Berita Indonesia dan Internasional Terkini

Gerakan Peduli Samsat Tanggamus Salurkan Al-Qur’an dan Iqro untuk Santri TPQ Nurul Falah

Tanggamus — Gerakan Peduli Samsat Tanggamus melalui UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah XIII Samsat Kota Agung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai keagamaan di masyarakat. Di bawah kepemimpinan Aiti Prihati, S.E., M.M., program sosial tersebut menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan Iqro kepada para santri TPQ Nurul Falah Yayasan Telaga Ilmu Annawawi, Jalan Bendungan Pancawarna, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan, khususnya di lembaga pendidikan nonformal seperti taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Disambut Antusias oleh Pengurus dan Santri

Kehadiran tim Gerakan Peduli Samsat Tanggamus disambut hangat oleh pengurus yayasan, ustaz–ustazah, serta puluhan santri yang aktif belajar mengaji setiap hari. Bantuan Al-Qur’an dan Iqro dinilai sangat membantu menunjang kegiatan belajar mengajar, terlebih jumlah santri yang terus bertambah.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Samsat Tanggamus yang tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi publik, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam menyediakan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak. Kami berterima kasih kepada Samsat Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar salah satu pengurus yayasan.

Komitmen Pelayanan dan Kepedulian Sosial

Kepala UPTD PPD Wilayah XIII Samsat Kota Agung, Aiti Prihati, menjelaskan bahwa Gerakan Peduli Samsat merupakan bentuk komitmen lembaganya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan komunitas.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan pimpinan daerah yang terus mendorong instansi pemerintah untuk berkontribusi dalam program-program sosial.

“Gerakan Peduli Samsat adalah implementasi nyata arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung agar setiap instansi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Semangat kepedulian tersebut menjadi inspirasi bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.

Aiti juga berharap bantuan Al-Qur’an dan Iqro ini dapat memberi manfaat bagi perkembangan pendidikan agama para santri.

“Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar Al-Qur’an,” tambahnya.

Samsat Hadir Melayani dan Mengabdi

Program Gerakan Peduli Samsat Tanggamus menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang humanis dapat dibangun melalui pendekatan sosial dan spiritual. Selain memberikan edukasi tentang tertib administrasi kendaraan, Samsat Tanggamus juga mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Bantuan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung keberlangsungan TPQ dan lembaga pendidikan Islam lainnya di Kabupaten Tanggamus.

[Khoiri]

Agus M Septiana : Dinas Pendidikan itu Tidak Mungkin Bisa Bekerja Sendiri dan Harus Berkolaborasi Dengan Berbagai Pihak

Metro | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Agus Muhammad Septiana, menegaskan komitmennya untuk berkerja sama dan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangkitkan kembali kejayaan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

Ucapan tersebut disampaikan pada acara Serah Terima Jabatan Kepala Disdikbud Kota Metro dari: Pelaksanaan Tugas (Plt) Dedy Hasmara Kepada Agus Muhammad Septiana. Sertijab yang berlangsung di Aula GSG Ki Hadjar Dewantara, Jum’at (28/11/2025).

Sebelumnya, pada Senin (24/11/2025). Agus resmi dilantik sebagai Kepala Disdikbud Kota Metro oleh Walikota Metro Bambang Iman Santoso, di Aula Pemkot Metro.

Kepala Disdikbud Kota Metro Agus Muhammad Septiana mengungkapkan, Dinas Pendidikan itu tidak mungkin bisa bekerja sendiri dan harus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kita harus kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti dewan pendidikan, tokoh adat, pihak keamanan baik dari Polsek, Polres, Koramil maupun kodim serta dari sekolah-sekolah. Intinya, semua pihak kita ajak berkolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan atau mutu lulusan dari sekolah-sekolah di Kota Metro,” ungkap Agus .

Agus menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali semangat Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Saya yakin, bahwa dengan komitmen dan kerja bersama, kejayaan Kota Metro dapat diraih kembali, melalui peningkatan IPM serta pencapaian visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro,”ucap Agus.

Agus menambahkan, terkait program dari Dinas pendidikan pihaknya akan mendiskusikan dulu.

“Disdikbud tidak memiliki visi dan misi, karena yang ada visi dan misi milik Walikota dan Wakil Walikota Metro, yaitu “Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius. Kita ingin mengembalikan Kota Metro pada puncak kejayaannya sebagai Kota Pendidikan di Provinsi Lampung,” pungkas Agus.

Sementara itu, Asisten lII Kota Metro Suwandi, sekaligus menjabat sebagai Plt. BKPSDM menyampaikan, dengan dilantiknya Agus Septiana diharapkan dinas pendidikan bisa lebih baik lagi.

“Tentunya tidak bisa sendiri harus berkolaborasi, bekerja sama, timnya di perkuat sehingga apa yang menjadi visi misi Wali Kota bisa mudah tercapai melalui Dinas Pendidikan,” ucap Suwandi. | (Rio).

Kapolsek Wonosobo Melayat dan Hantarkan ke Pemakaman Korban Anirat di Pekon Belu

Tanggamus – Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Tjasudin, SH bersama anggotanya melayat ke rumah duka almarhum Johan Rasid bin Mar Husin di Pekon Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin menyampaikan bahwa takziah tersebut adalah wujud empati Polsek Wonosobo kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan dukungan moril ketika warga membutuhkan perhatian.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Ini bukan hanya peristiwa hukum, tetapi juga duka bagi kita semua. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan bahwa proses penanganan kasus penganiayaan berat yang menimpa almarhum telah berjalan dan akan terus dikawal hingga tuntas.

Menurutnya, kehadiran kepolisian di rumah duka juga untuk memastikan bahwa keluarga korban merasa didampingi dan memperoleh kepastian bahwa proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami memastikan proses hukum terhadap pelaku telah berjalan dan akan terus kami kawal. Kami juga berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah agar masyarakat tetap merasa aman,” tambahnya.

Diketahui Almarhum Johan Rasid merupakan korban tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi pada 14 November 2025 di Pekon Wonosobo.

Setelah menjalani perawatan intensif di RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung, korban meninggal dunia pada Kamis 27 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, dan dimakamkan pada Jumat 28 November 2025 di TPU Pekon Belu.

Pelaku, Junaidi bin Zainal, telah ditahan bersama barang bukti kejahatan dan kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Tanggamus.

[Khoiri]

Wujudkan Layanan Kesehatan Gratis, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Pembayaran P2KM Berjalan Lancar

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan, seluruh tunggakan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) tahun 2024 telah disalurkan sepenuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menegaskan bahwa proses pembayaran tersebut sudah dirampungkan jauh sebelum munculnya isu yang beredar belakangan ini.
“Pembayaran tahun 2024 sudah dilakukan sejak lama dan seluruhnya telah lunas,” tegasnya.

Pembayaran Tahun 2025 Ditegaskan Bukan Tunggakan

Muhtadi menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pembayaran klaim kesehatan di tahun berjalan secara bertahap sesuai prosedur anggaran.
“Untuk tahun 2025, itu bukan tunggakan karena tahun anggaran masih berjalan. Pemkot terus melakukan pembayaran secara berkala,” ujarnya.

Bantahan atas Isu Tidak Dibayarkannya Pengobatan Gratis

Wujudkan Layanan Kesehatan Gratis, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Pembayaran P2KM Berjalan Lancar

Belakangan tersebar isu bahwa Pemkot tidak mengalokasikan pembayaran untuk pengobatan gratis. Menanggapi hal tersebut, Muhtadi menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.
“Beberapa rumah sakit sudah dibayarkan hingga September. Untuk Oktober dan November sebagian sudah dibayarkan, sisanya sedang diproses di BPKAD,” jelasnya.

Pemkot Teguh Menjamin Pelayanan Kesehatan Gratis

Muhtadi menambahkan bahwa Pemkot Bandar Lampung tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan kesehatan gratis untuk seluruh warga.
“Semua klaim biaya kesehatan dari rumah sakit dan puskesmas telah dibayar. Ini bukti bahwa komitmen layanan gratis tetap berjalan,” tegasnya lagi.

Konfirmasi dari RSUD A. Dadi Tjokrodipo

Wujudkan Layanan Kesehatan Gratis, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Pembayaran P2KM Berjalan Lancar

Direktur RSUD A. Dadi Tjokrodipo, Teti Herawati, turut memperkuat pernyataan tersebut dengan memastikan bahwa pihak rumah sakit telah menerima pembayaran klaim yang diajukan.
“Kami sudah menerima pembayaran P2KM dari Pemkot Bandar Lampung. Bahkan pada awal November 2025, pembayaran kembali diterima,” kata Teti.

Pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tetap Normal

Ia menjelaskan bahwa pencairan dilakukan berdasarkan usulan masing-masing rumah sakit dan puskesmas.
“Tidak ada kendala dalam pelayanan. Baik puskesmas maupun rumah sakit tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tutupnya.

Bupati Egi Hadiri Ijtima Ulama Dunia 2025, Kota Baru Berdenyut oleh Zikir dan Pergerakan UMKM

LAMSEL, Jati Agung — Kawasan Kota Baru berubah menjadi lautan manusia ketika ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati lokasi Ijtima Ulama Dunia 2025: Tabligh Akbar Indonesia Berdoa, Jumat (28/11/2025). Suasana religius yang khusyuk menyatu dengan dinamika sosial dan ekonomi warga sekitar.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan Sekretaris Daerah Supriyanto, menyambut para ulama dan jemaah yang sejak pagi sudah mengalir ke pusat kegiatan. Gelaran internasional yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 November 2025, menjadikan Kota Baru sebagai pusat doa, tausiah, dan perjumpaan umat Islam.

Menteri Agama Jadi Khatib, Pesan Ukhuwah Menggema

Rangkaian hari pertama dimulai dengan salat Jumat berjamaah. Tampak Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berada di saf terdepan bersama Menko Pangan RI Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Nasaruddin Umar yang menjadi khatib salat Jumat menyampaikan pesan damai dan persatuan. Dalam khutbahnya, ia mengajak umat Islam menjadikan Ijtima Ulama sebagai ruang memperkokoh ukhuwah, memperbaiki diri, dan memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa.

“Kita tidak sekadar berkumpul memenuhi agenda. Ini adalah momen memohon keselamatan negeri, saling menguatkan, dan memelihara persaudaraan,” ucapnya di hadapan jemaah yang memadati area salat hingga ke luar tenda utama.

Ia turut menekankan pentingnya memperdalam nilai keislaman di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman modern.

Kota Baru Hidup hingga Malam, Ekonomi Warga Ikut Bangkit

Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan, Ijtima Ulama Dunia 2025 membawa dampak ekonomi yang signifikan. Ribuan jemaah yang hadir membuat kawasan Kota Baru kembali hidup hingga malam hari. Aktivitas UMKM meningkat pesat, mulai dari pedagang makanan, penyedia transportasi, hingga penginapan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi menilai kegiatan berskala internasional ini bukan hanya mempererat persatuan umat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kehadiran jemaah dari berbagai daerah membawa perputaran ekonomi yang luar biasa. Ini momentum yang harus dimanfaatkan warga untuk memperkuat usaha kecil mereka,” ujarnya.

Wanda (36), warga Kota Baru, merasakan langsung dampaknya. “Yang tadinya bukan pedagang jadi berdagang. Mau beli apa saja ada. Biasanya sepi, sekarang ramai sampai malam,” tuturnya.

Pemerintah daerah mencatat lonjakan aktivitas ekonomi yang terjadi spontan sejak hari pertama, termasuk sektor UMKM, transportasi lokal, hingga layanan homestay dan perhotelan. Ribuan jemaah yang berdatangan turut menggerakkan usaha kecil warga yang sebelumnya hanya berjalan pada hari-hari tertentu.

Pemkab Lampung Selatan Mantapkan Integrasi SPBE untuk Percepatan Transformasi Digital

Kalianda — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Review Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penyusunan Arsitektur Data di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan ini digelar untuk mengevaluasi kesesuaian arsitektur SPBE dengan kondisi aktual di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus memastikan penerapan empat prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata, interoperabilitas data, serta kode referensi dan data induk.

FGD diikuti pejabat administrator Dinas Kominfo bersama perwakilan perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan SPBE.

Kepala Bidang Tata Kelola SPBE Dinas Kominfo Lampung Selatan, Delfarizy, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan integrasi, perbaikan, serta rencana pengembangan sistem layanan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa output utama kegiatan ini meliputi penyusunan dokumentasi evaluasi arsitektur SPBE dan arsitektur data terkini, rekomendasi pengembangan sistem ke depan, serta roadmap tindak lanjut yang terencana dan terstruktur.

“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat integrasi sistem, keamanan, serta efisiensi layanan SPBE di Lampung Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry, menegaskan bahwa birokrasi tidak boleh lagi berjalan lambat, manual, atau terkotak-kotak. Ia menyebut SPBE sebagai blueprint penyatuan sistem pemerintahan daerah.

“SPBE bukan sekadar memasukkan data ke komputer. Ini tentang menghadirkan layanan terpadu dan kemampuan pemerintah mengambil keputusan secara real time,” tegasnya.

Achmad Herry turut menyampaikan tiga fokus utama Pemkab Lampung Selatan ke depan: integrasi total sistem data, efisiensi anggaran terutama untuk menghindari duplikasi pengadaan aplikasi, serta peningkatan indeks SPBE.

Pada 2024, indeks SPBE Lampung Selatan berada di angka 3,08 dengan predikat baik dan menempati posisi ke-7 dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Capaian ini patut diapresiasi, tetapi harus menjadi pemacu untuk hasil yang lebih baik. Target kita bukan hanya tetap baik, tapi menjadi yang terbaik di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Melalui FGD ini, Pemkab Lampung Selatan berharap percepatan transformasi digital dapat berlangsung semakin optimal dan terarah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan terintegrasi.

Danrem 043/Gatam Pimpin Penyerahan Jabatan Kasiter Korem 043/Gatam

Bandar Lampung — Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Hariyantana, S.H., memimpin prosesi penyerahan jabatan Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 043/Gatam dari Kolonel Inf Jaka Sutanta, S.Sos., M.M., di Aula Palapa Kodim 0410/KBL, Kamis (27/11/2025).

Penyerahan jabatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi TNI AD untuk menjaga kesinambungan tugas, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memperkuat profesionalisme prajurit di bidang pembinaan teritorial.

Acara diawali dengan laporan resmi, dilanjutkan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Jabatan Kasiter Korem 043/Gatam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan disiplin serta tradisi keprajuritan TNI AD.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Hariyantana menegaskan bahwa jabatan Kasiter memiliki peran strategis dalam merumuskan dan mengendalikan program pembinaan teritorial, mulai dari komunikasi sosial, pembinaan kewilayahan, binter kreatif, hingga pemberdayaan potensi pertahanan rakyat.

“Rotasi jabatan merupakan dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja sekaligus memberikan ruang pengembangan bagi perwira. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kolonel Inf Jaka Sutanta atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya selama menjabat sebagai Kasiter Korem 043/Gatam,” ujar Danrem.

Acara turut dihadiri Kasrem 043/Gatam, Kasiren, para Kasi Korem 043/Gatam, para Dandim jajaran, Dan/Kabalak, serta tamu undangan lainnya.

Usai prosesi resmi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah serta pelepasan Kolonel Inf Jaka Sutanta sebagai pejabat lama. Pada kesempatan tersebut, Danrem dan seluruh jajaran mendoakan agar pejabat lama beserta keluarga senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan kesuksesan dalam penugasan berikutnya.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama sekaligus penegasan komitmen Korem 043/Gatam untuk terus memperkuat pelaksanaan pembinaan teritorial sebagai bagian dari tugas pokok TNI AD di wilayah.

Bupati Pesawaran Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Periode Oktober–November 2025

Pesawaran — Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hendra Sulistianto, S.P., M.M., melakukan monitoring penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) untuk periode Oktober–November 2025. Kegiatan berlangsung di tiga titik distribusi, yakni Desa Sukarame Kecamatan Punduh Pedada, Desa Kampung Baru Kecamatan Marga Punduh, serta Desa Dantar Kecamatan Padang Cermin, Kamis (27/11/2025).

Pada penyaluran kali ini, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total penerima BPP di Kabupaten Pesawaran mencapai 43.020 orang.

Adapun rincian penerima bantuan pangan pada tiga kecamatan yang dikunjungi Bupati ialah:

Kecamatan Punduh Pedada — 2.699 PBP

  • Desa Sukarame: 176 penerima

  • Desa Kota Jawa: 146 penerima

  • Desa Rusaba: 78 penerima

Kecamatan Marga Punduh — 1.931 PBP

  • Desa Kampung Baru: 271 penerima

  • Desa Pekon Ampai: 116 penerima

  • Desa Sukajaya Punduh: 174 penerima

Kecamatan Padang Cermin — 2.699 PBP

  • Desa Gayau: 153 penerima

  • Desa Sanggi: 261 penerima

  • Desa Dantar: 259 penerima

Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa program BPP merupakan bentuk intervensi pemerintah melalui Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, serta memastikan ketahanan pangan masyarakat. Penyaluran dilakukan berdasarkan data by Name by Address (BNBA) yang diteruskan dari Badan Pangan Nasional melalui Bulog kepada pemerintah desa.

Selama proses distribusi, tidak ditemukan hambatan berarti. Meski begitu, beberapa desa menghadapi kendala teknis terkait jaringan telekomunikasi, sehingga petugas melakukan dokumentasi secara offline dan mengirimkan data setelah memasuki area dengan sinyal yang memadai.

Bupati berharap kegiatan monitoring ini dapat memastikan penyaluran bantuan berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan bantuan ini diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami akan terus memantau pelaksanaannya agar tepat sasaran dan berjalan tanpa kendala,” ujarnya.

Persik Kediri Kalahkan Semen Padang 2-1 di Pekan ke-13 Super League

Kediri – Persik Kediri meraih kemenangan penting pada pekan ke-13 Super League 2025. Menjamu Semen Padang…

UPA BK Gelar Workshop Penguatan Layanan Bimbingan Konseling

Lampung – Unit Penunjang Akademik Bimbingan Konseling (UPA BK) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop penguat unit…