Walikota Eva Dwiana Tangani Kerusakan Talud dan Tembok Warga di Tanjung Senang

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), mulai memperbaiki tembok rumah warga yang rusak akibat banjir, yang menyebabkan genangan air di Kelurahan Pematang Wangi dan Kelurahan Waykandis.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas PU akan segera membangun talud, memperbaiki tembok rumah warga yang ambruk, dan melakukan normalisasi sungai di wilayah terdampak.

“Ibu Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva, telah memerintahkan kami untuk segera memperbaiki talud yang rusak. Selain itu, tembok rumah warga yang roboh juga harus segera diperbaiki,” kata Dedi Sutioso pada Senin, 24 Februari 2025.

Dedi menjelaskan bahwa bencana banjir di Kecamatan Tanjung Senang disebabkan oleh kerusakan talud, penyempitan sungai, serta tumpukan sampah rumah tangga.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut sampah dan bekerja sama dengan BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran untuk membersihkan sisa-sisa lumpur,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, menjelaskan bahwa tim dari beberapa Puskesmas telah diterjunkan ke lokasi banjir untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga yang mulai terserang penyakit.

“Bunda Eva memerintahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan dan menangani warga yang sakit. Kami diminta untuk berkeliling ke rumah-rumah warga, dan bila ada yang sakit parah, langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Semua layanan kesehatan diberikan secara gratis,” ujar Desti.

Desti menambahkan bahwa sebagian besar warga terkena penyakit gatal-gatal dan flu.

“Kami membagi petugas dalam dua shift setiap hari. Selain berkeliling, kami juga membuka posko kesehatan dan membawa obat-obatan yang diperlukan oleh masyarakat,” jelas Desti.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Veni Devialesti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan sampah di lokasi-lokasi yang terdampak untuk memastikan kelancaran aliran air.

“Kami bekerja sama dengan BPBD dan Dinas PU untuk menangani banjir ini, terutama dalam mengangkat sampah yang menghalangi aliran air,” kata Veni.

Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menerjunkan Badan Penananggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP dan Dinas Lingkungan Hidup membantu warga membersihkan sisa lumpur akibat bencana banjir.

“Tadi malam tim kita langsung turun membantu masyarakat melakukan evakuasi, hari ini tim kembali dikerahkan memberikan sisa lumpur,” jelas Eva Dwiana melalui keterangan tertulisnya Sabtu 22 Febuari.

Eva menambahkan, selain membersihkan rumah-rumah warga, tim dari Pemerintah Kota diminta untuk mengangkut sampah yang terbawa saat banjir terjadi.

“Sampah yang ada di saluran Drainase semuanya harus diangkut, jangan sampai menyumbat arus air,” jelas Eva Dwiana.

Banjir yang terjadi Jumat malam disebabkan hujan deras yang berlangsung sehingga saluran Drainase tak mampu menampung air dan meluap ke pemukiman warga.

“Hujannya deres dan lama banget, jadi Air gak bisa ditampung,” jelas Ahmad Roni warga sepang jaya.

Walikota Eva Kirim Bantuan Makanan dan Perintahkan Camat serta Pejabat Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Terdampak Banjir

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menginstruksikan kepada para Camat untuk turun langsung ke lokasi banjir guna membantu masyarakat dan menyalurkan bantuan makanan. Instruksi ini disampaikan oleh Camat Panjang, Hendry Satria.

“Dari Magelang, Ibu Walikota, Bunda Eva, terus memantau situasi banjir kemarin. Beliau selalu berkomunikasi dengan Camat dan Eselon Dua, meminta mereka turun untuk membantu warga serta menyalurkan bantuan,” jelas Hendry.

Hendry juga menyampaikan bahwa setiap Camat dan Lurah diminta untuk mengirimkan laporan berupa foto dan video mengenai kondisi di wilayah masing-masing.

“Melalui grup WA, Bunda Eva selalu memantau. Beliau beberapa kali menanyakan tentang kondisi masyarakat dan bantuan makanan yang telah disalurkan melalui Camat,” tambah Hendry.

Sementara itu, Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung saat ini masih melakukan penanganan pasca-banjir.

“Bunda Eva memerintahkan kami untuk membagi tim agar penanganan berjalan maksimal. Setiap hari Pemkot mengirimkan tiga bungkus nasi per warga yang terdampak banjir,” ujar Iwan Gunawan.

