Pemkot Bandar Lampung Terapkan Metode Controlled Landfill di TPA Bakung, Kurangi Dampak Lingkungan

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menerapkan metode Controlled Landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.

Metode ini dinilai jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan sistem open dumping. Dalam sistem Controlled Landfill, sampah yang telah tertimbun akan ditutupi lapisan tanah secara berkala untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menghindari penyebaran bau serta gangguan kesehatan.

“Saat ini, proses penerapan metode Controlled Landfill di TPA Bakung telah tercapai 65 persen. Proses pelapisan tanah masih terkendala cuaca yang kurang mendukung,” ungkap Pelaksana Harian Kepala DLH Bandar Lampung, Veni Devialesti, pada Rabu, 5 Maret 2025.

Setelah pelapisan tanah selesai, DLH akan melanjutkan ke tahap pemasangan geo-membran, yaitu lapisan kedap air yang berfungsi untuk mencegah air lindi meresap ke dalam tanah dan mencemari sumber air di sekitarnya.

“Geo-membran ini sangat penting untuk menjaga kualitas tanah dan air di sekitar lokasi pembuangan,” tambah Veni.

Tak hanya itu, Pemkot juga menjalankan program penghijauan di area TPA Bakung dengan menanam sebanyak 6.623 batang pohon dan tanaman hias sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memperbaiki ekosistem di sekitar area pembuangan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar TPA.

Banjir Bandar Lampung: 107,6 Ton Beras Disalurkan dan Infrastruktur Diperbaiki

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya keras dalam mengatasi dampak bencana banjir yang sering terjadi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Pemkot telah melakukan sejumlah tindakan konkret seperti normalisasi sungai, pembangunan talud yang rusak akibat banjir, dan pembuatan bronjong. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Dedi Sutiyoso, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah melakukan perbaikan di 31 titik di seluruh wilayah kota, dengan fokus pada penguatan sistem drainase dan pemeliharaan infrastruktur.

“Ibu Walikota Bunda Eva memerintahkan kami untuk terus melakukan normalisasi sungai. Setiap hari, tim kami bekerja menyusuri sungai-sungai dan saluran drainase untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Dedi Sutiyoso pada Rabu, 5 Maret 2025.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung juga telah menyalurkan bantuan beras untuk para korban banjir. Sebanyak 107,6 ton beras telah dibagikan ke 16 kecamatan di kota ini. Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup 10.760 rumah, dengan masing-masing rumah menerima 10 kg beras.

“Saya pastikan bantuan beras ini sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Totalnya ada 10.760 rumah yang telah kami bantu,” jelas Wakhidi.

Pemkot Bandar Lampung juga menyusun 10 langkah strategis untuk menanggulangi bencana banjir di masa depan, antara lain memperbaiki dan memperdalam drainase, bekerja sama dengan Pemkab Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan wilayah catchment, serta memasang alat peringatan dini di daerah rawan banjir. Selain itu, upaya penghijauan dengan penanaman pohon dan pembuatan embung dan sumur resapan juga dilakukan guna mengurangi dampak banjir.

DLH Bandar Lampung Siapkan Geo-membran untuk Tangani Air Lindi di TPA Bakung

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung dengan menerapkan metode Controlled Landfill.

Metode Controlled Landfill merupakan sistem pembuangan sampah yang lebih baik dibandingkan metode open dumping. Pada metode ini, sampah yang telah tertimbun akan ditutupi dengan lapisan tanah secara berkala, untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Saat ini, proses penerapan metode Controlled Landfill di TPA Bakung telah tercapai 65%. Proses pelapisan tanah belum sepenuhnya selesai karena kondisi cuaca yang kurang mendukung,” ujar Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung, Veni Devialesti, pada Rabu, 5 Maret 2025.

Veni juga menambahkan, setelah proses pelapisan tanah selesai, pihaknya akan melanjutkan tahapan berikutnya dengan pemasangan geo-membran.

“Geo-membran berfungsi sebagai pelapis kedap air yang akan mencegah air lindi masuk ke dalam tanah,” jelasnya.

Selain pengelolaan sampah dengan metode Controlled Landfill, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga turut melakukan program penghijauan di area TPA Bakung, dengan menanam pohon dan tanaman hias sebanyak 6.623 batang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah Bersubsidi untuk Stabilkan Harga

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyelenggarakan kegiatan pasar murah bersubsidi yang berlangsung dari Rabu, 5 Maret hingga 19 Maret 2025.

Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung, dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sejak pagi hari, pasar murah ini telah ramai diserbu warga yang ingin membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.

Tujuan dari pasar murah bersubsidi ini adalah untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pemerintah daerah bertanggung jawab dalam mengendalikan harga bahan pokok penting yang beredar, dengan tujuan utama stabilisasi harga.

Paket bahan pokok yang dijual seharga Rp 53.500 terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg (Rp 12.500), minyak goreng 1 liter (Rp 14.000), telur 1 kg (Rp 19.000), dan tepung (Rp 8.000). Semua produk dalam paket tersebut sudah disubsidi oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung, sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga yang lebih terjangkau.

Ibu Asih, seorang warga Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Bandar Lampung atas adanya pasar murah ini, yang sangat meringankan beban masyarakat. “Pasar murah ini sangat membantu, terutama dengan kenaikan harga saat ini, karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau,” ujar Asih.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah. “Pemkot memberikan subsidi antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per item, dan kami juga bekerja sama dengan pemasok cabai dan bawang untuk menjaga harga tetap terjangkau,” tutup Wilson.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah Bersubsidi di 20 Kecamatan, Warga Antusias Serbu Bahan Pokok Murah

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar pasar murah bersubsidi yang berlangsung selama dua pekan, mulai Rabu, 5 Maret hingga 19 Maret 2025, di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini dimulai setiap hari sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi hari, lokasi pasar murah telah dipadati warga yang ingin membeli paket bahan pokok dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini merupakan salah satu upaya Pemkot dalam menjaga kestabilan harga pangan dan memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Paket sembako yang ditawarkan seharga Rp 53.500 sudah mendapat subsidi dari pemerintah dan terdiri dari:

  • Beras 5 kg

  • Gula pasir 1 kg (Rp 12.500)

  • Minyak goreng 1 liter (Rp 14.000)

  • Telur ayam 1 kg (Rp 19.000)

  • Tepung terigu (Rp 8.000)

“Pasar murah ini sangat membantu, terutama dengan kenaikan harga saat ini. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau,” ujar Ibu Asih, warga Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, saat ditemui di lokasi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya untuk menekan inflasi, tetapi juga untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Pemkot memberikan subsidi antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per item. Kami juga bekerja sama dengan pemasok cabai dan bawang agar harga tetap terkendali,” ungkap Wilson.

Dengan adanya program pasar murah bersubsidi ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, serta turut menekan gejolak harga di pasar.

Wali Kota Bandar Lampung Mulai Safari Ramadhan 1446 H di Masjid At Tajriyah Rajabasa

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, resmi memulai Safari Ramadhan 1446 Hijriyah dengan mengunjungi Masjid At Tajriyah yang terletak di Jl. Z.A. Pagar Alam, Kecamatan Rajabasa, pada Selasa (4/3/2025).

Kegiatan Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung ini dihadiri oleh jajaran kepala OPD, camat, lurah, serta masyarakat sekitar. Acara ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di momen suci bulan Ramadhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa Safari Ramadhan akan dilaksanakan selama 20 hari ke depan, menjangkau masjid-masjid di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

“Harapannya, semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah kota dan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar Bunda Eva.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai ajang untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan saling mendoakan agar Bandar Lampung selalu diberi keberkahan dan keselamatan,” tambahnya.

Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin Pemkot Bandar Lampung yang tidak hanya diisi dengan kegiatan ibadah, namun juga diskusi dan penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat Kota Bandar Lampung sepanjang bulan suci Ramadhan.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Memulai Safari Ramadhan 1446 H di Masjid At Tajriyah

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memulai Safari Ramadhan 1446 H (Hijriyah) di Masjid At Tajriyah yang terletak di Jl. Z.A Pagar Alam, Kecamatan Rajabasa, pada Selasa (4/3/2025).

Safari Ramadhan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung dan dihadiri oleh Walikota bersama jajaran kepala OPD, camat, lurah, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan Safari Ramadhan ini akan berlangsung selama 20 hari, dengan mengunjungi masjid-masjid di 20 kecamatan di seluruh Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan bahwa tujuan dari Safari Ramadhan ini adalah untuk beribadah, berdiskusi, dan mempererat silaturahmi antara pemerintah kota dengan masyarakat.

“Harapannya, semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah kota dan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar Bunda Eva.

Walikota juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Curanmor di Rumah Makan Sambel Seruit, Pelaku Terekam CCTV

Bandar Lampung – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Bandar Lampung. Kali ini, satu unit sepeda motor Honda Beat biru tahun 2022 dengan nomor polisi BE 2821 AGW raib digondol maling di parkiran Rumah Makan Sambel Seruit Bu LIN, Jalan Letjen Ryacudu, Sukarame, pada Minggu (23/2/2025) sekitar pukul 22.11 WIB.

Kejadian ini terekam kamera CCTV, memperlihatkan seorang pria mencurigakan mendekati motor sebelum dengan cepat membawanya kabur. Dugaan sementara, pelaku telah mengamati situasi sebelum melancarkan aksinya.

Korban Laporkan Kasus ke Polisi

Korban, Novalia Sari, telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukarame pada 3 Maret 2025 dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/135/III/2025/LPG/RESTA BL/SEKTOR SKM. Hingga kini, ia masih menunggu tindak lanjut dari kepolisian.

Menurut saksi, motor tersebut terakhir digunakan oleh Muhammad Odi Ryan Maulana, seorang karyawan rumah makan. Saat hendak digunakan kembali, motor tersebut sudah hilang dari tempat parkirnya.

Harapan Korban untuk Polisi dan Masyarakat

Novalia berharap pihak kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku, serta meningkatkan patroli malam hari di lokasi-lokasi rawan kejahatan.

“Saya harap polisi bisa segera menemukan pelaku dan meningkatkan patroli, terutama di tempat yang rawan pencurian,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menambah pengaman pada kendaraannya.

“Bagi yang mengetahui keberadaan motor saya, mohon segera lapor ke Polsek Sukarame atau hubungi saya di 0895804058383,” tutupnya.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Usai Retret Wali Kota di Akmil Magelang

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala OPD, Camat, Lurah, serta Kepala Puskesmas se-Kota Bandar Lampung, pada Senin, 3 Maret 2025, bertempat di Aula Gedung Semergo.

Acara ini menjadi momen kebersamaan yang digelar usai Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali dari retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan diawali dengan khutbah singkat, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah, yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran semua pihak yang telah menjaga sinergi dan keharmonisan di Kota Bandar Lampung, terutama di bulan suci Ramadan.

“Saya ucapkan terima kasih dan rasa syukur karena pada kesempatan di bulan Ramadan ini, kita dapat menjalin silaturahmi antara Pemkot dan Forkopimda juga FKUB, yang merupakan garda terdepan menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Bunda Eva.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kekompakan dan saling mendoakan demi kelancaran menjalani Ramadan serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Saya yakin, dengan sinergitas kita ke depannya, masyarakat Bandar Lampung akan menjadi lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” tutupnya.

Acara ini mencerminkan komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam memperkuat kolaborasi lintas sektoral dan menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan penuh berkah.

Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Pesawaran Bahas Pembangunan Embung untuk Atasi Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima audiensi dari Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Walikota, Senin (3/3/2025). Audiensi ini disambut langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang turut didampingi oleh Plt. Asisten I, II, III, serta sejumlah kepala OPD, camat, dan lurah.

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis antara Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Pesawaran, dan Pemkab Lampung Selatan dalam pembangunan embung sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir.

“Pemkot Bandar Lampung berencana membangun embung di wilayah kami. Namun, koordinasi lebih lanjut dengan Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan sangat diperlukan agar rencana ini dapat disusun secara lebih komprehensif,” ujar Walikota Eva Dwiana.

Harapkan Dukungan Gubernur Lampung

Walikota yang akrab disapa Bunda Eva itu juga berharap Gubernur Lampung turut serta dalam mendukung dan membahas proyek pembangunan embung ini guna memastikan kelancaran implementasi di lapangan.

