Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan Festival Seni dan Kreasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 Se-Provinsi Lampung. Acara berlangsung di Gedung Graha Mandala, Jalan Pagar Alam, Kota Bandar Lampung, Sabtu (8/11/2025).

Festival ini diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, dan siswa berbakat dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, sekaligus menjadi momentum peresmian Balai GTK Provinsi Lampung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Eva Dwiana: Pendidikan Berkualitas Wujudkan Lampung Maju

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Jika pendidikan di Bandar Lampung baik, Insya Allah semuanya akan baik,” ujar Eva.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk penyediaan program beasiswa bagi siswa berprestasi maupun yang kurang mampu.

Eva mengajak seluruh pihak — guru, siswa, dan orang tua — untuk bersinergi dalam membangun generasi yang unggul. “Kepala sekolah adalah garda terdepan dalam menjaga mutu pendidikan. Mari kita bersama memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak Lampung,” tegasnya.

Pemprov Lampung: Guru Harus Aman dan Terlindungi

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Mewakili Pj. Gubernur Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival ini.

“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi ruang bagi guru untuk saling belajar, berkreasi, dan menginspirasi. Guru harus merasa aman, nyaman, dan terlindungi agar dapat fokus mencetak generasi emas Lampung,” ujar Thomas.

Menurutnya, perlindungan profesional, kepastian karier, serta lingkungan sekolah yang kondusif menjadi hal penting untuk mendukung produktivitas guru.

Meriah dengan Tarian Adat Lampung

Acara dibuka dengan penampilan tarian “Nemui Nyimah”, yang menggambarkan filosofi keramahan dan keterbukaan masyarakat Lampung. Penampilan dari siswa-siswi ini mendapat sambutan meriah dari peserta dan tamu undangan.

Mendorong Guru Inovatif dan Kreatif

Festival Kreasi GTK 2025 Resmi Dibuka, Pemkot dan Pemprov Lampung Dorong Guru Inovatif dan Generasi Emas

Melalui Festival Kreasi GTK 2025, pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi tenaga pendidik sekaligus menginspirasi munculnya inovasi dalam dunia pendidikan.

Festival ini ditujukan untuk:

  • Mendorong guru terus berinovasi

  • Menjadi ruang kolaborasi dan berbagi praktik terbaik

  • Meningkatkan kreativitas GTK dalam proses pembelajaran

  • Menyiapkan generasi Lampung yang unggul dan berdaya saing

“Melalui karya dan dedikasi guru, masa depan pendidikan Lampung akan semakin gemilang,” tutup Thomas.

Wali Kota Eva Dwiana Terima Penghargaan dari BPS saat Peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungan dan kontribusinya dalam penguatan penyediaan data statistik dan pemanfaatan data untuk pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diberikan saat peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di Kantor BPS Kota Bandar Lampung, Jumat (7/11/2025).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, disaksikan Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono, dan jajaran tamu undangan.

Apresiasi Kepala BPS Provinsi Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Terima Penghargaan dari BPS saat Peresmian Gedung Pelayanan Statistik Terpadu

Dalam sambutannya, Kepala BPS Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung yang aktif memanfaatkan data dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan statistik.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang terus bersinergi dengan BPS dalam menghadirkan data berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan,” ujar Ahmadriswan Nasution.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menegaskan pentingnya keberadaan BPS sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Hadirnya BPS sangat membantu pemerintah, terutama dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai dan indikator yang menjadi bagian dari asesmen BPS, hingga ke tingkat RT dan lingkungan,” ujar Eva Dwiana.

Kolaborasi antara pemerintah dan BPS

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Ia mengatakan, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan BPS akan menghasilkan data yang akurat dan berkelanjutan. Data tersebut menjadi dasar penting dalam menyusun program pembangunan serta menyelesaikan persoalan masyarakat secara tepat sasaran.

“Kita harus mengetahui informasi tentang kondisi Kota Bandar Lampung secara jelas. Dengan data yang lengkap, Insyaallah semua masalah bisa kita kerjakan dan kita selesaikan. Harapan kita, Bandar Lampung menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan informasi dari BPS,” tambahnya.

Acara peresmian diakhiri dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST), yang kini siap melayani kebutuhan data masyarakat, akademisi, dan berbagai instansi.

Dengan adanya gedung PST dan penguatan sinergi antara Pemerintah Kota dan BPS, diharapkan pemanfaatan data semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah berbasis informasi yang valid dan terukur.

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, meresmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung, Jumat (7/11/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, serta Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono.

Wali Kota berikan apresiasi

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana memberikan apresiasi atas hadirnya fasilitas pelayanan terintegrasi ini. Ia menilai keberadaan PST akan semakin memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mengakses data statistik yang akurat dan terbaru.

“Hadirnya BPS sangat membantu pemerintah, terutama dalam menyosialisasikan data dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari asesmen BPS, termasuk hingga tingkat RT dan lingkungan,” ujar Eva Dwiana.

Sinergi antara pemerintah daerah dan BPS

Wali Kota Eva Dwiana Resmikan Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Bandar Lampung

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS sangat penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Dengan data yang valid dan diperbarui secara berkala, pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat dan berbasis fakta.