Dari pantauan tim, Dinas Lingkungan Hidup masih bekerja membersihkan lumpur dan sampah yang menumpuk di rumah warga. Tim BPBD dan Dinas Damkarmat juga menyuplai air bersih dan membantu menguras air yang menggenangi rumah-rumah warga. Sementara itu, Dinas PU tengah membersihkan tembok dan talud yang jebol akibat hujan deras.

Banjir di Bandar Lampung, Warga Masih Terus Berjuang

Bandar Lampung – Banjir yang melanda Perumahan Tanjung Raya Permai di Jalan Seroja, Kelurahan Pematang Wangi,…

Dari Magelang, Bunda Eva Koordinasikan Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, memberikan perhatian penuh terhadap warga yang terdampak banjir dengan mengirimkan bantuan makanan serta menginstruksikan seluruh camat dan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) untuk turun langsung ke lapangan.

Meskipun sedang berada di luar kota, tepatnya di Magelang, Bunda Eva terus memantau kondisi wilayah melalui komunikasi intens dengan para camat dan pejabat eselon II. Hal ini disampaikan Camat Panjang, Hendry Satria.

“Dari Magelang, Ibu Wali Kota Bunda Eva terus memantau kondisi banjir. Beliau aktif berkomunikasi dengan para camat dan pejabat eselon II, serta memerintahkan agar segera turun membantu warga dan menyalurkan bantuan makanan,” ujar Hendry, Sabtu (22/2/2025).

Hendry juga menjelaskan bahwa seluruh camat dan lurah diminta mengirimkan laporan berkala berupa foto dan video kondisi terkini wilayah masing-masing.

“Ada grup WhatsApp khusus, dan Bunda Eva selalu mengecek langsung. Beliau beberapa kali bertanya mengenai kondisi masyarakat dan distribusi bantuan makanan yang disalurkan melalui camat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menuturkan bahwa Pemkot terus berupaya menangani dampak banjir, baik dari sisi logistik maupun infrastruktur.

“Bunda Eva memerintahkan agar tim dibagi untuk penanganan maksimal. Saat ini, Pemkot mengirimkan tiga bungkus nasi per hari untuk setiap warga yang menjadi korban banjir,” jelas Iwan.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah dinas masih aktif melakukan penanganan pasca banjir. Dinas Lingkungan Hidup membersihkan lumpur dan sampah di rumah warga, BPBD dan Dinas Damkar membantu penyediaan air bersih serta menguras genangan air, sementara Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki tembok dan talud yang rusak akibat hujan deras.

Langkah cepat dan koordinasi lintas instansi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan pelayanan dan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok, Pemkot Bandar Lampung Beri Bantuan dan Belasungkawa

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa pasangan suami istri, Rosmiani dan Heryadi Prabowo, yang meninggal dunia tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangga saat hujan deras melanda kawasan Gang Kelinci, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Pemkot Bandar Lampung melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna, langsung mengunjungi rumah duka pada Sabtu pagi (22/2/2025), untuk menyampaikan belasungkawa serta menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban.

“Tadi Ibu Wali Kota, Bunda Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk segera datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Ahmad Husna di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkot membawa sejumlah bantuan berupa bahan kebutuhan pokok seperti beras, air mineral, dan mie instan.

“Bunda Eva juga berpesan agar anak dari korban diberikan bantuan tambahan berupa uang tunai. Saat ini, proses administrasinya tengah diurus dengan bantuan dari pihak kecamatan,” tambah Husna.

Diketahui, jenazah Rosmiani ditemukan lebih dulu pada pukul 03.00 WIB, disusul sang suami, Heryadi Prabowo, yang ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Musibah ini terjadi usai hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung, menyebabkan longsornya pondasi rumah tetangga yang kemudian menimpa kediaman korban.

Pemkot juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk lebih waspada, terutama saat musim hujan, dan segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang.

Eva Dwiana: Semua Saluran Drainase Harus Bersih, Jangan Sampai Tersumbat Lagi

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat membantu warga yang terdampak banjir dengan menerjunkan tim gabungan untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus air.

Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup dikerahkan untuk membersihkan permukiman warga, saluran drainase, dan fasilitas umum yang terdampak banjir akibat hujan deras pada Jumat malam.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pemerintah langsung bergerak sejak malam kejadian untuk membantu proses evakuasi warga, dan pagi harinya tim kembali turun membersihkan lumpur dan mengangkut sampah.

“Tadi malam tim kita langsung turun membantu masyarakat melakukan evakuasi. Hari ini, tim kembali dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa banjir,” ujar Eva Dwiana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2/2025).