“Penanganan banjir memerlukan kerja sama dari semua pihak. Jika kita bisa menyelesaikan ini bersama, dampaknya akan sangat baik bagi masyarakat di masa depan,” tegas Bunda Eva.

Pembangunan embung ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi di Kota Bandar Lampung, tetapi juga dapat memberi manfaat bagi wilayah sekitar seperti Pesawaran dan Lampung Selatan yang juga terdampak sistem aliran air dari kawasan hulu.

Dengan sinergi lintas wilayah ini, Pemkot Bandar Lampung menunjukkan keseriusannya dalam menanggulangi banjir melalui langkah kolaboratif dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menggelar Silahturahmi dan Buka Puasa Bersama.

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar silahturahmi dan buka puasa bersama. Usai menjalani retret…

Kampung Ramadan Sinar Mulya Hadirkan Kegiatan Meriah dan Penuh Berkah

Bandar Lampung – Kampung Ramadan Sinar Mulya kembali menghadirkan berbagai kegiatan menarik dan penuh makna dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Acara ini berlangsung di Jalan Sinar Mulya, Kelurahan Keteguhan, dengan serangkaian agenda yang mengusung nuansa religius, sosial, dan kebersamaan.

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan Ramadan tahun ini, di antaranya:
– Sahur & Buka Puasa Bersama
– Berbagi Takjil Gratis
– Live Akustik Religi
– Bazar UMKM & Pasar Takjil
– Peringatan Malam Nuzulul Qur’an
– Santunan Anak Yatim & Dhuafa
– Pawai Obor di Malam Takbir
– Doorprize & Photobooth untuk Pengunjung

Bosur Siregar, selaku RT 05 Keteguhan, menjelaskan bahwa Kampung Ramadan Sinar Mulya tidak hanya menjadi ajang ibadah dan kebersamaan, tetapi juga wadah untuk mendukung UMKM lokal.

“Tahun ini, kami menghadirkan 40 stan UMKM yang menawarkan aneka hidangan serta produk lokal. Selain itu, kami juga memberikan doorprize bagi pengunjung yang membeli di bazar. Setiap pembelian akan mendapatkan kupon yang diundi setiap empat hari sekali,” ujarnya.

Acara ini juga didukung oleh Kelurahan Keteguhan dan komunitas warga setempat guna mempererat silaturahmi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dengan rangkaian kegiatan yang inspiratif, Kampung Ramadan Sinar Mulya diharapkan bisa membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh warga, sekaligus menjadi tradisi tahunan yang semakin semarak dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Pesawaran Bahas Kerja Sama Pembangunan Embung

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima audiensi dari Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Walikota, Senin (3/3/2025).

Audiensi ini disambut baik oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang didampingi oleh Plt. Asisten I, II, III, serta sejumlah Kepala OPD, camat, dan lurah.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana kerja sama antara Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Pesawaran, dan Pemkab Lampung Selatan dalam pembangunan embung sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir dalam jangka panjang.

“Pemkot Bandar Lampung berencana membangun embung di wilayah kami. Namun, koordinasi lebih lanjut dengan Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan sangat diperlukan agar rencana ini dapat disusun secara lebih komprehensif,” ujar Walikota Eva Dwiana.

Bunda Eva juga berharap Gubernur Lampung dapat ikut serta dalam pembahasan proyek ini guna memastikan kelancaran proses pembangunan embung.

“Penanganan banjir memerlukan kerja sama dari semua pihak. Jika kita bisa menyelesaikan ini bersama, dampaknya akan sangat baik bagi masyarakat di masa depan,” tambahnya.

Pembangunan embung ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi banjir di Bandar Lampung serta wilayah sekitarnya.

Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak banjir. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menurunkan alat berat guna mempercepat proses normalisasi dan pembersihan material sisa banjir.

Pada Minggu (2/3/2025), alat berat mulai beroperasi di sejumlah titik yang masih dipenuhi puing-puing dan material banjir.

