Camat Teluk Betung Timur: Video Warga Selamatkan Diri dengan Tali adalah Hoaks

BANDAR LAMPUNG – Sebuah video yang memperlihatkan warga terjebak banjir dan menyelamatkan diri menggunakan tali beredar luas di media sosial TikTok. Video tersebut disertai keterangan yang menyebut kejadian itu terjadi di Kota Bandar Lampung pada 27 Februari 2025, tepatnya di Kecamatan Teluk Betung Timur.

Namun, Camat Teluk Betung Timur, Zulkifli, memastikan bahwa informasi dalam video tersebut adalah hoaks.

“Itu video tidak benar. Di wilayah Teluk Betung Timur tidak ada kejadian seperti itu,” ujar Zulkifli, Sabtu (1/3/2025).

Ia menegaskan bahwa saat terjadi banjir, proses evakuasi di wilayah tersebut dilakukan menggunakan perahu karet, bukan dengan tali seperti yang terlihat dalam video viral tersebut.

“Kalau dilihat sekilas, lokasi dalam video itu lebih mirip Kampung Pancor, Kabupaten Pesawaran,” tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu mengecek kebenarannya sebelum membagikan ke media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan.

Prajurit Yonif 9 Marinir Bantu Warga yang Terdampak Banjir di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG — TNI AL. Kormar. Brigif 4 Marinir. Yonif 9 Marinir. Sebagai bentuk kepedulian terhadap…

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Langkah Strategis Tangani Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus berupaya menangani dan mencegah bencana banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Berbagai langkah penanganan dan pencegahan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir yang merugikan masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung, melalui Asisten I, Sukarma Wijaya, mengungkapkan beberapa langkah yang telah dan akan dilaksanakan untuk mengatasi masalah banjir, antara lain:

Kerja Sama Lintas Wilayah Pemkot Bandar Lampung menjalin kerja sama dengan Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan kawasan sedimen di area catchment seperti kawasan register 17 dan 19.

Peningkatan Sistem Drainase Upaya pelebaran dan pendalaman drainase terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi kontur tanah agar aliran air lebih lancar dan efektif.

Normalisasi Sungai Pemkot secara rutin melakukan normalisasi sungai dengan dukungan fasilitas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk beberapa sungai besar di Bandar Lampung.

Pemeliharaan Drainase Pembersihan drainase dari sampah dan sedimen dilakukan secara berkala untuk menghindari penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir.

Peninggian Talud Sungai Peninggian talud di sepanjang sungai dilakukan untuk mengurangi risiko luapan air saat curah hujan tinggi.

Peningkatan Ruang Terbuka Hijau Pemkot juga berencana melakukan penanaman pohon dan memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menahan aliran permukaan (runoff) serta meningkatkan kualitas udara. Sistem peringatan dini akan dipasang di kawasan register 17 dan 19 serta di daerah yang berkontur rendah atau dekat lereng.

Selain itu, langkah-langkah lainnya mencakup pembangunan embung dan sumur resapan serta pembuatan jalur evakuasi untuk mempermudah mobilisasi warga saat banjir terjadi.

“Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, adalah bagian dari upaya kami. Kami juga memberi pemahaman mengenai risiko tinggal di lereng dan bantaran sungai,” ujar Sukarma Wijaya dalam konferensi pers yang dihadiri BPBD, DLH, Damkar, dan OPD terkait, Kamis, 27 Februari 2025.

Terkait banjir yang telah terjadi, Wali Kota Bandar Lampung menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera membantu warga terdampak.

“Meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, kebutuhan warga terdampak harus segera dipenuhi. Oleh karena itu, kami akan memanfaatkan dana bantuan tak terduga,” tutupnya.

Camat Teluk Betung Timur Klarifikasi Video Viral Evakuasi Banjir: Hoaks, Bukan Terjadi di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Sebuah video viral yang menampilkan warga terjebak banjir dan menyelamatkan diri menggunakan tali di tengah derasnya arus, ramai beredar di media sosial TikTok. Dalam keterangan video, disebutkan bahwa kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, pada 27 Februari 2025.

Namun, informasi tersebut dibantah langsung oleh Camat Teluk Betung Timur, Zulkifli. Ia menegaskan bahwa video tersebut tidak menggambarkan situasi di wilayahnya dan menyebut konten tersebut sebagai berita bohong atau hoaks.