Ia menegaskan bahwa tumpukan sampah yang menghambat aliran air di saluran drainase juga menjadi prioritas untuk dibersihkan guna mencegah banjir susulan.

“Sampah yang ada di saluran drainase semuanya harus diangkut, jangan sampai menyumbat arus air,” tegasnya.

Salah satu warga Sepang Jaya, Ahmad Roni, mengungkapkan bahwa hujan yang turun pada malam hari sangat deras dan berlangsung lama, menyebabkan air meluap ke rumah-rumah warga.

“Hujannya deras dan lama banget, jadi air gak bisa ditampung. Langsung masuk ke rumah,” ucapnya.

Pemkot Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.

Pemkot Bandar Lampung Bagikan Nasi dan Air Mineral Kepada Korban Banjir

Bandar Lampung– Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan Nasi dan Air Mineral kepada para korban banjir yang terjadi Jumat 21 Febuari, bantuan dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana disalurkan melalui Camat.

“Ini kami dapat kiriman Nasi beserta air mineral dari ibu Walikota Bunda Eva, Nasi ini langsung kami serahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” jelas Joni Efriadi Camat Kedamaian Sabtu 21 Febuari 2025.

Sementara itu Camat Labuhanratu menambahkan, bantuan itu diberikan kepada warga di setiap RT yang mengalami banjir.

“Tadi kami dikirim 1.000 Nasi dan 50 Dus Air mineral dari Bunda Eva. Alhamdulillah sudah dibagikan kemasyarakatan,” jelas Septia Isparina Camat Labuhanratu.

Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung: Pemkot Harus Prioritaskan Penanganan Banjir Melalui Perbaikan Drainase dan Sungai

BANDAR LAMPUNG – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menegaskan bahwa musibah banjir…

Pemkot Bandar Lampung Bantu Keluarga Suami Istri Tewas Tertimpa Tembok

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengunjungi kediaman suami istri yang tewas setelah tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangganya saat hujan deras di Gang Kelinci, Jalan Sisingamaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Pemkot menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya kedua korban.

“Tadi Ibu Walikota, Bund Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung membawa bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan.

“Bunda Eva juga berpesan agar keluarga korban, khususnya anak-anaknya, diberikan bantuan uang tunai. Saat ini, kami masih dalam proses administrasi dan dibantu oleh camat setempat,” jelas Husna.

Jenazah Rosmiani ditemukan pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan suaminya, Heryadi Prabowo, ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodip.

Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera turun tangan dengan mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir yang melanda.

“Kami langsung mengerahkan tim untuk membantu evakuasi malam tadi, dan hari ini tim kembali dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur yang ada,” ujar Wali Kota Eva Dwiana dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 22 Februari.

Eva juga menambahkan bahwa selain membersihkan rumah-rumah warga, tim Pemerintah Kota juga bertugas untuk mengangkut sampah-sampah yang terbawa banjir.

“Sampah yang ada di saluran drainase harus segera diangkut, agar tidak menyumbat arus air dan menghindari banjir lebih lanjut,” tegas Eva Dwiana.

Banjir yang terjadi pada Jumat malam dipicu oleh hujan deras yang turun dalam waktu lama, sehingga saluran drainase tidak mampu menampung air, yang akhirnya meluap ke pemukiman warga.

“Hujannya deras dan lama banget, jadi air tidak bisa ditampung,” jelas Ahmad Roni, salah satu warga Sepang Jaya.

Diduga Rem Blong, Minibus Isuzu Panther Seret Pick Up L300 hingga Tabrak Pemotor di Teluk Betung Barat

Bandar Lampung – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Morotai, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kelurahan Sukarame Dua, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (21/02/2025). Kecelakaan ini diduga disebabkan oleh rem blong pada sebuah minibus Isuzu Panther bernomor polisi BE 1185 GQ yang dikendarai oleh Berna Metral.

Minibus tersebut berasal dari Pondok Pesantren Al-Islah, Kabupaten Lampung Tengah, dan sedang dalam perjalanan menuju salah satu pondok pesantren di daerah Kelurahan Batu Putuk. Kendaraan ini membawa sepuluh santri. Namun, di tengah perjalanan, sopir kehilangan kendali akibat dugaan rem blong, yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan.

Foto: Asep

Naas, dari arah berlawanan, satu unit pick up Mitsubishi L300 dengan nomor polisi BE 9727 CF yang sedang menuju Tanjungkarang berada tepat di depan minibus yang tak terkendali tersebut. Akibatnya, tabrakan pun tak terhindarkan. Minibus menghantam bagian tengah kabin pick up dan menyeretnya sejauh 10 meter.

Akibat insiden ini, pengemudi pikap mengalami terkilir pada tangan kanan karena menahan kuatnya dorongan dari minibus yang melaju tanpa kendali.

Sementara itu, David, seorang warga Lempasing yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BE 2433 AIF, juga menjadi korban. Kendaraannya mengalami kerusakan berat akibat terbentur dan terseret oleh kendaraan di depannya, karena pada saat kejadian, ia berada tepat di belakang pick up yang terdorong oleh minibus.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, kerusakan cukup parah terjadi pada ketiga kendaraan yang terlibat.

Saat ini, insiden tersebut ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Unit Laka Lantas Polresta Bandar Lampung guna penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau agar pengendara selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Periode 2025-2030

Jakarta – Pasangan ini dilantik untuk periode kedua oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2/2025).

Sebelum pelantikan, Eva Dwiana sempat transit di Monumen Nasional (Monas) bersama 961 kepala daerah lainnya. Setelah itu, ia mengikuti kirab dari Monas menuju Istana Negara pada pukul 10.00 WIB.

Usai pelantikan, Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, pelantikan serentak ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar kepala daerah dalam membangun negeri.

“Dengan pertemuan ini, kami dapat bertukar informasi mengenai program unggulan di masing-masing daerah sehingga bisa bersama-sama memajukan Indonesia,” ujar Eva Dwiana.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan serta mengembangkan program-program yang telah berjalan demi kepentingan masyarakat.

“Kami berharap setiap program yang kami inisiasi dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam pelantikan serentak ini.

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pelantikan serentak ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia karena baru pertama kali terjadi.

Adapun kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah.

 

Resmi Dilantik, Eva-Deddy Siap Lanjutkan Program di Bandar Lampung

JAKARTA — Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota…

Wali Kota Bandar Lampung Terpilih Eva Dwiana Lakukan Gladi Bersih di Monas

Jakarta – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung terpilih, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, mengikuti gladi bersih pelantikan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/2/2025).

“Alhamdulillah, gladi bersih berjalan lancar. Semoga prosesi pelantikan besok dapat berlangsung sesuai dengan rencana,” ujar Eva Dwiana dalam keterangannya, Rabu (19/2/2025).

Pelantikan resmi dijadwalkan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Acara ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya di Indonesia, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 akan dilakukan secara serentak.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin pelantikan kepala daerah terpilih berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Kamis, 20 Februari 2025. Ketentuan ini telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 mengenai tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.

Menjelang pelantikan, Eva Dwiana menyatakan kesiapannya untuk mengikuti prosesi tersebut.

“Insya Allah, saya sudah siap untuk menjalani pelantikan,” ujar Eva yang sebelumnya telah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama satu periode.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Eva ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan.

Wakil Wali Kota terpilih, Deddy Amarullah, turut menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi Eva Dwiana dalam menjalankan program-program pemerintahan ke depan.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Bandar Lampung Matangkan Persiapan Pelantikan

Jakarta – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung terpilih, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, mengikuti gladi bersih prosesi pelantikan yang dilaksanakan di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025).

Dalam keterangannya, Eva menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan gladi bersih berjalan dengan lancar. Semoga pelantikan besok dapat berlangsung sesuai rencana,” ujar Eva Dwiana.

Prosesi pelantikan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dijadwalkan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Ini akan menjadi pelantikan serentak pertama dalam sejarah Indonesia untuk para kepala daerah terpilih.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan secara langsung memimpin pelantikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 mengenai tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.

Menanggapi persiapan pelantikan, Eva menyatakan kesiapannya untuk menjalani prosesi tersebut. Ia juga mengonfirmasi bahwa telah menjalani tes kesehatan sebagai bagian dari prosedur resmi.

“Insya Allah sudah siap untuk mengikuti pelantikan,” ujar Eva, yang sebelumnya telah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama satu periode.

Sementara itu, Wakil Wali Kota terpilih Deddy Amarullah turut menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program pemerintahan ke depan bersama Eva Dwiana.

Beredar Video Angin Puting Beliung Melanda Kota Bandar Lampung Ternyata Hoax

Bandar Lampung Beredar di media sosial Instagram sebuah video yang memperlihatkan kerusakan atap rumah akibat diterjang angin puting beliung, yang diklaim terjadi di Gunung Terang, Kota Bandar Lampung pada 4 Februari 2025. Video tersebut menjadi viral dan disertai narasi yang menyatakan bahwa angin puting beliung telah melanda wilayah tersebut.