“Kita harus mengetahui kondisi Kota Bandar Lampung secara menyeluruh. Dengan data yang jelas dan terukur, Insyaallah semua permasalahan dapat kita kerjakan dan kita selesaikan. Harapan kita, Bandar Lampung dapat menjadi kota yang terdepan dalam menyelesaikan isu dan permasalahan berdasarkan informasi dari BPS,” tambahnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025 yang digelar di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan dengan tema “Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan.”

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota tidak hanya memimpin jalannya apel, tetapi juga menyapa langsung seluruh peserta upacara yang terdiri dari Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, camat, lurah, serta unsur TNI–Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas se-Kota Bandar Lampung.

Wali Kota beri apresiasi

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Dengan penuh semangat, Wali Kota memberikan apresiasi atas kesiapan seluruh peserta yang hadir. Kehadiran berbagai unsur lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketangguhan kota.

Dalam amanatnya, Eva Dwiana menegaskan bahwa semangat Hari Pahlawan harus menjadi inspirasi untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” tegasnya.

Menyiapkan langkah antisipasi

Wali Kota Eva Dwiana Sapa Peserta Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Wali Kota juga mengimbau seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ia meminta setiap pemangku kepentingan menyiapkan langkah antisipasi dan memastikan koordinasi tetap berjalan dengan baik.

Apel gabungan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama TNI–Polri dalam upaya membangun kota yang tangguh terhadap bencana. Melalui kerja sama lintas sektor — pemerintah, relawan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat — diharapkan kesiapsiagaan semakin meningkat dan Bandar Lampung siap menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025 di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan”.

Apel gabungan ini diikuti oleh Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta unsur TNI–Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas se-Kota Bandar Lampung.

Semangat Hari Pahlawan

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa semangat Hari Pahlawan tidak hanya diperingati sebagai seremonial belaka, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga kota dan masyarakat.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Meningkatkan kewaspadaan

Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025: Wali Kota Eva Dwiana Ajak Warga Maknai Hari Pahlawan dengan Tindakan Nyata

Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ia menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana, kesiagaan personel, serta koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Kegiatan Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan TNI–Polri dalam membangun ketangguhan kota serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, relawan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat mewujudkan kota yang semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi tantangan ke depan.

Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung Dorong Literasi Digital Lewat Lokakarya Konten Kreatif

BANDAR LAMPUNG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bandar Lampung terus memperkuat literasi digital masyarakat melalui kegiatan lokakarya yang digelar di Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif hingga penggiat media sosial. Lokakarya ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dalam menciptakan konten kreatif, positif, dan edukatif di dunia digital.

Pelajaran strategi kreatif

Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung Dorong Literasi Digital Lewat Lokakarya Konten Kreatif

Selama sesi berlangsung, narasumber mengajak peserta mempelajari strategi kreatif dalam pengelolaan media sosial serta teknik pembuatan konten yang informatif namun tetap menarik. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya etika digital, tanggung jawab dalam menyebarkan informasi, serta cara memanfaatkan platform digital untuk hal yang produktif dan bermanfaat.

Perwakilan Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa literasi digital tidak hanya sebatas kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu menjadi produsen konten positif yang dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.

“Kami mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dan kreatif dalam mengelola informasi serta memproduksi konten yang inspiratif dan edukatif,” ujar perwakilan Dinas Kominfo dalam sambutannya.

Membentuk ekosistem digital yang sehat, beretika, dan produktif

Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung Dorong Literasi Digital Lewat Lokakarya Konten Kreatif

Melalui kegiatan ini, Dinas Kominfo berharap terbentuknya ekosistem digital yang sehat, beretika, dan produktif, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ditutup dengan sesi praktik pembuatan konten dan diskusi interaktif yang mendapat respons antusias dari para peserta.

Serangan Siber Kian Marak, Kementerian Komdigi Gelar Pelatihan Literasi Digital di Bandar Lampung

Bandar Lampung — Ancaman serangan siber di era digital semakin meningkat. Berbagai kasus kebocoran data, penipuan online, peretasan akun, hingga pencurian identitas digital terus bermunculan dan menyasar pengguna internet dari berbagai kalangan. Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) melalui program Pandu Literasi Digital menggelar pelatihan bertema “Melindungi Diri dengan Fitur Keamanan Digital”.

Pelatihan ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih cerdas dan aman dalam menggunakan teknologi digital. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung dan Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia.

Cara mengaktifkan verifikasi dua langkah

Kementerian Komdigi menegaskan bahwa pemahaman keamanan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat perlu mengetahui cara mengaktifkan verifikasi dua langkah, mengenali phishing, mengelola kata sandi yang kuat, serta menjaga jejak digital agar tidak dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya aktif menggunakan teknologi, tetapi juga mampu melindungi diri dari ancaman digital,” ujar perwakilan Program Pandu Literasi Digital dalam keterangannya.

Serangan Siber Kian Marak, Kementerian Komdigi Gelar Pelatihan Literasi Digital di Bandar Lampung

Pelatihan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta cukup melakukan pendaftaran melalui tautan:

s.komdigi.go.id/daftar11347
Kode Akses: LIDIGPPDN2

Mendapatkan sertifikat resmi 4JP

Peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai akan mendapatkan sertifikat resmi 4JP secara gratis dari BPSDM Komdigi.

