Bandar Lampung– Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan Nasi dan Air Mineral kepada para korban banjir yang terjadi Jumat 21 Febuari, bantuan dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana disalurkan melalui Camat.
“Ini kami dapat kiriman Nasi beserta air mineral dari ibu Walikota Bunda Eva, Nasi ini langsung kami serahkan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” jelas Joni Efriadi Camat Kedamaian Sabtu 21 Febuari 2025.
Sementara itu Camat Labuhanratu menambahkan, bantuan itu diberikan kepada warga di setiap RT yang mengalami banjir.
“Tadi kami dikirim 1.000 Nasi dan 50 Dus Air mineral dari Bunda Eva. Alhamdulillah sudah dibagikan kemasyarakatan,” jelas Septia Isparina Camat Labuhanratu.
Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengunjungi kediaman suami istri yang tewas setelah tertimpa pondasi dan tembok rumah tetangganya saat hujan deras di Gang Kelinci, Jalan Sisingamaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat. Pemkot menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya kedua korban.
“Tadi Ibu Walikota, Bund Eva Dwiana, menelepon dan meminta kami untuk datang ke rumah duka. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna.
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung membawa bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan.
“Bunda Eva juga berpesan agar keluarga korban, khususnya anak-anaknya, diberikan bantuan uang tunai. Saat ini, kami masih dalam proses administrasi dan dibantu oleh camat setempat,” jelas Husna.
Jenazah Rosmiani ditemukan pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan suaminya, Heryadi Prabowo, ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodip.
Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung segera turun tangan dengan mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir yang melanda.
“Kami langsung mengerahkan tim untuk membantu evakuasi malam tadi, dan hari ini tim kembali dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur yang ada,” ujar Wali Kota Eva Dwiana dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 22 Februari.
Eva juga menambahkan bahwa selain membersihkan rumah-rumah warga, tim Pemerintah Kota juga bertugas untuk mengangkut sampah-sampah yang terbawa banjir.
“Sampah yang ada di saluran drainase harus segera diangkut, agar tidak menyumbat arus air dan menghindari banjir lebih lanjut,” tegas Eva Dwiana.
Banjir yang terjadi pada Jumat malam dipicu oleh hujan deras yang turun dalam waktu lama, sehingga saluran drainase tidak mampu menampung air, yang akhirnya meluap ke pemukiman warga.
“Hujannya deras dan lama banget, jadi air tidak bisa ditampung,” jelas Ahmad Roni, salah satu warga Sepang Jaya.
Bandar Lampung – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Morotai, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kelurahan Sukarame Dua, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (21/02/2025). Kecelakaan ini diduga disebabkan oleh rem blong pada sebuah minibus Isuzu Panther bernomor polisi BE 1185 GQ yang dikendarai oleh Berna Metral.
Minibus tersebut berasal dari Pondok Pesantren Al-Islah, Kabupaten Lampung Tengah, dan sedang dalam perjalanan menuju salah satu pondok pesantren di daerah Kelurahan Batu Putuk. Kendaraan ini membawa sepuluh santri. Namun, di tengah perjalanan, sopir kehilangan kendali akibat dugaan rem blong, yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan.
Foto: Asep
Naas, dari arah berlawanan, satu unit pick up Mitsubishi L300 dengan nomor polisi BE 9727 CF yang sedang menuju Tanjungkarang berada tepat di depan minibus yang tak terkendali tersebut. Akibatnya, tabrakan pun tak terhindarkan. Minibus menghantam bagian tengah kabin pick up dan menyeretnya sejauh 10 meter.
Akibat insiden ini, pengemudi pikap mengalami terkilir pada tangan kanan karena menahan kuatnya dorongan dari minibus yang melaju tanpa kendali.
Sementara itu, David, seorang warga Lempasing yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BE 2433 AIF, juga menjadi korban. Kendaraannya mengalami kerusakan berat akibat terbentur dan terseret oleh kendaraan di depannya, karena pada saat kejadian, ia berada tepat di belakang pick up yang terdorong oleh minibus.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, kerusakan cukup parah terjadi pada ketiga kendaraan yang terlibat.
Saat ini, insiden tersebut ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Unit Laka Lantas Polresta Bandar Lampung guna penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau agar pengendara selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Jakarta – Pasangan ini dilantik untuk periode kedua oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2/2025).
