BINTUHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur resmi menggelar Pasar Murah Ramadan 2026 yang dibuka langsung oleh Gusril Pausi, Rabu (4/3/2026), di halaman Kantor Camat Kaur Selatan.
Program ini menjadi langkah strategis Pemkab Kaur dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat daya beli masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M.
Pasar Murah Ramadan Kaur 2026 Tekan Harga hingga 20 Persen

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kaur, Erni Salbiah, S.Sos menjelaskan bahwa pasar murah ini digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan sekaligus menekan lonjakan harga menjelang Lebaran.
“Selain untuk pengendalian inflasi, kegiatan pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 1447 H,” ujarnya.
Ia menegaskan, harga komoditas dijual rata-rata 20 persen lebih murah dari harga pasar.
Daftar Harga Sembako Pasar Murah Kaur 2026:
-
Gula pasir: Rp14.500/kg
-
Terigu kemasan: Rp9.000/kg
-
Tepung sagu: Rp6.000/kemasan
-
Bawang merah: Rp18.000/500 gram
-
Minyak goreng: Rp15.500/liter
-
Kental manis: Rp10.000/kaleng
-
Telur ayam ras: Rp45.500/rak
-
Margarin: Rp5.500/sachet
Selain itu, tersedia paket sembako hemat berisi gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng seharga Rp39.000 per paket.
Digelar di 15 Kecamatan Se-Kabupaten Kaur

Pasar murah tidak hanya dilaksanakan di Kaur Selatan, tetapi akan menjangkau 15 kecamatan di Kabupaten Kaur mulai 4 Maret hingga 12 Maret 2026.
Menurut Bupati Gusril Pausi, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026,” tegasnya.
Bupati Minta Lokasi Lebih Strategis dan Mudah Dijangkau
Bupati Gusril juga meminta panitia untuk berinovasi dalam menentukan lokasi pelaksanaan pasar murah agar lebih mudah diakses warga.
Menurutnya, pasar murah tidak harus selalu dipusatkan di halaman kantor camat, melainkan dapat digelar di desa atau lapangan terbuka.
“Kalau di kantor camat kadang masyarakat segan datang. Kita harus pilih lokasi yang mudah dijangkau agar partisipasi warga lebih tinggi,” ujarnya.
Pendekatan ini dinilai penting agar program benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Upaya Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
Melalui program ini, Pemkab Kaur berharap:
-
Stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga
-
Inflasi daerah terkendali
-
Daya beli masyarakat tetap kuat selama Ramadan
Pasar murah menjadi salah satu instrumen efektif pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekonomi lokal saat permintaan bahan pokok meningkat menjelang Lebaran.
Hadir Unsur Forkopimda dan Tokoh Daerah
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
-
Sekda Kaur Nasar Rahman
-
Kajari Kaur Jainah
-
Kapolres Kaur Alam Bawono
-
Ketua TP PKK Ny. Poppy Tatriansi Gusril
-
Ketua GOW Ny. Popi Anggraini Hamid
-
Ketua DWP Ny. Yessi Arfrida Nasrur
-
Para Kepala OPD Pemkab Kaur
Kehadiran unsur Forkopimda dan organisasi perempuan menunjukkan dukungan penuh terhadap program pengendalian inflasi daerah ini.
Baca Artikel Lainnya di Google News
