Berita Indonesia dan Internasional Terkini
Rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97, Srikandi PP Lampung Gelar Bakti Sosial
BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025, Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor MPW Pemuda Pancasila Provinsi Lampung, Tanjung Senang, Jumat (19/12/2025).
Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ke-97 yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai agenda sosial dan kebersamaan, seperti donor darah, senam bersama, bazar UMKM, serta beragam perlombaan.
Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Iin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus serta anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan bakti sosial tersebut.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan. Kami berharap Srikandi Pemuda Pancasila semakin tumbuh menjadi organisasi perempuan yang hebat, maju, dan peduli terhadap sesama,” ujar Iin.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Srikandi Pemuda Pancasila di tengah masyarakat merupakan wujud silaturahmi, kepedulian, serta komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-97 ini sebagai momentum untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Lampung berharap dapat terus berkontribusi positif dalam meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Nala 2025, Polres Kaur Siap Amankan Nataru
KAUR — Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Kaur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Nala 2025 di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Kaur, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud kesiapan aparat dan unsur terkait dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum libur akhir tahun.
Apel dipimpin oleh Kapolres Kaur Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., dengan Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Pramuka, serta instansi terkait lainnya.

Dalam apel tersebut, Kapolres Kaur bersama Wakil Bupati melakukan pemeriksaan pasukan sebagai simbol pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung Operasi Lilin Nala 2025. Operasi ini bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
Kapolres Kaur menjelaskan bahwa dalam Operasi Lilin Nala 2025, pihaknya bersama unsur lintas sektor akan memfokuskan pengamanan pada dua agenda utama, yakni perayaan Natal umat Nasrani di Desa Pardasuka, Kecamatan Maje, serta pengamanan pergantian Tahun Baru dan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Kabupaten Kaur.
“Kami memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Kaur berjalan aman, tertib, dan kondusif melalui sinergi Polres Kaur dengan TNI serta instansi terkait,” tegas Kapolres.

Untuk pengamanan malam pergantian tahun, Polres Kaur bersama Pemerintah Daerah akan memusatkan pengamanan di sejumlah objek wisata pantai yang menjadi tujuan masyarakat dan wisatawan.
“Kami mendirikan tiga pos, yaitu Pos Pengamanan di Pantai Laguna Desa Merpas Kecamatan Nasal, Pos Terpadu di Kota Bintuhan, serta Pos Pelayanan di Desa Pardasuka. Langkah ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam mendukung pengamanan Nataru, Polres Kaur melibatkan 110 personel gabungan, terdiri dari 15 personel TNI, 75 personel Polri, dan 20 personel dari unsur Pemerintah Daerah yang akan disiagakan di pos-pos pengamanan dan titik rawan.
Kapolres Kaur juga mengimbau masyarakat, khususnya pemudik Natal dan Tahun Baru, agar selalu berhati-hati di perjalanan. Hal ini mengingat jalur lintas Bengkulu–Lampung berpotensi rawan longsor.
“Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan memaksakan diri jika lelah. Silakan beristirahat di pos pengamanan dan pelayanan yang telah kami sediakan,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menegaskan bahwa Pemerintah Daerah siap bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin Nala 2025. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Nataru.
“Pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder siap berperan aktif demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang merayakan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Kaur,” ujarnya.
Wakil Bupati juga berharap melalui kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Kaur dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan selama libur akhir tahun.
Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, TP-PKK Kabupaten Kaur Gelar Lomba Masak Inovatif
Bintuhan — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP-PKK Kabupaten Kaur menggelar Lomba Memasak Berbahan Pangan Lokal sebagai upaya mendorong pemanfaatan potensi pangan daerah sekaligus meningkatkan kreativitas ibu-ibu dalam menyajikan menu sehat dan bergizi bagi keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) di Gedung Serbaguna Padang Kempas.
Lomba memasak ini diikuti oleh perwakilan TP-PKK dari 15 kecamatan se-Kabupaten Kaur serta TP-PKK Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Antusiasme peserta terlihat dari beragam inovasi olahan pangan lokal yang ditampilkan, mulai dari singkong, ubi, jagung, pisang, hingga hasil pertanian lokal lainnya, yang disajikan dengan tampilan menarik dan bernilai gizi tinggi.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril, menyampaikan bahwa kegiatan lomba masak ini merupakan salah satu bentuk dukungan PKK dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Kaur.
“Melalui lomba ini, kreativitas pengurus PKK binaan dapat terus dikembangkan. Hasilnya tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpotensi menjadi usaha rumahan yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan bahan pangan lokal memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal. Dalam lomba tersebut, bahan pangan seperti ubi kayu atau singkong diolah menjadi berbagai jenis makanan bernilai tambah dan layak dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif.
“Dengan pengolahan yang kreatif dan inovatif, pangan lokal dapat menjadi produk bernilai ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, lomba memasak ini tidak hanya menjadi ajang berkreasi dan berinovasi bagi kader PKK, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pengurus PKK di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Ny. Poppy menegaskan bahwa Kabupaten Kaur memiliki potensi pangan lokal yang melimpah dan perlu terus dikembangkan melalui inovasi berkelanjutan. Ia berharap seluruh pengurus PKK dapat memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan mengoptimalkan bahan pangan lokal.
Daftar Pemenang Lomba Memasak Pangan Lokal
-
Juara I: TP-PKK Kecamatan Maje
Olahan Nasi Singkong Bakar Isi Gurita -
Juara II: TP-PKK Kecamatan Luas
Olahan Sushi dan Martabak Singkong -
Juara III: TP-PKK Kecamatan Nasal
Olahan Pempek dan Geblek Singkong -
Juara Harapan I: TP-PKK Kecamatan Tanjung Kemuning
Olahan Pukis Singkong -
Juara Harapan II: TP-PKK Kecamatan Muara Sahung
Olahan Wingko Singkong -
Juara Harapan III: TP-PKK Dinas Dukcapil
Olahan Bubur Singkong
PWKK Jabotabek Tebar Kepedulian di Kaur Lewat Bakti Sosial 2025
KAUR — Persatuan Warga Kaur (PWKK) Jabotabek kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah asal dengan menggelar bakti sosial tahun 2025 bertema “Menebar Kepedulian dalam Semangat Ukhuwah Islamiyah”. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Kaur, Jumat (19/12/2025).
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, didampingi sejumlah kepala dinas, Ketua DPRD Kaur, serta jajaran pengurus dan anggota PWKK Jabotabek.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada PWKK Jabotabek. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian warga Kaur di perantauan terhadap pembangunan daerah.
“Ini merupakan wujud kepedulian keluarga kita dari perantauan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan turut mendorong kemajuan Kabupaten Kaur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWKK Jabotabek Taufik Arief, menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial ini dapat mempererat tali silaturahmi serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Kaur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjaga kebersamaan dan berkontribusi bagi daerah asal. Kami siap membantu sesuai kemampuan yang kami miliki,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Feddy Astriawan, menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan agenda rutin tahunan PWKK Jabotabek. Rangkaian kegiatan meliputi pemberian santunan kepada anak yatim, jalan santai, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Tahun ini kami menyalurkan santunan kepada 150 penerima manfaat, masing-masing 10 orang per kecamatan. Bantuan yang diberikan berupa tas, uang tunai, mukena, serta Al-Qur’an untuk majelis taklim,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, PWKK Jabotabek berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial sekaligus mempererat jalinan kekeluargaan antara warga Kaur di perantauan dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kaur.
PWKK Jabotabek juga berharap bakti sosial ini dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kaur.
Pemkab Kaur Serahkan Laptop Pembelajaran dan Bantuan Mesin Tempel untuk Nelayan
Kaur – Pemerintah Kabupaten Kaur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyerahan sarana pembelajaran berupa laptop serta bantuan sosial mesin tempel perahu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur, pada Kamis (18/12/2025).
Bantuan laptop diserahkan kepada Taruna dan Taruni Akademi Usaha Perikanan (AUP) dan Politeknik Kelautan dan Perikanan KKP-RI angkatan 60 dan 61. Sementara itu, bantuan sosial mesin tempel perahu diberikan kepada kelompok nelayan di Kabupaten Kaur sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kaur terus berupaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan sarana pendidikan yang memadai.
“Kami berharap anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan religius. Selain itu, bantuan mesin tempel ini diharapkan dapat membantu para nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan dan taraf hidup mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaur, Ifrianto, S.E, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap sektor kelautan dan perikanan.
“Kami berharap bantuan mesin tempel perahu ini dapat meningkatkan produktivitas serta penghasilan nelayan, sehingga kesejahteraan mereka semakin baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, bantuan mesin tempel perahu diserahkan kepada 10 kelompok nelayan dengan total 10 unit mesin. Sedangkan bantuan laptop diberikan kepada 47 taruna/i angkatan 60 dan 12 taruna/i angkatan 61.
Wakil Bupati Kaur menegaskan bahwa Pemkab Kaur akan terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pendidikan di daerah.
Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kaur, perwakilan Kapolres dan Dandim, perwakilan kelompok nelayan, serta para taruna dan taruni penerima bantuan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kaur.
Jamda VII Bengkulu Resmi Ditutup, Berikan Manfaat Luas bagi Masyarakat
Bintuhan, Kaur – Jambore Daerah (Jamda) VII Provinsi Bengkulu yang berlangsung selama enam hari, sejak 13 hingga 18 Desember 2025, resmi ditutup dalam sebuah acara meriah pada Rabu (17/12) di Bumi Perkemahan Pitaran (Pinang Tawar–Batu Karang Pengubaian), Kabupaten Kaur.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kontingen kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu tersebut tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan dan kegembiraan, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi pembinaan generasi muda serta pembangunan daerah.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur, Abdul Hamid, S.PdI, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi dan semangat seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat bangga melihat adik-adik Pramuka yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib, penuh semangat, dan tetap ceria. Penutupan Jamda hari ini bukan hanya meriah, tetapi juga sarat nilai edukatif bagi semua pihak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Jamda VII bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan wahana pembinaan karakter. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melestarikan budaya daerah, menghargai keberagaman, serta menanamkan nilai persatuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap tanah air.
Sementara itu, perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Bengkulu, Drs. H. Hamka Sabri, M.Si, menyampaikan bahwa Jamda VII akan menjadi bagian dari sejarah berharga bagi para peserta. Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat Kabupaten Kaur.
“Selain berkontribusi besar terhadap pembinaan generasi muda, Jamda VII turut memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian daerah, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merasakan manfaat dari kehadiran ribuan peserta dan pendukung,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan atas dukungan dari tingkat nasional. Kehadiran Wakil Ketua Bina Muda Kwarnas, Kak Sigit, dinilai memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi peserta maupun panitia dalam menyukseskan kegiatan kepramukaan di daerah.
Pada acara penutupan, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah kontingen yang menunjukkan kinerja, partisipasi, dan dedikasi terbaik selama mengikuti Jamda VII sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.
Selama enam hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan sosial, di antaranya karnaval budaya yang menampilkan kekayaan seni daerah Bengkulu, penyuluhan literasi keuangan bekerja sama dengan Bank Indonesia, penanaman bibit mangrove untuk pelestarian ekosistem pesisir Pantai Pengubaian, pelatihan jurnalistik dan broadcasting, pentas seni daerah, serta dialog bersama tokoh masyarakat Kabupaten Kaur.
Penutupan Jamda VII Bengkulu berlangsung dengan lancar dan penuh makna, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai kepramukaan serta berkontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana, Pemkab Kaur Gelar Apel Siaga
KAUR — Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar Apel Siaga Bencana sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana alam. Kegiatan berlangsung pada Kamis pagi, 18 Desember 2025, dengan Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI bertindak sebagai inspektur upacara.
Apel siaga diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD Kabupaten Kaur, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, relawan, serta instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Abdul Hamid menegaskan bahwa apel ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sistem koordinasi penanganan bencana, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Melalui apel ini, seluruh unsur diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan untuk merespons cepat apabila terjadi bencana.
“Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam penanggulangan bencana. Kita harus siap setiap saat, baik dari sisi personel, peralatan, maupun koordinasi, agar dapat melindungi masyarakat secara maksimal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini, koordinasi yang solid, serta kecepatan bertindak guna meminimalkan risiko dan dampak bencana bagi masyarakat. Menurutnya, penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan.
“Seluruh lini harus bersinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Wakil Bupati berharap Apel Siaga Bencana ini mampu meningkatkan kewaspadaan dan peran aktif seluruh pihak dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat ketangguhan daerah terhadap ancaman bencana.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana kesiapsiagaan bencana untuk memastikan peralatan, logistik, serta dukungan operasional berada dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi situasi darurat.
Dugaan Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Lebih, Satreskrim Polres Tanggamus Tahan Oknum Kakon Atar Lebar
TANGGAMUS — Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tanggamus resmi menahan FH, oknum Kepala Pekon (Kakon) Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD).
Kapolres Tanggamus Rahmad Sujatmiko menjelaskan, penangkapan terhadap FH dilakukan setelah yang bersangkutan dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik.
“Penangkapan ini merupakan upaya paksa karena tersangka tidak kooperatif setelah dilakukan dua kali pemanggilan,” kata Kapolres saat konferensi pers, Kamis (18/12/2025).
Ia menyebutkan, penangkapan dilakukan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di rumah kerabat tersangka yang berada di Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang.
Kapolres mengungkapkan, perkara tersebut bermula dari laporan masyarakat yang diterima Polres Tanggamus pada 3 Februari 2025 terkait dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (APBP) Atar Lebar tahun anggaran 2019–2021 dan 2022.
Modus yang dilakukan tersangka, lanjut Kapolres, yakni melakukan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa, khususnya pada kegiatan pekerjaan fisik.
“Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Tanggamus, perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.030.000.000,” jelasnya.
Dijelaskan pula, tersangka mencairkan anggaran yang seharusnya dikuasakan kepada sekretaris desa dan bendahara. Namun setelah dana dicairkan, seluruh anggaran dikuasai dan digunakan oleh tersangka selaku pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan pekon.
“Selain itu, pengelolaan APBP sejak 2019 hingga 2021 tidak dilakukan secara transparan,” tambahnya.
Selama proses penyelidikan yang berlangsung sekitar 10 bulan, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen serta laporan hasil audit Inspektorat yang menguatkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan perbuatan memperkaya diri sendiri.
Kapolres juga mengungkapkan, sebelum dilakukan penangkapan, pihaknya telah menggelar perkara di Polda Lampung serta berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Tanggamus. Penyidik juga telah memberikan kesempatan kepada tersangka untuk mengembalikan kerugian negara, namun tidak diindahkan.
“Dari hasil pendalaman, dana tersebut diduga telah habis digunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk pembelian aset masih terus kami dalami, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” ujarnya.
Atas perbuatannya, FH dijerat Pasal 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
“Ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Tanggamus Tri Wijayanto mewakili Kasatreskrim AKP Khairul Yassin Ariga menyampaikan bahwa Penjabat (Pj) Kakon Atar Lebar berinisial R yang sebelumnya turut terseret dalam perkara ini telah mengembalikan kerugian negara.
“Pj Kakon Atar Lebar berinisial R telah melakukan pengembalian kerugian negara, dan bukti pengembalian tersebut sudah diterima oleh Inspektorat Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya.
(Khoiri)
Sadis, Preseden Buruk Dunia Olahraga, Novellia Yulistin Sanggem Minta Koni Provinsi Ambil Alih Proses Penjaringan Ketua Koni Lamtim
Lampung Timur – Anggap sadis dan preseden buruk bagi dunia olahraga, Koni Provinsi diminta ambil alih proses penjaringan dan pemilihan ketua Koni Lampung Timur.
Hal ini diungkapkan oleh Novellia Yulistin Sanggem, ketua tim Lo dari Purnama Hidayah, yang merupakan salah satu kandidat bakal calon Ketua Koni Kabupaten Lampung Timur.
Kepada wartawan, kamis, (17/12/2025,) Novellia Sanggem mengungkapkan keprihatinannya atas gugurnya salah satu Bacalon atas nama Purnama Hidayah.
“Sadis dan jahat ya, menurut saya kejadiannya, bagaimana mungkin rentetan dugaan pemufakatannya luar biasa, sistematis dan dilakukan diluar nalar” ungkapnya kesal.
“Bagaimana mungkin, tanggal 13 Desember, batas akhir pengembalian persyaratan, sudah diterima dan dianggap lengkap oleh panitia, tiba tiba tanpa sepengetahuan kami, tanggal 14 surat pencabutan dukungan dikeluarkan oleh 3 cabor, dan sadisnya lagi, panitia penjaringan dan cabor, kompak tidak memberikan informasi sedikitpun kepada rekan kami, sampai panitia mengeluarkan pengumuman bahwa rekan kami gugur” tambahnya.
Untuk itu, saya minta kepada Koni Provinsi agar mengambil alih proses ini, ini preseden buruk bagi dunia olahraga, seharusnya kompetisi calon ketua Koni merupakan representasi dari marwah olahraga, yakni Fair play dan transparan dalam kompetisi” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelum nya, diduga perhelatan Musorkablub Koni Lampung Timur penuh skenario, Intervensi, rekayasa dan pemufakatan jahat Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah dan Panitia Penjaringan Ketua Koni Lampung Timur.
Hal ini diungkapkan oleh Purnama Hidayah, yang merupakan salah satu kandidat calon Ketua KONI Kabupaten Lampung Timur.
Kepada wartawan, Rabu 17/12/2025, Ipung, sapaan Purnama Hidayah mengungkapkan kronologi dugaan tersebut, yaitu pada tanggal 15 Desember pukul 09.09 menit, dirinya ditelpon oleh Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, yang mengajak bertemu di siang hari setelah dirinya selesai menghadiri Musda Golkar.
“Kemudian pada pukul 12.40, saya kembali ditelpon oleh staff Ketua DPRD dan mengatakan bahwa Rida Rotul Aliyah sudah siap bertemu, dan menunggu saya di ruang Ketua DPRD Lampung Timur.
“Di dalam ruangan tersebut, Ketua DPRD menyampaikan kepada saya bahwa akan ada skenario perpanjangan pendaftaran, atau dibuka pendaftaran ulang, karena orang yang dikehendaki Bupati, kemarin terlambat mendaftar”
“Pada pukul 23.02, saya mendapatkan info pengumuman penetapan calon yang didalamnya menyebutkan bahwa saya dinyatakan gugur, karena beberapa cabor menarik dukungan, dan hanya ada satu calon yang memenuhi syarat mendapatkan 7 dukungan cabor, yakni atas nama Arif Setiawan”
“Tentu saja ini sangat aneh, didalam berita acara tersebut disebutkan bahwa ada 4 cabor yang menarik dukungan dari saya tertanggal 15 Desember 2025 yang dikirimkan ke Panitia Penjaringan tanpa ada pemberitahuan ke saya oleh Ketua Cabor maupun pihak panitia penjaringan.
“Itu menurut saya cacat formil dan diduga bagian dari rekayasa, karena surat pencabutan dukungan cabor mereka itu disampaikan ke Panitia Penjaringan Ketua tanpa diketahui oleh saya”
“Seharusnya panitia tidak menerima surat penarikan dukungan tersebut, dikarenkan surat dukungan sudah sah diberikan kepada saya, dan sudah saya serahkan ke Panitia seleksi” , berkas saya tidak bisa digugurkan secara sepihak, “ungkapnya.