Fokus Normalisasi dan Pengerukan di Tiga Lokasi

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, menjelaskan bahwa pengerahan alat berat difokuskan untuk normalisasi sungai dan pembersihan sisa banjir di beberapa lokasi, antara lain:

  • Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur

  • Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang

  • Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi

“Alat berat ini sangat penting dalam proses normalisasi sungai, terutama untuk mengangkat kayu, batu, lumpur, dan sampah yang menumpuk akibat banjir. Kami sudah mulai beroperasi sejak hari pertama setelah banjir terjadi,” jelas Dedi.

Komitmen Pemkot: Sampai Situasi Kembali Normal

Dedi menegaskan bahwa kegiatan pembersihan dan normalisasi akan berlangsung secara terus-menerus hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar bersih dan aman untuk kembali dihuni.

“Sesuai instruksi Wali Kota, alat berat ini akan terus beroperasi sampai situasi kembali normal,” tambahnya.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari kepemimpinan tanggap darurat yang ditunjukkan Wali Kota Eva Dwiana, yang langsung mengerahkan sumber daya sejak hari pertama banjir, termasuk truk dan peralatan berat untuk membantu warga.

Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, dan warga bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa kekhawatiran akan dampak sisa banjir.

Wali Kota Eva Dwiana Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menurunkan alat berat guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak banjir. Minggu (2/3/2025), alat berat mulai beroperasi di beberapa titik yang masih dipenuhi material sisa banjir.

Sejak kejadian banjir, berbagai pihak telah berkolaborasi untuk membersihkan puing-puing dan memastikan pemulihan berjalan cepat. Eva Dwiana menunjukkan kepemimpinan tanggap darurat dengan langsung mengerahkan alat berat dan truk ke lokasi bencana untuk mendukung normalisasi sungai serta pemulihan infrastruktur.

Normalisasi Sungai dan Pembersihan Material Sisa Banjir

Kepala Dinas PU Dedi Sutiyoso mengungkapkan bahwa alat berat kembali diterjunkan untuk membersihkan puing-puing dan material banjir yang masih menyumbat permukiman serta melakukan pengerukan sedimen sungai di beberapa titik, yakni:

Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur
Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang
Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi

“Alat berat ini sangat penting dalam proses normalisasi sungai, terutama untuk mengangkat kayu, batu, lumpur, dan sampah yang menumpuk akibat banjir. Kami sudah mulai beroperasi sejak hari pertama setelah banjir terjadi,” jelas Dedi Sutiyoso.

Ia menambahkan bahwa operasi pembersihan akan terus berlanjut hingga seluruh material banjir di wilayah terdampak benar-benar bersih.

“Sesuai instruksi Wali Kota, alat berat ini akan terus beroperasi sampai situasi kembali normal,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga warga bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa.

Warga Kali Balau Kencana Apresiasi Respons Cepat Pemkot Bandar Lampung Saat Banjir

BANDAR LAMPUNG – Warga terdampak banjir di Kelurahan Kali Balau Kencana, Kecamatan Kedamaian, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dan kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung saat bencana melanda pada 27 Februari 2025.

Ungkapan terima kasih itu disampaikan saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau lokasi terdampak banjir pada Sabtu (1/3/2025).

Warga Terima Bantuan dan Dukung Pemulihan Pasca-Banjir
Salah satu warga, Samsul, mengaku telah menerima bantuan uang tunai dari Pemkot Bandar Lampung, yang akan ia gunakan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat banjir.

“Saat banjir kemarin, saya sudah dibantu. Bantuan uang tunai itu akan saya pakai untuk memperbaiki pagar rumah yang roboh,” ujar Samsul.

Senada dengan Samsul, Warsilah, warga lainnya, juga mengapresiasi langkah cepat Pemkot dalam menangani dampak banjir.

“Sejak hari pertama, tim dari Pemkot langsung turun membersihkan lumpur dan memberikan sembako kepada warga,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Warga Kali Balau Kencana Bersyukur atas Bantuan Pemkot Bandar Lampung Pasca-Banjir

BANDAR LAMPUNG – Warga terdampak banjir di Kelurahan Kali Balau Kencana, Kecamatan Kedamaian, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dan kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung saat bencana banjir melanda wilayah mereka pada 27 Februari 2025.