Melalui program ini, Kementerian Komdigi berharap semakin banyak masyarakat yang melek literasi digital dan lebih siap menghadapi tantangan keamanan siber di era modern.

Kampus Jadi Titik Rawan Gratifikasi, KPK Ajak Sivitas Akademika Lawan Bersama

Bandar Lampung | Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng terakhir akal sehat dan moral bangsa dalam mencegah perilaku koruptif.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan hal itu saat memberikan kuliah umum bertajuk “Membangun Integritas Melalui Pendidikan Antikorupsi pada Perguruan Tinggi” di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Rabu (5/11/2025).

Setyo menyampaikan bahwa sivitas akademika—mahasiswa, dosen, dan kampus—harus menjadi pemikir, penggerak, dan penjaga nilai integritas. Pendidikan, menurutnya, adalah fondasi karakter antikorupsi yang harus tertanam hingga alam bawah sadar.

“Saya yakin, kalau ini sudah didasari dengan alam bawah sadar, ini akan menjadi sebuah karakter yang tidak akan tergoyahkan oleh siapapun. Intervensi dari siapapun bisa ditolak karena itu menyalahi sesuatu budaya baik,” ujar Setyo.

Dalam paparannya, Setyo menyoroti skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang berada di angka 37 dari 100, menempatkan Indonesia di peringkat 99 dari 180 negara.

Skor ini, katanya, mencerminkan masih tingginya praktik korupsi dan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk lingkungan pendidikan.

“Skor bukan hanya sekedar angka, tapi skor ini menunjukkan bahwa perilaku itu masih ada,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar dosen terus menanamkan kesadaran bahwa tindakan setiap individu berdampak pada integritas bangsa,”ucap Setyo.

Setyo menyoroti tiga titik kerawanan integritas di kampus: kejujuran akademik, kedisiplinan akademik, dan gratifikasi. Ia juga mengingatkan soal potensi intervensi dalam penerimaan mahasiswa baru dan pemilihan rektor.

“Kalau perlu bisa melibatkan tim pencegahan KPK agar dapat mengikuti proses pemilihan rektor yang akan terjadi di UIN. Jadi perjalanan dari tahap awal sampai akhir bisa kami monitor supaya prosesnya bisa berjalan secara transparan,” tawar Setyo.

Terkait gratifikasi, Setyo mengingatkan agar setiap pemberian dilihat dengan cermat apakah berkaitan dengan tugas atau bertujuan memengaruhi, termasuk untuk menaikkan nilai atau meloloskan lulusannya.

Peringatan ini sejalan dengan temuan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024. Indeks Integritas Pendidikan berada pada angka 69,50 kategori “Korektif”.

KPK menemukan 30% guru/dosen dan 18% pimpinan satuan pendidikan masih menganggap gratifikasi hal yang wajar. Bahkan di 22% satuan pendidikan, pemberian hadiah digunakan untuk menaikkan nilai atau meluluskan siswa.

Menanggapi hal itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Wan Jamaluddin, menyampaikan komitmen kampus memperkuat budaya integritas.

“Kehadiran bapak menjadi penanda keseriusan dan komitmen kita bersama dalam membangun ekosistem pendidikan antikorupsi dan berintegritas,” kata Jamaluddin.

Ia menjelaskan bahwa UIN Raden Intan Lampung mengusung tagline Ber-ISI: Intelektual, Spirituality, Integritas, dan telah menegakkan nilai integritas secara konsisten.

“Integritas kami tegakkan sekali dengan tidak adanya transaksional promosi jabatan, mutasi jabatan di lingkungan UIN Raden Intan Lampung dari mulai posisi wakil rektor hingga posisi kasubag,” ujar Jamaluddin.

Rektor berharap kehadiran KPK semakin menguatkan budaya integritas di lingkungan kampus.

KPK menegaskan bahwa kampus harus menjadi contoh nyata nilai antikorupsi dan benteng terakhir akal sehat, sehingga tidak ada ruang bagi praktik korupsi di dunia pendidikan.| (Red).

KPK Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Integritas Daerah di Lampung

Bandar Lampung | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan korupsi di daerah.

Pesan ini disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Pemberantasan Korupsi se-Lampung, yang dihadiri 15 kabupaten/kota di Balai Keratun, Bandar Lampung, Rabu (5/11/2025).

Setyo menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dijalankan secara seimbang melalui pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Meski pencegahan telah berjalan, tetapi penindakan tetap menjadi pengingat keras bagi pelanggar.

“Seringkali sudah diingatkan, sudah dicegah, tapi sering kali masih juga tidak patuh. Akhirnya yang terjadi adalah proses hukum, dikasih efek jera,” ujar Setyo.

Dalam arahannya, Setyo kembali menegaskan arahan Presiden RI yang menempatkan pemberantasan korupsi sebagai prioritas nasional dan harus menjadi pegangan seluruh pejabat.

“Kalau Presiden sudah menekankan pentingnya pemberantasan korupsi, maka tugas kita adalah menjalankannya sesuai fungsi masing-masing,” tegasnya.

