Wali Kota Eva Dwiana Ajak Pelajar Bandar Lampung Jauhi Narkoba, Kekerasan, dan Judi Online

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengajak seluruh pelajar di Kota Bandar Lampung untuk berperan aktif menjauhi narkotika, tindak kekerasan, serta praktik judi online (judol) yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, saat membuka Apel Besar Satuan Tugas (Satgas) Retina Angkatan II di Gedung Serba Guna (GSG) Karya Bakti Pramuka Herman HN, Jumat (23/1/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa upaya pencegahan berbagai persoalan sosial di kalangan remaja membutuhkan tindakan nyata yang dimulai dari lingkungan sekolah. Kehadiran Satgas Retina dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun benteng perlindungan bagi pelajar dari pengaruh negatif.

“Kalian adalah mata dan generasi pelindung sekolah dari berbagai pengaruh buruk. Saya menitipkan amanah ini agar kita semua terjaga dan terlindungi dari perbuatan yang tidak baik,” ujar Eva.

Ia menekankan bahwa tantangan remaja saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyasar aspek mental dan moral. Narkoba, kekerasan, dan judi online disebut sebagai tiga ancaman terbesar yang dihadapi pelajar masa kini.

“Jangan pernah terjerumus narkoba karena akan menghancurkan masa depan. Hentikan tawuran dan bullying, karena sekolah harus menjadi tempat yang aman. Jauhi judi online karena dapat merusak mental dan ekonomi,” pesannya.

Dorong Terwujudnya Generasi Emas Bebas Kriminalitas

Wali Kota Eva Dwiana Ajak Pelajar Bandar Lampung Jauhi Narkoba, Kekerasan, dan Judi Online

Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa. Melalui Satgas Retina—akronim dari Remaja Antinarkoba, Antikekerasan, dan Antijudi Online—pelajar diharapkan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

“Melalui Apel Besar Satgas Retina Angkatan II ini, saya berharap anak-anakku dapat memberikan pemahaman kepada teman-temannya untuk menjauhi perilaku menyimpang yang merusak generasi bangsa,” ujar Alfret.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, menyampaikan bahwa apel besar tersebut diikuti oleh sekitar 1.200 pelajar tingkat SMP. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya kenakalan remaja.

Ia menilai kondisi lingkungan sekolah di Bandar Lampung saat ini relatif kondusif dan optimistis komitmen pelajar dalam menjauhi perilaku negatif akan menjadi fondasi penting menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

“Apa yang kalian lakukan hari ini merupakan wujud nyata perbaikan pendidikan ke depan. Saat ini sekolah sudah semakin kondusif dan tidak ada lagi tawuran antarpelajar,” tuturnya.

Apel Besar Satgas Retina Angkatan II turut dihadiri Dandim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mulyadi Syukri, serta jajaran Ketua MKKS SMP dan KKKS SD se-Kota Bandar Lampung.