“Itu video tidak benar. Di wilayah Teluk Betung Timur tidak ada kejadian seperti itu,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, Sabtu (1/3/2025).

Menurut Zulkifli, pada saat banjir melanda beberapa wilayah Kota Bandar Lampung, evakuasi warga dilakukan dengan prosedur yang aman dan sesuai standar, termasuk menggunakan perahu karet. Ia memastikan tidak ada evakuasi yang dilakukan dengan cara menarik warga menggunakan tali seperti yang terlihat dalam video tersebut.

“Kalau dilihat dari video, lokasi itu lebih mirip Kampung Pancor di Kabupaten Pesawaran, bukan wilayah kami,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Teluk Betung Timur mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, terutama dalam menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami minta warga tidak mudah percaya informasi di media sosial yang belum jelas sumbernya. Verifikasi dulu sebelum dibagikan agar tidak menimbulkan kepanikan,” tutup Zulkifli.

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Strategi Cegah Banjir, Gandeng Daerah Tetangga dan Perluas RTH

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus menggencarkan upaya penanganan dan pencegahan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah. Sejumlah strategi lintas sektor dan daerah pun mulai digerakkan guna meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sukarma Wijaya, mengungkapkan bahwa langkah-langkah struktural dan non-struktural telah dan akan dijalankan sebagai bagian dari mitigasi banjir.

Kolaborasi Antarwilayah
Pemkot menjalin kerja sama dengan Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan kawasan hulu dan daerah tangkapan air (catchment area), terutama di Register 17 dan 19 yang memiliki peran penting dalam pengendalian banjir.

Peningkatan Infrastruktur Pengendali Air
Pemkot juga melakukan pelebaran dan pendalaman drainase, normalisasi sungai secara berkala dengan dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta peninggian talud di sepanjang sungai yang rawan luapan saat musim hujan.

“Semua kegiatan ini kami lakukan dengan memperhatikan kondisi kontur tanah agar aliran air lebih lancar,” ujar Sukarma dalam konferensi pers yang dihadiri BPBD, DLH, Damkar, dan OPD terkait, Kamis (27/2/2025).

Ruang Terbuka Hijau dan Sistem Peringatan Dini
Pemkot juga fokus pada peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui penanaman pohon untuk mengurangi aliran permukaan (runoff) dan memperbaiki kualitas udara. Sistem peringatan dini akan dipasang di wilayah rawan seperti Register 17, 19, dan daerah berlereng rendah.

Langkah Tambahan
Selain itu, Pemkot akan membangun embung, sumur resapan, serta jalur evakuasi yang memudahkan warga mengungsi saat banjir terjadi.

“Edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan bahaya tinggal di lereng serta bantaran sungai juga terus kami lakukan,” imbuh Sukarma.

Penanganan Dampak Banjir
Terkait banjir yang telah terjadi, Walikota Eva Dwiana menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu warga terdampak.

“Meskipun ada efisiensi anggaran, kebutuhan masyarakat tetap harus dipenuhi. Kami manfaatkan dana bantuan tak terduga untuk penanganan darurat,” tutup Sukarma.

Hujan Deras di Bandar Lampung Mengakibatkan Banjir di Kawasan Teluk Betung Timur

BANDAR LAMPUNG – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Kamis, 27 Februari 2025, kembali menyebabkan banjir di kawasan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur. Aliran sungai yang meluap menggenangi sejumlah pemukiman warga di daerah tersebut, mengakibatkan kerugian material dan gangguan aktivitas sehari-hari.

Dalam rekaman video yang beredar, warga setempat terdengar meminta bantuan kepada Wali Kota Bandar Lampung. “Tolong, Bunda, kami kebanjiran! Rumah kami sudah terendam banjir,” ujar salah satu warga yang terdengar dalam video tersebut, dengan suara penuh harapan agar segera ada tindakan dari pemerintah kota.

Banjir yang kerap melanda kawasan ini memang tengah menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat. Beberapa titik rawan banjir di Bandar Lampung sedang ditangani secara khusus oleh Wali Kota, yang terus berupaya memperbaiki infrastruktur dan sistem drainase guna mengurangi risiko banjir di masa depan.