Setyo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk memperkuat pencegahan korupsi melalui koordinasi rutin dan kerja bersama.

“Jadi jangan hanya menempatkan pada tugas pokok yang urusan penegakan hukum, urusan harkamtibnas, urusan akuntabilitas, tapi bagaimana upaya mencegah (korupsi), sering-seringlah duduk bersama dengan walikota, bupati, inspektur untuk membahas yang sifatnya upaya pencegahan korupsi,” katanya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa visi pembangunan daerah Lampung sejalan dengan arah nasional menuju Indonesia Emas 2045 yang menekankan pentingnya integritas dan sinergi.

“Integritas harus menjadi budaya bersama. Pemerintah, aparat, dan masyarakat harus bersatu melawan korupsi demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terpercaya,” ujar Rahmat Mirzani.

Rahmat menegaskan bahwa peningkatan daya saing ekonomi daerah, termasuk sektor strategis seperti pertanian singkong, membutuhkan kebijakan berpihak pada rakyat.

“Daya saing kita harus ditingkatkan. Pemerintah tidak boleh hanya menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar. Negara harus hadir agar kebijakan yang dibuat berpihak pada kepentingan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, memaparkan capaian pencegahan korupsi melalui Monitoring Center for Prevention (MCP), Survei Penilaian Integritas (SPI), sertifikasi aset, dan integrasi SPDP.

MCP Pemerintah Provinsi Lampung pada 2025 tercatat di angka 80, lebih tinggi dari rata-rata MCP Pemerintah Daerah se-Lampung yang berada di angka 52 dan di atas rata-rata nasional sebesar 40.

Untuk SPI 2024, beberapa daerah di Lampung mencatat skor menengah-tinggi, di antaranya Pringsewu 75,73; Metro 75,59; Tulang Bawang 72,24; Lampung Selatan 71,68; dan Pemerintah Provinsi Lampung 67,52.

Ujang juga menjelaskan delapan area fokus perbaikan tata kelola yang dilakukan KPK, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelayanan publik, optimalisasi pendapatan daerah, pengadaan barang/jasa, manajemen ASN, pengelolaan aset, hingga penguatan APIP.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan dan perwakilan pemerintah daerah se-Lampung, DPRD, kejaksaan, pengadilan, kepolisian, serta instansi vertikal.

KPK menutup kegiatan dengan ajakan untuk terus memperkuat sinergi demi mewujudkan pemerintahan bersih dan cita-cita Indonesia yang adil dan makmur.

“Perjalanan kita masih panjang, Indonesia masih berusaha menciptakan keadilan, kemasyarakatan, kemakmuran, dll. Bagian kita untuk menjalankan itu supaya cita-cita itu bisa terwujud dengan baik,” tutup Setyo.| (Red).

Wali Kota Eva Dwiana Paparkan Inovasi Daerah Bandar Lampung di Ajang IGA 2025

Jakarta — Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memaparkan berbagai program dan inovasi unggulan daerah dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berinovasi dalam pelayanan publik

Dalam forum nasional tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Inovasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memberikan solusi yang cepat, tepat, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota Eva Dwiana Paparkan Inovasi Daerah Bandar Lampung di Ajang IGA 2025

Beberapa inovasi yang dipaparkan meliputi digitalisasi pelayanan publik, program pemberdayaan UMKM berbasis komunitas, serta penguatan ketahanan sosial dan lingkungan perkotaan. Eva Dwiana juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kota yang adaptif dan berdaya saing.

“Kami ingin menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, inovatif, dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kebijakan dan program pemerintah,” tambahnya.

Ajang IGA 2025 menampilkan hasil kerja dan inovasi

Ajang IGA 2025 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk menampilkan hasil kerja dan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.

Melalui partisipasi aktif di ajang ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan langkah nyata menuju kota yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung visi Indonesia Maju.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Upacara Tabur Bunga di Laut, bertempat di Ruang Rapat Inspektorat, Lantai 2 Kantor Wali Kota, Rabu (5/11/2025).

Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Sukarma Wijaya, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta lembaga terkait.

Sukseskan pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah dan memantapkan koordinasi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan di Kota Bandar Lampung agar berjalan khidmat, tertib, dan lancar.

Selain membahas teknis pelaksanaan Upacara Tabur Bunga di Laut, rapat juga membicarakan berbagai rangkaian kegiatan lainnya, seperti ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan acara penghormatan kepada para pejuang bangsa.

Drs. Sukarma Wijaya menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Momentum Hari Pahlawan harus menjadi ajang refleksi untuk memperkuat semangat nasionalisme, rasa persatuan, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Menjadi momen bermakna

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantapan Peringatan Hari Pahlawan 2025

Dengan sinergi dan kesiapan bersama, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap peringatan Hari Pahlawan 2025 dapat menjadi momen bermakna bagi seluruh masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui karya dan pengabdian nyata bagi bangsa dan daerah.

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

“Memaknai Hari Pahlawan dengan Kesiapsiagaan”

BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Apel Kebangsaan dan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, di Lapangan Saburai, Rabu (5/11/2025).