Sebelum pelantikan, Eva Dwiana sempat transit di Monumen Nasional (Monas) bersama 961 kepala daerah lainnya. Setelah itu, ia mengikuti kirab dari Monas menuju Istana Negara pada pukul 10.00 WIB.
Usai pelantikan, Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, pelantikan serentak ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar kepala daerah dalam membangun negeri.
“Dengan pertemuan ini, kami dapat bertukar informasi mengenai program unggulan di masing-masing daerah sehingga bisa bersama-sama memajukan Indonesia,” ujar Eva Dwiana.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan serta mengembangkan program-program yang telah berjalan demi kepentingan masyarakat.
“Kami berharap setiap program yang kami inisiasi dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam pelantikan serentak ini.
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pelantikan serentak ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia karena baru pertama kali terjadi.
Adapun kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah.
Jakarta – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung terpilih, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, mengikuti gladi bersih pelantikan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/2/2025).
“Alhamdulillah, gladi bersih berjalan lancar. Semoga prosesi pelantikan besok dapat berlangsung sesuai dengan rencana,” ujar Eva Dwiana dalam keterangannya, Rabu (19/2/2025).
Pelantikan resmi dijadwalkan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Acara ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya di Indonesia, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 akan dilakukan secara serentak.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin pelantikan kepala daerah terpilih berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Kamis, 20 Februari 2025. Ketentuan ini telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 mengenai tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.
Menjelang pelantikan, Eva Dwiana menyatakan kesiapannya untuk mengikuti prosesi tersebut.
“Insya Allah, saya sudah siap untuk menjalani pelantikan,” ujar Eva yang sebelumnya telah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama satu periode.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Eva ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan.
Wakil Wali Kota terpilih, Deddy Amarullah, turut menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi Eva Dwiana dalam menjalankan program-program pemerintahan ke depan.
Jakarta – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung terpilih, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah, mengikuti gladi bersih prosesi pelantikan yang dilaksanakan di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025).
Dalam keterangannya, Eva menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan gladi bersih berjalan dengan lancar. Semoga pelantikan besok dapat berlangsung sesuai rencana,” ujar Eva Dwiana.
Prosesi pelantikan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dijadwalkan berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025. Ini akan menjadi pelantikan serentak pertama dalam sejarah Indonesia untuk para kepala daerah terpilih.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan secara langsung memimpin pelantikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 mengenai tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.
Menanggapi persiapan pelantikan, Eva menyatakan kesiapannya untuk menjalani prosesi tersebut. Ia juga mengonfirmasi bahwa telah menjalani tes kesehatan sebagai bagian dari prosedur resmi.
“Insya Allah sudah siap untuk mengikuti pelantikan,” ujar Eva, yang sebelumnya telah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama satu periode.
Sementara itu, Wakil Wali Kota terpilih Deddy Amarullah turut menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program pemerintahan ke depan bersama Eva Dwiana.
Bandar Lampung– Beredar di media sosial Instagram sebuah video yang memperlihatkan kerusakan atap rumah akibat diterjang angin puting beliung, yang diklaim terjadi di Gunung Terang, Kota Bandar Lampung pada 4 Februari 2025. Video tersebut menjadi viral dan disertai narasi yang menyatakan bahwa angin puting beliung telah melanda wilayah tersebut.
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh redaksi, diketahui bahwa video yang beredar tersebut adalah hoax. Ternyata, kejadian yang terekam dalam video itu sebenarnya terjadi di Jawa Barat, bukan di Bandar Lampung seperti yang diklaim.
Dalam postingan yang diunggah oleh akun @EkoSudron, video tersebut telah ditonton lebih dari 16,9 ribu warganet.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, angkat bicara mengenai hal ini dan menegaskan bahwa kejadian angin puting beliung yang diklaim terjadi di Bandar Lampung adalah tidak benar.
“Video itu hoax, kejadian di Bandar Lampung tidak seperti itu,” ujar Eva Dwiana.
Eva juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran suatu informasi sebelum mempercayainya, terutama yang beredar di media sosial.
“Kita harus cek dahulu kebenaran informasi yang kita dapat dan harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” tambahnya.
Dengan semakin maraknya berita hoax di media sosial, imbauan ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.