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh redaksi, diketahui bahwa video yang beredar tersebut adalah hoax. Ternyata, kejadian yang terekam dalam video itu sebenarnya terjadi di Jawa Barat, bukan di Bandar Lampung seperti yang diklaim.

Dalam postingan yang diunggah oleh akun @EkoSudron, video tersebut telah ditonton lebih dari 16,9 ribu warganet.

Beredar Video Angin Puting Beliung Melanda Kota Bandar Lampung Ternyata Hoax

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, angkat bicara mengenai hal ini dan menegaskan bahwa kejadian angin puting beliung yang diklaim terjadi di Bandar Lampung adalah tidak benar.

“Video itu hoax, kejadian di Bandar Lampung tidak seperti itu,” ujar Eva Dwiana.

Eva juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran suatu informasi sebelum mempercayainya, terutama yang beredar di media sosial.

“Kita harus cek dahulu kebenaran informasi yang kita dapat dan harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” tambahnya.

Dengan semakin maraknya berita hoax di media sosial, imbauan ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Peresmian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial di Halaman Masjid Agung Al-Furqon

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, bersama Wakil Walikota Bandar Lampung, Drs. Hi Deddy Amarullah, serta jajaran Forkopimda Kota Bandar Lampung, resmi meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial dengan menekan tombol dan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya penggunaan JPO tersebut. Jumat, (14/2/2025)

Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan JPO ini. Beliau berharap agar jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dijaga oleh seluruh pihak. Selain itu, Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bandar Lampung, yang telah memberikan dukungan dalam menyukseskan pembangunan ini.

Jembatan yang terletak di area Masjid Agung Al-Furqon ini diharapkan dapat mempermudah akses, terutama bagi ASN Pemkot yang ingin melaksanakan ibadah di masjid tersebut. Tidak hanya itu, jembatan ini juga menjadi tempat bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati pemandangan indah Kota Bandar Lampung dari ketinggian.

Walikota juga menekankan pentingnya promosi destinasi wisata di Bandar Lampung, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun sektor swasta, guna mendukung perkembangan sektor pariwisata dan menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata baru yang menarik.

Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) Hadir Meriahkan Bank Lampung Run 2025

Bandar Lampung – Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) turut berpartisipasi memeriahkan acara Bank Lampung Run 2025, yang digelar dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Bank Lampung ke-59. Acara yang diselenggarakan di Tugu Adipura pada hari Minggu, (9/2/25), sukses menghadirkan berbagai aktivitas seru dengan melibatkan beragam UMKM binaan IKBL.

Sebagai bentuk dukungan penuh pada acara tersebut, IKBL tidak hanya hadir sebagai peserta, namun juga menggandeng sejumlah UMKM binaan untuk ikut serta, memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Beragam stan UMKM yang menawarkan kuliner, pakaian, hingga kerajinan tangan tampak meriah dan menarik perhatian pengunjung.

Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) Hadir Meriahkan Bank Lampung Run 2025
Foto: Istimewa

Ketua IKBL, Desi Mahdi Yusuf, dalam wawancaranya mengatakan bahwa Bank Lampung Run 2025 adalah event terbesar yang digelar oleh Bank Lampung, dan sangat tepat untuk memperkenalkan mitra-mitra UMKM binaan IKBL.

“Di sini, beragam mitra binaan UMKM IKBL mengisi booth yang disediakan. Mulai dari kuliner, pakaian, hingga kerajinan tangan. Kami berharap melalui Bank Lampung Run 2025, kami dapat memperkenalkan UMKM-UMKM binaan IKBL kepada masyarakat lebih luas,” ungkapnya.

Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) Hadir Meriahkan Bank Lampung Run 2025
Foto: Istimewa

Partisipasi IKBL dalam Bank Lampung Run 2025 menjadi momen penting untuk menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan UMKM lokal dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang.

Dengan adanya kesempatan untuk mengenalkan produk mereka dalam acara besar ini, diharapkan UMKM binaan IKBL dapat semakin dikenal dan mendapat dukungan yang lebih besar dari masyarakat.

Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) Hadir Meriahkan Bank Lampung Run 2025
Foto: Istimewa

Keseruan acara Bank Lampung Run 2025 ini turut menambah semangat HUT Bank Lampung yang ke-59, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota IKBL serta masyarakat Lampung.

Walikota Bongkar Sejumlah Saluran Drainase di Kecamatan Panjang 

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwina, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk membongkar sejumlah saluran…