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, dan diikuti oleh Wakil Wali Kota Drs. H. Deddy Amarullah, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, camat, lurah, serta unsur TNI-Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, dan berbagai unsur masyarakat se-Kota Bandar Lampung.

Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa semangat kepahlawanan harus dimaknai sebagai panggilan untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga tentang keberanian kita menjaga dan melindungi masyarakat hari ini,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Apel Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, yang kerap terjadi pada musim hujan.

Apel ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Bandar Lampung untuk menegaskan komitmen dalam membangun ketangguhan kota melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, relawan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan Kota Bandar Lampung semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang, sejalan dengan semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih demi kebaikan bangsa dan negara.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, yang berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Kota Bandar Lampung, pada Selasa (4/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana diwakili oleh Wakil Wali Kota Drs. H. Deddy Amarullah, yang sekaligus membacakan sambutan resmi Wali Kota.

Deddy Amarullah menyampaikan apresiasi

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK RI atas pendampingan dan kolaborasi yang terus terjalin dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui penguatan sistem pengendalian internal, digitalisasi layanan publik dan keuangan daerah, serta peningkatan kapasitas aparatur,” ujar Deddy dalam sambutannya.

Langkah strategis untuk membangun budaya anti-korupsi

Pemkot Bandar Lampung Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan KPK RI bukan hanya sebatas evaluasi program, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun budaya anti-korupsi di semua lini pemerintahan.

Melalui sinergi berkelanjutan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap implementasi program pencegahan korupsi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang bersih.

Kegiatan rapat ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi, memperbaiki kelemahan sistem, dan memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai prinsip integritas dan akuntabilitas.

HIPMI Syariah Lampung Jalin Sinergi dengan OJK untuk Perkuat Ekonomi Syariah di Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG — Badan Otonom Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah Lampung mendapat sambutan hangat saat melakukan audiensi ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Selasa (4/11/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjalin sinergi strategis antara pelaku usaha muda syariah dan lembaga pengawas keuangan guna memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Bumi Ruwa Jurai.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengapresiasi langkah HIPMI Syariah yang hadir dengan semangat baru dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

“Kami menyambut baik adanya HIPMI Syariah Lampung. Ini langkah positif untuk memperkuat peran pengusaha muda di sektor ekonomi syariah,” ujar Otto.

Otto menambahkan, salah satu tantangan utama dalam pengembangan ekonomi syariah adalah rendahnya literasi masyarakat terhadap produk keuangan syariah, terutama saham syariah.

“Edukasi tentang produk saham syariah sangat penting. Sebaiknya dimulai dari lingkungan internal HIPMI Syariah terlebih dahulu agar pemahaman dan penerapan prinsipnya lebih kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Syariah Lampung, Ahmad Muqhis, menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan dukungan dari OJK Lampung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Direktur OJK Lampung yang telah menerima audiensi ini. Ke depan, kami berharap HIPMI Syariah dapat terus bersinergi dengan OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan pengusaha muda,” ujar Ahmad.

Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan program edukasi dan pendampingan bagi pelaku usaha yang ingin menerapkan prinsip syariah dalam bisnis mereka.

“Kami ingin menjadi bagian dari gerakan besar untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai arus utama di Lampung, bukan sekadar alternatif,” tambahnya.

Ketua BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, turut mendukung penuh langkah HIPMI Syariah dalam memperkuat sinergi dengan OJK.

“Kami dari BPD HIPMI Lampung sangat mendukung inisiatif HIPMI Syariah. Semoga kolaborasi ini membawa dampak nyata bagi kemajuan ekonomi syariah di Lampung,” ucapnya.

Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran HIPMI Syariah sebagai wadah pengusaha muda berbasis nilai Islam serta mendukung peran OJK dalam mendorong literasi dan penguatan industri keuangan syariah di daerah.

Dengan pertemuan ini, HIPMI Syariah Lampung menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*)

Wali Kota Eva Dwiana Minta Warga dan Pengurus Masjid Lebih Waspada Pasca Kasus Pelecehan di Bandar Lampung

Bandar Lampung – Menyikapi kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan di salah satu masjid di Kota Bandar Lampung, Wali Kota Hj. Eva Dwiana meminta seluruh warga dan pengurus rumah ibadah agar meningkatkan kewaspadaan.

“Soal pencabulan itu sudah kita cek. Mohon maaf, kebetulan anaknya orang tidak mampu, dan pelakunya ternyata orang sekitar situ. Katanya pelaku ini ODGJ, tapi bunda akan cek dulu, benar atau tidak dia memang gangguan jiwa,” ujar Eva Dwiana, Selasa (4/11/2025).

Eva menegaskan, pengurus masjid harus lebih siaga menjaga lingkungan tempat ibadah, terutama pada waktu-waktu sepi. Ia juga menginstruksikan aparat keamanan untuk meningkatkan patroli rutin di wilayah masing-masing.

“Saya minta semua aparat di Kota Bandar Lampung untuk patroli siaga dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kejadian ini harus diberikan efek jera. Orang sedang beribadah saja diganggu, ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Wali Kota mengimbau kepada seluruh warga

Kasus Pelecehan di Masjid, Wali Kota Bandar Lampung Minta Warga Berhati-hati

Selain itu, Wali Kota juga mengimbau seluruh warga, terutama pengurus musala dan marbot masjid, agar aktif memantau situasi sekitar.