Masyarakat pun berharap agar masalah banjir yang sering terjadi ini dapat segera teratasi dengan solusi jangka panjang, agar tidak kembali terjadi di masa mendatang. Mereka menginginkan langkah-langkah preventif dan perbaikan yang lebih efektif, sehingga dampak banjir dapat diminimalkan, dan kenyamanan warga dapat terjaga dengan baik.

Gerak Cepat! Kadis PU Kota Langsung Tangani Banjir di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera mengambil tindakan cepat untuk menangani dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di kota ini.

Setelah melakukan peninjauan di lokasi-lokasi seperti Gedung Air, Kali Balau Kencana, dan Labuhan Ratu pada Sabtu (22/2/2025), tim Dinas PU kembali turun ke lapangan pada Minggu (23/2/2025) untuk menangani banjir yang melanda Tanjung Seneng hingga malam hari di Tanjung Karang Timur.

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, turun langsung ke lokasi dan mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja keras sejak pagi hingga tengah malam untuk mengatasi dampak banjir.

“Kami dari Dinas PU sudah bekerja sejak pagi, bahkan hingga dini hari tim masih tetap bekerja. Ini adalah bencana yang harus kita hadapi bersama. Kami juga sudah melakukan rapat dengan BPBD dan Basarnas untuk mencari solusi terbaik,” jelas Dedi pada Minggu malam (23/2/2025).

Dedi menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bekerja semaksimal mungkin agar banjir bisa segera surut.

“Kami akan bekerja secepat dan semaksimal mungkin untuk menangani banjir ini. Kejadian ini juga menjadi evaluasi bagi kami untuk menyusun program prioritas ke depan, terutama dalam hal perbaikan drainase dan pencegahan bencana,” ungkapnya.

Hujan lebat yang mengguyur pada Jumat malam (21/2/2025) menyebabkan longsor dan robohnya pagar beton sepanjang 30 meter di Perumahan Angkasa. Akibatnya, permukiman warga di Gg. Nangka, RT 11, Lk II, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, terendam banjir pada Sabtu (22/2/2025).

Sebuah mobil Honda CRV berwarna hitam bahkan terbawa arus deras akibat tersumbatnya drainase oleh reruntuhan tembok perumahan. Tembok yang roboh itu menutup aliran air menuju sungai di perbatasan Kecamatan Labuhan Ratu dan Tanjung Seneng, tepat di Jalan Soekarno-Hatta.

Dinas PU Kota Bandar Lampung segera merespons kejadian ini dengan menurunkan tim ke lokasi sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi untuk membersihkan puing-puing pagar beton yang menyumbat drainase.

“Kami telah mengerahkan dua unit ekskavator mini dan mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut puing-puing ke TPA Bakung agar aliran air kembali normal,” kata Dedi.

Dedi juga menyoroti pentingnya perencanaan konstruksi yang matang agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pagar beton sepanjang 30 meter ini seharusnya dibangun dengan perhitungan yang lebih teliti, terutama terkait kekuatan tanah dan fondasi. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tambahnya.

Terkait kemungkinan tindakan terhadap pihak pengembang, Dedi mengatakan Pemkot Bandar Lampung akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini.

“Kami akan berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, dan pihak yang bertanggung jawab dapat diberi teguran atau sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dengan langkah cepat yang diambil Pemkot Bandar Lampung dan kerja keras Dinas PU, diharapkan kondisi segera pulih dan warga yang terdampak dapat kembali beraktivitas normal. (*)

Bunda Eva Peduli: Pemkot Bandar Lampung Kirim Bantuan Beras ke 16 Kecamatan

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak banjir…

Pemkot Bandar Lampung Salurkan 107,6 Ton Beras untuk Korban Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bantuan beras kepada warga terdampak banjir di berbagai wilayah kota. Bantuan ini disampaikan langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

“Beras bantuan sudah mulai dibagikan sejak Selasa kemarin. Pembagian dilakukan oleh Camat dan Lurah di masing-masing wilayah untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana,” jelas Eva Dwiana melalui sambungan telepon, Rabu (26/2/2025).

Selain beras, Pemkot juga menyalurkan berbagai bantuan lain sejak hari pertama banjir, seperti nasi, mie instan, air mineral, serta obat-obatan kepada warga yang membutuhkan.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, menambahkan bahwa sesuai perintah Walikota, pihaknya menyiapkan bantuan beras sebanyak 107,6 ton untuk 16 kecamatan di kota ini.

“Setiap rumah mendapatkan 10 kg beras, dan seluruhnya sudah kami distribusikan ke camat-camat untuk diteruskan kepada warga,” jelas Wakhidi.

Salah satu penerima bantuan, Sujuki dari Kelurahan Pematang Wangi, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkot Bandar Lampung.

“Terima kasih kepada Bunda Eva. Sejak hari pertama banjir, beliau sudah peduli dan terus menyalurkan bantuan. Ini sangat membantu kami,” ujar Sujuki penuh rasa syukur.

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan beras kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah kota. Bantuan ini disampaikan langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

“Beras bantuan sudah mulai dibagikan sejak Selasa kemarin. Pembagian dilakukan oleh Camat dan Lurah di masing-masing wilayah untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana,” jelas Eva Dwiana melalui sambungan telepon pada Rabu, 26 Februari 2025.

Selain beras, Bunda Eva juga menyampaikan bahwa Pemkot Bandar Lampung telah menyalurkan berbagai bantuan lain kepada korban banjir dan tanah longsor.

“Sejak hari pertama banjir, Pemkot telah membagikan nasi, mie instan, air mineral, serta berbagai obat-obatan kepada warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, turut menambahkan bahwa sesuai perintah Walikota Eva Dwiana, pihaknya menyiapkan bantuan beras untuk 16 kecamatan di kota tersebut.

“Total beras yang kami siapkan mencapai 107,6 ton. Masing-masing rumah menerima 10 kg beras, dan seluruhnya sudah kami distribusikan ke camat-camat untuk diteruskan ke warga,” jelas Wakhidi.

Salah satu penerima bantuan, Sujuki, warga Kelurahan Pematang Wangi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemkot Bandar Lampung kepada korban banjir.

“Terimakasih kepada Bunda Eva. Sejak hari pertama banjir, beliau sudah peduli dan terus menyalurkan bantuan. Ini sangat membantu kami,” ujar Sujuki dengan penuh syukur.

Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Alat Berat Normalisasi Sungai di Tanjung Senang

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang dengan mengerahkan tiga unit excavator untuk membersihkan aliran sungai di Kelurahan Waykandis dan Kelurahan Pematangwangi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan bahwa pengerukan sedimen sungai sudah dimulai sesuai instruksi Walikota Eva Dwiana.

“Berdasarkan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami mulai pengerukan sedimen sungai. Pengerjaan dimulai hari ini dan akan dilakukan secara bertahap,” jelas Dedi Sutioso, Selasa (25/2/2025).

Selain itu, Dedi menambahkan bahwa Dinas PU juga tengah memperbaiki talud dan tembok yang jebol akibat banjir yang terjadi Sabtu lalu. Tim masih aktif membersihkan sisa kerusakan di sepanjang sungai.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, mengungkapkan sejak Senin kemarin, air yang merendam jalan dan pemukiman warga telah surut. Pihaknya juga membersihkan sampah-sampah yang terbawa banjir.

“Selain itu, kami menyiapkan tiga tangki air bersih yang berkeliling mendistribusikan air kepada warga di Kecamatan Tanjung Senang,” ujar Wakhidi.

Meski kondisi air sudah surut, tim BPBD masih tetap berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan rumah dan membagikan air bersih sesuai arahan Walikota Eva Dwiana.

“Bunda Eva meminta kami tetap berada di lokasi, membantu warga membersihkan perabotan dan terus membagikan air bersih,” tutup Wakhidi.

Kerja Cepat Pemkot Bandar Lampung Dapat Apresiasi Warga Tanjung Senang Pasca Banjir

Bandar Lampung – Kerja cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam penanganan banjir di Kecamatan Tanjung Senang mendapat apresiasi positif dari warga setempat.

Alni Kairuloh, warga Kelurahan Pematang Wangi, menyampaikan bahwa sejak hari pertama banjir terjadi pada Sabtu lalu, tim gabungan dari Pemkot langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan makanan.

“Sabtu malam itu, tim gabungan dari Pemkot datang, memberikan bantuan dan membawa kami ke tempat yang aman,” ujar Alni saat ditemui pada Selasa (25/2/2025).

Meski air sudah surut, tim dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) masih berada di lokasi untuk membantu membersihkan sisa lumpur.

“Dari hari Sabtu sampai hari ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung masih bersama kami membantu membersihkan sisa lumpur,” tambah Alni.

Hal senada disampaikan Ridwan, warga Tanjung Senang lainnya. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan kerja nyata Pemkot Bandar Lampung.

“Tim Bunda Eva benar-benar bekerja dan membantu kami. Terima kasih, Bunda Eva,” ungkap Ridwan.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah diminta turun langsung membantu warga korban banjir.

“Bunda punya grup WhatsApp di mana semua OPD dan camat melaporkan kondisi di wilayah tanggung jawab mereka,” jelas Eva melalui sambungan telepon, Selasa (25/2/2025).

Lebih lanjut, Wali Kota juga memerintahkan agar OPD tetap berada di lokasi untuk terus membantu masyarakat.

“Dinas PU hari ini saya minta melakukan normalisasi sungai, DLH membersihkan sisa sampah, dan BPBD bersama Damkarmat menyalurkan air bersih,” tutup Eva Dwiana.

Alat Berat Dikerahkan, Pemkot Bandar Lampung Tanggapi Dampak Banjir di Tanjung Senang

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang dengan menerjunkan alat berat. Tiga unit excavator dikerahkan untuk membersihkan aliran sungai di Kelurahan Waykandis dan Kelurahan Pematangwangi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menyatakan bahwa normalisasi sungai sudah dimulai dan berjalan sesuai instruksi Walikota Eva Dwiana.

“Berdasarkan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami mulai pengerukan sedimen sungai. Pengerjaan dimulai hari ini dan akan dilakukan secara bertahap,” jelas Dedi Sutioso, Selasa (25/2/2025).

Dedi juga menambahkan bahwa selain normalisasi sungai, pihaknya juga tengah memperbaiki talud yang rusak akibat bencana banjir pada Sabtu lalu.

“Dinas PU Kota Bandar Lampung juga memperbaiki talud dan tembok yang jebol. Tim kami masih bergerak untuk membersihkan sisa kerusakan di sepanjang sungai,” tambah Dedi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, mengungkapkan bahwa sejak Senin kemarin, air yang merendam jalan dan pemukiman warga telah surut.

“Kami juga membersihkan sampah-sampah yang terbawa banjir,” ujar Wakhidi.

Untuk membantu masyarakat, BPBD menyiapkan tiga tangki air bersih yang berkeliling untuk mendistribusikan air kepada warga di Kecamatan Tanjung Senang.

“Kami menyiapkan tiga tangki air bersih yang keliling membagikan air kepada masyarakat,” jelas Wakhidi.

Meski air sudah surut, Wakhidi menambahkan bahwa tim BPBD masih berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan rumah mereka.

“Bunda Eva meminta kami untuk tetap berada di lokasi, membantu warga membersihkan perabotan dan terus membagikan air bersih,” tutup Wakhidi.

Pemkot Bandar Lampung Dapat Apresiasi Warga Tanjung Senang atas Penanganan Banjir

Bandar Lampung – Kerja cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dalam menangani banjir yang melanda Kecamatan Tanjung Senang mendapatkan apresiasi dari sejumlah warga setempat.

Alni Kairuloh, salah seorang warga Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama banjir pada Sabtu lalu, tim dari Pemkot Bandar Lampung langsung turun untuk melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan makanan.

“Sabtu malam itu, tim gabungan dari Pemkot datang, memberikan bantuan dan membawa kami ke tempat yang lebih aman,” jelas Alni, Selasa (25/2/2025).

Pemkot Bandar Lampung Dapat Apresiasi Warga Tanjung Senang atas Penanganan Banjir

Meski air sudah surut, Alni menambahkan bahwa tim Pemkot Bandar Lampung yang terdiri dari BPBD, DLH, PU, dan Damkarmat tetap berada di lokasi untuk membantu membersihkan sisa-sisa lumpur.

“Dari hari Sabtu sampai hari ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung masih bersama kami, membantu membersihkan sisa lumpur,” ujarnya.

Warga lainnya, Ridwan, juga memberikan penghargaan atas kehadiran Pemkot Bandar Lampung.

“Tim Bunda Eva benar-benar bekerja dengan sungguh-sungguh dan membantu kami. Terima kasih, Bunda Eva,” ungkap Ridwan.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah untuk turun langsung membantu masyarakat yang menjadi korban banjir.

“Bunda ada grup WhatsApp, semua OPD dan Camat harus melaporkan kondisi di wilayah tanggung jawab mereka,” ujar Eva Dwiana melalui sambungan telepon pada Selasa (25/2/2025).

Eva Dwiana juga meminta OPD untuk tetap berada di lokasi dan terus memberikan bantuan.

“Dinas PU hari ini saya minta untuk melakukan normalisasi sungai, DLH membersihkan sisa sampah, sementara BPBD dan Damkarmat menyalurkan air bersih,” tutup Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung Terus Bantu Warga Korban Banjir dengan Penanganan Cepat

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak banjir beberapa hari lalu. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, atau yang akrab disapa Bunda Eva, pada Senin (24/2/2025).

“Pemerintah Kota saat ini masih melakukan pembersihan rumah warga yang terendam banjir. Saya juga sudah memerintahkan BPBD dan Dinas PU untuk menambah personil dan bekerja cepat membantu warga,” jelas Bunda Eva.

Ia menambahkan bahwa seluruh sektor terkait masih aktif membantu warga dengan membersihkan rumah, menyalurkan bantuan, serta melayani masyarakat yang terserang penyakit pasca banjir.

“Saat ini, Dinas PU kami minta memperbaiki talud yang jebol, BPBD dan Damkar membantu membersihkan sisa lumpur, Dinas Kesehatan keliling memeriksa warga yang sakit, dan Dinas Lingkungan Hidup membersihkan sampah yang terbawa banjir,” terangnya.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, menjelaskan bahwa pihaknya masih berada di lokasi untuk membersihkan sisa lumpur dan menyalurkan bantuan makanan serta minuman dari Wali Kota.

“Ibu Wali Kota Bunda Eva memerintahkan kami untuk tetap di lokasi membantu membersihkan sisa air dan menyalurkan bantuan kepada warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengungkapkan bahwa sesuai instruksi Wali Kota, pihaknya bekerja cepat memperbaiki talud dan tembok rumah warga yang jebol akibat banjir.

“Perbaikan ini menggunakan anggaran dari Pemkot Bandar Lampung. Ibu Wali Kota meminta kami agar segera menyelesaikannya supaya ketika hujan turun lagi, banjir tidak terjadi lagi,” jelas Dedi.

Warga Tanjung Senang, Asep Nurahman, menyampaikan apresiasinya atas penanganan cepat Pemkot.

“Pemkot Bandar Lampung hadir di sini, saya dapat makanan tiga kali sehari. Petugas juga membantu membersihkan sisa lumpur di rumah,” kata Asep.

Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Bangun Talud dan Buka Posko Kesehatan

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir di Kecamatan Tanjung Senang. Perbaikan meliputi pembangunan talud, perbaikan tembok rumah warga yang jebol, serta normalisasi aliran sungai di Kelurahan Pematang Wangi dan Kelurahan Way Kandis.

“Ibu Wali Kota Bunda Eva memerintahkan kami segera membangun talud yang jebol dan memperbaiki tembok rumah warga yang ambruk,” ujar Kepala Dinas PU, Dedi Sutioso, Senin (24/2/2025).

Dedi mengungkapkan, banjir di wilayah tersebut diperparah oleh penyempitan sungai dan penumpukan sampah rumah tangga.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut sampah, serta bekerja sama dengan BPBD dan Dinas Damkarmat dalam membersihkan sisa lumpur,” tambahnya.

Langkah Cepat di Sektor Kesehatan

Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim dari berbagai puskesmas ke lokasi terdampak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga.

“Bunda Eva memerintahkan kami keliling dari rumah ke rumah. Jika ada warga yang sakit parah, langsung kami bawa ke puskesmas. Semua layanan ini gratis,” jelas Desti.

Menurutnya, penyakit yang paling banyak diderita warga pasca banjir adalah gatal-gatal dan flu. Dinkes membuka posko kesehatan dan menerapkan sistem dua shift pelayanan setiap hari untuk menjangkau lebih banyak warga.

Normalisasi Aliran Air dan Kebersihan Lingkungan

Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Veni Devialesti, mengatakan pihaknya telah melakukan pembersihan sampah di sejumlah titik terdampak banjir.

