penertiban tersebut, Satgas memberikan imbauan kepada pemilik bangunan yang melanggar garis sempadan sungai.

“Di Jalan Panorama 1 kemarin, ada bangunan yang melanggar. Keesokan harinya, bangunan tersebut telah dibongkar langsung oleh pemiliknya,” ujar Darwono.

Darwono menambahkan bahwa dalam penertiban, Satgas mengedepankan pendekatan yang persuasif, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membangun di atas saluran air.

“Kami melakukan edukasi tentang bahaya membangun di atas sungai dan pendekatan yang baik agar masyarakat mau membongkar bangunannya,” tutup Darwono.

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Infrastruktur dan Salurkan Bantuan untuk Atasi Dampak Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus melakukan upaya nyata dalam menanggulangi dampak bencana banjir yang kerap melanda wilayahnya. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), berbagai tindakan perbaikan dan penguatan infrastruktur telah dijalankan sejak awal tahun 2025.

Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, menyampaikan bahwa pihaknya telah memperbaiki dan memperkuat infrastruktur di 31 titik di seluruh kota, dengan fokus pada normalisasi sungai, pembangunan talud yang rusak, serta pemasangan bronjong sebagai penahan tanah.

“Ibu Walikota Bunda Eva memerintahkan kami untuk terus melakukan normalisasi sungai. Setiap hari, tim kami bekerja menyusuri sungai dan saluran drainase untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Dedi pada Rabu, 5 Maret 2025.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung juga aktif menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir. Kepala BPBD, Wakhidi, mengungkapkan bahwa sebanyak 107,6 ton beras telah didistribusikan ke 16 kecamatan, menjangkau 10.760 rumah, dengan masing-masing rumah mendapatkan 10 kilogram beras.

“Saya pastikan bantuan beras ini tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Wakhidi.

Sebagai upaya jangka panjang, Pemkot Bandar Lampung telah merancang 10 langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir di masa depan. Langkah tersebut meliputi:

  • Perbaikan dan pendalaman sistem drainase

  • Kerja sama lintas wilayah dengan Pemkab Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan kawasan catchment

  • Pemasangan alat peringatan dini di daerah rawan banjir

  • Program penghijauan melalui penanaman pohon

  • Pembuatan embung dan sumur resapan untuk mengurangi limpasan air

Dengan sinergi antar OPD dan dukungan penuh dari masyarakat, Pemkot optimistis dapat meminimalkan dampak banjir dan meningkatkan ketahanan lingkungan Kota Bandar Lampung.