“Untuk itu saya akan melaporkan dugaan pemufakatan jahat, rekayasa dan tidak netralnya panitia penjaringan Ketua KONI Kabupaten Lampung Timur, ke KONI Provinsi.
“Saya juga berencana akan mengirimkan surat somasi kepada Ketua Cabor yang manarik dukungan ke saya tanpa konfirmasi, serta akan melaporkan mereka ke organisasi mereka ditingkat Provinsi.
Calon Ketua KONI Lampung Timur Ungkap Dugaan Intervensi dan Rekayasa Penjaringan
LAMPUNG TIMUR — Proses Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Lampung Timur yang dijadwalkan berlangsung sejak 1 hingga 21 Desember 2025 disorot tajam. Salah satu kandidat calon Ketua KONI Lampung Timur, Purnama Hidayah, mengungkap dugaan adanya intervensi, rekayasa, dan pemufakatan tidak sehat dalam tahapan penjaringan calon.
Kepada wartawan, Rabu (17/12/2025), Purnama Hidayah yang akrab disapa Ipung menyampaikan kronologi dugaan tersebut. Ia menuturkan bahwa pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 09.09 WIB, dirinya menerima panggilan telepon dari Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, yang mengajaknya bertemu setelah menghadiri agenda Musda Partai Golkar.
“Sekitar pukul 12.40 WIB, saya kembali dihubungi staf Ketua DPRD yang menyampaikan bahwa beliau sudah siap bertemu dan menunggu saya di ruang Ketua DPRD Lampung Timur,” ujar Ipung.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Ipung, Ketua DPRD Lampung Timur disebut menyampaikan adanya wacana skenario perpanjangan masa pendaftaran atau pembukaan pendaftaran ulang calon Ketua KONI Lampung Timur.
“Alasannya karena ada calon yang disebut-sebut dikehendaki Bupati, namun terlambat mendaftar,” katanya.
Ipung mengaku semakin terkejut ketika pada pukul 23.02 WIB di hari yang sama, ia menerima informasi pengumuman penetapan calon Ketua KONI Lampung Timur. Dalam pengumuman tersebut, dirinya dinyatakan gugur dengan alasan sejumlah cabang olahraga (cabor) menarik dukungan, sehingga hanya tersisa satu calon yang memenuhi syarat dukungan minimal tujuh cabor, yakni Arif Setiawan.
Menurut Ipung, keputusan tersebut menimbulkan kejanggalan. Ia menyebut dalam berita acara panitia tercantum empat cabor menarik dukungan kepadanya tertanggal 15 Desember 2025, namun tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada dirinya.
“Surat penarikan dukungan itu dikirim langsung ke panitia penjaringan tanpa sepengetahuan saya. Baik ketua cabor maupun panitia tidak pernah mengonfirmasi hal tersebut kepada saya,” ujarnya.
Ia menilai, secara administratif dan etika organisasi, tindakan tersebut cacat formil dan patut diduga sebagai bagian dari rekayasa.
“Dukungan cabor itu sudah sah diberikan kepada saya dan telah diserahkan ke panitia penjaringan. Seharusnya panitia tidak menerima surat penarikan dukungan secara sepihak, apalagi tanpa klarifikasi kepada calon,” tegas Ipung.
Atas dasar itu, Ipung menyatakan akan melaporkan dugaan pemufakatan tidak sehat, rekayasa, serta dugaan ketidaknetralan panitia penjaringan Ketua KONI Lampung Timur kepada KONI Provinsi Lampung.
Selain itu, ia juga berencana mengirimkan surat somasi kepada ketua cabor yang menarik dukungan tanpa konfirmasi, serta melaporkan tindakan tersebut ke organisasi induk cabang olahraga di tingkat provinsi.
“Saya akan menempuh langkah organisasi dan hukum agar proses penjaringan Ketua KONI Lampung Timur berjalan sesuai aturan, transparan, dan adil,” pungkasnya.