“Tolong awasi lingkungan masjid dan musala. Biasanya marbot itu tinggal di belakang musala, jadi bisa langsung memantau. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” katanya.

Eva menambahkan, meski secara umum situasi keamanan di Bandar Lampung tergolong kondusif, namun kewaspadaan tidak boleh menurun.

“Sebenarnya kota kita aman. Bhabinkamtibmas juga rutin keliling setiap hari. Tapi ke depan, bunda akan bicarakan secara khusus soal peningkatan keamanan di lingkungan ibadah,” ujarnya.

Ia pun berharap, kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang.

“Mudah-mudahan hal ini tidak terulang di Bandar Lampung. Masyarakat tidak boleh lengah,” tegasnya.

Fakta Terbaru: Pelaku Sering Menonton Film Dewasa

Kasus Pelecehan di Masjid, Wali Kota Bandar Lampung Minta Warga Berhati-hati

Sementara itu, perkembangan terbaru dari penyidikan mengungkap fakta baru terkait pelaku Thoriq (23), tersangka kasus pelecehan di masjid wilayah Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Telukbetung Selatan, AKP Galih Ramadhan Hariomursid, menjelaskan bahwa pelaku sering menonton konten film biru dari ponsel pribadinya sebelum melakukan aksi bejat tersebut.

“Tersangka Thoriq ini sering menonton dan memiliki film biru di handphonenya. Dari hasil pemeriksaan, tindakan pelecehan itu dilakukan karena pelaku terdorong setelah melihat pemeran dalam video tersebut mengenakan jilbab,” ungkap Galih, Senin (3/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku menyukai korban dan sering memperhatikan aktivitasnya di masjid. Thoriq juga kerap mengikuti kegiatan keagamaan di lokasi tersebut sebelum akhirnya melakukan aksi tidak senonoh.

Polisi telah menahan pelaku dan menjeratnya dengan pasal pencabulan di tempat ibadah, sementara korban kini mendapat pendampingan dari pihak keluarga dan lembaga perlindungan perempuan.

Tak Mau Kecolongan Lagi, Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Langsung Pekerjaan Jembatan

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, turun langsung meninjau progres perbaikan jembatan di Jalan Cendana, Kelurahan Rajabasa, pada Minggu (2/11/2025).
Langkah ini menjadi perhatian publik, mengingat biasanya orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu jarang turun langsung ke lapangan untuk mengecek proyek teknis.

Dalam kunjungannya, Eva menemukan sejumlah hal mendasar di lokasi pekerjaan dan langsung memberikan arahan tegas kepada pihak pelaksana agar perbaikan segera disempurnakan.

“Kita mau hasil yang bagus, bukan kerja dua kali. Bunda nggak mau tahu, besok jembatan ini harus sudah rapi dan kuat. Mau dibongkar atau disiasati bagaimana pun, yang penting hasilnya baik dan aman,” tegasnya, seperti dikutip dari unggahan di akun Instagram resminya, Senin (3/11/2025).

Eva menyoroti teknis pengerjaan

Tak Mau Kecolongan Lagi, Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Langsung Pekerjaan Jembatan

Eva juga menyoroti teknis pengerjaan di lapangan yang menurutnya harus mengikuti aturan konstruksi agar tidak membahayakan masyarakat.

“Tanah liat ini mudah gembur, jadi harus diberi jaring besar di bawahnya supaya tidak amblas. Kepala pondasi juga jangan terlalu makan badan sungai, nanti saat musim hujan air bisa menggerus bagian bawah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pelaksana proyek memprioritaskan perbaikan tanpa mengganggu akses warga.

“Perbaiki bagian yang rusak dulu, tapi pastikan mobil tetap bisa lewat. Jangan sampai warga susah karena perbaikan terlalu lama,” tambah Eva.

Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus meningkatkan pengawasan

Wali Kota menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus meningkatkan pengawasan terhadap setiap proyek pembangunan agar hasilnya kuat, rapi, dan sesuai standar.

“Jangan main-main dengan pekerjaan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Semua harus dilakukan dengan benar,” tegasnya.

Sumber di lingkungan Pemkot Bandar Lampung menyebut, langkah Eva turun langsung meninjau proyek merupakan bentuk antisipasi agar tidak terjadi lagi persoalan pada pekerjaan infrastruktur, seperti yang sempat ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tahun 2024 lalu ada 25 proyek Dinas PU yang bermasalah dan menjadi temuan BPK, dengan kelebihan bayar hampir Rp1,9 miliar. Bunda tidak mau kecolongan lagi hanya karena percaya laporan,” ujar seorang pejabat Pemkot yang enggan disebut namanya, Selasa (4/11/2025).

Ditemukan 21 paket peningkatan jalan dan 4 paket drainase di Dinas PU Bandar Lampung

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Nomor 28B/LHP/XVIII.BLP/05/2025 tanggal 23 Mei 2025, ditemukan 21 paket peningkatan jalan dan 4 paket drainase di Dinas PU Bandar Lampung yang mengalami kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi dengan nilai temuan sebesar Rp1.899.823.960,97.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas PU Bandar Lampung terkait status pengembalian kelebihan pembayaran tersebut.

Proyek Kereta Gantung Rp2,5 Triliun Masih Dibahas, Pemkot Bandar Lampung Optimistis Terwujud

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memastikan bahwa rencana investasi proyek kereta gantung dan sejumlah proyek strategis lainnya dengan total nilai Rp2,5 triliun masih dalam tahap pembahasan bersama pihak investor.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, menyampaikan pihaknya tetap optimistis proyek wisata unggulan tersebut akan terealisasi sesuai rencana.

“Insya Allah jadi, doakan saja,” ujar Dini saat ditemui di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin (3/11/2025).

Namun, Dini menegaskan bahwa ia tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kerja sama investasi tersebut.

“Untuk kapasitas menjawab ini bukan saya. Silakan tanyakan langsung kepada Ibu Wali Kota,” katanya.

Tersenyum dan Enggan Berkomentar

kg

Saat dikonfirmasi mengenai kabar kunjungan perwakilan Pemkot ke China untuk bertemu calon investor, Dini hanya tersenyum dan enggan berkomentar lebih jauh.

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sempat mengungkapkan bahwa proyek kereta gantung ini sepenuhnya akan dibiayai oleh investor asing tanpa menggunakan dana APBD. Proyek tersebut digadang-gadang akan menjadi ikon baru pariwisata Kota Tapis Berseri.

Kereta Gantung Menuju Air Terjun Batu Putu

Proyek Kereta Gantung Rp2,5 Triliun Masih Dibahas, Pemkot Bandar Lampung Optimistis Terwujud

Rencananya, jalur kereta gantung sepanjang 6,9 kilometer akan dibangun dari Rumah Dinas Wali Kota menuju Air Terjun Batu Putu. Proyek ini diharapkan menonjolkan panorama alam Bandar Lampung yang memadukan pemandangan kota, gunung, dan laut.

“Alhamdulillah, investor sangat antusias. Nanti kami akan memaparkan kembali detail proyek ini di Tiongkok karena mereka ingin mengetahui lebih banyak tentang potensi keindahan Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana dalam kesempatan sebelumnya.

Selain jalur utama kereta gantung, investor juga mengusulkan pembangunan hotel, restoran, dan eskalator menuju dasar air terjun sebagai fasilitas pendukung wisata.

Wali Kota Eva Dwiana meyakini, proyek bernilai triliunan rupiah ini akan memberi dampak besar terhadap perekonomian daerah, khususnya di sektor pariwisata dan lapangan kerja.

“Proyek ini bukan hanya untuk mempercantik kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kami mohon doa dan dukungan agar semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Teknis dan Skema Kerja Sama Masih Berlangsung

Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menambahkan bahwa pembahasan teknis dan skema kerja sama dengan pihak investor masih berlangsung.

“Masih dalam tahap penjajakan. Bulan ini kita bahas lebih lanjut, tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Yuhadi, mengaku hingga kini pihak legislatif belum menerima laporan resmi mengenai rencana proyek tersebut.

“Saya belum tahu jadi atau tidak, karena belum ada laporan resmi yang masuk ke kami,” katanya.

Proyek yang direncanakan menempati lahan sekitar dua hektare di kawasan Rumah Dinas Wali Kota ini disebut akan menjadi kereta gantung pertama di Provinsi Lampung, dengan kapasitas 6–7 orang per kabin, menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan wisatawan.

“Pemerintah menyediakan lahan, sementara pendanaan sepenuhnya dari pihak investor. Dengan skema bagi hasil yang optimal, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi daya tarik wisata unggulan,” tutup Eva Dwiana.

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan 14 Kafe Tak Berizin di Sekitar PKOR Way Halim

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan 14 lokasi kafe dan warung yang diduga beroperasi tanpa izin serta meresahkan warga di kawasan PKOR Way Halim, Senin (3/11/2025).

Tindak lanjut atas laporan masyarakat

Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki, mengatakan langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas di lokasi tersebut.

“Kami telah melakukan penertiban tempat yang diduga warung atau kafe remang-remang di sekitar PKOR, Kecamatan Way Halim. Penertiban ini berdasarkan aduan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan tempat tersebut,” ujar Nurizki.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembongkaran, pihak Satpol PP telah melakukan monitoring dan pendataan beberapa kali untuk memastikan keberadaan aktivitas yang dinilai tidak sesuai aturan.

“Kami sudah beberapa kali melakukan pengawasan ke lapangan. Setelah mendapat bukti cukup, baru kami lakukan tindakan penertiban,” jelasnya.

Nurizki menegaskan, Satpol PP akan terus melakukan patroli rutin di kawasan PKOR Way Halim agar tidak ada lagi aktivitas serupa yang meresahkan warga.

“Kami berharap tiang-tiang bangunan yang masih berdiri dapat segera dibersihkan oleh pemiliknya, dan tidak ada lagi kafe atau warung remang-remang di sekitar kawasan tersebut,” tegasnya.