Ungkapan itu disampaikan langsung oleh warga saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung kondisi di lokasi banjir pada Sabtu (1/3/2025).

Warga Terima Bantuan Tunai dan Sembako

Salah satu warga, Samsul, menyampaikan bahwa dirinya telah menerima bantuan uang tunai dari Pemkot yang sangat membantu dalam pemulihan pasca-banjir.

“Saat banjir kemarin, saya sudah dibantu. Bantuan uang tunai itu akan saya pakai untuk memperbaiki pagar rumah yang roboh,” ujar Samsul.

Hal senada disampaikan oleh Warsilah, warga lainnya yang turut terdampak banjir. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemkot yang langsung bergerak dari hari pertama bencana.

“Sejak hari pertama, tim dari Pemkot langsung turun membersihkan lumpur dan memberikan sembako kepada warga,” ungkap Warsilah.

Pemerintah Hadir untuk Memulihkan Wilayah Terdampak

Bantuan dari Pemkot Bandar Lampung meliputi uang tunai, sembako, hingga pembersihan lingkungan, dan merupakan bagian dari respons cepat pasca-bencana yang ditekankan oleh Wali Kota Eva Dwiana.

Diharapkan, seluruh bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat bangkit dari dampak banjir.

“Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendiri. Semua OPD dikerahkan untuk membantu warga secara menyeluruh,” tegas Eva Dwiana dalam kunjungannya.

Kehadiran pemerintah dan kepedulian nyata di lapangan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara warga dan pemerintah sangat penting dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana.

Usai Dari Magelang, Bunda Eva Langsung Salurkan Bantuan dan Tinjau Lokasi Banjir di Teluk Betung Timur

BANDAR LAMPUNG – Sepulang dari kegiatan retreat di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (1/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva membagikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga. Ia juga mendengarkan keluhan masyarakat dan meninjau langsung titik-titik lokasi banjir.

“Kita langsung memberikan bantuan berupa beras dan sembako kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Bunda Eva di lokasi.

Selain memberikan bantuan, Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan langkah konkret dalam penanggulangan dan pencegahan banjir, salah satunya dengan normalisasi sungai.

“Bunda sudah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan lakukan normalisasi sungai agar banjir besar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Pemkot juga akan melakukan pembongkaran terhadap empat rumah warga yang berdiri di atas aliran sungai, sebagai bagian dari upaya memperlancar arus air. Bunda Eva memastikan bahwa proses ini dilakukan atas dasar persetujuan dari pemilik rumah.

“Pemilik rumah sudah bersedia, dan kita sudah berkoordinasi dengan mereka,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot juga merencanakan pelebaran siring di kawasan terdampak sebagai solusi jangka panjang.

“Kita akan melebarkan siring di lokasi ini sekitar 30 sentimeter, agar dapat menampung lebih banyak air,” tutup Eva Dwiana.

Melalui serangkaian upaya ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masalah banjir di kawasan Teluk Betung Timur dapat segera teratasi dan masyarakat merasa lebih aman saat musim hujan tiba.

Walikota Eva Dwiana Meninjau Lokasi Rumah Yang Hancur Terkena Longsor 

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau lokasi longsor di Kelurahan Gedong Air,…

Usai Pulang dari Magelang, Eva Dwiana Langsung Salurkan Bantuan ke Korban Banjir

BANDAR LAMPUNG – Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Sabtu (1/3/2025).

“Kita langsung memberikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan normalisasi sungai guna mencegah banjir serupa terjadi di masa mendatang.

“Bunda sudah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan lakukan normalisasi sungai agar banjir besar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Selain normalisasi sungai, Pemkot Bandar Lampung juga akan membongkar empat rumah yang berdiri di atas aliran sungai, dengan persetujuan dari pemiliknya.

“Pemilik rumah sudah bersedia, dan kita sudah berkoordinasi dengan mereka,” tambahnya.

Tak hanya itu, langkah pencegahan lainnya adalah pelebaran siring untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.

“Kita akan melebarkan siring di lokasi ini sekitar 30 sentimeter, agar dapat menampung lebih banyak air,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan permasalahan banjir di kawasan Teluk Betung Timur dapat diatasi secara bertahap dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.