“Kami bersama BPBD dan Dinas PU telah bekerja sama menangani banjir, terutama fokus mengangkat sampah yang menyumbat aliran air agar tidak terjadi banjir susulan,” ujar Veni.

Penanganan cepat dan terpadu ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memulihkan kondisi lingkungan dan kesehatan warga usai banjir.

JPO Siger Milenial Resmi Diresmikan, Walikota Harap Jadi Ikon Baru Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial yang terletak di halaman Masjid Agung Al-Furqon, Jumat (24/2/2025).

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama Wakil Wali Kota Drs. Hi. Deddy Amarullah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan menekan tombol dan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya operasional JPO tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan JPO Siger Milenial. Ia mengapresiasi kontribusi semua pihak, khususnya masyarakat Kota Bandar Lampung, dalam mendukung pembangunan fasilitas tersebut.

“Alhamdulillah, JPO ini akhirnya bisa kita resmikan dan manfaatkan bersama. Semoga dapat digunakan dengan baik dan dijaga bersama-sama oleh seluruh warga,” ujar Eva.

JPO Siger Milenial diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) Pemkot yang ingin melaksanakan ibadah di Masjid Agung Al-Furqon. Selain itu, jembatan ini juga menawarkan pemandangan indah Kota Bandar Lampung dari ketinggian, sehingga dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dan wisatawan.

Lebih lanjut, Eva menekankan pentingnya mempromosikan potensi wisata Kota Bandar Lampung, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun pihak swasta. Menurutnya, pembangunan JPO ini sejalan dengan upaya memperkuat sektor pariwisata dan menambah daftar destinasi menarik di kota tersebut.

“JPO Siger Milenial bukan hanya fasilitas penyeberangan, tetapi juga simbol semangat kolaborasi dan bagian dari pengembangan ikon kota,” tambahnya.

Pemkot Bandar Lampung Lakukan Perbaikan dan Pembersihan Pasca Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Hal ini disampaikan oleh Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, pada Senin (24/2/2025).

“Pemerintah Kota saat ini masih melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang terendam banjir. Bunda juga telah memerintahkan BPBD dan Dinas PU untuk menambah personel dan bekerja lebih cepat membantu warga,” kata Eva Dwiana.

Bunda Eva menjelaskan bahwa semua sektor saat ini sedang bekerja bersama untuk membantu masyarakat, mulai dari pembersihan rumah yang terendam, hingga menangani warga yang terkena penyakit.

“Semua pihak masih bergerak membantu masyarakat. Dinas PU diminta untuk segera memperbaiki talud yang jebol, BPBD dan Damkar membersihkan sisa lumpur, Dinkes keliling memeriksa warga yang sakit, dan DLH membersihkan sampah yang terbawa banjir kemarin,” jelas Eva Dwiana.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, mengungkapkan bahwa pihaknya masih fokus pada pembersihan sisa lumpur serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

“Ibu Walikota Bunda Eva memerintahkan kami untuk tetap berada di lokasi, membantu membersihkan sisa air, dan menyalurkan makanan serta minuman untuk warga,” kata Wakhidi.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, yang menambahkan bahwa Dinas PU telah menerima instruksi dari Bunda Eva untuk segera memperbaiki talud dan tembok rumah warga yang jebol akibat banjir.

“Perbaikan talud dan tembok rumah yang rusak akan dibiayai oleh anggaran Pemkot Bandar Lampung. Ibu Walikota meminta kami untuk segera memperbaikinya agar ketika hujan datang, banjir tidak terulang,” ujar Dedi.

Asep Nurahman, salah seorang warga Tanjung Senang, mengapresiasi langkah Pemkot dalam penanganan banjir di wilayahnya.

“Pemkot Bandar Lampung sangat membantu. Saya diberikan makanan tiga kali sehari. Selain itu, petugas juga membantu membersihkan sisa lumpur di sekitar rumah,” ujar Asep.

Pemkot Terus Bergerak Bantu Warga, Walikota Bunda Eva Perintahkan Dinas Kerja Cepat

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah kota Bandar Lampung membantu masyarakat yang terkena dampak banjir beberapa hari lalu.…

Pendamping Kadis PU dan Kadis Baperida ke Lokasi yang Terdampak Banjir

BANDAR LAMPUNG —Pendamping Kadis PU dan Kadis Baperida ke Lokasi yang Terdampak Banjir didampingi oleh Camat…