Pemkot gandeng aparat TNI-Polri dan perangkat wilayah

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan 14 Kafe Tak Berizin di Sekitar PKOR Way Halim

Dalam pelaksanaan penertiban, Pemkot juga menggandeng aparat TNI-Polri dan perangkat wilayah, seperti Polsek, Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pamong, lurah, hingga linmas setempat.

“Kami berkoordinasi dengan semua pihak agar suasana di sekitar PKOR tetap kondusif. Setelah pembongkaran ini, kami harap camat dan lurah turut mengawasi agar tidak ada aktivitas serupa muncul kembali,” ujar Nurizki.

Pemkot Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat, terutama di kawasan yang menjadi ruang publik seperti PKOR Way Halim.

Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jembatan di Rajabasa, Tegaskan Pekerjaan Harus Sesuai Aturan dan Cepat Selesai

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, turun langsung meninjau progres perbaikan jembatan di Jalan Cendana, Kelurahan Rajabasa, pada Minggu (2/11/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Bunda Eva menemukan adanya pekerjaan yang belum sesuai standar, terutama pada bagian pondasi jembatan yang terlalu menjorok ke badan sungai. Menurutnya, kondisi itu berpotensi menghambat aliran air dan memperparah risiko kerusakan saat musim hujan.

“Kita ini mau bikin bagus, bukan kerja dua kali. Bunda nggak mau tahu, besok jembatan ini harus sudah bagus. Mau dibongkar atau disiasati gimana, yang penting hasilnya kuat dan rapi,” tegas Eva Dwiana dalam unggahan Instagram resminya, Senin (3/11/2025).

Pengerjaan proyek mengikuti aturan teknis

Eva menekankan agar pengerjaan proyek mengikuti aturan teknis dan memperhatikan karakteristik tanah di lokasi. Ia menjelaskan bahwa tanah liat di kawasan tersebut mudah gembur, sehingga perlu diperkuat dengan struktur penahan yang memadai.

“Kalau kerja itu sesuai aturan. Tanah liat ini gampang gembur ke bawah, jadi harus dikasih jaring-jaring besar di bawahnya supaya nggak amblas. Ada caranya, tinggal ikuti aturan yang benar,” ujarnya.

Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jembatan di Rajabasa, Tegaskan Pekerjaan Harus Sesuai Aturan dan Cepat Selesai

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan agar ujung pondasi jembatan yang memakan badan sungai segera diperbaiki karena berpotensi menyebabkan erosi.

“Kepalanya (ujung pondasi) itu dibuang saja, ini terlalu banyak makan badan sungai. Kalau dibiarkan, nanti pas musim hujan air naik bisa ngikis ke bawah. Cepat perbaiki, jangan tunggu lama,” tegasnya.

Tidak mengganggu akses masyarakat

Dalam arahannya, Eva juga meminta agar proses perbaikan tidak mengganggu akses masyarakat, terutama kendaraan yang melintas di sekitar lokasi proyek.

“Perbaiki bagian yang rusak dulu, akalin juga supaya mobil tetap bisa lewat. Jangan sampai warga susah lewat gara-gara perbaikan yang lama,” katanya.

Bunda Eva menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus mengawasi secara ketat setiap proyek pembangunan, agar hasilnya tidak hanya indah dilihat, tetapi juga kuat, rapi, dan aman bagi masyarakat.

“Jangan main-main kalau urusannya untuk kepentingan orang banyak,” tandasnya. (*)

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Bandar Lampung – Sejumlah pelajar SMP di Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Lampung pada pekan lalu.

Kegiatan yang diikuti 120 pelajar SMP se-Provinsi Lampung ini menjadi ajang penting dalam upaya revitalisasi bahasa daerah (RBD). Dari kompetisi tersebut, enam pelajar asal Kota Bandar Lampung berhasil membawa pulang penghargaan di berbagai kategori lomba.

Mereka adalah:

  • Permata Putri N. dari SMPN 22 – Juara 2 Menulis Aksara Putri

  • Sabda Sayfush S.P. dari SMPN 2 – Juara Harapan 2 Cerpen Putra

  • Naura Salwa S. dari SMPN 16 – Juara Harapan 2 Cerpen Putri

  • M. Kenzie N. dari SMP Al Kautsar – Juara 2 Komedi Tunggal Putra

  • Raihan Abdullah R. dari SMP Al Kautsar – Juara 3 Pidato Putra

  • Andrea Vietnam Chen – Juara 3 Pidato Putri

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para pelajar tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih dan bangga atas prestasi adik-adik semua. Untuk para pemenang lomba pidato, komedi, dan bernyanyi akan kami tampilkan pada kegiatan numerasi dan literasi bulan November ini,” ujar Eka, Senin (3/11/2025).

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Eka yang juga menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bandar Lampung menegaskan komitmen Pemkot untuk terus mendukung semangat belajar dan berprestasi para pelajar.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh agar pelajar Bandar Lampung semakin semangat belajar dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pelajar SMP Bandar Lampung Raih Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025

Sementara itu, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Lampung Kota Bandar Lampung, Heriyadi, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan dan dukungan dari Pemkot Bandar Lampung melalui Disdikbud berjalan baik. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar pelajar SD dan SMP semakin termotivasi mengikuti FTBI, baik di tingkat kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda.