Berita Indonesia dan Internasional Terkini
Trump Ancam Serang Iran Jika Kembali Kembangkan Senjata Nuklir
Florida – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Iran apabila negara tersebut kembali…
Ribuan PPPK Paruh Waktu Lampung Selatan Tanam Pohon Serentak, Gaungkan Kampanye “Pohon Asuh”
Lampung Selatan – Sebanyak 5.792 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Lampung Selatan melakukan aksi penanaman pohon secara serentak melalui kampanye bertajuk “Pohon Asuh”, sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Aksi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 24 Tahun 2025 tentang kewajiban menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekaligus menjadi bagian dari gerakan hijau yang digagas dari lingkungan birokrasi.
Penanaman pohon dilakukan setelah para PPPK Paruh Waktu menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan tentang pengangkatan. Setiap PPPK Paruh Waktu diwajibkan menanam dan merawat minimal satu pohon di lingkungan kerja masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab pribadi terhadap kelestarian alam. Setiap pohon yang ditanam dilengkapi dengan barcode sebagai identitas pemilik dan bentuk pengawasan keberlanjutan.
Kampanye “Pohon Asuh” diawali oleh jajaran Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Gerakan ini kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh perangkat daerah hingga kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan pada Senin (29/12/2025).
Selain sebagai implementasi kebijakan daerah, kegiatan ini juga menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan aparatur pemerintah, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa kampanye “Pohon Asuh” bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung program daerah “Lamsel Helau” yang berorientasi pada keindahan wilayah serta pengembangan sektor pariwisata.
Ia menekankan pentingnya perawatan berkelanjutan terhadap pohon-pohon yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
“Ini adalah bentuk komitmen, ungkapan rasa syukur, dan kepedulian kita terhadap alam. Pohon yang ditanam harus dirawat dengan baik. Nanti akan saya cek satu per satu,” ujar Bupati Egi saat penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Radin Inten, Kalianda, Rabu (24/12/2025).
Bupati Egi juga menegaskan bahwa keberhasilan program “Lamsel Helau” harus dimulai dari aparatur pemerintah sebagai teladan bagi masyarakat.
“Kita ingin daerah kita indah, pariwisata maju, dan tata kota rapi. Tetapi perlu diingat, Helau itu tidak datang dari langit,” tegasnya.
Dengan makna kata Helau yang berarti cantik, Bupati Egi berharap para PPPK Paruh Waktu tidak hanya menunjukkan profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan integritas yang lahir dari hati.
Kampanye “Pohon Asuh” diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan kerja pemerintahan, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk turut menjaga kelestarian alam, dimulai dari lingkungan terdekat.
Wabup Pesawaran Serahkan Bantuan Bedah Rumah BERKAT Baznas di Desa Bagelen
Pesawaran – Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, menyerahkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) yang bersumber dari dana umat yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran, kepada warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (29/12/2025).
Bantuan senilai Rp16 juta tersebut disalurkan kepada Muhidin, warga Desa Bagelen, yang dinilai memenuhi kriteria penerima setelah melalui proses survei dan verifikasi oleh Baznas Pesawaran.
Wakil Ketua II Baznas Pesawaran, Endang Zainal Khaidir, menjelaskan bahwa program BERKAT diprioritaskan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi mendesak. Seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan survei lapangan guna memastikan kelayakan dan urgensi bantuan.
“Alhamdulillah, Baznas dapat membantu warga yang memang berada dalam kondisi darurat. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta mendapat dukungan dari aparat desa agar memberikan manfaat dan keberkahan bagi penerima dan keluarganya,” ujar Endang.
Sementara itu, Napsiah, istri penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa rumah yang ditempati keluarganya sebelumnya hanya berupa gubuk yang kondisinya sudah rusak parah.
“Rumah kami hanya gubuk dan dihuni empat orang, saya, suami, dan dua anak. Suami bekerja sebagai pemulung, saya buruh cuci, sedangkan anak bekerja pasang internet. Bantuan ini sangat berarti dan membantu kami,” tutur Napsiah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pesawaran menginstruksikan kepada para kepala desa agar menggerakkan perangkat desa dan masyarakat untuk bergotong royong membantu proses pembangunan rumah penerima manfaat.
Menurutnya, program bedah rumah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan kebersamaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong agar pembangunan rumah dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Baznas terhadap warganya yang membutuhkan.
Ia menyebut kondisi rumah Muhidin sebelumnya sangat memprihatinkan dan nyaris ambruk. Setelah dilaporkan, pemerintah daerah dan Baznas langsung merespons dengan cepat.
“Kami akan menindaklanjuti bantuan ini dengan mengajak warga bergotong royong agar rumah Pak Muhidin bisa segera dibangun menjadi hunian yang layak,” ujarnya.
Program BERKAT menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Baznas dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Pesawaran.
Pemdes Haduyang Klarifikasi Akses Jalan Dusun Puloraya, Kondisi Utama Sudah Layak
Lampung Selatan – Pemerintah Desa (Pemdes) Haduyang, Kecamatan Natar, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan akses jalan penghubung Dusun Puloraya masih berupa jalan tanah dan belum pernah dibangun secara layak.
Kepala Desa Haduyang, Hasani, menegaskan bahwa akses utama yang digunakan masyarakat Dusun Puloraya dalam aktivitas sehari-hari bukan melalui jalan tanah di kawasan perbukitan atau Gunung Branti, sebagaimana yang sebelumnya diberitakan.
“Mobilitas utama warga Dusun Puloraya justru melalui Dusun Padmosari 1 dan Dusun Padmosari 3. Kondisi jalan pada jalur tersebut sudah beraspal dan sebagian telah dicor, sehingga dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat,” ujar Hasani, Sabtu (27/12/2025).
Menurutnya, jalur tersebut menjadi akses utama warga menuju berbagai fasilitas umum, termasuk sarana pendidikan. Ia memastikan bahwa akses menuju SMP Sriwijaya berada dalam kondisi layak dan tidak menghambat proses belajar-mengajar maupun aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Hasani juga menjelaskan bahwa jalan tanah yang dimaksud dalam pemberitaan berada di jalur lain di kawasan gunung yang bukan merupakan akses utama warga Dusun Puloraya. Jalur tersebut bersifat alternatif dan mengarah ke wilayah lain, sehingga tidak dapat dijadikan gambaran kondisi infrastruktur yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, Camat Natar, Eko Irawan, menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan berarti pemerintah mengabaikan kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kata dia, tetap berkomitmen melakukan perbaikan jalan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Jangan sampai muncul persepsi bahwa jalan tersebut tidak akan diperhatikan. Pemerintah tetap memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Natar dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari ruas-ruas yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah prioritas utama terpenuhi, peningkatan kualitas jalan lainnya akan terus didorong sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami berharap masyarakat dapat bersabar serta mendukung proses pembangunan yang sedang dan akan terus berjalan,” pungkasnya.
Melalui klarifikasi ini, Pemdes Haduyang bersama Pemerintah Kecamatan Natar berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang, sekaligus mencegah munculnya persepsi keliru terkait kondisi infrastruktur jalan di Dusun Puloraya.
Komitmen Pemprov Lampung Menjaga Lingkungan Melalui Penertiban Tambang llegal di Provinsi Lampung
LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2025 mulai menertibkan tambang-tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan,…
Tim SAR Temukan Satu Korban WN Spanyol KM Putri Sakinah di Pulau Serai Labuan Bajo
Labuan Bajo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol…
Arus Kendaraan di Tol Cikampek Tembus 2,1 Juta Unit, Korlantas Prediksi Pergerakan Berimbang hingga Awal 2026
Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan selama libur Natal dan…
Stasiun Jatake Siap Beroperasi Januari 2026, Perkuat Konektivitas Tangerang–Jakarta
Tangerang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan Stasiun Jatake yang berlokasi di Kelurahan Jatake dan…
Monas Week 2025 Hadirkan Video Mapping dan Air Mancur Menari, Warga Antusias Padati Monas
Jakarta – Hujan deras yang sempat mengguyur sejumlah wilayah Jakarta perlahan mereda pada Minggu malam (28/12/2025).…
Wagub Jihan Nurlela Hadiri Pengukuhan Pengurus LKKS Kabupaten Lampung Timur Periode 2025–2030
LAMTIM – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang juga Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi…